Sandekala merupakan pertanda yang dibuat orang tua zaman dahulu untuk memberi peringatan kepada anak anaknya agar pada saat itu harus sudah memasuki rumah sebelum matahari tenggelam. Apabila hal itu dilanggar maka akan terjadi sesuatu yang menakutkan, seperti penculikan anak. Oleh karena itu anak anak yang mengalami masa itu menjadi suatu keharusan untuk pulang ke rumah sebelum malam tiba. OSKMITB2018
Gondang Buhun adalah kesenian khas Kampung Kuta yang tidak terdapat di daerah lain. Dalam kesenian gondang , alat yang digunakan adalah alu biasanya tingginya mencapai 2 meter, dan lisung yang panjangnya 2,5 meter. Biasanya lisung diisi dua ikat padi atau masyarakat Kamp Kuta menyebutnya dua geugeus pare. Tapi dalam kesenian gondang yang ditampilkan dalam Upacara Adat Nyuguh kali ini tidak menggunakan padi. Kesenian kondang selalu diadakan setiap kali ada hajatan baik itu pernikahan maupun khitanan. Kesenian kondang diadakan di pagi buta. Ibu-ibu yang ada di kampung kuta menumbuk padi dengan menggunakan lesung dan halu. Suara dihasilkan dari halu yang dipukulkan ke lesung sambil menumbuk padi hingga menjadi beras. Itulah budaya dan kesenian jawa barat yang hampir punah, agar budaya dan kesenian tersebut tidak punah maka kita sebagai anak bangsa Indonesia dan penerus bangsa Indonesia harus melestarikan setiap budaya dan kesenian Indonesia. Banyak cara untuk melestarikan Bud...
" Jampe jampe harupat, geura gede geura lumpat. Sing jauh tina maksiat, ngarah salamet dunya akherat. " Itu merupakan mantra atau dalam bahasa sunda dikenal sebagai jampe jampe yang biasa diucapkan orang tua kepada anak cucunya yang masih berumur balita. Arti jampe jampe tersebut adalah "Jampe jampe harupat, cepatlah dewasa cepatlah berlari. Jauhkan dari maksiat, agar selamat dunia akhirat.". Para orang tua percaya jika anaknya secara rutin di beri mantra jampe harupat sebelum tidur maka itu akan menjadi sugesti yang baik bagi anaknya saat menuju pertumbuhan. Orang tua yang mengusap kepala anaknya sembari mengucapkan jampe ini sampai tertidur lelap. Jampe ini secara tidak langsung menjadi doa bagi sang orang tua untuk anaknya agar menjadi manusia yang baik di kemudian hari. Jampe jampe ini dikenal luas di masyarakat sunda terutama desa desa terpencil di Ciamis. Bahkan seorang seniman sunda yaitu Doel Sumbang membuat lagu berdasarkan jampe jampe ini dan melengkapi lirikny...
Tari Cangkurileung berasal dari Jawa Barat. Tarian ini menggambarkan sosok burung Cangkurileung (Kutilang) yang indah. Tarian ini biasanya ditampilkan oleh anak-anak. Burung Cangkurileung atau Kutilang adalah burung yang berukuran sedang dan memiliki ekor yang indah. Burung ini memiliki punggung dan ekor berwarna coklat kelabu. Tenggorokan, leher, dada, dan perutnya berwarna putih keabu-abuan. Dahi, topi, dan jambulnya berwarna hitam. Burung Kutilang juga memiliki suara yang khas. Biasanya burung ini mengeluarkan suara "cuk...cuk...cuk" atau "tuit...tuit". Burung ini senang berkelompok dan tidak suka terbang sendiri. Tari Cangkurileung diperkenalkan oleh Irawati Durban. Tari Cangkurileung ini diiringi oleh lagu Cangkurileung yang sangat merdu dan indah karya Koko Koswara. Lagu yang tidak dikenali banyak orang namun pada saat mendengarnya lag tersebut dapat membuat yang menontonnya iku menyanyikannya dalam hati. Pada umumnya, Tari Cangkurileung memilii tempo da irama 1 x...
Kawih adalah lagu Sunda bebas, yang tidak terikat oleh suatu aturan, baik lagunya maupun liriknya. Tetapi meskipun demikian kawih adalah merupakan sebuah lagu yang mempunyai unsur seni, yaitu unsur seni musik dan seni sastra. Terdapat banyak contoh contoh kawih yang diciptakan oleh seorang komponis. Salah satunya adalah Kataragan Pahlawan. Kawih ini menceritakan bagaimana perjuangan seorang pahlawan untuk memerdekan bangsanya. Dalam kawih ini tersirat betapa hebatnya para pahlawan bangsa pada era penjajahan. Para pahlawan pantang pulang sebelum memerdekan Ibu Pertiwi. Kegigihan dan keberanian pahlawan juga menjadi modal dan tekat yang besar untuk mempersatukan nusantara. Karatagan Pahlawan (Pencipta: Koko Koswara) Teu honcewang sumurewang. Tekadna pahlawan bangsa. Cadu mundur pantrang mulang. Mun maksadna can laksana Berjuang keur lemah cai. Lari rabi tur tegang pati. Taya basa menta pamulang tarima. Rido keur korban merdeka Sumber: https://brainly.co.id/tugas/30100...
Gagarudaan merupakan permainan tradisional khas Sunda yang mengasah dan menguji wawasan pemainnya. Cara bermainnya yaitu pertama-tama tentukan dulu kategori kata yang akan menjadi topik utamanya. Kemudian secara bersamaan, tiap pemain mengeluarkan jari dengan jumlah sesuai keinginan sambil menyebutkan kata 'Gagarudaan'. Setelah itu, hitung jumlah jari keseluruhan pemain menggunakan abjad. Misalnya jumlah jari ada 12, maka hurufnya adalah 'L'. Selanjutnya, tiap pemain harus mencari 1 kata berawalan huruf 'L' sesuai kategori yang dipilih. Jika ada pemain yang tidak bisa menemukan kata/jawabannya, biasanya akan terkena hukuman yang telah disepakati dari awal. #OSKMITB2018
Mungkin Anda sering mendengar dodol khas Garut. Namun, pernahkah Anda mendengar makanan khas Garut lainnya, yaitu “Burayot ”. Memang nama “Burayot” sedikit tidak enak didengar, karena bagi sebagian orang kata “Burayot” dianggap sedikit berbau pornografis. Burayot sendiri dalam bahasa sunda berarti menggelantung, karena bentuknya yang agak panjang dan terlihat menggelembung dibagian bawahnya. Burayot terbuat dari gula merah, tepung beras, sedikit santan dan minyak goreng . Bahan yang digunakan sama dengan bahan untuk membuat kue cuhcur dan ali agrem sehingga menjadikan kue Burayot memiliki rasa yang mirip seperti kue cuhcur dan ali agrem. Bahkan saya pernah membaca bahwa kue cuhcur dan ali agrem merupakan transformasi dari kue Burayot . Kue Burayot sangat pas disantap saat hangat-hangat(baru dimasak) dengan teh tawar panas. Untuk di daerah seperti Bandung atau kota besar lainnya mungkin akan sedikit sulit untuk menemukan makanan...
Tari Dogdog Lojor berasal Sukabumi lebih tepatnya di Cisolok. Kesenian Dogdog Lojor terdapat di masyarakat Kasepuhan Pancer Pangawinan atau Kesatuan Adat Banten Kidul yang tersebar disekitar Gunung Halimun (berbatasan dengan Sukabumi, Bogor dan Lebak). Meski kesenian ini dinamakan Dogdog Lojor, yaitu nama salah satu waditra di dalamnya, tetapi disana juga digunakan Angklung karena ada kaitannya dengan ritual padi. Setahun sekali setelah panen, seluruh masyarakat mengadakan acara Serah Taun atau Seren Taun di pusat kampung adat. Pusat kampung adat merupakan tempat kediaman kokolot (sesepuh) dan tempatnya selalu berpindah-pindah sesuai dengan petunjuk gaib. Instrumen yang digunakan dalam Dogdog Lojor ini adalah dua buah Dogdog Lojor dan empat buah Angklung. Keempat buah Angklung tersebut memilki nama, yang terbesar dinamakan Gonggong, kemudian Panembal, Kingking dan Inclok. Tiap instrumen dimainkan oleh seorang pemain sehingga semuanya berjumlah enam orang. ...
Masyarakat Sunda memiliki kebiasaan yang sangat ramah dan sopan .Sifat – sifat orang Sunda tersebut dapat kita buktikan dengan bergaul langsung dengan mereka dan kita juga dapat melihat rumah adatnya yang mengandung simbol – simbol kepribadian mereka . Jawa Barat memiliki rumah adat yang khas sebagai ciri daerah setempat . Rumah adat Jawa Barat memiliki banyak nama dan rupa . Terdapat enam rumah adat yang memiliki keunikan dan perbedaan masing – masing . Perbedaanya dapat dilihat dari atap rumah dan bahan dalam pembuatan rumah tersebut.Berikut ini lima rumah adat yang ada di Jawa Barat : Imah Badak Heuay Disebut badak heuay dikarenakan bentuk atapnya seperti seekor badak yang sedang membuka mulutnya (menguap). Rumah ini terdiri dari 2 bagian atap, bagian kecil dan besar. Bagian besarnya terletak pada bagian belakang, sedang bagian kecil menudungi bagian depan rumah tempat ini biasanya dijadikan sebagai tempat menerima tamu lelaki. Imah...