7.617 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ondol-Ondol
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Ondol terbuat dari singkong yang diparut. Ondol memiliki 2 varian, yg pertama adalah ondol asin/gurih dan yg kedua adalah ondol manis.   Cara membuat ondol asin adalah sebagai berikut.  1. Kupas singkong 2. Cuci singkong sampai bersih 3. Parut singkong menggunakan mesin pemarut (agar singkongnya halus merata)  4. Peras singkong, hingga kandungan airnya berkurang 5. Beri bumbu, garam, dan irisan kecil daun bawang muncang 6. Diamkan selama 3 menit agar bumbu meresap 7. Bentuk singkong mejadi bulat-bulatan seperti bola  8. Goreng bulatan tersebut sampai matang   Sedangkan, cara membuat ondol manis adalah sebagai berikut.  1. Kupas singkong 2. Cuci singkong sampai bersih 3. Parut singkong menggunakan mesin pemarut (agar singkongnya halus merata)  4. Peras singkong, hingga kandungan airnya berkurang 5. Bentuk singkong menjadi bulat kecil 6. Potong gula jawa kecil - kecil untuk dijad...

avatar
OSKM18_19718273_Tiara Alunan Dhita
Gambar Entri
Permainan Melempar Kertas khas Kebumen, Umbul
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Tengah

Sebelum berkembangnya teknologi, bangsa Indonesia masih menggunakan permainan-permainan tradisional menggunakan bahan dasar sederhana, yaitu kertas. Dengan menggabungkan seni wayang dan budaya permainan khas Jawa Tengah, permainan umbul merupakan permainan dengan budaya Indonesia yang kuat karena keunikkannya. Umbul lebih terkenal di kalangan anak kecil sehingga sedikit kurang dikenal oleh orang dewasa.   Diambil dari bahasa Jawa, Umbul memiliki arti yaitu “melempar kertas”. Cara bermainnya cukup mudah, yaitu dengan melempar gambar-gambar tokoh wayang yang terbuat dari kertas dengan ukuran 4x6cm. Ada sekitar 50 tokoh wayang yang dapat dipakai dengan 2-4 pemain. Dengan masing-masing pemain memilih 2-3 tokoh wayang, gambar wayang yang kemudian dilempar ke atas bersama-sama dengan satu orang yang ditunjuk untuk melempar. Dilihat dari gambar mana yang jatuh ke tanah (posisi gambar), wayang dengan posisi telentang itulah yang menang. Permainan yang cuku...

avatar
Oskm18_fitb_bella
Gambar Entri
Perjanjian Salatiga
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Tengah

Perjanjian Salatiga   Perjanjian ini menghasilkan sebuah kesepakatan bahwa terjadi pembagian wilayah mataram menjadi 2 yakni Yogyakarta yang dipimpin oleh Hamengkubuwono I dan Surakarta yang dipimpin oleh Sunan Pakubuwono III yang merupakan akhir dari serangkaian konflik di kesultanan Mataram. Tetapi yang terjadi Pangerang Sambernyawa tetap melancarkan perlawanan dan menuntut wilayah Mataram dibagi menjadi 3, akhirnya muncul lah  Perjanjian Salatiga . Sub tema yang akan kita bahas meliputi latar belakang, isi perjanjian, setelah perjanjian, dan generasi baru pasca pembagian wilayah mataram. Latar Belakang Perjanjian Salatiga Setelah dilaksanakan perjanjian Giyanti, ternyata pihak Pangeran Sambernyawa tetap melakukan perlawanan di bekas wilayah Mataram. Raden Mas Said atau dikenal dengan julukan Pangeran Sambernyawa kemudian melawan 3 pihak yang bersekutu yakni Sunan Pakubuwono III, Pangeran Mangkubumi dan VOC (Beland...

avatar
OSKM18_16918097_Arsyi Hanif Budiman
Gambar Entri
Selat Solo
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Solo mempunyai beragam kuliner khas yang wajib para pelancong cicipi apabila berkunjung ke Kota Solo. Salah satu kuliner khas andalan Kota Solo adalah Selat Solo. 

avatar
Oskm18_16518215_zulfikar_nima_arifuzzaki
Gambar Entri
ASAL USUL KOTA KLATEN
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Daerah Kabupaten Klaten semula adalah bekas daerah swapraja Surakarta. Kasunanan Surakarta terdiri dari beberapa daerah yang merupakan suatu kabupaten. Setiap kabupaten terdiri atas beberapa distrik. Susunan penguasa kabupaten terdiri dari Bupati, Kliwon, Mantri Jaksa, Mantri Kabupaten, Mantri Pembantu, Mantri Distrik, Penghulu, Carik Kabupaten angka 1 dan 2, Lurah Langsik, dan Langsir. Susunan penguasa Distrik terdiri dari Pamong Distrik (1 orang), Mantri Distrik (5), Carik Kepanawon angka 1 dan 2 (2 orang), Carik Kemanten (5 orang), Kajineman (15 orang).   Pada zaman penjajahan Belanda, tahun 1749, terjadi perubahan susunan penguasa di Kabupaten dan di Distrik. Untuk Jawa dan Madura, semua provinsi dibagi atas kabupaten-kabupaten, kabupaten terbagi atas distrik-distrik, dan setiap distrik dikepalai oleh seorang wedono.   Pada tahun 1847 bentuk Kabupaten diubah menjadi Kabupaten Pulisi. Maksud dan tujuan pembentukan Kabupaten Pulisi ad...

avatar
Muh_abdaziz
Gambar Entri
Festival Gunung Slamet (FGS)
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Festival Gunung Slamet (FGS) merupakan perayaan yang setiap tahun (biasanya pada bulan september) digelar di lereng gunung slamet, tepatnya di desa Serang, Purbalingga. Sejak tahun 2015, pemerintah kabupaten purbalingga telah mendorong penyelenggaraan festival ini demi melestarikan nilai-nilai budaya dan kesenian yang ada di sekitar lereng gunung Slamet. Hingga saat artikel ini dibuat, FGS sudah dilaksanakan 3 kali dan akan diselenggarakan untuk ke 4 kalinya pada tanggal 27-29 september 2018 nanti. Festival Gunung Slamet diselenggarakan dalam 3 hari. Rangkaian acara hari pertama diantaranya pawai ta'aruf, festival rebana, lomba MTQ, dan Sholawatan. Kemudian pada hari kedua akan diadakan ritual pengambilan air sikopyah, ruwat bumi, dan pagelaran wayang kulit pada malam harinya. Pengambilan air sikopyah merupakan salah satu rangkaian acara penting dalam festival ini. Ritual ini adalah salah satu bentuk pelestarian budaya yang ada di lereng Gunung Slamet sejak zaman dahulu. Ritual...

avatar
Oskm18_16918189_priyo
Gambar Entri
KUPING LOWO
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Kuping Lowo merupakan istilah dalam bahasa Jawa yaitu telinga kelelawar. Penyebutan pada kripik ini dikarenakan bentuknya yang seperti telinga kelelawar (berbentuk segitiga runcing). Kuping Lowo adalah makanan khas dari Jawa Tengah yang bahannya terbuat dari campuran tepung beras ketan dan kelapa muda yang di dalamnya diisi dengan gula merah dan dibentuk seperti kerucut, dengan cara pembuatannya agak rumit, yakni dengan cara dibungkus dengan daun lalu ditusuk dengan biting atau lidi kecil, kemudian dikukus selama satu jam agar rasanya pas dan nikmat. Kuping Lowo biasanya dibuat kalau ada acara hajatan seperti perkawinan atau hajat kematian. Kuping Lowo sangat nikmat dimakan dalam keadaan panas. Namun seiring dengan kemajuan jaman, Kuping Lowo ini sudah jarang ditemukan di masyarakat sekitar. Apalagi orang jaman sekarang yang sudah banyak praktis dan tidak mau repot untuk melakukan acara seperti hajatan tersebut. Kuping Lowo ini masih ada dan masih familiar di telinga warga kota...

avatar
OSKM18_16318250_VERONIKA
Gambar Entri
Gambul, Permainan Bekel dari Tanah Jawa
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Tengah

Gambul adalah salah satu permainan tradisional populer di kalangan anak-anak Jawa pada tahun 90-an. Permainan ini merupakan permainan yang cukup sederhana dan tidak membutuhkan terlalu banyak alat permainan. Di Jawa Barat, gambul hampir serupa dengan bekel. Namun, jika bekel menggunakan biji besi dengan bentuk khusus, maka gambul hanya menggunakan kerikil-kerikil kecil dan bola karet. Gambul bisa dikatakan sebagai versi sederhana dari bekel Cara bermainnya cukup mudah. Bisa dimainkan sendiri, dua orang, maupun lebih dari itu. Caranya adalah, sebarkan batu kerikil di depan pemain. Lalu, pantulkan bola karet. Ketika bola melambung, maka pemain harus memungut kerikil-kerikil yang disebar sebanyak mungkin. Pemain akan dihitung kalah jika bola karet tidak tertangkap kembali oleh tangan pemain. Lalu, pemain akan bergiliran dengan pemain lainnya. Permainan ini sangat sederhana. Tapi permainan ini cocok untuk melatih kesabaran anak-anak sambil mengisi waktu luang. Terkadang,...

avatar
OSKM18_16518289_Hasna Roihan Nafiisah
Gambar Entri
Garang Asem
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Garang asem adalah makanan khas dari daerah jawa tengah khususnya Kudus. Garang asem memiliki rasa perpaduan asam dan pedas. Biasanya garang asem disajikan dengan ayam kampung yang direbus. Rasa asam dari garang asem berasal dari belimbung wuluh yang merupakan salah satu bahan membuat garang asem. #OSKMITB2018

avatar
Oskm18_ftmd_najmi