Masjid Atta’awun Masjid Atta’awun adalah masjid yang berada di Kawasan Puncak, Bogor dan menjadi salah satu tempat ibadah yang juga menjadi tempat wisata di kawasan tersebut. Berawal dari kebutuhan sarana ibadah untuk para tenaga kerja di perkebunan teh milik PT. Gunung Mas, dibangunlah sebuah masjid kecil yang lokasinya strategis bagi warga sekitar yaitu di pinggir Jalan Raya Puncak. Sebagian orang menyebut masjid ini sebagai Masjid Mbak Tutut, merujuk pada nama dari putri Soeharto. Sebagian lagi menyebut bahwa masjid ini milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dulunya diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat yang saat itu menjabat, R Nuriana. Pada awalnya masjid ini memiliki sedikit jamaah....
Godong Ijo terletak di Jl Cinangka, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, Depok. Berdiri di atas lahan seluas 2,5 hektar ini merupakan objek wisata yang memiliki green house dengan perlengkapan budidaya tanamannya, showroom tanaman yang di dalamnya terdapat salon tanaman pula, restoran, took alat pertanian, gedung pertemuan dan tempat pemancingan. Fasilitas pemancingannya sendiri bernama Banyu Ijo Lake Fishing dengan setu seluas 4.000meter dan kedalamannya 5meter yang dilengkapi dengan tempat lesehan dan fasilitas hot spot internet juga. Sesuai dengan namanya (Godong Ijo = daun hijau) tempat wisata edukasi ini dipenuhi dedaunan hijau. Ketika melewati gerbang kita sudah merasakan teduhnya dedaunan rindang dari pohon-pohon yang ada di kiri dan kanan kita. Hal ini mengingatkan kita akan suasana di Kebun Raya Bogor. Beberapa pohon besar menaungi kita sampai masuk ke dalam area. Hembusan angin di antara dedaunan, juga membuat kita merasa le...
Naskah berbahan kertas daluang, isi naskah diawali dengan hubungan perdagangan antara negeri-negeri seberang dengan pulau-pulau di Bumi Nusantara yang sangat ramai. Kisah permusuhan di antara kerajaan Pandhya, Cola, dan Cera, menjadi perang yang berkepanjangan. Kemudian penyerangan Sanjaya kepada Galuh yang tiba-tiba dan berhasil membunuh Prabhu Purbasura dan menjadikan Sanjaya sebagai Raja Sunda dan Galuh. Penyerangan Sanjaya terhadap Kuningan yang dibantu oleh ayahnya, Sang Sena. Sanjaya melanjutkan penyerangan ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. OSKMITB2018
Huap Lingkung adalah salah satu ritual dalam adat Sunda yang dilakukan dalam upacara pernikahan. Huap Lingkung terdiri dari dua kata dalam bahasa Sunda yaitu 'Huap' dan 'Lingkung'. Huap sendiri bermakna suap-suapan, dan 'Lingkung' dalam bahasa Sunda bermakna seperti lingkungan kerabat terdekat. Jadi Huap Lingkung memiliki arti suap-suapan yang disaksikan oleh seluruh keluarga dan kerabat - kerabat terdekat. Alat-alat yang dibutuhkan dalam upacara adat Huap Lingkung yaitu baki, piring, gelas, kobokan, dan serbet. Sedangkan bahan yang dibutuhkan dalam upacara adat Huap Lingkung yaitu, nasi punar (13 bulatan kecil), air minum, dan ayam bakakak. Urutan dalam upacara adat Huap Lingkung meliputi: Kedua orang tua mempelai mencuci dan membilas tangan dalam air kobokan. Kedua Ibunda mempelai menyuapkan nasi punar kepada masing-masing anaknya. Kedua Bapak mempelai menyuapkan nasi punar kepada masing-masing menantunya. Kedua mempelai mencuc...
Sisingaan atau menggotong singa merupakan salah satu jenis pertunjukkan rakyat khas Subang. Biasanya Sisingaan sering ditampilkan ketika ada acara khitanan bagi anak-anak. Sisingaan mulai muncul pada saat kaum penjajah menguasai Subang, yakni pada masa pemerintahan Belanda tahun 1812. Masyarakat Subang saat itu mendapatkan tekanan secara politis, ekonomis, sosial, dan budaya dari pihak Belanda maupun Inggris. Namun masyarakat tidak tinggal diam, mereka melakukan perlawanan, perlawanan tersebut tidak hanya berupa perlawanan fisik, namun juga perlawanan yang diwujudkan dalam bentuk kesenian. Bentuk kesenian tersebut mengandung unsur sindiran secara tak langsung melalui symbol/lambing yang memiliki makna tersembunyi. Salah satu perwujudan atau bentuk ekspresi masyarakat Subang, dengan menciptakan salah satu bentuk kesenian yang kemudian dikenal dengan nama sisingaan. Kesenian sisingaan merupakan bentuk ungkapan rasa ketidakpuasan,...
Jaman sekarang, teknologi sudah sangat canggih dan orang-orang sudah jarang yang memanfaatkan benda atau alat tradisional dalam berbagai bidang, termasuk dalam pengobatan dan kesehatan. Orang-orang lebih memilih untuk berobat ke dokter atau rumah sakit dibanding membuat obat tradisional yang jauh lebih praktis dan mudah. Menurut Wikipedia, obat tradisional adalah obat-obatan yang diolah secara tradisional, turun-temurun, berdasarkan resep nenek moyang, adat istiadat, kepercayaan, atau kebiasaan setempat, baik bersifat magic maupun pengetahuan tradisional. Walau saat ini obat-obatan tradisional sudah jarang digunakan, tidak ada salahnya untuk kita mempelajari macam-macam obat tradisional yang saat ini sulit ditemukan. Salah satunya daun gedi. Daun gedi berasal dari daerah Kadungora, Garut dan mulai ditemukan sekitar tahun 70an, karena jaman dulu pengobatan ke dokter dan obat obatan masih jarang, susah dicari, ada seorang kakek yang mencoba mengobati demam dengan memetik...
Panjat Pinang adalah salah satu permainan khas yang sering dijadikan perlombaan pada perayaan 17 Agustus, hari kemerdekaan Indonesia. Nama permainan ini sudah tidak asing lagi, karena permainan pasti ada pada perlombaan 17 Agustus di sekitar daerah kalian. Panjat Pinang adalah permainan di mana beberapa orang berlomba untuk memanjat pohon pinang (pohon yang sangat tinggi) untuk mengambil hadiah yang diletakkan di paling atas pohon tersebut. Biasanya hadiah yang diberikan sangat menarik dan beragam, sehingga para peserta akan berlomba-lomba memanjat untuk mencapai puncak terlebih dahulu. Seiring perkembangan zaman, lomb panjat pinang ini mulai diadaptasikan sehingga mudah dilakukan di mana saja. Pohon pinang dapat diganti dengan pohon-pohon tinggi lainnya, seperti pohon pisang, ataupun pohon bambu yang panjang. Bhkan bila lomba ini di tengah perkotaan, peserta harus memanjat sebuah tiang yang tinggi saja. Untuk menyulitkan peserta, biasanya pohon/tiang yang akan dipan...
Dalam Khazanah kesenian Cirebon dan khazanah kesenian Priangan, jenis kesenian yang selalu menampilakan ceritera dengan pelaku manusia adalah wayang wong. Seperti dijelaskan oleh Soedarsono, kata "wayang" dalam bahasa Jawa kuno (kawi) berarti "bayangan" atau "pertunjukan bayangan" dan kata wwang berarti manusia. Jadi wayang wwanh adalah pertunjukan wayang yang semula aktor-aktrisnya berupa boneka dari kulit atau golek kemudian diganti dengan manusia. Setiap wayang wong Priangan memiliki cara pertunjukan khas. Cara adalah jalan (aturan, sistem) melakukan/menyajikan wayang wong Priangan untuk dipertunjukkan kepada masyarakat. Dari pertunjukan wayang wong Priangan sejak masa sebelum kemerdekaan sampai masa setelah kemerdekaan yang di alami oleh kelompok-kelompok di kalangan menak dan kelompok-kelompok di kalangan rakyat, terdapat dua cara pertunjukkan: Mandiri Mandiri adalah cara pertunjukan yang tidak bergantung pada orang lain, melainkan diselenggarakan/diadakan oleh ke...
Mapag Tamba adalah salah satu bagian dari rangkaian ritual budaya agrari pada kalender tani di desa-desa Indramayu, dmulai dengan sedekah bumi, mapag tamba, dan ditutup dengan mapag sri. Tradisi ini merupakan ritual selama 40 hari setelah masa tanam padi. Di daerah lain, Mapag Tamba ini sering disebut Tolak Bala . Pada prosesi Mapag Tamb a ini dilakukan dengan cara membawa air tambak ke dalam batang bambu yang berasal dari sesepuh setempat. Mapag Tamba ini kabarnya sudah ada sejak ratusan silam, dan sampai sekarang masih bertahan. Air dalam batang bambu itu biasanya dibawa oleh pamong desa (wadyabala nibakena tamba), yang dibagi beberapa kelompok. Tugas pamong desa ini menguncurkan air suci sepanjang garis perbatasan desa. Para pamong ini biasanya mengenakan pakaian serba putih, dan tidak boleh bicara apapun selama prosesi ritual berlangsung. Tujuan Mapag Tamba ini sebenarnya menyangkut hajat orang banyak, yaitu...