Seruit adalah makanan khas provinsi Lampung, Indonesia, yaitu masakan ikan yang digoreng atau dibakar dicampur sambel terasi, tempoyak (olahan durian) atau mangga. Jenis ikan adalah besarnya ikan sungai seperti belide, baung, layis dll, ditambah lalapan. Sedangkan minumannya adalah serbat, terbuat dari jus buah mangga kwini. Di toko-toko makanan dan oleh-oleh, juga terdapat makanan khas yaitu sambel Lampung, lempok (dodol), keripik pisang, kerupuk kemplang, manisan dll.
Jak Ranau Tigoh Di Teladas Jak Palas Munggah Mit Bengkunat Gunung Rimba Tiuh Pumatang Pulau-Pulau Di Laok Lepas Reff Bumiku Tanoh Lampung Kulawi Panjak Wah-Wah Di Nusantara Tani Tukun Sangun Jak Jebi Tanoh Lampung Tanoh Lado Meregai Buai Rik Bahasa Nayah Sina Tanda Ram Kaya Adat Rik Budaya Suratni Kaganga Jadi Warisan Jama-Jama Tabikpun Jama Sai Tuha Raja Penyimbang Sebatin Semerga Salah Rik Cempala Tian Sai Ngura-Ngura Kilu Tawai Sikam Kiluyang Bumiku Tanoh Lampung Kulawi Panjak Wah-Wah Di Nusantara Tani Tukun Sangun Jak Jebi Tanoh Lampung Tanoh Lado
Nyuncun Pahar diartikan dalam bahasa Indonesia adalah menjunjung Pahar yang biasanya dilakukan oleh bebay (ibu-ibu). Pahar adalah alat yang biasa digunakan dalam iring-iringan untuk membawa makanan saat ada hajat/pesta rakyat seperti pernikahan, panen raya, ziarah/bersih kubur sebelum ramadhan, ngejalang (ziarah kubur setelah 1 syawal dengan membawa pahar berisi makanan yang dimakan bersama-sama di area pekuburan setelah berdoa bersama), dan kegiatan social kemasyarakatan lainnya. Pahar berbentuk seperti nampan (tempat membawa makan minum tamu) yang berkaki yang biasanya terbuat dari aluminium, besi, tembaga, stenlis, atau kuningan. Nyuncun Pahar merupakan budaya tradisional masyarakat Pesisir Barat sebagai warisan leluhur nenek moyang Pesisir Barat.
Kompang merupakan sejenis alat musik tradisional yang sangat dikenal di kalangan masyarakat Melayu pada umumnya. Hampir mirip dengan alat musik rebana, Kompang merupakan alat musik tradisional dari Provinsi Lampung yang dibuat dari kayu dan kulit kambing. Di beberapa daerah di Lampung, alat musik Kompang juga disebut dengan Khaddap. Keberadaan alat musik ini dikaitkan dengan penyebaran agama Islam di Indonesia. Kompang terdiri dari berbagai ukuran. Ada yang berukuran garis pusat sepanjang 22.5 cm, 25 cm, 27.5 cm dan ada juga yang mencapai 35 cm. Kompang dimainkan secara beregu dalam keadaan duduk, berdiri atau berjalan. Jika kompang dimainkan dalam acara berzanji, pemain akan duduk bersila atau duduk di atas kursi. Jika dimainkan dalam acara pernikahan dan pawai menyambut pejabat daerah atau pejabat negara, pemain kompang ini berjalan mengiringi pengantin atau pejabat daerah, atau pejabat negara tersebut.
Wayang Tavip, Kesenian Yang Ramah Lingkungan Apa yang anda lakukan bila anda harus mengelola limbah sampah? Apakah anda akan membuat suatu kerajinan tangan bernilai ekonomis yang dapat dijual ke masyarakat seperti tas, vas, tempat pensil dan lain-lain? Tentu saja itu pasti ada di pikiran anda saat akan mengelola limbah sampah. Namun pemikiran itu tidak berlaku bagi seorang seniman kelahiran Lampung, Muhammad Tavip. Dari tangannya, limbah sampah dapat dibuatnya menjadi suatu kesenian yang dikenal banyak orang, wayang. Ya, kesenian wayang ini tergolong unik dan sedikit nyeleneh karena bahan utama pembuatannya adalah sampah botol plastik. Nama wayang tersebut adalah Wayang Tavip, sesuai nama si penemunya. Cara memainkan Wayang Tavip hampir sama seperti memainkan wayang kulit. Hanya saja tokoh-tokoh yang dimainkan di dalam Wayang Tavip bukan lagi tokoh dalam Mahabharata atau Ramayana, melainkan tokoh-tokoh imajinasi anak-anak seperti...
Seperti masyarakat di banyak daerah di Indonesia, masyarakat Lampung adalah masayarakat yang gemar berkumpul dan bersilaturahmi, baik antar-keluarga maupun antar-tetangga. Mereka berkumpul di acara pernikahan, acara adat, atau acara keagamaan. Secara kultural, Lampung memiliki dua masyarakat adat, yakni Lampung Sai Batin dan Lampung Pepadun. Keduanya sama-sama memiliki kebiasaan berkumpul. Saat berkumpul, diperlukan makanan yang bisa dinikmati bersama-sama. Makanan tersebut adalah Seruit. Namun demikian, kebiasaan makanan Seruit tidak dimiliki oleh semua masyarakat adat. Hanya masyarakat Lampung Pepadunlah yang memiliki tradisi memakan seruit secara turun temurun. Bagi Lampung Pepadun, seruit adalah makanan pokok. Seruit merupakan makanan berbahan ikan bakar yang dinikmati dengan sambal terasi dan beberapa jenis sayuran. Ikan yang digunakan biasanya ikan bawal, ikan gabus, ikan patin, pindang ikan, atau pepes ikan. Pemilihan jenis ikan ini disesuaikan dengan keinginan pembeli.&n...
Jika disebut kata sate, orang biasanya berpikir soal daging ayam, daging kambing, atau daging sapi. Ketiga daging itu memang digunakan sebagai bahan utama sate. Namun demikian, ada sate yang belum banyak dikenal dan kemudian menjadi ciri khas dari Lampung. Namanya Sate Jamur. Jika sate lain memiliki kandungan kolesterol dan lemak dalam daging yang cukup tinggi, tidak demikian halnya dengan sate jamur. Sate jenis ini merupakan tanaman yang dikembangbiakkan secara organik. Ia memiliki kadar kolesterol yang rendah dan sehat. Secara rasa, sate jamur tidaklah kalah enak dengan sate ayam atau sate kambing. Saat makan sate jamur, kelembutan teksturnya serupa daging. Jenis jamur yang digunakan untuk sate adalah jamur tiram. Untuk membuat sate jamur, jamur tersebut dibersihkan dan direndam selama sepuluh menit. Ini bertujuan untuk menghilangkan bau pada jamur. Setelah itu, jamur didinginkan selama lima menit. Bahan-bahan: 300 gr Jamur tiram, dibersihkan, dipotong memanjang...
Kopi Robusta Lampung telah menjadi warisan budaya yang perlu dijaga bahkan dilestarikan melalui gaya hidup zaman sekarang, yaitu minum kopi di cafe, warung maupun di rumah. Lampung memiliki perkebunan kopi 163.837 hektar dengan jumlah produksi rata-rata 100-120 ton dan sekitar 85% mengisi pasar dunia. Robusta Lampung banyak ditemukan di Lampung Barat, dapat hidup sekitar 300 dpl sampai 1000 mpl dari ketinggian permukaan laut. Perkebunan Robusta terkenal di antaranya: Liwa, WAytenong, Kebun Tebu, Sumber Jaya, Sekincau, Tenggamus, dan Air hitam. Lampung sendiri merupakan penghasil Robusta terbesar di Indonesia. Di dunia menduduki peringkat ketiga setelah Brazil dan Vietnam. Kopi robusta sekarang sedang digalakkan oleh Pemerintah Daerah, hampir seluruh cafe/kedai di Lampung menawarkan kopi robusta dengan harga Rp.7000 - Rp.20.000,-.. Robusta memiliki karakter yang khas dan kuat dibanding jenis kopi lain. Robusta punya rasa asam yang lebih...
Selamat Makan siang Para Netizen... kali ini kita akan makan siang dengan menu Seruit makanan khas dari Lampung. Seruit adalah makanan khas provinsi Lampung, Indonesia, yaitu masakan ikanyang digoreng atau dibakar dicampur sambel terasi, tempoyak (olahan durian) atau mangga. Jenis ikan adalah besarnya ikan sungai seperti belide, baung, layis dll, ditambah lalapan. Sedangkan minumannya adalah serbat, terbuat dari jus buah mangga kwini. Di toko-toko makanan dan oleh-oleh, juga terdapat makanan khas yaitu sambel Lampung, lempok (dodol), keripik pisang, kerupuk kemplang, manisan dll. Seperti masyarakat di banyak daerah di Indonesia, masyarakat Lampung adalah masyarakat yang gemar berkumpul dan bersilaturahmi, baik antar keluarga maupun antartetangga. Mereka berkumpul di acara pernikahan, acara adat, atau acara keagamaan. Secara kultural, Lampung memiliki dua masyarakat adat, yakni Lampung Sai Batin dan Lampung Pepadun. Keduanya sama-sama memiliki keb...