Dikisahkan, perjalanan etnis Batak dimulai dari seorang raja yang bernama Siraja Batak , yang turun di Pusuk Buhit dan mempunyai dua orang putra yaitu Putra sulung diberi nama Guru Tatea Bulan dan kedua diberi nama Raja Isumbaon. Guru Tatea Bulan mempunyai isteri yang bernama Si Boru Baso Bolon , dan mempunyai keturunan 5 orang putra dan 5 orang putri, Putra (sesuai urutan): 1. Raja Uti (atau sering disebut Si Raja Biak-biak, Raja Sigumeleng-geleng), tanpa keturunan 2. Tuan Sariburaja (keturunannya Pasaribu) 3. Limbong Mulana (keturunannya Limbong). 4. Sagala Raja (keturunannya Sagala) 5. Silau Raja (keturunannnya Malau, Manik, Ambarita dan Gurning) Putri 1. Si Boru Biding Laut, (Diyakini sebagai Nyi Roro Kidul) 2. Si Boru Pareme (kawin dengan Tuan Sariburaja, ibotona) 3. Si Boru Anting Sabungan, kawin dengan Tuan Sorimangaraja, putra Raja Isombaon 4. Sinta Haumasan 5. Si Boru Nan Tinjo (tidak kawin). Ketika Sibaso Bolon hendak melahirkan Raja Uti, terjadi kejadian yang aneh, berki...
1. Perkawinan Proses perkawinan dalam adat kebudayaan Batak-Toba menganut hukum eksogami (perkawinan di luar kelompok suku tertentu). Ini terlihat dalam kenyataan bahwa dalam masyarakat Batak-Toba: orang tidak mengambil isteri dari kalangan kelompok marga sendiri ( namariboto ), perempuan meninggalkan kelompoknya dan pindah ke kelompok suami, dan bersifat patrilineal, dengan tujuan untuk melestarikan galur suami di dalam garis lelaki. Hak tanah, milik, nama, dan jabatan hanya dapat diwarisi oleh garis laki-laki. Ada 2 (dua) ciri utama perkawinan ideal dalam masyarakat Batak-Toba, yakni (1) Berdasarkan rongkap ni tondi (jodoh) dari kedua mempelai; dan (2) Mengandaikan kedua mempelai memiliki rongkap ni gabe (kebahagiaan, kesejahteraan), dan demikian mereka akan dikaruniai banyak anak. Berdasarkan jenisnya ritus atau tata cara yang digunakan, perkawinan adat Bata Toba dibagi menjadi 3 (tiga) tingk...
Di Sumatera Utara terdapat Kerajaan Timur dan Kerajaan Barat. Kemudian raja dari Kerajaan Timur menikah dengan adik perempuan dari Raja Kerajaan Barat. Mereka dikaruniai seorang putri bernama Dayang Bandir dan seorang putra bernama Sandean Raja. Tanpa terduga, tiba-tiba raja meninggal dunia. Karena Sandean Raja masih sangat kecil, kemudian diputuskan Paman Karaeng menjadi raja. Namun sayangnya Paman Karaeng seorang raja yang serakah. Karena takut kedudukannya direbut Sandean Raja, Paman Karaeng kemudian membuang Dayang Bandir dan Sandean Raja ke hutan. Di hutan Paman Karaeng mengikat Dayang Bandir di atas sebuah pohon tinggi sehingga Sandean Raja, yang masih sangat kecil, tidak bisa menjangkaunya. Setelah beberapa hari tergantung tanpa makan, akhirnya Dayang Bandir meninggal dunia. Kemudian Sandean Raja hidup seorang diri di dalam hutan sampai tumbuh menjadi pemuda yang gagah dan tampan. Setiap hari, Sandean Raja ditemani arwah sang kakak yang selalu menjaganya. “A...
BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing Di Mandailing, berbagai macam bentuk ornamen (hiasan) tradisional dapat kitatemukan pada bagian tutup ari dari Sopo Godang (Balai Sidang Adat) danBagas Godang (Rumah Besar Raja). Dalam bahasa Mandailing, ornamen-ornamen tersebut disebut bolang yang juga berfungsi sebagai simbol atau lambang itu memiliki makna-makna yang sangat mendalam bagi masyarakat Mandailing. Di dalamnyaterkandung nilai-nilai, gagasan-gagasan, konsep-konsep, norma-norma, kaidah-kaidah, hukum dan ketentuan adat-istiadat yang menjadi landasan dan pegangan dalammengharungi bahtera kehidupan. Bolang atau ornament tradisionalMandailing yang digunakan sebagai Tutup Ariperlambang itu terbuat dari tiga jenismaterial: (1) tumbuh-tumbuhan, seperti batang bambu yang melambangkan huta atau bona bulu; burangir atau aropik melambangkan Raja dan Namora Natoras sebagai tempat meminta pertolongan; pusuk ni robung yang disebut bindu melambangkan adat Dalian Na Tolu atau adat Marko...
Demban Sidaun Sirih Demban mengandung minyak atsiri sejumlah 1-4,2% yang terdiri dari chavikol, chavibetol, hydroxychavikol, carvakol, eugenol, eugenol metil eter, p-cymene, cyenole, caryophyllene, cadinese, estragol, terpennena, seskuipermena, fenil propana, tanin, diastase, gula, pati . Kandungan chavikol menyebabkan demban memiliki bau yang khas dan bersifat anti bakteri yang kuat, dan secara umum demban bersifat hangat, pedas, aromatik, astrigen, stimulan, antiradang, antiseptik, antibakteri, hemostatis, sedatif (penenang), peluruh kentut, penghilang gatal, merangsang air liur, mencegah infeksi. Berikut resep-resep untuk mengobati berbagai penyakit: Bau Badan : 5 helai demban segar direbus dengan dua gelas air bersih dan sampai tersisa 1 gelas, lalu dapat diminum di siang hari dalam keadaan hangat atau dingin. Bau Mulut : apabila bau mulut memang berasal dari rongga mulut maka pengobatan cukup dengan kumur-kumur, akan tetapi apabila bau mulut berasal...
Kitab Pengobatan Kitab ini menerangkan tentang bagaimana manusia agar selalu sehat, bagi orang sakit menjadi sembuh, bagaimana agar dekat dengan Tuhan dan bagaimana cara melaksanakan budaya ritual agar manusia itu sehat. Dalam kehidupan orang batak segala sesuatunya termasuk mengenai pengobatan selalu seiring dengan budaya ritual dan barang pusaka peninggalan leluhur jaman dahulu untuk mengetahui bagaimana cara mendekatkan diri pada sang pencipta agar manusia tetap sehat dan jauh dari mara bahaya. Mari kita buka kitab pengobatan ini : Mulajadi Nabolon Tuhan Yang Maha Esa bersabda : “Segala sesuatunya yang tumbuh diatas bumi dan di dalam air sudah ada gunanya masing-masing di dalam kehidupan sehari-hari, sebab tidak semua manusia yang dapat menyatukan darahku dengan darahnya, maka gunakan tumbuhan ini untuk kehidupanmu”. Apabila kita membaca ayat ini, maka jelaslah bahwa segala yang tumbuh di bumi dan di dalam air mempunyai kegunaan masing-masin...
Suka bgt ya dg sambal2 dari berbagai daerah. Sambal tuktuk ini khas sumatera utara(daerah asal suamiku), biasanya pelengkap makan. Disajikan dg tumbuk daun ubi aduhai mantapnya. Ada bbrp versi sambal tuktuk, kali ini aku pakai ikan teri asin. Bisa pakai ikan sungai yg dipanggang dulu, diambil dagingnya, atau ikan asin yg berdaging(ikan aso2). Yg jelas ikannya dituktuk(dipukul2) bersama cabe yg digiling. Bahan-bahan 5 buah cabe merah keriting 5 buah cabe rawit 4 siung bawang merah 1/2 sdt garam 1/2 genggam ikan teri asin, sangrai 1 iris jeruk nipis Langkah 10 menit...
Bahan-bahan 2 ikat daun singkong Bumbu Halus : 5 buah cabai merah 3 buah cabai keriting merah 5 siung bawang merah 1 siung bawang putih 1 ruas kunyit 1 ruas jahe Secukupnya kemiri Secukupnya ketumbar (boleh pakai boleh tidak,sya tidak pakai) 1/2 buah tomat 4 lembar daun salam 2 batang serai (digeprek) 1 ruas ibu jari lengkuas (di geprek) secukupnya Garam Penyedap rasa (saya pakai masako ayam)...
Bahan: 1. 1/2 sdt andaliman (sichuan paper) giling secukupnya 2. 2 bawang putih,iris halus 3. 3 bawang merah,iris halus 4. Udang kering/ebi,giling halus 5. Garam 6. Daun Bawang 7. Irisan kol (kebetulan stok di kulkas sedang habis) 8. Penyedap rasa 9. 2sdm Bumbu Pecel/Bumbu kacang seduh dengan Air panas CARA: Rebus mie lidi di dalam air mendidih Masak mie lidi selama 3 menit/sampai lembut,jangan lupa beri 1sdm minyak agar tidak lengket,aduk hingga merata. Mie di tiriskan dan di siram dengan air dingin. Tumis bumbu halus hingga wangi,masukkan bumbu pecal yang sudah di seduh air panas,masukkan mie lidi yang sudah di rebus,aduk rata,Cicip keasinannya. Angkat,siap di sajikan Sumber : bunda-inong.blogspot.co.id/2014/11/mie-gomak-bumbu-kacang.html