7.617 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
5_Sekolah
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Tengah

Esuk-esuk srengengene lagi metu, sibu Nyuwun pangestu kang putra badhe sinau, sibu Nyangking etas ing jerone isi sabak, bapak Gerip lan sada wis jumepak ana kothak bapak Awan-awan srengengene ana tengah, si 'mbah Bungah-bungah kang wayah mulih sekolah, si 'mbah Sore-sore lampune dhimunculake, budhe Wis wayahe bocah-bocah pada sinau budhe Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/06/lirik-lagu-daerah-jawa-tengah.html

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Yen Ing Tawang Ono Lintang
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Tengah

Yen ing tawang ono lintang, cah ayu Aku ngenteni tekamu Marang mego ing angkoso, nimas Sun takokke pawartamu Janji-janji aku eling, cah ayu Sumedhot rasaning ati Lintang-lintang ngiwi-iwi, nimas Tresnaku sundhul wiyati Dek semono, janjimu disekseni Mego kaltiko, kairing roso tresno asih Yen ing tawang ono lintang, cah ayu Rungokno tangis ing ati Binarung swaraning ratri, nimas Ngenteni mbulan ndadari Janji-janji aku eling, cah ayu Sumedhot rasaning ati Lintang-lintang ngiwi-iwi, nimas Tresnaku sundhul wiyati Dek semono, janjimu disekseni Mego kartiko, kairing roso tresno asih Yen ing tawang ono lintang, cah ayu Rungokno tangis ing ati Binarung swaraning ratri, nimas Ngenteni mbulan ndadari Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/06/lirik-lagu-daerah-jawa-tengah.html

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Stasiun Balapan
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Tengah

Ning stasiun balapan Kuto solo sing dadi kenangan Kowe karo aku Naliko ngeterke lungamu Ning stasiun balapan Rasane koyo wong kelangan Kowe ninggal aku Ra kroso netes eluh ning pipiku Da a... Dada sayang Da...  .. Slamat jalan Janji lungo mung sedelo Jare sewulan ra ono Pamitmu naliko semono Ning stasiun balapan solo Jare lungo mung sedelo Malah tanpo kirim warto Lali opo pancen nglali Yen eling mbok enggal bali Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/06/lirik-lagu-daerah-jawa-tengah.html

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Jenang Gulo
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Tengah

Jenang gulo, kowe ojo lali marang aku iki yo kangmas Nalikane nandang susah sopo sing ngancani, Dhek semono aku tetep setyo serta tetep tresno yo kangmas. Durung nate gawe gelo lan gawe kuciwo Ning saiki bareng mukti kowe kok njur malah lali marang aku Sithik-sithik mesti nesu terus ngajak padu Jo ngono… jo ngono… Opo kowe pancen ra kelingan jamane dek biyan yo kangmas Kowe janji bungah susah padha dilakoni Sumber: http://www.lagu-daerah.com/2015/06/lirik-lagu-daerah-jawa-tengah.html

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
3 - Upacara Apem Yaaqowiyuu
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Perayaan Yaaqowiyuu di Jatinom, Klaten, banyak dikunjungi puluhan ribu wisatawan lokal dan mancanegara. Mereka berkumpul di lapangan dekat Masjid Besar Jatinom, menunggu acara sebar kue apem yang dilakukan setelah selesai salat Jumat. Untuk tahun ini sebanyak 5 ton kue apem yang diperebutkan para pengunjung.   Menurut kepercayaan orang banyak, apem yaaqowiyuu yang artinya Tuhan mohon kekuatan itu bisa untuk tumbal, tolak bala, atau syarat untuk berbagai tujuan. Bagi petani, bisa untuk tumbal sawah agar tanaman selamat dari segala bencana dan hama penyakit. Bahkan, ada yang percaya siapa yang mendapat banyak apem pada perebutan itu sebagai tanda akan memperoleh rezeki melimpah. Saking percaya hal itu ada yang kaul (nadar) menggelar wayang kulit, atau pertunjukan tradisional yang lain.   Maka, tak heran jika pada puncak acara peringatan yaaqowiyuu ini pengunjung melimpah yang datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Acara...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
3 - Upacara Tanjungsari
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Asal usul upacara tradisional Tanjungsari. Alkisah pada waktu pecahnya kerajaan Majapahit ada 2 (dua) orang putri kerajaan yang bernama : Roro Tanjungsari dan Roro Payung Gilap yang lolos dari kerajaan dan kesasar sampai di sebuah desa yang masih berupa hutan. Karena kesedian dua putri tersebut yang menangis terus menerus dan tidak makan dan minum lalu kedua putri tersebut hilang bersama raganya (muksa). Dengan hilangnya kedua putri di tempat itu timbullah pohon Dlimo, sedang buahnya setelah masak seperti emas maka Desa tersebut diberi nama Dlimas.   Masyarakat di Desa Dlimas pada waktu itu hidup serba kekurangan dan dapat diibaratkan bisa makan sehari dan tidak makan tiga hari. Pada suatu hari ada salah satu penduduk yang mendapat ilham agar kehidupannya menjadi baik agar supaya pohon Delia tersebut dirawat (diperlihara). Alkisah setelah pohon tersebut dipelihara dengan baik ternyata kehidupan masyarakat di Desa Dlimas menjadi baik, dan setelah pohon Delia itu mati dit...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
3 - Upacara Bersih Sendang
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Dahulu kala ada Kadipaten yang pusat Pemerintahannya sebelah barat berbatasan dengan Kadipaten Gunung Merapi dan sebelah timurnya berbatasan dengan Kadipaten Gunung Lawu, Kadipaten ini dipegang oleh Adipati Ki Singodrono dengan Patihnya Ki Eropoko, semua bijaksana, tekun menggeluti ilmu kebatinan dan kamuksan.   Ki Eropoko mempunyai putri yang bernama Mas Ajeng Lulud yang canti parasnya dan menyukai segala tari tarian dan karawitan, pimpinan wadyobolo di Kadipaten tersebut menjadi bawahannya Nyi Roro Kidul dan setiap tahunnya di Kadipaten Gunung Merapi menyerahkan pisungsung manusia, sedang di Kadipaten Gunung Lawu berwujud Hewan.   Ki Singodrono dan Ki Eropoko tidak setuju dengan korban manusia, maka menyebabkan muksa, Ki Singodrono muksa di Sendang Barat dan Ki Eropoko muksa di Sendang Timur, pada suatu hari ada seorang petani, karena lelahnya mengerjakan sawahnya pada saat dia layap layap setengah tidur (layap layap mendengar suara : He Ki Petani agar ha...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
3 - Jadongan Ruwah
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Upacara tradisional Jodongan / Ruwahan tepatnya pada hari Jumat Kliwon tanggal 27 Ruwah di Paseban Bayat. Hal ini terjadi karena masyarakat khususnya di Bayat tidak dapat melupakan jasa jasa Kyai Ageng Pandanaran yang telah ikhlas meninggalkan jabatan dan harta kekayaan, semata mata untuk mencari kebahagiaan dan kesempurnaan di akherat. Beliau diangkat menjadi wali pada hari Jumat Kliwon tanggal 27 Ruwah setelah menjadi wali penutup, menggantikan wali Syeh Siti Jenar selama 25 tahun. Maka tiap tiap tanggal 27 Ruwah ditetapkan sebagai hari Jodongan / Ruwahan, timbullah suatu kepercayaan dari masyarakat bahwa pada hari hari Jodongan / Ruwahan semua penduduk membuat hidangan / kenduri yang ditempatkan pada Jodang untuk dibawa bersama sama naik ke Makam Kyai Ageng Pandanaran dengan diiringi Reyog atau Rodad. Para penduduk berkumpul di Gapura pertama yang tercantum sengkalan Murti Sariro Jlengging Ratu (berarti tahun berdirinya Gaura 1488). Setelah perlengkapan lengkap mulailah p...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
3 - Upacara Padusan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Upacara tradisional padusan diadakan di obyek wisata Pemandian Jolotundo, Sumber Air Ingas, Ponggok, Lumban Tirto dan Tirto Mulyono sehari sebelum menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Kegiatan ini dihadiri beribu ribu pengunjung guna mensucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa. Menurut kepercayaan budaya kebiasaan atau tradisional orang jawa pada umumnya bagi yang menganut agama Islam mempunyai anggapan bahwa sebelum menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan perlu mensucikan diri, orang Jawa menyebutnya dengan padusan yaitu mandi di pemandian tersebut di atas agar puasanya dapat lancar, berjalan dengan baik sehingga banyak pengunjung yang datang ke obyek wisata pemandian tersebut. Upacara tradisional padusan dipusatkan di Obyek Mata air Cokro ( OMAC ), sehari sebelum menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, kegiatan ini dihadiri beribu ribu pengunjung guna mensucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa. Menurut kepercayaan budaya kebiasaan atau tradisional oran...

avatar
Sobat Budaya