Adat Nusantara
54 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ewer
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Papua Barat

Ewer merupakan pakaian adat yang berasal dari Papua Barat. Pakaian ini terbuat dari jerami yang telah dikeringkan. Saat ini, Ewer dilengkapi dengan baju kain untuk atasannya seiring dengan adanya perkembangan zaman. Jerami kering biasanya hanya digunakan untuk rok wanita. Bagi wanita, atasan yang digunakan adalah baju kurung yang terbuat dari bahan kain beludru, kemudian dilengkapi dengan aksesoris-aksesoris seperti gelang, kalung, dan penutup kepala. Pakaian adat ewer digunakan pria zaman dahulu hanya rok rumbai dari jerami yang dikeringkan. Akan tetapi, saat ini ewer untuk pria biasa dibuat dari kain beludru untuk celana pendek dan baju rompi. Aksesoris yang digunakan pria biasanya adalah penutup kepala dan kalung, perisai, tombak, dan panah.   Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/08/pakaian-adat-papua-barat.html     #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16718061_Elbert
Gambar Entri
Tompor Magk (Pernikahan Adat Suku Mbaham)
Ritual Ritual
Papua Barat

Upacara pernikahan merupakan sesuatu yang sakral. Mengikat dua insan dalam perjanjian suci. Suku Mbaham merupakan suatu suku yang mendiami Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat. Dalam upacara pernikahan suku Mbaham ada beberapa prosesi. Yang pertama adalah Nahahara atau dikenal juga ramah tamah yang bertujuan untuk saling mengenal antara keluarga mempelai laki-laki dan mempelai perempuan. Dalam acara ramah tamah ini, pihak laki-lakilah yang mengunjungi kediaman perempuan. Setelah Nahahara, maka mempelai laki-laki akan menyiapkan undangan, yang dikenal juga sebagai Mahi Ngkoja. Undangan ini dibungkus oleh tembakau (Mahi Tuni) yang diolah sendiri oleh mama-mama dari keluarga laki-laki serta daun nipah (Pandoki). Undangan ini dibagikan kepada seluruh kerabat dan keluarga untuk menentukan tempat dan waktu pernikahan. Setelah seluruh keluarga menerima undangan dalam bentuk bungkus tembakau serta mengetahui tempat dan waktu pernikahan, gong (Mongmongka) akan dipukul untuk menanda...

avatar
Oskm18_16818175_hilma
Gambar Entri
Serui, Pakaian Adat Papua Barat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Papua Barat

    Pakaian adat/tradisional Papua Barat dinamakan dengan pakaian Serui. Pakaian adat Papua barat tidak terlalu jauh dengan pakaian adat Papua, pakaian adat laki-laki maupun perempuan tidak terlalu berbeda. Pada laki-laki dan perempuan sama memakai hiasan kepala berupa burung cendrawasih , bulu burung cendrawasih, rambut ijuk, burung kasuari dan anyaman daun sagu, hiasan pada tangan dan kaki berupa rambut ijuk ,dan bulu cendrawasih, hiasan kaki pun sama dengan tangan, dan hiasan didada berupa manik-manik.   Pakaian laki-laki hanya menggunakan penutup bagian bawah yang dikenal dengan nama rok rumbai-rumbai yang terbuat dari rajutan daun sagu , mereka tidak memakai pakaian bagian atas untuk menutupi bagian dada mereka menggambar atau melukis motif atau corak tertentu. Pada saat penikahan laki-laki memegang perisai seperti panah dan tombak. Sedangkan , pakaian perempuan juga sama kayak laki-laki memakai rok rumbai-rumbai, memakai baju (ada yang te...

avatar
Sylviaanggi
Gambar Entri
Asal Usul Danau Sentani
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Papua Barat

Pada jaman dulu orang-orang mulai exodus dari kepulauan vanuatu dan Papua New Guinea menuju wilayah Jayapura, Sentani dan lainnya. Sebelum mereka exodus, mereka semua berkumpul di daerah perbatasan RI-PNG. Ada sebuah tempat antara kampung Wutung PNG dan perbatasan RI-PNG yang menjadi tempat tinggal sementara semua orang yang akan exodus ke arah barat yaitu masuk wilayah Jayapura, Sentani dan wilayah-wilayah lainnya. Konon cerita, waktu itu mereka sudah punya satu pemimpin kelompok yang di kenal dengan sebutan Ondoafi atau kepala adat yang membawahi seluruh masyarakat tersebut.   Sebuah tradisi yang dimiliki oleh kelompok masyarakat ini adalah biasanya menjelang bulan purnama, mereka mengadakan dansa adat dengan maksud mengadakan penyembahan kepada dewa yang mereka kenal. Pelaksanaan dansa adat ini dipersiapkan dengan baik dan akan dilaksanakan selama sebulan. Untuk itu, segala sesuatu disiapkan, seperti tempat, hewan seperti babi untuk korban penyembahan dan untuk bahan...

avatar
Sylviaanggi
Gambar Entri
K'bor
Ritual Ritual
Papua Barat

nti dari upacara ini adalah sama dengan upacara khitan dalam agama Islam. Sebelum melaksanakan upacara ini, anak dikurung dalam sebuah bilik selama sembilan hari. Badannya ditutupi tikar. Pada saat pelaksanaan upacara, anak tersebut dikhitan oleh seorang dukun khitan. Selesai dikhitan dia harus masuk kembali ke dalam bilik. Makanannya diantar oleh seseorang yang harus memalingkan mukanya ketika memberikan makanan.  Sumber: https://www.senibudayaku.com/2018/02/upacara-adat-papua-barat.html

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Aro Era tu Ura
Ritual Ritual
Papua Barat

Upacara ini dilakukan untuk anak yang berusia 3-5 tahun. Seorang dukun (aebe siewi) akan melubangi daun telinga dan cuping hidung anak tersebut.  Sumber: https://www.senibudayaku.com/2018/02/upacara-adat-papua-barat.html

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Sasi Nggama, Perlindungan Adat di kaimana untuk Sumber Daya Laut
Ritual Ritual
Papua Barat

Masyarakat adat di Kabupaten Kaimana, Provinsi  Papua Barat khususnya di  kampung Siawatan Distrik Teluk Etna melaksanakan prosesi adat bernama Sasi Nggama atau bentuk penjagaan masyarakat adat terhadap sumber daya alam di laut. Selain di Siawatan, Sasi Nggama biasa dilaksanakan di kampung/pulau Namatota, Distrik Kaimana Kota; dan kampung/pulau Adijaya, kampung Adijaya dan kampung Kambala (pulau Besar). Ketiga kampung tersebut ada di Distrik Buruway. Khusus pada prosesi yang dilaksanakan di Siawatan, masyarakat adat setempat melaksanakan pembukaan Sasi yang sudah berlangsung selama empat tahun. Sasi dilaksanakan dengan berfokus pada pemanfaatan biota laut seperti lola ( Trochus niloticus ), teripang ( Holothuroidea ), dan siput batu laga ( Turbo marmoratus ). Masyarakat dilarang mengambil lola, teripang, dan batulaga selama 11 bulan dalam setahun. Hanya pada masa tertentu, umumnya musim angin barat antara Maret dan Mei, masyarakat boleh memanen hewan-hewan laut ber...

avatar
Aze
Gambar Entri
Asal Muasal Telaga Wekaburi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Papua Barat

Dahulu, di sebuah desa diadakan pesta adat yang sangat meriah. Selain warga di desa itu, mereka juga mengundang warga desa lain untuk turut berpartisipasi. Di antara para tamu, hadir seorang nenek bersama cucu perempuannya, Isosi, dan seekor anjing peliharaan mereka. Saat pesta berlangsung, seorang penari menginjak buntut anjing milik si nenek. Lalu, anjing kecil itu menggonggong dengan keras. Nenek ini sangat marah melihat anjingnya kesakitan. Dongeng Dari Papua Barat Asal Usul Telaga Wekaburi Kemudian, ia membawa anjingnya ke dalam rumah dan memakaikan cadar di tubuh anjing itu. Menurut adat, perbuatannya ini akan menimbulkan bencana alam. Namun, nenek ini ingin memberi pelajaran kepada orang yang menginjak anjingnya.   Setelah itu, mereka pergi meninggalkan tempat tersebut menuju Gunung Ainusmuwasa. Selain Isosi dan anjingnya, turut juga kekasih Isosi bernama Asya. Tak lama kemudian, hujan turun sangat deras disertai kilat dan...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Aniri Kampung Koakwa Kabupaten Fak-Fak
Tarian Tarian
Papua Barat

Tari Aniri Tari Aniri menggambarkan pembebasan seorang anak dari gangguan setan, karena ditinggalkan oleh kedua orang tuanya yang pergi ke dusun. Aniri mempunyai arti pembebasan seorang anak. Berasal dari dari kampung Koakwa, Kabupaten Fak-Fak, Provinsi Papua Barat, Tarian ini sangat berhubungan dengan nilai magis. Gerakan tari Aniri dinamis dan memberikan kesan sakral. Karena dianggap sakral, tarian ini tidak dapat ditarikan secara sembarangan. https://www.silontong.com/2018/08/03/tarian-adat-papua/

avatar
Roro