pemuda
140 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Gita Pemuda Tunas Bangsa
Tarian Tarian
Jawa Barat

Gita Pemuda Nusantara merupakan sebuah tarian kreasi baru yang memadukan tarian tradisional jaipongan makalangan, pencak silat, rampak kendang, dan jaipong kreasi. Tarian ini merupakan tarian krasi yang khusus dibuat oleh Fachmi Rizal dan Epi Diva untuk penampilan dalam acara Jambore Pemuda Indonesia di Yogyakarta tahun 2014. Tarian ini dimulai dengan tarian tradisional Makalangan yang ditampilkan olah wanita, dan bergantian tampil dengan pria yang menampilkan pencak silat. Dilanjutkan kembali dengan wanita yang menampilkan rampak kendang, lalu disisipkan bela diri yang dilakukan pria dengan membawa senjata khas Jawa Barat, yaitu Kujang. kemudian wanita dan pria bersama-sama menari jaipong kreasi.

avatar
Oktaav
Gambar Entri
Seni Gondang
Ritual Ritual
Jawa Barat

Seni gondang sunda atau seni tabuh lisung, seni tradisional ini merupakan seni budaya sunda warisan dari nenek moyang yang pernah populer puluhan tahun lalu.“ "Gondang, merupakan salah satu seni yang mencerminkan masyarakat agraris untuk mengekspresikan rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa atas keberhasilan dalam bertani. Biasanya seni gondang dimainkan untuk merayakan panen yang melimpah. Pada mulanya gondang merupakan bagian dari upacara untuk menghormati Dewi Padi, Nyi Pohaci SANGHYANG SRI, waktu menumbuk padi untuk pertama kalinya, biasa disebut meuseul Nyai Sri, setelah panen usai. sebagai luapan rasa gembira usai panen raya, tetapi juga merupakan suatu kesempatan bagi kaum muda untuk mendapatkan pasangan Sekelompok pemudi menumbuk padi dengan mempergunakan lesung, kemudian sekelompok pemuda datang. Terjadilah dialog yang akhirnya mereka pulang berpasang-pasangan. Salah satu ciri gondang adalah adanya kegiatan “tutunggulan” dengan alat alu atau lesun...

avatar
Haidarabdurrohman
Gambar Entri
Nyiar Lumar
Ritual Ritual
Jawa Barat

malam mencari kebenaran Event tahunan Upacara Nyiar Lumar di Situs Astana Gede, tempat pemakaman Raja Galuh di Kecamatan Kawali pada Sabtu hingga Minggu (28-29/7) mampu menyedot animo seniman, budayawan dan masyarakat dari berbagai daerah. Seperti Bali, Cirebon, Karawang, Bandung, Subang, Garut dan lainnya. Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis Max Sopyan menerangkan Ciamis memiliki kekayaan budaya dan kesenian yang beragam.   Masyarakat pun masih melestarikan warisan-warisan sejarah dari leluhur itu. Seperti halnya tradisi Upacara Nyiar Lumar. “Ini aset Kabupaten Ciamis yang berharga,” jelasnya. Dia berharap melalui Nyiar Lumar, warga punya rasa memiliki terhadap kekayaan seni dan budaya para leluhur agar tetap lestari. Koordinator Kegiatan Nyiar Lumar Didon menjelaskan dalam Nyiar Lumar ada prosesi jalan kaki dari kantor kecamatan membawa cempor dan obor ke Situs Astana Gede. Tujuannya untuk mendekatkan...

avatar
Sandiramdani53
Gambar Entri
Ngarot
Ritual Ritual
Jawa Barat

Ngarot merupakan salah satu upacara adat yang terdapat di Desa Lelea, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Upacara adat ini diselenggarakan pada saat menyongsong datangnya musim hujan yaitu tibanya musim tanam padi. Biasanya adat ini dilaksanakan pada pekan ke-3 Desember dan selalu dilaksanakan pada hari Rabu yaitu salah satu hari yang dianggap keramat dan hari baik oleh masyarakat Lelea untuk menanam padi. Ngarot berasal dari kata ”Nga – rot” (basa Sunda) yaitu istilah minum/ngaleueut. Adat ini melibatkan muda-mudi untuk turut serta dalam upacara tesebut. Uniknya hanya pemuda dan pemudi yang masih menjaga kesuciannya yang boleh ikut dalam acara ini karena jika pemuda atau pemudi sudah tidak suci akan terlihat sangat buruk di mata para peserta ngarot, dalam upacara ini para gadis desa peserta upacara dihias dengan mahkota bunga di kepalanya sebagai lambang kesucian.           ...

avatar
Dian Anggreini
Gambar Entri
Pindang Gombyang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Pindang Gombyang  merupakan masakan khas Indramayu yang merupakan hasil olahan ikan laut berupa kepala ikan manyung yang disajikan dengan kuah berwarna kuning yang memiliki rasa yang segar dan Khas. Biasanya, untuk satu kepala ikan manyung dapat dijadikan menjadi dua porsi atau lebih. Awalnya belum banyak orang yang mengenal masakan khas daerah Indramayu ini. Karena memang sebelum tahun 2000-an, Pindang Gombyang hanya dapat dijumpai di atas meja makan keluarga di rumah. Saat ini, Pindang Gombyang yang merupakan olahan dari kepala ikan manyung yang disajikan dengan bumbu kuning yang memiliki rasa yang khas itu sudah mulai dikenal oleh masyarakat umum, Untuk harga, menu kuliner tradisional Khas Indramayu ini masih sangat terjangkau, sekitar Rp. 15000, untuk satu porsi Pindang Gombyang. Bukan hanya diminati oleh penduduk lokal Indramayu, masakan khas Indramayu ini juga diminati oleh para pendatang yang berasal dari luar kota. Bagi anda yang penasaran untuk mencicipi...

avatar
Dian Anggreini
Gambar Entri
Asal Usul Kampung Marongge
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

  Pada zaman dahulu kala, Mbah Gabug diceritakan sebagai wanita ayu yang berasal dari Mataram, ia bermukim di Kampung Babakan, suatu daerah yang letaknya sekarang dekat dengan makam Keramat Marongge. Konon, Mbah Gabug tinggal bersama tiga saudara wanitanya, yang masing-masing bernama Mbah Setayu, Mbah Naibah dan Mbah Naidah. Keempat bersaudara ini dianugerahi oleh Tuhan dengan paras yang ayu dan kecantikan mereka terkenal hingga penjuru negeri. Tak pelak tidak sedikit raja, pangeran dan pemuda yang terpikat dengan paras empat bersaudara ini. Walaupun mereka cantik rupawan, namun anehnya statusnya masih melajang. Hal ini mengundang rasa penasaran dari berbagai kalangan, tidak terkecuali seorang raja bernama Gubangkala. Sang raja mengutus patihnya lengkap dengan bala tentara untuk menemui dan melamar secara paksa Mbah Gabug. Akan tetapi niat buruk tersebut tercium oleh Mbah Gubug, dengan segala kesaktian yang dimilikinya Mbah Gubug melakukan semedi. Ketika rombongan k...

avatar
Syifamuf
Gambar Entri
Kesenian Sampyong
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Pada tahun 1960 di daerah Cibodas Kecamatan Majalengka tumbuh sebuah permainan rakyat yang dikenal dengan ujungan . Permainan ini merupakan permainan adu ketangkassan dan kekuatan memukul dan dipukul dengan mengunakan alat yang terbuat dari kayu atau rotan berukuran 60 cm. Pemain terdiri atas dua orang yang saling berhadapan, baik laki-laki maupun perempuan, dipimpin oleh seorang wasit yang disebut  malandang . Kedua pemain menggunakan  teregos , yaitu tutup kepala yang terbuat dari kain yang diisi dengan bahan-bahan empuk sebagai pelindung kepala. Tutup kepala demikian dikenal pula dengan sebutan  balakutal . Sasaran pukulan pada permainan ujungan tidak terbatas, dari ujung kepala hingga ujung kaki tanpa di tangkis. Seorang pemain dapat memukul lawanya sebanyak-banyaknya, atau bahkan dipukul sebanyak-banyaknya, hingga salah seorang diantaranya dinyatakan kalah karena tidak lagi kuat manehan rasa sakit akibat pukulan. Pada deskripsi profil ini, ujungan tidak...

avatar
Duriah Solihah
Gambar Entri
Kampung Ciptagelar
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Kampung Gede Kasepuhan Ciptagelar adalah sebuah kampung adat yang mempunyai ciri khas dalam lokasi dan bentuk rumah serta tradisi yang masih dipegang kuat oleh masyarakat pendukungnya. Masyarakat yang tinggal di Kampung Ciptagelar disebut masyarakat kasepuhan. Istilah kasepuhan berasal dari kata sepuh dengan awalan /ka/ dan akhiran /an/. Dalam bahasa Sunda, kata sepuh berarti 'kolot' atau 'tua' dalam bahasa Indonesia. Berdasarkan pengertian ini, muncullah istilah kasepuhan, yaitu tempat tinggal para sesepuh. Sebutan kasepuhan ini pun menunjukkan model 'sistem kepemimpinan' dari suatu komunitas atau masyarakat yang berasaskan adat kebiasaan para orang tua (sepuh atau kolot). Kasepuhan berarti 'adat kebiasaan tua' atau 'adat kebiasaan nenek moyang'.   Kampung Gede Kasepuhan Ciptagelar merupakan nama baru untuk Kampung Ciptarasa. Artinya sejak tahun 2001, sekitar bulan Juli, Kampung Ciptarasa yang berasal dari Desa Sirnarasa melakuka...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17
Gambar Entri
Karnaval Tasikmalaya Creative Festival 2014 - titasiks blog
Ritual Ritual
Jawa Barat

Pada hari Minggu (14/12) Kota Tasikmalaya dimeriahkan dengan adanya Karnaval Tasikmalaya Creative Festival (TCF). Karnaval yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya itu diikuti sekitar 600 peserta. Karnaval tersebut terdiri dari kategori  creative person  dan seni budaya. Sementara pesertanya dari pegawai perbankan, perhotelan, instansi pemerintah, pelajar dan lainnya. Pelaksanaan karnaval akan dimulai pukul 08.00. Peserta berangkat dari Tifosi Futsal Tasikmalaya. Dari Jalan KHZ Mustofa itu peserta akan berjalan kaki menuju Tugu Adipura berkahir di Halaman eks Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya di Jalan Pemuda Kota Tasikmalaya. Di eks gedung dewan itu juga ada pertunjukan kesenian. Selama kegiatan Tasikmalaya Creative Festival 2014 juga diadakan lomba fotografi  on the spot .    

avatar
Hanifah P. Darmawanti