Adat Nusantara
104 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
PAKAIAN ADAT TRADISIONAL PANGSI
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Banten

Untuk masyarakat Baduy masih mengenakan pakaian adat tradisionalnya dalam kehidupan sehari-hari. Baduy Dalam sering mengenakan pakaian adat berwarna putih yang melambangkan kesucian. Sementara Baduy Luar mengenakan pakaian adat berwarna hitam.

avatar
Nurulhanif
Gambar Entri
Dogdog Lojor
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Banten

Dogdog merupakan alat musik yang terbuat dari batang kayu bulat, tengahnya diberi rongga, namun kedua ujung ruasnya mempunyai bulatan diameter yang berbeda (± 12 – 15 cm) dengan panjang ± 90 cm. Pada ujung bulatan yang paling besar ditutup dengan kulit kambing yang telah dikeringkan dan diikat dengan bambu melingkar yang dipaseuk/baji untuk menyetel suara atau bunyi. Suara yang dihasilkan akan berbunyi dog dog dog (dalam telinga orang Sunda). Oleh karena itu alat ini diberi nama Dog Dog. Sedangkan kata lojor berarti lonjong atau lodor yang sepadan dengan kata panjang. Jadi Dogdog Lojor sama artinya dengan Dogdog Panjang. Kesenian ini berkembang di Banten bagian Selatan Kabupaten Lebak, dengan pemain berjumlah 12 orang. Pada awalnya pertunjukan seni Dogdog Lojor ini, dilakukan sebagai pelengkap dalam rangka pelaksanaan upacara adat seperti Seren Taun, sedekah bumi ataupun ruwatan. Oleh karena itu, pertunjukan Dogdog Lojor dilaksanakan secara khidmat. Sejalan d...

avatar
Putrigiras
Gambar Entri
Sedekah Bumi
Ritual Ritual
Banten

Sekitar tahun 1950-an ada seorang tokoh Tionghoa peranakan bernama Pek Chunyo dan tokoh pemuda Betawi bernama Bosin yang berkompromi untuk menyelenggarakan kegiatan Sedekah Bumi, dengan alasan bahwa "kita buang air di bumi, makan kita dari bumi". Di daerah Lengkong setiap tahunnya ada "kewajiban" untuk mensyukuri keberadaan manusia di bumi, dalam bentuk perayaan makan makanan hasil bumi diselingi tontonan topeng dan doa bersama. Kegiatan tersebut berlangsung hingga tahun 1952, diikuti oleh 30 kepala keluarga Lengkong , diiringi hiburan tontonan topeng grup tholay Tangerang, dilanjutkan makan dan doa bersama dengan harapan tahun berikutnya mendapatkan keberkahan. Pada tahun 1953, tiga tahun menjelang Pemilu 1955, terjadi kekacauan di hampir semua wilayah Indonesia dan berdampak pula dengan situasi keamanan masyarakat Lengkong. Pada masa itu adalah masanya "gerombolan" atau sebuah pemberontakan dalam bentuk perampokan massal kepada masyarakat yang dilakukan oleh para "pejuang"...

avatar
Oase
Gambar Entri
Batik Lereng Lesung
Motif Kain Motif Kain
Banten

Awal kemunculan batik Lereng Lesung bermula pada Lomba Desain Batik Cilegon 2006 yang diadakan Bidang Pariwisata dan Budaya Despindak. Hingga akhirnya batik Lesung diproduksi dan dipatenkan oleh Wali Kota Cilegon sebagai batik khas Cilegon. Simbol ”Rumput Laut” yang di padu dengan ”isem-isem cecek krambyang” menggambarkan letak geografis Kota Cilegon yang dibatasi oleh garis pantai yang penuh dengan interaksi sebagai kota yang dinamis bagai air laut terus bergerak menghasilkan gelombang dan riaknya, hingga menjadikan kota ini serat dengan dinamika kehidupan. Simbol ”Lesung” diangkat dari salah satu seni budaya tradisional Kota Cilegon yakni Bandrong Lesung yang merupakan seni budaya yang berkembang dalam masyarakat Kota Cilegon, sekaligus merupakan kristalisasi dari nilai-nilai budaya, estetika, sikap, dan tata kehidupan masyarakat Kota Cilegon. Selain itu simbol lesung berfungsi simbol kembar (lesung = kapal) dan ranta...

avatar
Dita Indrani
Gambar Entri
Congcot
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Congcot sudah ada sejak Baduy terbentuk. Nasi tumpeng yang dibungkus daun aren ini merupakan sebuah penghargaan dari masyarakat Baduy untuk tokoh-tokoh adat setempat dan keluarga yang dihormati seperti orang tua kandung, kakak saudara kandung, dan saudara-saudara dekat lainnya. Makna congcot adalah simbol penghargaan untuk para kokolot/tokoh adat. Congcot dibuat setiap acara pernikahan dan sunatan dengan jumlah paling sedikit 50 buah. Isi dari congcot ada nasi, ayam, dan alat sirih pinang (sepaheun). Sebenarnya congcot tidak dapat langsung dimakan karena congcot adalah nasi setengah matang, begitupun lauknya yang salah satunya ayam hanya dipanggang hingga kering, baru dapat dimakan setelah dimasak lagi. Kehadiran congcot tidak hanya di acara manis, ada pula di acara kematian. Isi dari congcot memang tak begitu mewah, namun dengan congcot masyarakat dapat memberitahu orang terhormat di Kanekes bahwa orang tersebut sudah selesai melakukan acara selamatan lewat nasi t...

avatar
Oase
Gambar Entri
Tradisi Bercocok Tanam Padi Masyarakat Adat Kasepuhan Cisungsang
Ritual Ritual
Banten

Ada 18 tahap dalam sistem pertanian bercocok tanam padi secara tradisional di Kasepuhan Cisungsang, Kab. Lebak, Banten Masing masing tahap biasanya dibarengi juga dengan ritual yang wajib sifatnya.  

avatar
henriana hatra
Gambar Entri
Lepet
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Lepet adalah makanan yang banyak ditemukan di sejumlah daerah yang tersebar di nusantara. Daerah penghasil lepet yang paling terkenal adalah dataran  Sunda  dan provinsi Banten. Kalau kamu berkunjung ke kota Serang, cukup banyak penjual lepet. Lepet sendiri adalah jajanan pasar yang mirip seperti nasi. Bedanya, lepet menggunakan beras ketan dan kelapa yang dibalut dengan daun kelapa muda untuk kemudian dikukus. Lepet atau lepat mempunyai cita rasa yang gurih akibat penggunaan kelapa. Tekstur yang dimiliki oleh lepet empuk sehingga bisa dimakan oleh semua usia produktif. Meskipun makanan khas Banten satu ini mempunyai tampilan yang sederhana, tapi perihal pembuatannya ternyata tidak semudah yang kebanyakan orang kira, terutama untuk membuat bungkusan agar melilit rapi itu diperlukan keahlian khusus dari pembuatnya. http://makananoleholeh.com/makanan-khas-banten/

avatar
Afifah Amirotul
Gambar Entri
Gerem Asem
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Serang, Banten yang kita kenal ketika masa perjuangan bangsa Indonesia dulu, ternyata menyimpan sebuah resep dengan rasa khas Nusantara. Namanya “Gerem Asem”. Masakan yang bisa dibilang beda dari yang lain ini mempunyai cita rasa yang unik. Disamping rasa gurih seperti umumnya  masakan  lain, ada rasa unggulan tersendiri yaitu rasa pedas yang nendang berpadu rasa asam yang membuat sensasi rasa yang menakjubkan. Gerem asem berbahan dasar daging ayam atau bebek, atau bisa juga diganti dengan daging lainnya sesuai selera. Namun, meskipun rasa pedas yang tiada tara, tidak akan membuat perut kita mulas-mulas atau gimana, karena perpaduan bahan-bahan di dalamnya mampu menetralisir efek samping dari rasa pedas maupun asamnya. Untuk segera merasakan sensari rasanya, mari kita langsung aja simak tutorialnya: Siapkan : 1 ekor Bebek atau ayam kampung 1/4 kg Cengek 1/4 kg Bawang merah Asem Campaluk tamarind / atau asem...

avatar
Muthi Ashriyanti Tarya
Gambar Entri
Misteri dan Karomah Batu Qur’an Pandeglang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Misteri dan Karomah Batu Qur’an Pandeglang http://kumpulanbaru.blogspot.co.id/2015/12/misteri-dan-karomah-batu-quran.html Dalam catatan sejarah, awal mula munculnya pemandian Batu Quran yang terletak di kaki Gunung Karang, tepatnya di Desa Kadubumbang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang berkaitan erat dengan Syekh Maulana Mansyur, ulama Banten yang terkenal di abad ke 15. Konon lokasi di mana Batu Quran ini dahulu diyakini adalah pijakan kaki Syekh Maulana Mansyur ketika hendak pergi berhaji ke tanah suci, Mekkah.   Dengan membaca basmalah sampailah beliau ke tanah suci, Mekkah. Ketika Syekh Maulana Mansyur pulang dari Mekkah, dia muncul bersama dengan air dari tanah yang tidak berhenti mengucur. Banyak orang  menyakini bahwa air yang mengucur tersebut adalah air zam zam. Syekh Maulana Mansyur kemudian bermunajat kepada Allah dengan salat dua rakaat di dekat keluarnya air tersebut. Selesai salat Syekh Maulana Mansyur kemudian...

avatar
Sifqa