8.382 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sunda Wiwitan
Ritual Ritual
Jawa Barat

  I.             Sejarah & Asal mula   “ Wiwitan”  berarti mula, pertama, asal, pokok, jati. Dengan kata lain, agama yang dianut oleh orang Kanékés ialah agama Sunda asli. Agama Sunda Wiwitan dideskripsikan, tampak keyakinan kepada kekuasaan tertinggi pada Sang Hiyang Keresa (Yang Maha Kuasa) atau Nu Ngersakeun (Yang Menghendaki). Disebut pula Batara Tunggal (Tuhan Yang Maha Esa), Batara Jagat (Penguasa Alam), dan Batara Seda Niskala (Yang Gaib), yang bersemayam di Buana Nyungcung. Semua dewa dalam konsep agama Hindu (Brahma, Wisnu, Syiwa, Indra, Yama, dan lain-lain) tunduk kepada Batara Séda Niskala.   Dalam mitologi orang Kanékés, ada tiga macam alam: (1) Buana Nyungcung, tempat bersemayam Sang Hiyang Keresa, yang letaknya paling atas; (2) Buana Panca Tengah, tempat manusia dan makhluk lain berdiam; dan (3) Buana Larang, yaitu...

avatar
Oskm_19718364_reyhan
Gambar Entri
Ucing Jibeh
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Permainan tradisional yang berasal dari daerah suku sunda ini biasanya dimainkan oleh kalangan anak-anak.Permainan ini bisa melibatkan banyak orang untuk memainkannya. Cara bermainnya dimulai dari hompimpah terlebih dahulu untuk menentukan ucing yang pertama, cukup satu orang.Kemudian ucing tersebut harus meyentuh pemain lainnya untuk menjadi partnernya. Pemain yang tersentuh wajib membantu ucing yang pertama untuk mengenai pemain lainnya yang belum tersentuh. Permainan ini dikatakan selesai jika semua pemain sudah tersentuh menjadi ucing. OSKMITB2018

avatar
OSKM_16618142_Rizal Jabarudin Nur
Gambar Entri
Edukasi seks di upacara pernikahan adat sunda
Ritual Ritual
Jawa Barat

Ngeuyeuk seureuh adalah salah satu rangkaian upacara adat pernikahan sunda yang dilaksanakan pada malam hari sebelum akad nikah di rumah mempelai wanita. Ngeuyeuk seureuh berisi nasihat-nasihat dalam berumah tanggadan pendidikan seks ( sex   education ) yang disampaikan dengan canda tawa, sehingga acara berlangsung dipenuhi dengan canda tawa. Pelaksanaan Ngeuyeuk seureuh dipimpin oleh Nini Pangeuyeuk. Upacara dimulai dengan pemberian 7 helai benang kanteh sepanjang 2 jengkal kepada kedua mempelai. Sambil duduk menghadap dan memegang ujung-ujung benang, kedua mempelai meminta izin menikah kepada orang tua mereka. Lalu,  Nini Pangeuyeuk membawakan kidung berisi permohonan dan doa kepada Tuhan sembari  nyawér  (menaburkan beras sedikit-sedikit) kepada mempelai sebagai simbol harapan hidup sejahtera bagi sang mempelai. Setelah itu, mempelai  dikeprak  (dipukul pelan-pelan) dengan sapu lidi, diiringi nasihat untuk saling memupuk kasih sayang....

avatar
OSKM18_19918045_Rheza Fhazryansyah Ramadhan
Gambar Entri
Kopi Malabar Sebuah Sejarah dan Asal Usul Kopi
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Asal Usul kata Kopi             Kopi berasal dari bahasa arab yang berkata “ Qahweh” yang berarti kuat, kata ini juga bisa diartikan minuman yang berasal dari seduhan biji. Pada mulanya kopi berasal dari suatu wilayah di Afrika yang bernama Absyyinia yang sekarang mencakup wilayah dari Ethiopia dan Eritrea, kopi ini lalu di ekspor ke wilayah arab dan komoditas kopi ini laku keras setelah dibudidayakan di yaman.             Kata kopi di Indonesia sebenarnya diadaptasi dari bahasa belanda “ koffie ” yang dimana belanda mengadaptasinya dari bahasa arab “ Qahweh” sehingga pada saat ini indonesia memanggil tanaman atau biji itu sebagai kopi.   Sejarah Kopi di Indonesia             Kopi yang pertama masuk ke indonesia ternyata adalah kopi malabar, yang dimana sej...

avatar
OSKM18_19718237_Muhamad Naufal Alfauzy
Gambar Entri
Gemet
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Gemet atau kependekan dari da ge sae met merupakan makanan ringan yang berasal dari Kuningan. Makanan khas ini terbuat dari singkong yang terdapat oncom didalamnya, makananan ini sama persis dengan combro ( on com di je ro ) hanya saja bentuknya lebih kecil, untuk dage sendiri itu adalah oncom bakar khas Kuningan yang tentu rasa dan bentuknya berbeda dari oncom pada umumnya (oncom balok). Gemet sudah jarang dijumpai, dahulunya gemet ini dijual diatas tampah, dan dibawah tampah terdapat bakul untuk menaruh uang. Gamet biasanya dijual dipasar pada pagi hari dan dibungkus dengan daun pisang, dan dahulu harga gamet Rp 1 perak untuk setiap gametnya.

avatar
OSKM18_16818296_Thahiera
Gambar Entri
budaya mantra di Jawa Barat
Ritual Ritual
Jawa Barat

Mantra  menurut poerwadarminta (1988: 558) mantra adalah perkataan atau ucapan yang mendatangkan daya gaib (misal dapat menyembuhkan, mendatangkan celaka, dan sebagainya atau usunan kata berunsur puisi (seperti rima, irama) yang dianggap mengandung kekuatan gaib, biasanya diucapkan oleh dukun atau pawang untuk menandingi kekuatan gaib yang lain.   Sejalannya waktu pada akhirnya mantra dibagi dibeberapa jenis. Mantra dibagi menjadi 7 bagian yaitu jampe ‘jampi’, asihan ‘pekasih’, singlar ‘pengusir’, jangjawokan ‘jampi’, rajah ‘kata-kata pembuka ‘jampi’, ajian  ‘ajian/jampi ajian kekuatan’, dan pelet ‘guna-guna’. Diketahui bahwa ketujuh bagian tersebut dapat dikelompokkan ke dalam mantra putih ‘white magic’ dan mantra hitam ‘black magic’. Mantra putih sendiri untuk tujuan yang baik sedangkan mantra hitam untuk tujuan yang tidak baik.  ...

avatar
Oskm18_19718394_irfan rasyadi
Gambar Entri
Tempat Makan Empal Gentong Cirebon
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Cirebon. Selain terkenal akan batik mega mendung, keraton dan juga kebudayaan lainnya,  salah satu kota di Jawa Barat ini juga memiliki barbagai makanan khas yang tidak kalah popular. Sebut saja nasi jamblang, tahu gejrot, kerupuk melarat, docang, empal gentong, dan masih banyak yang lainnya. Berbicara mengenai empal gentong, apa sih empal gentong itu? Empal gentong adalah makanan khas masyarakat Cirebon, Jawa Barat. Makanan ini mirip dengan gulai (gule) Daging yang digunakan adalah usus, babat dan daging sapi. Empal gentong berasal dari desa Battembat, kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon. Nama empal menunjukkan bahan utamanya yaitu daging sapi dengan sedikit lemak. Sedangkan sebutan gentong untuk menunjukkan proses memasaknya menggunakan kuali atau periuk tanah liat. Empal dimasak menggunakan bahan bakar khusus, yaitu kayu dari pohon asam. Hal ini guna menciptakan rasa dan tingkat keempukan daging. Cara memasak dengan kuali ini sudah dilakukan secara turun te...

avatar
OSKM18_19918240_Vinka Nilamsari
Gambar Entri
Permainan Bandring Atau Ketapel
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

     Permainan Bandring atau biasa disebut ketapel merupakan sebuah senjata kecil yang berukuran tangan. Bandring ini menggunakan bahan-bahan yang berasal dari alam. Bandring menggunakan dahan yang "nyagak" bercabang dua (yang seimbang). Batang kayu yang sering digunakan untuk melontar biasanya cabang pohon jambu biji. Karena teksturnya keras dan keras tapi tidak mudah pecah. Mainan ini adalah termasuk mainan yang populer dan masih bertahan, meskipun penggunaannya berbeda dengan masa lalu, yaitu untuk berburu tetapi masa sekarang hanya digunakan untuk belajar menembak sasaran. Banyak sekali kelemahan atau sesuatu yang dapat membahayakan dari ketapel, jika ketapel dimainkan oleh seseorang yang kurang profesional maka akan mengakibatkan sesuatu yang fatal  misalnya yang dapat menyebabkan luka mata, wajah dan dapat mengakibatkan kebutaan dan gigi yang patah. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16718032_Zaidan Jainul Insan
Gambar Entri
Pesta nelayan Pelabuhan Ratu
Ritual Ritual
Jawa Barat

Pesta nelayan pelabuhan ratu adalah sebuah ritual masyarakat nelayan Pelabuhan Ratu sebagai tanda syukur untuk segala rahmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Acara ini diselenggarakan setiap tahunnya pada tanggal 6 Juli, acara ini dimeriahkan oleh lomba-lomba olahraga, seni tari tradisional, dan banyak kegiatan sosial seperti bhakti sosial, khitan massal, dan lainnya. Pada acara inti terdapat tari-tarian yang mengiringi raja dan ratu yang diarak di atas pedati sebagai simbol penguasa Ratu Pantai Selatan, lalu pada acara puncaknya yaitu pelepasan tukik atau juga disebut anak penyu ke pantai bebas.

avatar
OSKM18_16718414_Mochamad Fikri Haikhal