8.382 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sejarah Angklung dan Hubungannya dengan Masyarakat Indonesia
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Sejarah awal angklung dimulai tepatnya di Kerajaan Sunda di Nusantara pada sekitar abad ke 12 sampai ke 16 . Pada saat itu, masyarakat Sunda hidup dengan padi sebagai makanan pokoknya. Kemudian saat itu berkembang kepercayaan terhadap dewa-dewa, khususnya kepada Nyai Sri Pohaci sebagai lambang Dewi Padi pemberi kehidupan. Alat musik yang terbuat dari bambu itu pun mulai diciptakan dan digunakan oleh masyarakat Sunda saat itu untuk memikat Dewi Sri turun ke bumi, sehingga tanah dan padi para rakyat menjadi tumbuh subur Selanjutnya, angklung juga digunakan sebagai pemompa semangat dalam pertempuran di Kerajaan Sunda, yang kemudian terus dilanjutkan hingga masa penjajahan oleh Hindia Belanda. Angklung digunakan untuk membangkitkan semangat perjuangan masyarakat Indonesia saat itu, hingga pemerintah Hindia Belanda sempat melarang masyarakat untuk menggunakan alat musik bambu tersebut. Popularitas angklung pun menurun dan hanya dimainkan oleh anak-anak pada saat itu #OSKMITB...

avatar
OSKM18_19918192_Fathan Sadida
Gambar Entri
Tahu Gejrot
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Tahu gejrot merupakan salah satu kuliner tersohor di Indonesia. Makanan ini asli berasal dari Cirebon, Jawa Barat, dan telah menjadi jajanan yang disukai oleh begitu banyak orang. Hal yang menjadi ciri khas dari tahu gejrot ini adalah bahan yang digunakan untuk membuatnya, yakni tahu gembos yang digoreng dan dipotong kecil-kecil, dilengkapi dengan kuah kecap, cabai rawit, bawang merah, juga gula merah. Cara penyajiannya pun menggunakan alat makan tradisional; piring gerabah lazim dipakai sebagai alas, dan biting (tusuk kecil dari bambu atau kayu) dipakai sebagai alat santap. Bahan serta alat ini lah yang memberikan tahu gejrot cita rasanya yang unik. Hidangan tradisional ini pun tak sembarang saja mendapatkan namanya. Sejak dulu, tahu gejrot biasa dijajakan oleh para pedagang keliling kampung dengan menggunakan keranjang khusus yang dipikul. Dalam keranjang ini lah pedagang-pedagang tersebut menyimpan bahan pembuatan tahu gejrot, yakni air gula merah dalam botol yang telah diberi l...

avatar
Oskm18_16118106_khairunnisa
Gambar Entri
Pamali
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Siapa sih yang tidak tahu masyarakat Sunda? Suku Sunda mempunyai banyak sekali kearifan lokal yang unik. Ada satu kepercayaan yang disebut "pamali". Pamali adalah bahasa Sunda yang artinya kurang lebih adalah "suatu hal atau tindakan yang tidak boleh dilanggar". Jika dilanggar, maka akan ada hal buruk yang terjadi. Ada banyak sekali pamali yang dikenal oleh masyarakat Sunda. Menurut Fifi Febriyani Rachmawaty, seorang Sunda asli yang saat ini tinggal di Bandung dan merupakan ibuku sendiri, ada beberapa pamali paling umum dikenal oleh masyarakat, yaitu: 1. Ulah cicing di lawang panto (jangan duduk di ambang pintu) Jika seorang perempuan duduk di ambang pintu, maka ia tidak akan dapat jodoh. Memang ini terdengar tidak masuk akal, tapi ada penjelasan asal mula pamali yang satu ini. Pada zaman dahulu, perempuan yang duduk di ambang pintu adalah perempuan yang tidak baik, sehingga tidak akan ada pria yang mau melamarnya. Duduk di ambang pintu juga akan menghalangi orang-orang yang hendak...

avatar
Oskm18_16818217_fatimah
Gambar Entri
Peuyeum Ketan Kuningan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Peuyeum Ketan Kuningan merupakan makanan tradisional khas dari Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Peuyeum ketan kuningan ini terbuat dari beras ketan yang telah difermentasi dan dibungkus dengan daun jambu air, sehingga memiliki cita rasa yang enak dan unik di lidah. Peuyeum ketan ini terbuat dari bahan-bahan yang alami dalam proses pembuatannya. Makanan ini menjadi oleh-oleh yang sangat digemari apabila berkunjung ke Kabupaten Kuningan. Makanan ini akan sangat diburu oleh wisatawan pada saat musim liburan tiba. Peuyeum ketan kuningan ini sangat unik dalam penyajiannya. Pedagang-pedagang biasa menyajikan makanan ini di dalam ember berwarna hitam. Selain itu, biasanya makanan ini disajikan dalam dua pilihan, yaitu dalam keadaan matang dan ada yang masih dalam keadaan belum matang. Dalam keadaan matang biasanya disajikan untuk pembeli yang ingin membawa makanan tersebut ke daerah yang dekat. Sedangkan, peuyeum yang masih dalam keadaan belum matang biasanya disajikan untuk pembe...

avatar
OSKM18_16618186_Muhammad Fauzan Yusuf
Gambar Entri
Ucing Peugpeun
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

     Permainan Ucing Peungpeun merupakan permainan yg dimainkan oleh anak-anak di daerah asal Jawa Barat. Permainan ini dimainkan oleh anak laki -laki maupun perempuan. permaianan ini dilakukan ditempat yang terbuka dan luas, jumlah peserta bisa mencapai 10 orang bahkan lebih. Permainan  Ucing Peungpeun merupakan permainan perorangan, dimana yang menjadi kucing matanya ditutup dan berada di tengah-tengah lingkaran mangsanya. Sambil bernyanyi mereka mengelilingi kucingnya, dan apabila selesai bernyanyi yang menjadi kucing harus menerka mangsanya, dan apabila terkaannya benar ia berbalik jadi mangsanya, begitu seterusnya. Permainan ini melatih untuk ketepatan menerka dan kejujuran. Permainan  Ucing Peungpeun merupakan hiburan dan tersebar. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16718032_Zaidan Jainul Insan
Gambar Entri
Lamaya
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Lamaya adalah salah satu makanan tradisional khas kota Cililin, Jawa Barat yang sering menjadi pilihan oleh-oleh selain Wajit dan Gurilem. Lamaya dan Wajit dikatakan masih satu jenis karena dibuat dari beberapa bahan yang sama seperti gula merah dan kelapa. Namun, tekstur lamaya lebih padat daripada Wajit. Biasanya Lamaya dipotong panjang-panjang dan langsung dimasukkan kedalam plastik, tidak dibungkus dengan daun jagung seperti Wajit. Selain itu, lamaya juga lebih keras daripada wajit yang kenyal. Namun, Lamaya memang belum sepopuler Wajit. Kebanyakan orang-orang masih lebih mencari Wajit untuk oleh-oleh dibanding Lamaya. Lamaya bisa menjadi salah satu pilihan oleh-oleh dari Cililin selain Wajit, Angleng, dan Dodol kacang. Selain itu kita bisa menikmati oleh-oleh lainnya seperti Gurilem, dorokdok, kerupuk gurandil, dan masih banyak lagi. Yuk, kita coba Lamaya! sumber: bukalapak.com Sumber data: Wawancara dengan Orang Tua  

avatar
OSKM18_16718278_Raihana Nur Alya
Gambar Entri
Jeblag Panto
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

     Permainan Jeblag Panto merupakan permainan dari daerah asal Jawa Barat. Permainan ini bersifat olahraga dan tidak memerlukan alat bantu benda. Permainan dilakukan oleh sekelompok anak, berjumlah minimal lima orang. Cara bermainnya diawali dengan hompimpah atau gambreng untuk menentukan dua orang yang akan menjaga menjadi pintu. Jika sudah didapat siapa yang menjadi penjaga pintu, maka dia harus berdiri bersebelahan. Posisi kaki dibuka lebar, kaki kiri menyentuh kaki kanan lawan disebelahnya, posisi tangan bebas, dan harus bisa menggapai atau menyentuh badan anak yang akan melewati pintu tersebut. Anak yang menang harus bisa melewati pintu jaga yang terbuka dan jangan sampai tersentuh oleh penjaga pintu. Jadi, harus lincah dan pandai mengelabui atau mengalihkan perhatian si penjaga pintu. Jika tersentuh tangan penjaga pintu, maka giliran dia yang menjadi penjaga pintunya, begitu seterusnya. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16718032_Zaidan Jainul Insan
Gambar Entri
Kegunaan dari Bagian-bagian Senjata Kujang
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Barat

                     Kujang adalah senjata tradisional khas Jawa Barat, senjata ini mulai dibuat sekitar abad ke-8 atau ke-9. Biasanya kujang ini berukuran antara 20 sampai 25 cm.                    Senjata tradisional ini memiliki bagian-bagian dan fungsinya dari masing-masing bagian. Bagian ujung kujang disebut Papatuk atau Congo, bentuknya menyerupai panah, dan berfungsi sebagai pencongkel. Selanjutnya, ada Eluk atau Silih, ada pada bagian punggung kujang yang fungsinya untuk mencabik tubuh musuh. Ada juga bagian yang disebut Pamor yang motifnya seperti garis-garis, bagian ini memiliki nilai artistik sekaligus tempat untuk menyimpan racun. Dibagian punggung terdapat lubang-lubang kecil berjumlah antara 5-9 yang disebut Mata. Bagian tajam dipunggung kujang disebut Tonggong. Tadah adalah lengkungan dibagian perut kujang, yang berfungsi sebagai penusuk tubuh lawan. Cincin yan...

avatar
OSKM18_19718212_Hani Khairunnisa
Gambar Entri
Nadran
Ritual Ritual
Jawa Barat

Tradisi tahunan yang rutin dilaksanakan oleh nelayan Indramayu setiaop dua mingu setelah  lebaran idul fitri. Kata Nadran sendiri berasal dari kata  Nadzar-Nadzaran.  Nadran yang berarti kaul atau syukuran. Syukuran nelayan Indramayu perihal diadakannya tradisi ini sendiri adalah atas rejeki melimpah yang diberikan tuhan kepada mereka baik berupa keselamatan ketika berlayar di laut maupun hasil ikan yang melimpah sepanjang tahun yang lalu. Tradisi Nadran mula-mula diawali dengan diadakannya pagelaran tari-tarian dan hiburan rakyat tradisional seperti rego, jaipong, genjring, tari kerbau, dll. Semua warga nelayan Indramayu yang hadir hari itu  tumplek-blek  menikmati pesta tahunan ini hingga pesta ini menjadi begitu meriah.  Kemeriahan pun tampak di dalam ruangan khusus dimana ibu-ibu dan bapak-bapak nelayan yang dianggap kompeten menyiapkan  meron   yang akan dilarung keesokan harinya.  Meron  sendiri merupakan sebuah miniat...

avatar
OSKM18_16518183_Rafi Abbel Mohammad