Getuk yang merupakan makanan ringan berbahan dasar singkong banyak sekali diproduksi di Magelang. Dari kebiasaan masyarakatnya yang masif melakukan pembuatan getuk, tak heran jika Magelang menyandang sebutan Kota Getuk. Salah satu getuk yang terkenal di Magelang adalah Getuk Trio. Getuk Trio sendiri merupakan merk getuk yang juga terbuat dari bahan baku berupa singkong. Sepak terjang Getuk Trio di tanah Magelang telah mendapat apresiasi dari penduduk lokal maupun bukan. Getuk Trio dahulu dibungkus dengan kotak yang terbuat dari bambu atau kini dikenal dengan nama besek. Tanpa dikira, respon masyarakat terhadap getuk yang dibuat oleh ibu Setiawitidi ini sangat bagus sehingga sampai sekarang Getuk Trio dibungkus menjadi satu dalam dus berlabelkan Getuk Toko Trio. Getuk Trio bisa dibeli sebagai oleh-oleh untuk wisatawan. Tekstur kue getuknya legit dan rasanya manis. Getuk Trio tidak mengandung bahan pengawet sehingga daya tahannya hanya mencapai dua hari saja. ...
Salah satu wajik yang terkenal di Magelang adalah Wajik Salaman. Wajik Salaman terbuat dari bahan dasar beras ketan yang dahulu masih diolah menggunakan tangan oleh pemiliknya, Ny. In. Ketika Ny. In meninggal, usaha wajiknya dilanjutkan oleh putranya, Gunawan Pribadi, sampai sekarang. Camilan khas Magelang yang satu ini dibuat dari bahan terbaik, pemanis alami, dan pewarna makanan yang berkualitas. Wajik salaman dapat dikunjungi di pusat penjualannya yang bertempat di Jl. Raya Salaman 110, Magelang. Sumber: http://makananoleholeh.com/makanan-khas-magelang/
Geblek menjadi salah satu ikon kuliner Magelang yang dapat membuat orang ketagihan. Kebanyakan orang yang sudah mencobanya seakan tak ingin berhenti menyantapnya meskipun penganan ini mempunyai tekstur yang alot. Geblek terbuat dari bahan dasar tepung singkong. Dahulu, camilan ini masih ramai peminatnya bahkan dijadikan sebagai jajanan wajib yang harus dibeli ketika berbelanja ke pasar. Tapi sekarang, penjual geblek mulai sulit ditemukan karena keberadannya digeser oleh kedatangan jajanan modern. Sumber: http://makananoleholeh.com/makanan-khas-magelang/
Kluwih atau keluwih adalah pohon berdaun lebar yang menghasilkan buah yang mirip dengan sukun dan nangka. Setiap bagian kluwih (daun, akar, dan buahya) menyimpan sejumlah nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dahulu, daun kluwih diambil untuk dijadikan obat sakit gigi dengan cara membakarnya hingga menjadi arang untuk kemudian dioleskan pada gigi yang sakit. Di Magelang, ada satu warung makan yang memanfaatkan buah kluwih. Namanya Soto Kluwih dan Ayam Goreng Mbah H. Djoyo. Soto kluwih yang disajikan menggunakan olahan buah kluwih sebagai bahan pelengkapnya. Buah kluwih yang dipilih telah diolah sedemikian rupa sehingga berubah bentuk seperti abon sapi, tapi rasanya jauh berbeda dengan daun sapi. Soto kluwih sendiri mempunyai kuah kaldu yang bening. Jika mau menikmati soto kluwih pedas, pembeli bisa menambahkan sambal yang juga terbuat dari kluwih. RM/Toko yang Menyediakan : Soto Kluwih & Ayam Goreng Mbah H. Djoyo &emsp...
Tongseng sebenarnya bukan makanan asli Magelang karena di daerah lain juga banyak ditemukan makanan serupa. Tapi yang membuat sebuah makanan menjadi ciri khas suatu kota adalah adanya perbedaan yang unik dan tak biasa digunakan oleh daerah-daerah lain. Seperti di Magelang, akan ditemukan sajian tongseng yang menggunakan kepala kambing sebagai bahan utama yang dihidangkan. Tongseng kepala kambing termasuk makanan khas Magelang yang terkenal. Tongseng kepala kambing dapat ditemui di Warung Makan Tongseng Kepala Kambing Pak Din yang terletak di Desa Keji, Muntilan. Aroma daging kambing yang disajikan dalam semangkuk tongseng sangat harum dan nikmat. Tongseng yang ditawarkan oleh warung makan tongseng Pak Din hanya dibuat ketika ada pesanan. Dengan begitu, pembeli bisa menyantap tongseng kepala kambing yang masih segar dan hangat. RM/Toko yang Menyediakan : Rumah Makan Sate Dan Tongseng Mbak Ning Family Restaurant Address: Jalan Mayor Kusen, Mendut, Mu...
Intip Ketan adalah salah satu jajanan khas kota Kudus. Di kota Kudus sendiri biasa disebut dengan Ledre Intip. Makanan ini terbuat dari ketan yang digiling sampai halus kemudian dicampur dengan parutan kelapa dan ditaburi tambahan gula putih diatasnya. Teksturnya sangat renyah dan cocok disantap pada saat bersantai dengan keluarga dan teman-teman. Namun saat ini intip ketan mulai jarang diperdagangkan karena sekarang orang-orang lebih tertarik menjual makanan modern. Tapi makanan ini bisa kalian jumpai pada saat tradisi Dandangan digelar atau kalian bisa juga membuatnya sendiri, karena tidak begitu sulit. Berikut ini bahan dan cara membuat nya; Bahan-bahan/bumbu-bumbu: 250 gram beras ketan, direndam 2 jam 75 ml santan dari 1/4 butir kelapa 1/2 sendok teh garam 2 sendok makan gula merah, disisir halus 25 gram gula pasir untuk taburan Cara membuat : Tiriskan ketan yang sudah direndam. Kukus 20 menit. Rebus santan da...
Jika diartikan satu persatu, nama Endog Gludug terdengar gahar. Endog dalam bahasa Jawa berarti telur, sedangkan gludug bermakna gemuruh. Kalau digabungkan jadi telur yang bergemuruh. Nama lainnya pia telur gajah. Salah satu penjual makanan di pasar Kotagede menyebutnya sebagai pia telur penyu. Istilah itu muncul karena jajanan ini mirip kue pia dengan ukuran yang lebih besar. Sedangkan dikaitkan dengan “telur penyu” karena secara visual bulat dan putih mirip dengan telur hewan amfibi itu. Menurut beberapa sumber, endog gludug ini banyak terdapat di kota Banyumas, Purwokerto serta Purbalingga. Namun, di pasar-pasar di provinsi Yogyakarta juga ada. Bahan pembuatnya hampir sama dengan pia yaitu tepung terigu. Setelah beberapa bahan dicampur, pia ini lalu dibakar menggunakan oven bata berbentuk silinder. Campuran antara tepung terigu dan gula merah dilekatkan di dinding tungku. Setelah melembung karena panas, adonan itu akan berbentuk setengah te...
Sup Tegean seperti sup pada umumnya. Yang membedakan adalah isiannya. Yaitu ada wortel, kol, dan tauge. Tampilannya pun nyaris sama. Namun soal rasa sup tegean tidak dapat diduakan. Kuahnya yang segar berpadu pada kesegaran dari sayuran itu sendiri. Bahan : 2 buah wortel, iris bulat-bulat 2 batang daun bawang, iris halus 5 lembar kol putih, sobek – sobek 2 genggam toge Gula merah (secukupnya) Garam (secukupnya) Merica bubuk (secukupnya) 1.ooo cc air 2 sdm minyak untuk menumis Bumbu : 4 siung bawang merah, memarkan, cincang kasar 2 siung bawang putih, memarkan, cincang kasar 2 cm jahe, memarkan Cara Membuat : Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Didihkan air. Masukkan bumbu tumisan ke dalam air yang mendidih. Masukkan jahe dan wortel, aduk rata dan diamkan hingga wortel matang. Tambahkan kol dan toge. Masukkan gula mer...
Ketupat empal adalah sajian dari dapur Purwokerto. Ketupat yang disajikan dengan daging dan kuahnya yang bersantan, dengan taburan bawang merah goreng. Ketupat Empal adalah salah satu jenis makanan dan masakan traditional yang kini semakin populer di Indonesia karena kelezatannya dan berbahan utama yang mudah didapatkan. Bahan: 500 gram daging gandik, dipotong kotak 2 lembar daun salam 1 batang serai, dimemarkan 2 cm lengkuas, dimemarkan 1 cm jahe, dimemarkan 2500 ml santan dari 2 butir kelapa 100 gram kelapa parut kasar 3 1/2 sendok teh garam 1 sendok teh gula merah 2 sendok makan minyak untuk menumis Bumbu halus: 12 butir bawang merah 6 slung bawang putih 1 sendok teh ketumbar 3/4 sendok teh merica 3 cm kunyit, dibakar 4 butir kemiri, disangrai Bahan pelengkap: 6 buah ketupat 2 sendok makan bawang merah...