Sumber : Medcom.id - Rhobi Shani Berkunjung ke Masjid Agung Demak tak lengkap rasanya bila belum singgah ke Museum Masjid Agung Demak yang masih satu kompleks dengan lokasi masjid. Letaknya di sebelah utara serambi Masjid Agung Demak atau sebelah utara persis situs kolam wudhu bersejarah. Museum Masjid Agung Demak berdiri di atas lahan seluas 16 meter persegi, dibangun dengan anggaran mencapai Rp 1,1 miliar yang berasal dari APBD Demak dan sisanya dari Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Masjid Agung Demak. Di dalam museum tersimpan koleksi benda-benda bersejarah peninggalan Walisongo dan Masjid Agung Demak yang jumlahnya mencapai 60 koleksi. Museum ini buka dari Senin hingga Minggu pada jam kerja. Tak ada tiket masuk alias gratis, tapi pengunjung dianjurkan untuk berinfaq seikhlasnya di kotak infaq yang disediakan pengelola. Benda-benda bersejarah apa saja yang dapat kita lihat di Museum Masjid Agung Demak 1.Maket Masjid Demak...
DAWET AYU BANJARNEGARA Minuman khas Kabupaten Banjarnegara ini sudah ada sejak masa kolonial Belanda. Dawet merupakan minuman tradisional yang terbuat dari tepung kanji dan pewarna dari pandan atau daun suji serta, di cetak seperti mi memanjang dan memiliki tekstur yang kenyal seperti agar-agar. Dawet Ayu sendiri biasanya diracik dengan kuah santan segar yang baru diperas, ditambah dengan es batu dan lelehan gula jawa serta buah durian atau Nangka sebagai pelengkapnya. Kata "Ayu" pada minuman Dawet Ayu dalam bahasa Jawa berarti "Cantik", asal muasal pemberian sebutan ini oleh masyarakat Banjarnegara ditujukan terhadap penjual dawet ayu yang memiliki anak cantik, atau penjualnya yang cantik. Ragangan atau gerobak dawet ayu biasanya terbuat dari dua keranjang dawet dan dipikul. Di pikulan gerobak terdapat dua tokoh pewayangan, yaitu Semar dan Petruk. Inilah keunikan yang khas dari penjual Dawet Ayu Banjarnegara. Pada jaman dahulu pembuatan pikulan tak sembarangan,...
Buntil adalah kuliner khas dari kabupaten Banjarnegara. saking terkenalnya Banjarnegara juga diseut sebagai kota Buntil, makanan yang erahan dasar daun singkong atau talas ini dengan isian berupa parutan kelapa dan juga rempah menjadi primadona sejak era kerajaan jawa hingga kolonial bahkan sampai saat ini. rsanya yang gurih dan enak serta daun pemungkusnya yang dapat dimakan sekaligus juga menjadi keunikan kuliner yang satu ini. Saking enaknya orang-orang Belanda juga membawa until untuk di sajikan di Belanda dan saat ini juga menjadi salah satu kuliner dari Indonesia yang paling digemari di Belanda. kuliner ini dapat kita jumpai di Restoran-restoran serta rumah makan di Banjarnegara, serta tempat tempat umum seperti pasar tradisional dan juga pinggir jalan. Gilar-gilar
Ondol-Ondol adalah salah satu kuliner lokal dari Banjarnegara Beragan dasar ubi atau Ketela. masyarakat iasanya mengolah ondol untuk makanan cemilan. rasanya gurih dan renyah dengan tambahan daun bawang serta rempah menambah rasa dari Ondol-ondol ini. kuliner yang satu ini mungkin hanya terkenal di wilayah Banjarnegara. Disebut Ondol karena bentuknya yang bulat bulat, maka disebutlah oleh masyarakat dengan seutan Ondol-Ondol yang erarti Bulat-Bulat. walau Biasanya kulier di wilayah Banyumasan cinderung sama, namun yang satu ini tak di temui di kabupaten lain dan sekarang di kecamatan Wanayasa, untuk melestarikan kuliner yang satu ini di Buatlah sebuah tradisi budaya Bentang seribu meter Ondol. selain Bentang ondol acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni Budaya serta pengajian atau Ngudi Kawruh Bareng yang menambah kebersamaan antar warga dan Masyarakat.
Ancak-Ancak Alis Permainan Ancak-Ancak Alis berasal dari Jawa Tengah yang bisa dimainkan oleh anak laki-laki maupun perempuan. Tidak dimainkan secara sendiri, permaianan ini dimainkan secara beramai ramai. Cara Bermainannya: Dua orang anak menggabungkan kedua tangan mereka dan diangkat tinggi-tinggi agar bisa dilewati teman mereka. Kemudian anak-anak yang lain membuat rangkaian, setelah itu satu persatu memasuki melewati kedua anak tadi, sambil menyanyikan lagu. Catatan: Permainan ini hampir sama dengan permainan Ular Naga, hanya saja lagunya yang berbeda. https://www.silontong.com/2018/10/25/olahraga-permainan-tradisional-jawa-tengah/
Udan Barat Udan Barat merupakan permainan yang berasal dari Jawa Tengah. Permainan ini memakai pecahan ubin/genting disebut gacuk. Cara bermainnya sangat sederhana yaitu para pemain melemparkan batu ke garis dan pemain yang gacuknya paling dekat dengan garis dia yang mulai main. Gacuk dipasang di kaki, lalu orang berjalan jingkat jingkat dengan gacuk terpasang di satu kaki. Ada yang menang dan yang kalah. Mereka yang kalah dalam permainan ini harus menggendong teman yang menang, dari garis ke garis. Seru ya! https://www.silontong.com/2018/10/25/olahraga-permainan-tradisional-jawa-tengah/
Bangun Duduk Permainan Bangun Duduk berasal dari daerah Jawa Tengah yang bisa dimainkan anak laki-laki maupun perempuan. Ada batas minimal orang yang memainkannya. Jumlahnya minimal dalam permainan ini tiga orang. Beberapa manfaat dari permainan ini adalah : Mengisi waktu luang. Pada masa lalu, banyak anak-anak yang mengisi waktu luang mereka dengan bermain ini. Melatih Kecepatan. Hal ini karena dalam permainan ini diharuskan untuk berlari. Semua orang yang ikut dalam permainan ikut melakukan “hom pim pah” kemudian siapa yang kalah menjadi penjaga. Usai diketahui siapa yang menjadi penjaga permainan dapat dimulai, nah pemain yang menang bisa memulai mengganggu yang kalah. Penjaga/pemain yang kalah harus berhasil mengejar teman yang menang dan menyentuhnya, apabila berhasil maka pemain yang disentuh giliran jaga tetapi syaratnya pemain yang disentuh harus dalam posisi berdiri karena apabila dalam posisi duduk (...
Gobak Sodor Permaianan pada poin ini bernama Gobak Sodor yang berasal dari Jawa Tengah. Jumlah pemainnya minimal 6 orang, yang kemudian pemain dibagi dalam 2 kelompok. Pada 1 kelompok bisa campuran ada anak laki-laki dan perempuan. Permainan Gobak Sodor, biasanya dilakukan di halaman rumah yang agak luas. Permainan ini juga bisa dimanfaatkan untuk olahraga pada masa lalu. Berikut cara bermain Gobak Sodor: Sebelum permainan dimulai arena dibuat dulu atau dibuat garis-garis. Manfaat dari garis tersebut yaitu sebagai pembatas dan pintu. Alat untuk membuat garis-garis adalah kapur atau sejenenisnya. Arena atau garis yang diperlukan pun sederhana, bentuknya atau jumlah pintu (garis horizontal) bisa disesuaikan dengan banyaknya jumlah pemain tiap kelompok. Manfaat dari melakukan olahraga ini adalah kecepatan karena pemain harus berlari, kecermatan (karena harus menjaga pintu agar tidak kecolongan), kekompakan, sportifitas, dan senang(mengisi waktu luang). https://www.s...
Egrang (Enggrang) Permainan tradisional Egrang atau Enggrang berasal dari daerah Jawa Tengah ini pastinya sudah tak asing lagi bagi masyarat di Indonesia. Ini dikarenakan sejak zaman dulu permainan ini sudah dimainkan oleh anak-anak dan juga para remaja. Beberapa daerah lain di Indonesia juga memiliki permainan seperti ini, namun namanya bukanlah Egrang atau Enggrang. Masing-masing daerah memiliki nama-nama tersendiri. Bahan dari permainan egrang adalah kayu atau bambu. Cara membuatnya egrang: Pertama kita cukup siapkan dulu bambu yang sudah tua tapi berukuran tanggung. Siapkan dua (2) pasang bambu dengan ketinggian seperti tinggi badan kita. https://www.silontong.com/2018/10/25/olahraga-permainan-tradisional-jawa-tengah/