Tahu gejrot merupakan salah satu kuliner tersohor di Indonesia. Makanan ini asli berasal dari Cirebon, Jawa Barat, dan telah menjadi jajanan yang disukai oleh begitu banyak orang. Hal yang menjadi ciri khas dari tahu gejrot ini adalah bahan yang digunakan untuk membuatnya, yakni tahu gembos yang digoreng dan dipotong kecil-kecil, dilengkapi dengan kuah kecap, cabai rawit, bawang merah, juga gula merah. Cara penyajiannya pun menggunakan alat makan tradisional; piring gerabah lazim dipakai sebagai alas, dan biting (tusuk kecil dari bambu atau kayu) dipakai sebagai alat santap. Bahan serta alat ini lah yang memberikan tahu gejrot cita rasanya yang unik.
Hidangan tradisional ini pun tak sembarang saja mendapatkan namanya. Sejak dulu, tahu gejrot biasa dijajakan oleh para pedagang keliling kampung dengan menggunakan keranjang khusus yang dipikul. Dalam keranjang ini lah pedagang-pedagang tersebut menyimpan bahan pembuatan tahu gejrot, yakni air gula merah dalam botol yang telah diberi lubang kecil-kecil, serta bumbu-bumbu lain yang baru akan digerus ketika ada pembeli. Untuk mengucurkan air gula merah itu ke piring tembikar, pedagang harus menghentakkan botolnya sehingga akan menimbulkan suara jrot-jrot-jrot yang khas. Sejak saat itu lah, nama tahu gejrot tercipta di kalangan masyarakat dan terus melekat hingga momen ini.
Berdasarkan data yang telah dikumpulkan, terlihat bahwa tahu gejrot banyak diproduksi di Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon. Pembuatan makanan ini telah berjalan dari generasi ke generasi, bermula bahkan dari zaman prakemerdekaan. Pemilik usaha saat itu didominasi oleh penduduk keturunan China. Kondisi ekonomi yang masih belum stabil kala itu mengharuskan banyak penduduk pribumi untuk bekerja apa saja, salah satunya sebagai pembuat dan penjaja tahu gejrot.
Ketika keadaan mulai membaik, orang-orang yang memiliki modal besar dan berkecukupan mulai meninggalkan usaha tahu gejrot ini, alih-alih memilih untuk membuka usaha yang lain. Pada kesempatan tersebut, para penduduk pribumi mulai mengambil alih produksi dan distribusi tahu gejrot secara total. Usaha tahu gejrot pun terus berkembang dan dilestarikan, hingga menjadi kuliner legendaris Indonesia yang dikenal oleh masyarakat luas kita sekarang.
OSKMITB2018
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...