monedas para el FC mobile Visité Buyfc26coins.com. ¡Excelente! Recomendado al 100%..NHkd
374 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kecapi Sulawesi Selatan
Alat Musik Alat Musik
Sulawesi Selatan

Merupakan alat musik petik dari Sulawesi Selatan khususnya suku  Bugis. Kecapi  biasanya ditampilkan pada acara penjemputan para tamu, perkawinan, hajatan, bahkan hiburan pada hari ulang tahun. Menurut sejarahnya kecapi ditemukan atau diciptakan oleh seorang pelaut, sehingga bentuknya menyerupai perahu yang memiliki dua dawai, diambil karena penemuannya dari tali layar perahu dan sampai saat ini masih terus dilestarikan dan dijadikan kekayaan seni yang sangat bernilai bagi masyarakat asli Sulawesi Selatan. Membutuhkan latihan khusus untuk dapat memainkan alat musik ini dengan penuh penghayatan, tak jarang latihan dilakukan di alam terbuka agar dapat menyatukan rasa dan jiwa sang pemetik kecapi, lebih dari itu semua suara yang dihasilkan dari alat musik ini akan menenangkan jiwa para pendengarnya, dan mampu membawa suasana alam terhanyut dengan buaian nada-nada yang indah dari kecapi. Kecapi biasanya digunakan dalam penjemputan tamu acar...

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Pakaian Adat Sulawesi Selatan
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sulawesi Selatan

Konon dahulu kala, ada peraturan mengenai pemakaian baju bodo. Masing-masing warna manunjukkan tingkat usia perempuan yang mengenakannya.1. Warna jingga, dipakai oleh perempuan umur 10 tahun.2. Warna jingga dan merah darah digunakan oleh perempuanumur 10-14 tahun.3. Warna merah darah untuk 17-25 tahun.4. Warna putih digunakan oleh para inang dan dukun.5. Warna hijau diperuntukkan bagi puteri bangsawan6. Warna ungu dipakai oleh para janda.

avatar
Meta Indriyani Kurniasari
Gambar Entri
Rumah adat Tongkonan
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Selatan

Rumah adat yang terdapat di Sulawesi Selatan terdiri dari beberapa jenis, diantaranya adalah Tongkonan (Tana Toraja), Bola Soba (Bugis Bone) dan Balla Lompoa (Makassar Gowa). Tongkonan: Konon kata tongkonan berasal dari tongkon, yang berarti duduk. Dahulu rumah ini merupakan pusat pemerintahan, kekuasaan adat, dan perkembangan kehidupan sosial budaya masyarakat Toraja. Rumah ini tidak bisa dimiliki oleh perseorangan melainkan turun temurun oleh keluarga atau marga suku Tana Toraja. Dengan sifatnya yang demikian, tongkonan mempunyai beberapa fungsi. Antara lain sebagai pusat budaya, pusat pembinaan keluarga serta pembinaan peraturan keluarga dan kegotong royongan, pusat dinamisator, motivator, dan stabilator sosial. Tongkonan mempunyai fungsi sosial dan budaya yang bertingkat-tingkat di masyarakat. Dikenal beberapa jenis, antara lain tongkonan layuk atau tongkonan pesio'aluk, yaitu tempat menyusun aturan-aturan sosial keagamaan. Ada juga tongkonan pekaindoran...

avatar
Meta Indriyani Kurniasari
Gambar Entri
Tari Kipas
Tarian Tarian
Sulawesi Selatan

Tari Kipas, tari yang mempertunjukkan kemahiran para gadis dalam memainkan kipas samhil mengikuti alunan lagu.

avatar
Meta Indriyani Kurniasari
Gambar Entri
Tari Bosara
Tarian Tarian
Sulawesi Selatan

Tari Bosara, merupakan tarian untuk menyambut para tamu terhormat. Gerakan-gerakan badannya sangat luwes.

avatar
Meta Indriyani Kurniasari
Gambar Entri
Bugis, Ma Rencong
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sulawesi Selatan

Marencong rencong kelongku marencong rencong marencong rencong Kelong nipassama riya, nakukelongang atu dendang baule Natupare pangurangi, lontaja eja menjo Owe dendanga da dum ba owe para mata bengko na

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
kepercayaan masyarakat dusun Katteong, kabupaten Pinrang
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

kepercayaan masyarakat terhadap suatu hal yang mungkin menakutkan seperti menghormati seseorang yang telah meninggal dunia dengan mengadakan ritual acara yang masyarakat sekitar menyebutnya dengan "Paddoa/ayunan raksasa" yang di adakan setiap setahun sekali yang diadakan oleh masyarakat sekitar.acara ini juga sering dijadikan sebagai ajang promosi kebudayaan kepada seluruh masyarakat.acara ini diramaikan dengan "Pagganrang/permainan gendang dan lesung".serta acara makan sapi setiap hari pertama dan hari terakhir oleh masyarakat sekitar dan para pejabat daerah/tamu penting.acara berlangsung sekitar 1 minggu.

avatar
Andiananda24
Gambar Entri
Rambu Solok
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

            Mayoritas penduduk suku Toraja, hingga enam puluh persen masih memegang teguh kepercayaan nenek moyangnya, maka adat istiadat yang ada sejak dulu tetap dijalankan sekarang. Sebagai penganut Aluk Todolo masyarakat Suku Toraja mengenal dan masih melestarikan dua ritual besar dalam daur hidupnya, yaitu: Upacara kegembiraan yang disebut  Rambu Tuka  dan upacara kedukaan yang disebut  Rambu Solok . Upacara  Rambu Solok  adalah   jawaban dari ketidakpastian akan misteri kehidupan setelah mati, agar terhapuskan segala kekhawatiran akan nasib si mati di alam baka. Karena ajaran Aluk Todolo menurut orang Toraja berisi konsep kepercayaan terhadap alam kehidupan setelah mati. Ajaran ini menganggap bahwa arwah seseorang setelah mati tidak hilang begitu saja melainkan kembali ke suatu tempat yang dianggap sebagai alam arwah atau sebagai tempat asal-usul leluhur merek...

avatar
Oase
Gambar Entri
Putri Tandampalik
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Alkisah,  pada  zaman dahulu kala, di sebuah daerah di Provinsi Sulawesi Selatan,  berdiri  sebuah kerajaan yang bernama Kerajaaan Luwu. Kerajaan ini  dipimpin oleh seorang  raja atau  datu  yang bernama La Busatana  Datu Maongge, atau sering  dipanggil Raja Luwu atau Datu Luwu. Ia adalah  seorang raja yang adil, arif dan  bijaksana, sehingga rakyatnya hidup  makmur dan sentosa. Datu Luwu mempunyai seorang  putri yang cantik  jelita dan berperangai baik, namanya Putri Tandampalik. Berita   kecantikan dan perangai baiknya tersebar sampai ke berbagai negeri di  Sulawesi  Selatan. Pada  suatu hari, Raja Bone ingin  menikahkan putranya dengan Putri  Tandampalik. Ia pun mengutus beberapa pengawal  istana ke Kerajaan Luwu  untuk melamar sang Putri. Sesampainya di istana Luwu,  utusan tersebut  disambut dengan ramah oleh Datu Luwu. “Ampun, Baginda...

avatar
Oase