Kamus Bahasa Jawa sumber: https://www.pdfdrive.com/bahasa-jawa-d58611779.html
Kemiringan pulau Jawa mulai membuat khawatir para dewa di kahyangan. Mereka khawatir seisi pulau Jawa akan tenggelam ke laut selatan. Tidak hanya manusia yang akan tenggelam, tapi juga binatang-binatang liar. Para dewata akhirnya berunding guna mencari solusi permasalahan ini. Setelah sekian lama berunding, akhirnya para dewata sepakat untuk menggunakan Gunung Jamurdwipa sebagai pemberat pulau Jawa. Para dewa berencana untuk memindahkan Gunung Jamurdwipa ke tengah-tengah pulau Jawa agar kondisi tanahnya menjadi seimbang. Para dewa kemudian memberitahu mahluk-mahluk gaib penghuni Gunung Jamurdwipa untuk pindah, karena Gunung Jamurdwipa akan diangkat dan dipindahkan ke pulau Jawa. Begitu pula dengan wilayah pulau Jawa di bagian tengah, para dewa mengutus Dewa Panyarikan dan Batara Narada untuk memberitahu penghuni tempat tersebut agar pindah. Di bagian tengah pulau Jawa, yang berupa hutan belantara, tinggal dua orang empu ahli pembuat keris bernama Mpu Permadi dan Mpu Rama. Keduanya...
Pengobatan alternatif, khususnya tradisional sesungguhnya adalah bukan barang baru. Karena hal ini memang peninggalan nenek moyang. Oleh karena pengobatan medis "Teteg untu" masih hidup di kalangan masyarakat pedesaan dan masih dipercaya oleh masyarakat pendukungnya. Dukun Teteg untu-adalah pengobartan-alternatif tradisional atau pengobatan sakit gigi, yang dilakukan seorang dukun di daerah pedesaan di Jawa yaitu di Prambanan, Klaten, Jateng, pengobatan dengan cara amat tradisional (hanya dengan) pengasapan) dan Jopo Montro (membaca matra) kurang lebih 30 menit max 60 menit langsung sembuh. Kapan saja pasien datang langsung diobati. Gigi yang sakit diobati dengan cara diasapi dengan uap air panas di bagian pipi yang giginya dirasakan sakit.
Sedekah bumi merupakan acara ruwatan yang dilaksanakan oleh masyarakat Kab.Cilacap yang terutama tinggal di pedesaan. Upacara ini berkaitan dengan alam sekitar tempat tinggal manusia. Upacara ini diadakan pada bulan Sura (Jawa) yang bertujauan untuk melestarikan hubungan yang harmonis antara manusia dan alam. Alam sekitar dianggap manusia mempunyai kekuatan yang besar, sehingga manusia merasa perlu menjalin hubungan. Sarana menjalin hubungan tersebut adalah dengan cara manusia melakukan upacara yang dipersembahkan kepada alam, dengan harapan alam pun akan berbuat baik kepada manusia. Upacara ini dilakukan satu tahun sekali yaitu pada bulan Sura (Jawa). Biasanya pelaksanaan upacara sedekah bumi diawali dengan pembentukan panitia yang terdiri dari warga masyarakat setempat. Sebelum pelaksanaan upacara dilaksanalkan kerja bakti/ gotong royong membersihkan lingkungan sekitar. Pada malam 1 Sura diadakan tirakatan oleh masyarakat yang di pimpin oleh sesepuh setempat. Pada pagi akhirnya d...
Apabila dalam tradisi Barat kita mengenal gaya perjamuan standing party dan seating party, sementara dalam adat Tionghoa ada istilah perjamuan ciakciu, namun lain hal dengan gaya perjamuan adat Solo – Jogja yang disebut piring terbang. Piring terbang sendiri mengacu pada pesta pernikahan dengan gaya perjamuan yang disajikan langsung oleh pramusaji kepada tamu undangan. Jadi para tamu hanya perlu duduk di kursi yang sudah diatur untuk kemudian menerima “piring terbang” atau makanan dari pramusaji. Meskipun gaya penyajian ini terkesan merepotkan dan membutuhkan waktu lama, namun tak dipungkiri jika perjamuan piring terbang semakin sulit ditemui. Diawali dengan kirab keluarga Resepsi piring terbang diawali dengan kirab pengantin dan keluarga kedua mempelai saat memasuki area resepsi pernikahan. Biasanya kirab diawali dari kedua mempelai kemudian diikuti keluarga dari pihak pria lalu keluarga pihak wanita. Selayaknya acara kirab dalam prosesi adat, pada acara kirab di resepsi piring t...
Candi Angin merupakan situs purbakala yang berada di desa Tempur, kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dari data yang tersedia saat ini, Candi Angin diduga merupakan situs yang dibangun oleh penganut Hindu pada zaman Majapahit akhir, sebelum pengaruh Islam mulai muncul di tanah Jawa. Hingga saat ini, keberadaan Candi Angin masih berada dalam penelitian lebih mendalam oleh para arkeolog dan balai besar cagar budaya guna mendapatkan informasi yang lebih detil sehingga dapat membuka narasi sejarah masyarakat setempat sekaligus memperkaya sejarah bangsa. Candi Angin memiliki tiga situs yang diduga memiliki hubungan satu dengan lainnya. Situs tersebut adalah Candi Aso, Candi Bubrah dan Candi Angin itu sendiri. Dari pengamatan awal tiga situs ini merupakan bagian dari situs ritual, karena keberadaannya tidak dijumpai dalam kawasan pemukiman.
Gamelan jawa adalah seperangkat alat musik tradisional jawa, biasanya meliputi bonang, gong, kenong, kendang dan beberapa alat musik pengiring lainnya. Keistimewaan dari jenis musik ini adalah cenderung mengeluarkan suara yang lembut, sehingga menghadirkan suasana yang tenang di dalam jiwa kita. Alat musik Kendang Kendang merupakan salah satu alat musik yang dapat ditemukan dalam seperangkat gamelan Jawa Tengah. Cara memainkannya adalah dengan tangan, tanpa bantuan apapun. Kendang memiliki 3 macam bentuk, pertama ketipung, kendang yang bentuknya. Kedua adalah kebar, kendang yang bentuknya sedang. Terakhir adalah kalih, kendang yang bentuknya besar. Kendang dalam pertunjukkan gamelan berfungsi sebagai penagtur tempo. Tabuhnya terbuat dari kulit kerbau, badan kendangnya terbuat dari kayu pohon cempedak atau kelapa, sementara ikatan talinya terbuat dari rotan kayu nangka. Alat musik Bonang Bonang adalah alat musik melodi yang dimainkan dengan baik di Degung Gamelan Sunda. M...
Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) atau biasa disebut Taman Budaya Surakarta (TBS) merupakan tempat yang menjadi wadah pengembangan, penelitian, dokumentasi, dan apresiasi seni budaya. TBJT terletak di Jl. Ir. Sutami No. 57, Kota Surakarta. Letaknya strategis berdampingan dengan Institusi Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Universitas Sebelas Maret (UNS). Berbagai pagelaran seni digelar di TBJT. Mulai dari modern, kontemporer, hingga pameran-pameran seni lainnya. TBJT didirikan sebagai pusat kebudayaan berdasarkan pada surat keputusan menteri pendidikan dan kebudayaan RI No : 0276/0/1978 tanggal 16 Agustus 1978 dan mulai dirintis pembangunannya oleh almarhum SD. Humardani pada 1981 yang saat itu menjabat sebagai Direktur Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI) Surakarta dan Pimpinan Proyek Pengembangan Kesenian Jawa Tengah (PKJT) Latar belakang dibangunnya TBJT yaitu karena Surakarta merupakan kota budaya yang memiliki pusat kebudayaan Jawa yaitu Keraton Kasunanan dan Keraton Mangku...
Tradisi Isra Mi’raj ini dinamakan dengan Khatam Kitab Arjo dan rutin dilakukan oleh masyarakat Desa Wonoboyo, Temanggung, Jawa Tengah. Acara ini digelar setelah salat Isya dan masyarakat yang berpartisipasi akan menyimak pembacaan Kitab Arjo oleh seorang kiai atau ulama setempat. Sebelum pembacaan dimulai, acara ini akan terlebih dahulu diawali dengan tahlil singkat. Kitab Arjo sendiri merupakan sebuah kitab dengan tulisan Arab Pegon dan dikarang oleh KH Ahmad Rifai Al-Jawi. Kitab tersebut menyimpan cerita lengkap tentang perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.