Anak
471 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Upacara Adat Siluluton
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Di dalam adat istiadat Mandailing, seorang yang pada waktu perkawinannya dilaksanakan dengan upacara adat perkawinan, maka pada saat meninggalnya juga harus dilakukan dengan upacara adat kematian terutama dari garis keturunan Raja-Raja Mandailing. Seorang anak keturunan Raja, apabila ayahnya meninggal dunia wajib mengadati (Horja Mambulungi). Jika belum mengadati seorang anak atau keluarganya tetap menjadi kewajiban/ utang adat bagi keluarga yang disebut mandali di paradaton dan jika ada yang akan menikah, tidak dibenarkan mengadakan pesta ada perkawinan (Horja Siriaon). Pelaksana Upacara Adat Kematian dilaksanakan : A. Pada saat penguburan B. Pada hari lain yang akan ditentukan kemudian sesuai dengan kesempatan dan kemampuan keluarganya. Jika dalam Horja Siriaon bendera-bendera adat yang dipasang di halaman menghadap keluar, maka pada Horja Siluluton bendera-bendera adat dibalik menghadap kerumah sebagai tanda duka cita. Setelah beberapa tahun wafatnya Partomuan Lubis gelar Pat...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Tor-Tor Naposo Nauli Bulung
Tarian Tarian
Sumatera Utara

Tari Tor-Tor Naposo Nauli Bulung adalah merupakan jenis tarian Tor-Tor Sumatera Utara yang khusus di tarikan oleh pemuda-pemuda dan pemudi secara berpasangan. Penampilan tari Tor-Tor Naposo Nauli Bulung biasanya terdiri dari 3 penari wanita dan 3 penari pria, dibarisan terdepan (Na Isembar) adalah para anak gadis yang memiliki marga yang sama misalnya Nasution, maka dibarisan belakang (Pengayapi) adalah para pemuda yang (Harus) bermarga lain misalnya Lubis atau sebaliknya para anak gadis di barisan depan (Na Isembar) bermarga Nasution, sedangkan dibarisan belakang (Panyembar) harus bermarga Lubis atau marga-marga lain seperti Rangkuti, Pulungan, Matondang, Daulae, dan Batubara. Sumber : http://kamisukubatak.blogspot.com/2017/07/tarian-adat-batak-mandailing-terlengkap-se-indonesia.html

avatar
Roro
Gambar Entri
TANGIS BERU SIJAHE
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Sehari setelah delegasi pihak laki2 pulang,Maka ibu sang2 calon pengantin memberikan makanan kepada anak gadisnya secara khusus dengan memotong seekor ayam. Makanan ini disebut nakan panjalan atau nakan pangendotangis. Nakan panjalon artinya mas kawin dari calon menantu laki-lakinya telah diterima, kiranya gadis menerima keputusan tersebut dengan rela dan sengan hati. Pada waktu menyerahkan makanan tersebut ibu si gadis berkata : “ enmo beru kubereken komengan, imo nakan penjalon, enggoh kujalo kami tokormu, bai kalak simerkeleng ate bamu, asa mangan mono kono”. (inilah putriku kuberikan kamu makan, sebagai bukti bahwa kami talah menerima mas kawinmu dari orang yang mencintaimu, untuk itu makanlah). Pada saat menyerahkan makanan tersebut si ibu langsung menangis dengan syair : ternyata inilah makanan perpisahan, ibu berikan kepada anakku, tertawalah putriku ini ibumu, lebih baik rupanya ibu orang lain yang kamu bantu, sehingga kamu menerima pinangan orang lai...

avatar
Roro
Gambar Entri
Rebu Ngerana
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Sumatera Utara

Rebu ngerana bukan berarti tidak boleh berbicara, melainkan ada sesuatu yang membatasi dalam berbicara, pembatasan tersebut merupakan norma atau tata krama dalam berbicara yang telah disepakati oleh masyarakat Karo, sehingga tidak bebas berbicara. rebu ngerana hanya berlaku untuk orang-orang tertentu.  Rebu ngerana berlaku antara laki-laki dan perempuan atau antara perempuan dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki, anak muda dengan orang tua, dan lain sebagainya. Sumber : https://bataksiana.blogspot.com/2017/07/ini-mitos-mitos-dalam-kehidupan-orang.html

avatar
Roro
Gambar Entri
Patuekkon
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Patuekkon adalah tradisi memandikan bayi sebelum pemberian ana oleh kedua orang tua bayi tersebut. Menurut warga Batak nama erupakan doa yang akan selalu tersebut untuk anak tersebut kelak. Sumber :https://shavainistia.wordpress.com/2016/06/07/upacara-adat-yang-masih-lestari-di-kabupaten-simalungun/

avatar
Roro
Gambar Entri
Sipaha Sada Dan Lima
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Berabad-abad lamanya, orang Batak memiliki agama asli Batak yang dikenal dengan Parmalim atau Ugamo Malim. Setiap tahunnya mereka mengadakan dua kali upacara besar. Tetapi mereka juga mengadakan upacara-upaca lainnya. Diantara upacara ritual Ugamo Malim tersebut yaitu, Marari Sabtu, Martutuaek, Mardebata, Pasahat Tondi, dan Mangan Napaet. Sementara dua upacara besarnya yaitu Upacara Sipaha Sada dan Upacara Sipaha Lima. Marari Sabtu merupakan ibadah atau upacara yang dilakukan setiap hari sabtu. Mereka melakukan sembah dan puji kepada Mulajadi Na Bolon di Bale Pasogit (tempat ibadah) pusat maupun cabang/daerah. Dalam upacara tersebut penganut Ugamo Malim diberikan poda atau bimbingan agar lebih tekun berprilaku menghayati Ugamonya. Martutuaek adalah upacara yang dilakukan di rumah atas kelahiran anak sekaligus pemberian nama terhadap anak tersebut. Mardebata adalah upacara yang dilakukan masing-masing penganut Ugamo Malim, upacara ini tidak melibatkan orang lain. Pasaha...

avatar
Aze
Gambar Entri
Open Air Museum Rumah Bolon Purba
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Sumber : Arsip Museum Provinsi Sumatera Utara Museum Rumah Bolon Purba  bersama perangkat bangunannya dibangun sekitar abad XVI oleh Raja Purba. Lokasi museum ini cukup strategis, berjarak 180 km dari Bandara Polonia-Medan dan serta sejauh 205 km dari Pelabuhan laut Belawan. Koleksi museum ini terdiri dari Rumah Bolon Purba, Balai Bolon, Pantangan Raja, Pantangan Permaisuri, Jambur, Balai Buttu, Jabu Jungga, dan Lesung. Selain mengetengahkan koleksi bernilai kultural, museum ini juga mengagendakan berbagai kegiatan, di antaranya ceramah dan diskusi. Rumah bolon merupakan bekas istana Raja Purba yang terdiri dari 2 bagian, yaitu bagian depan (lopou) yang dipakai untuk tinggal raja dan tamu-tamunya, dan bagian belakang dipakai untuk istrinya yang berjumlah 12 orang dan anak-anaknya. Rumah ini menghadap ke timur. Sumber :https://situsbudaya.id/open-air-museum-rumah-bolon-purba-sumatera-utara/

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Karo Lingga
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Sumber : Arsip Museum Provinsi Sumatera Utara   Yayaasan Museum Karo Lingga, demikian bunyi papan nama yang membuat saya turun dari mobil. Saya melongok ke dalam dan tampak sebuah rumah panggung sederhana dengan atap bertumpuk khas Karo. Saat saya disana musik dari organ tunggal berbunyi nyaring. Telinga saya sibuk mencari asal suara. Rupanya sedang ada pesta pernikahan di sebuah jambur tidak jauh dari museum. Saya abaikan keramaian itu meski saya cukup penasaran dengan prosesi pernikahan adat Karo. Bangunan seperti rumah adat yang berada di depan museum rupanya sebuah gereja. Tepatnya sebuah gereja Katholik bernama Gereja Santo Petrus Lingga. Bangunan utama gereja menyerupai rumah adat Karo dilengkapi dengan menara lonceng dengan lambang salib di puncaknya. Museum Karo Lingga menempati sebuah rumah sederhana. Saya perlu menaiki tangga kayu dan melintasi beranda berlantai bambu. Memasuki museum, tampak di hadapan sebuah ruangan sangat sederhana menyerupai...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Simalungun
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Sumber : Arsip Museum Provinsi Sumatera Utara Siapa yang tak kenal Parapat ? Lokasi wisata pantai tersebut kerap dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Daerah wisata tersebut terdapat di daerah Simalungun, Sumatera Utara. Selain Parapat, di Simalungun juga terdapat obyek wisata Dolok Simarjarunjung dan Museum Simalungun. Namun tampaknya nasib baik tak berpihak pada Museum Simalungun yang terdapat di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 10 Kota Pematang Siantar, Simalungun itu. Padahal museum tersebut cukup kaya akan koleksi barang-barang peninggalan sejarah dan budaya Simalungun, baik itu peninggalan arkeologi maupun etnografi yang berumur ratusan tahun seperti samborik (alat rumah tanggayang terbuat dari kuningan untuk tempat sirih persembahan dan makanan adat), losung (alat menumbuk padi), baluhat (tempat air dari bambu), sapah (piring kayu) dan patiman (mangkok kayu tempat lauk-pauk), parlobong (kayu untuk membuat lobang untuk menanam padi), hudali (cangkul tem...

avatar
Roro