Bahan-bahan: daun singkong 3 ikt. kelapa 15bh. Bumbu-bumbu: bawang merah 1sdm garam1 btr Cara Membuatnya : 1. Daun singkong ditumbuk halus. 2 . Kelapa diparut dibuat santan kental. 3. Bawang merah di-iris2 4. Daun singkong yang telah ditumbuk dimasukkan kedalam santan beserta bawang merah dan garam. 5. Dimasak jangan terlalu kering. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno
Bahan: Padi sisa yang ketinggalan diladang (belum tua benar, berbutir, belum menguning) 1 kg. Bumbu: Gula putih/aren 2 ons Cara Memasaknya: Tjara membuatnja : 1. Butir-butir padi direbus 1/2 jam lamanya. 2. Di jemur sampai kering. 3. Dilepaskan dari butiran, kemudian ditumbuk dan ditampi. 4. Beras yang hijau dan lembab ini dimakan bersama gula aren yang di-iris2 terlebih dahulu. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno
Bahan: Daging sapi atau kerbau, kambing atau babi Bumbu-bumbu: Darah daging itu sendiri Kunyit 5 iris Jahe 5 iris Lombok merah 1 ons Bawang merah 10 biji Lada 1 sdm Kemiri 5 biji Ketumbar 1 sdm Serai 3 batang Jeruk nipis 2 biji Cara membuatnya: 1. Daging dicincang. 2. Digoreng lemaknya sendiri sampai masak. 3. Dicampur dengan bumbu-bumbu yang digiling halus. 4. Setelah masak benar, dicampuri darah yang dicampur jeruk nipis dengan garam secukupnya, dan didiamkan 5 menit lamanya, sebelum dipakai. Keterangan: Masakan yang paling disukai oleh suku bangsa Batak. Kalau potongan-potongan daging masih kasar, masakan ini dinamakan tanggo-tanggo. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 670
Bahan : - Udang kupas 250 gram - - Kelapa muda parut 1/2 butir - - Bawang merah 3 butir, iris halus - - Bawang putih 1 siung, iris halus - - Cabe merah 3 buah, belah dua - - Air 250 ml - - Daun singkong muda 2 ikat, tumbuk - - Kacang tanah 5 tangkai, potong 4 cm - - Terung kecil 1/2 cangkir - Cara membuat : 1. Rebus udang, kelapa parut, bawang merah, bawang putih dan cabai merah dengan 250 ml air hingga mendidih. 2. Tumbuk daun singkong hingga halus. Lakukan cepat supaya tidak berair, masukkan ke dalam rebusan air dan udang (jangan diaduk). 3. Masak sebentar hingga mendidih, baru diaduk rata. 4. Masukkan kacang panjang dan terung kecil, aduk rata. 5. Masak hingga semua sayuran matang dan air mengering. Sajikan. sumber: http://resepmasakanlengkap.blogspot.co.id/2009/09/utan-tuk-tuk.html?
1. BAHAN Ikan mas (lele,gabus) 1 ekor 2. BUMBU 1) Lokio dengan daunnya 10 buah 2) Jahe 4 rsj 3) Lombok merah 2 ikat 4) Asam 5 mata 5) Sereh 1 batang 6) Garam 1 sendok makan 7) Kunyit 4 sendok teh 3. CARA PEMBUATAN 1) Ikan dibersihkan dan dipotong-potong. 2) Bumbu-bumbu dihaluskan kecuali sereh. 3) Air dimasak dalam panci, jika telah mendidih, ikan dan bumbu dimasukkan. 4) Dimasak sampai airnya habis. https://hobimasak.info/resep-mangarsik-tapanuli/
Godo-godo merupakan makanan pokok orang Nias yang terbuat dari ubi jalar. Makanan ini tidak memerlukan terlalu banyak bahan dan mengeluarkan banyak uang. Ini merupakan makanan yang praktis yang bisa disajikan untuk keluarga. Bahan-bahan 5-10 orang ubi jalar gula pasir minyak makan gula halus secukupnya Garam Langkah 5 menit 1. Kupas kulit ubi jalar, cuci bersih, kemudian di parut. 2. Campurkan gula pasir dengan ubi jalar, kalau perlu tambahkan g...
Suku bangsa Nias mempunyai adat dan upacara perkawinan yang khas. Pada suku bangsa ini peran seorang tetua adat yang dinamakan 'MADO' penting, karena ia menentukan apakah seorang pemuda dan seorang gaids menurut aturan adat boleh dikawinkan. namun syarat terberat bagi seorang pemuda Nias yang hendak kawin adalah soal mas kawinnya. Mas kawin amat besar dan sulit dipenuhi oleh kebanyakan pemuda. Umumnya mas kawin tersebut berupa 100 ekor babi dewasa. Pria yang belum sanggup membaar mas kawin, tetapi sudah hendak menikah boleh saja, namum sebagai gantinya ia harus bekerja mengabdi pada mertuanya, sampai mas kawinnya lunas. Adat perkawinan Nias dimulai dengan masa pertunangan. Masa ini ditandai dengan pengiriman sejumlah emas pada upacara mamebola dari pihak keluarga pria pada kelarga wanita. Sebagai imbalan, pihak wanita memerikan sekantong daging bai rebus yang mereka sebut simbi. Daging yang dikirim dipilihkan bagian rahang bawah, jantung, dan hati. Semuanya dibungkus dal...
Bahan: Daging ayam 1 kg Bumbu-bumbu: Lada 10 biji Cengkeh 3 biji Pala 3 iris Bawang merah yang dibakar dahulu 3 biji Kemiri dibakar 15 biji Jahe 5 iris Andaliman 2 untai kecil Garam 5 sdm Bawang putih 2 biji Jeruk sundai (sitrum) 5 biji Air 7 butir Cara membuatnya: 1. Bumbu digiling sampai halus. 2. Daging ayam dicincang sampai halus. 3. Bumbu dicampur dengan daging, ditumbuk sampai lumat betul. 4. Air dimasak sampai mendidih, kemudian campuran yang lumat itu dimasukkan. 5. Diteruskan mendidih selama 15 menit. 6. Diangkat dari api. 7. Diperasi jeruk sundai. Keterangan: Diminum seluruhnya, baik untuk ibu yang sedang melahirkan atau orang yang sudah tua Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 1148
Bahan: Gabah padi yang belum tua 1 kg Bumbu-bumbu: Gula pasir atau gula aren 1/5 kg Kelapa 1 biji Garam secukupnya Cara membuatnya: 1. Gabah digoreng tanpa minyak sampai setengah kering. 2. Ditumbuk panas-panas secara cepat, juga sampai dingin. 3. Ditampi. 4. Kelapa dikukur dan dicampuri gula dan garam. 5. Butiran padi yang berbentuk tipis dan lebar dicampuri gula dan kelapa. Keterangan: Dinamakan juga Sinaok atau Tipa-Tipa Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 1030