Kue Bengbeng adalah kue khas dari Desa Biringere Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep. Kue ini memiliki rasa yang manis dengan isi berupa kacang yang telah dihancurkan. Bahan • Kacang goreng 3 liter • Telur 7 butir • Gula 1 liter • Vanili 1 sendok • Obat garing 1 sendok • Cokelat chocoa 90 gram 1 dos Cara Membuat Bersihkan kacang yang telah digoreng dari kulitnya Setelah itu dicacah-cacah sehingga membentuk potongan-potongan kecil. Campurkan gula dan telur lalu aduk selama 15 menit. Setelah itu masukkan kacang, cokelat dan vanili. Aduk sampai adonan tercampur. Ambil adonan sedikit demi sedikit dengan menggunakan garpu. Bentuk sesuai selera di atas loyan. Bentuk yang biasanya digunakan adalah bundar. Panggang sampai matang. 9.Selesai. Sumber berasal dari https://makassar.tribunnews.com/2016/06/26/ini-beng-beng-khas-pangkep-namanya-beng-beng-biringere-berikut-resepnya SBITB-K3-YustikaBaharsyah
Kuliner khas Makassar yang paling mudah ditemui adalah Coto Makassar. Kuahnya dibuat dari rebusan jeroan bercampur daging sapi yang diiris-iris kecil-kecil. Biasanya soto ini dinikmati bersama ketupat atau burasa khas Makassar. Coto Makassar atau yang kadang disebut dengan nama Coto Mangkasara merupakan kuliner khas kebanggaan masyarakat Makassar. Tidak mengherankan jika Garuda Indonesia menjadikannya menu pilihan dalam penerbangan dari dan ke Makassar. Sajian soto ini sebenarnya tak berbeda jauh dengan jenis soto dari daerah lain di nusantara. Tapi memang, Coto Makassar memiliki kekhasan berupa bumbu rempah dan kacang untuk membuat kuah yang kental. Ada sekitar 40 macam rempah untuk membuat Coto Makassar. Orang Makassar menyebutnya ampah patang pulo. Selain aneka macam rempah, sambal taoco asal Tiongkok pun menjadi bagian tak terpisahkan dari Coto Makassar. Rempah tersebut terdiri dari kacang, kemiri, cengkeh, pala, foeli, sere yang ditumbuk halus, lengkuas, merica, bawang me...
Dahulu, Barongko disajikan sebagai hidangan penutup bagi para raja Bugis. Selain itu juga sering disajikan saat acara adat seperti sunatan, akikah, pernikahan, syukuran dan lain sebagainya. Hingga kinipun Barongko masih biasa disajikan saat pesta adat. Selain itu pula, Barongko masih dapat dijumpai ketika bulan Ramadhan sebagai menu untuk berbuka puasa.[2] Untuk membuat Barongko ini haruslah dikerjakan oleh orang yang sudah berpengalaman. Dengan tujuan untuk mempertahankan kualitas rasa dan kelezatan yang khas dari Barongko. Karena itulah Barongko tidak mudah dijumpai di pasaranpasaran
Resep makana ayam ga gape Bahan ½ ekor ayam 2 sdm minyak untuk menumis Haluskan 6 butir bawang merah 4 siung bawang putih 1 ½ sdt ketumbar,sangrai 2 cm lengkuas ¼ jintan ½ sdt merica 2 cm jahe 1 cm kunyit,sangrai 2 sdt garam 2 sdt gula pasir 2 lembar daun salam 2 batang serai,ambil bagian putih,memarkan 400 ml santan dari ½ butir kelapa ¼ kelapa agak muda,parut,sangrai,haluskan 1 butir jeruk limau,ambil airnya Cara Membuat Resep Masakan Ayam Gagape (Sulawesi Selatan) 1.Bersihkan ayam,potong menjadi 6 bagian.Sisihkan.Panaskan minyak,tumis bumbu halus,daun salam,dan serai sampai harum dan matang.Masukkan ayam,aduk sampai berubah warna. 2.Masukkan santan dan kelapa sangrai,aduk sampai mendidih.Kecilkan api,masak sampai ayam empuk dan santan mengental.Beri air jeruk limau,aduk sekali lagi.Angkat. (Untuk 6 orang) Makan ga gape merupakan kuliner khas Bantaeng. Pada zaman kerajaan makanan ga gape termasuk makanan paling mahal karena hanya bisa di nikmati dan di sajikan kepada para bang...
Makanan gagape merupakan kuliner khas Bantaeng. Pada zaman kerajaan makanan gagape termasuk makanan paling mahal karena hanya bisa di nikmati dan di sajikan kepada para bangsawan di kerajaan Bantaeng. Namun sekarang makanan ini bisa di sajikan Dan di nikmati di saat hari-hari besar seperti hari Raya Idul Fitri, hari Raya Idul Adha. Selain hari-hari besar, makanan ini juga bisa kita temukan pada upacara pernikahan adat Bugis-Makassar. Bahan ½ ekor ayam 2 sdm minyak untuk menumis Haluskan 6 butir bawang merah 4 siung bawang putih 1 ½ sdt ketumbar,sangrai 2 cm lengkuas ¼ jintan ½ sdt merica 2 cm jahe 1 cm kunyit,sangrai 2 sdt garam 2 sdt gula pasir 2 lembar daun salam 2 batang serai,ambil bagian putih,memarkan 400 ml santan dari ½ butir kelapa ¼ kelapa agak muda,parut,sangrai,haluskan 1 butir jeruk limau,ambil airnya Cara Membuat Resep Masakan Ayam Gagape (Sulawesi Selatan) 1.Bersihkan ayam,potong menjadi 6 bagian.Sisihkan.Panaskan minyak,tumis bumbu halus,daun salam,dan serai samp...
Makanan gagape' merupakan kuliner khas bantaeng. Pada zaman kerajaan makanan gagape' termasuk makanan paling mahal karena hanya bisa dinikmati dan disajikan hanya kepada para bangsawan di kerajaan Bantaeng. Namun, sekarang makanan ini bisa disajikan dan dinikmati disaat hari-hari besar seperti Hari Raya Idul Fitrih dan Hari Raya Idul Adha. Selain hari-hari besar, makanan ini juga bisa kita temukan pada upacara pernikahan adat Bugis - Makassar. Bahan: ½ ekor ayam 2 sdm minyak untuk menumis Haluskan 6 butir bawang merah 4 siung bawang putih 1 ½ sdt ketumbar,sangrai 2 cm lengkuas ¼ jintan ½ sdt merica 2 cm jahe 1 cm kunyit,sangrai 2 sdt garam 2 sdt gula pasir 2 lembar daun salam 2 batang serai,ambil bagian putih,memarkan 400 ml santan dari ½ butir kelapa ¼ kelapa agak muda,parut,sangrai,haluskan 1 butir jeruk limau,ambil airnya Cara Membuat Resep Masakan Ayam Gagape (Sulawesi Selatan) 1.Bersihkan ayam,potong menjadi 6 bagian.Sisihkan.Panaskan minyak,tumis bumbu halus,daun sal...
Resep Makanan ayam Gagape': 1/2 ekor ayam 2 sdm minyak untuk menumis haluskan 6 butir bawang merah 4 siung bawang putih 1 1/2 sdt ketumbar,sangrai 2cm lengkuas 1/4 jintan 1/2 sdt merica 1cm kunyit,sangrai 2 sdt garam 2 sdt gula pasir 2 lembar daun salam 2 batang serai,ambil bagian putih,memarkan 400 ml santan dari 1/2 butir kelapa 1/4 kelapa agak mudah, parut, sangrai, haluskan cara membuat Ayam Gagape': bersihkan ayam, potong menjadi 12 bagian. sisihkan. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, daun salam, serai sampai harum dan matang. masukkan ayam, aduk sampai berubah warna masukkan santai dan kelapa sangrai, aduk sampai mendidih. kecilkan api, masak sampai ayam empuk dan santan mengental, aduk sekali lagi. angkat (untuk 6 orang) masakan gagape' merupakan kuliner khas Bantaeng. pada zaman kerajaan, makanan gagape' termasuk makanan paling mahal karena hanya bisa dinikmati dan disajikan kepada para bangsawan dikerajaan Bantaeng. Namun sekarang makanan ini bisa disajikan dan d...
makanan gagape merupakan kulinier khas Bantaeng. pada zaman kerajaan makanan gagape termasuk makanan paling mahal karena hanya bisa dinikmati dan disajikan kepada para bangsawan di kerajaan Bantaeng .namun sekarang makanan ini bisa disajikan dan dinikmati disaat hari hari besar seperti hari Raya idul Fitri ,hari Raya idul adha selain hari hari besar makanan ini juga bisa ditemukan pada upacara pernikahan adat bugis makassar bahan 1/2ekor ayam 2sdm minyak untuk menumis haluskan 6butir bawang merah 4siung bawang putih 1 1/2sdt ketumbar ,sangrai 2cm lengkuas 1/4jintang 1/2sdt merica 2cm jahe 1cm kunyit sangrai 2sdt garam 2sdt gula pasir 2lembar daun salam 2Batang serai ambil bagian putih 400mlsantan dari1/2butir kelapa 1butir jeruk limau ambil airnya cara menbuajahejahejahjahejaheej
Apang Bugis, Kue Sakral yang Kini Komersil Oleh Syariat Tella February 11, 2019 Apang Bugis, Kue Sakral yang Kini Komersil Kue Apang Bugis. (babakbelur.com) 506 SHARES Makassar, Lontar.id – Selama peradaban dunia belum hancur, maka selama itu pula segala persoalan kuliner tidak akan pernah selesai. Perut kita selalu membutuhkan asupan makanan. Baik makanan pokok seperti nasi, sagu, dan jagung, atau hanya sebatas kudapan. Di Sulawesi Selatan (Sulsel), khususnya Suku Bugis, dikenal satu jenis kudapan yang telah ada sejak tahun 60-an, namanya apang. Dulu sekali, kue ini hanya bisa ditemukan saat ada acara-acara penting yang digelar di perkampungan. Dijadikan sesajian dalam prosesi sakral. Apang dinilai memiliki makna mendalam sehingga kehadirannya tidak boleh luput. Apang melambangkan harapan agar kehidupan tenteram dan aman. Baca Juga: Mempertanyakan Kembali Identitas Coto Makassar Dalam buku Calabai, Perempuan dalam Tubuh Lelaki, karya Pepi AL-Bayqunie, ada satu gambaran ceri...