Dongeng Cerita Rakyat
449 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Rajamala
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Rajamala berarti raja segala macam pe­nyakit atau malapetaka. la dikenal di Surakarta sebagai tokoh dalam jagad pewayangan. Tubuhnya besar, dadanya ditumbuhi rambut yang lebat. Wajahnya menakutkan karena ia bertaring. Taring itu tampak keluar dari sisi bibir­nya. Tokoh Rajamala biasanya muncul dalam lakon  Kongso Menyabung Ayam.  Akan tetapi, yang berlaga sebenarnya bukan dua ekor ayam jantan, melainkan manusia. Mereka adalah Rajamala yang terkenal sakti dan kejam, melawan Bima, ksatria dari keluarga Pandawa. Walaupun Bima juga memiliki tubuh besar, kuat, dan sakti, perkelahian mereka hampir tidak seimbang. Sebab, setiap kali Bima berhasil mendarat­kan pukulan hebat hingga Rajamala tersungkur ke tanah, ia langsung disiram air  sendang  (semacam kolam alam yang jernih airnya) oleh pembantunya. Segera si raja penyakit bangkit kembali, bahkan lebih kuat. Tidak mengherankan jika Bima mulai lelah. Melihat keadaan yang membahayakan ini, Krisna, pe...

avatar
OSKM18_16818109_ Tiara
Gambar Entri
Asal mula Desa Kajen Pati Jawa Tengah
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Desa Kajen terletak di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Desa Kajen merupakan desa santri. Banyak santri dari berbagai daerah datang untuk menimba ilmu agama disana. Dahulu kala di ceritakan ada seorang ulama yang bernama Syekh Ahmad Mutamakkin. Beliau lahir di Desa Cebolek, Tuban, Jawa Timur. Bagi masyarakat di wilayah Pati diyakini sebagai seorang Waliyullah yang memiliki kemampuan linuih baik dalam bidang spiritual ( keilmuan tentang Islam ) maupun supranatural ( karomah ). Sedangkan nama al-Mutamakkin merupakan nama gelar yang didapatkan sepulang menuntut ilmu di Timur Tengah, yang berarti orang yang meneguhkan hati atau diyakini akan kesuciannya. Mutamakkin muda hidup mengembara seraya menyebarkan islam. Suatu ketika sampailah beliau di suatu daerah di sebelah utara timur laut Desa Kajen sekarang. Untuk memudahkan dalam beradaptasi disana dinamailah daerah tersebut sama dengan daerah asal sang Syekh yaitu Cebolek. Di Desa barunya ini Syaikh Ahmad Mutamakkin sempat bermukim beberapa sa...

avatar
OSKM_16918025_Kukuh
Gambar Entri
Sejarah Kesenian Sorengan
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Kesenian Sorengan merupakan sebuah tarian daerah yang berasal dari daerah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang biasa dimainkan 10-12 orang penari. Kesenian Sorengan ini juga merupakan sebuah cerita rakyat yang mengisahkan Aryo Penangsang dan prajuritnya.  Aryo Penangsang merupakan adipati Pati yang berperang merebut takhta kerajaan Demak, sepeninggal Sultan Tranggono. Aryo Penangsang tidak setuju kalau takhta kerajaan diwariskan ke Mas Karebet atau Joko Tingkir yang merupakan menantu Sultan Tranggono. Mas Karebet mewarisi takhta kerajaan Demak, dan memindahkan ke istana Pajang. Sebagai raja kerajaan Pajang mas Karebet bergelar Sultan Hadiwijaya. Aryo Penangsang memiliki kesaktian yang mandraguna. Tunggangan Aryo Penangsang adalah kuda jantan tegar  yang diberi nama Gagak Rimang.   Pada akhirnya Aryo Penangsang gugur setelah bertarung dengan Danang Sutawijaya yang merupakan putra angkat Sultan Hadiwijaya. Danang Sutawijaya sendiri akhirnya menjadi raja Mat...

avatar
OSKM18_16118088_Joshua
Gambar Entri
Sejarah Batik Lasem
Motif Kain Motif Kain
Jawa Tengah

Menurut Babad Lasem karya Mpu Santri Bendra, keberadaan batik di Lasem bermula dari kedatangan Laksamana Cheng Ho pada tahun 1413 M. Anak buah Cheng Ho bernama Bi Nang Un turut menetap di Lasem bersama istrinya, Na Li Ni. Dari kepiawaian Na Li Ni inilah, cikal bakal batik Lasem tercipta. Masa kejayaan Batik Lasem tejadi pada abad 19, dimana banyak orang keturunan Tionghoa menjadi pengusaha batik. Di rumah merekalah batik-batik diproduksi. Mereka merekrut penduduk sekitar untuk menjadi pengrajin. Pengrajin batik pun menjadi semakin kreatif menciptakan motif-motif baru. Mereka merespons kejadian dan peristiwa yang terjadi dan menerjemahkannya menjadi suatu motif baru. Semisal, ketika Daendels mempekerjakan rakyat untuk membuat jalan raya, terciptalah motif kricikan, atau watu pecah. Namun masa kejayaan batik Lasem mulai pudar pada tahun 1950-an. Di saat itu, kondisi politik tidak memungkinkan bagi para pengusaha Tionghoa untuk melakukan usaha dan pada akhirnya banyak pengu...

avatar
OSKM18_SBM_Noel christian
Gambar Entri
Kesenian Ketoprak
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

Kesenian Ketroprak berasal dari Surakarta dan berkembang pesat di Yogyakarta. Ketoprak merupakan drama tradisional yang biasanya ditampilkan dengan iringan gamelan langsung. Dahulu kesenian ini diiringi lesung dan alu yang menghasilkan suara "prak,prak,prak" maka disebutlah kesenian ini dengan nama Ketoprak. Tema cerita yang disajikan pun bermacam-macam, diambil dari cerita sejarah, cerita rakyat, ataupun asal usul kerajaan. Ciri khas dari ketoprak ini menggunakan dialog bahasa Jawa. Kesenian ini sering ditampilkan dalam berbagai acara di kota maupun di perdesaan, seperti acara hajatan, pernikahan atau pertunjukan. Gedung pertunjukan dalam istilah bahasa Jawa disebut Tobong. Saking populernya kesenian ini, untuk dapat menonton pertunjukan ketoprak pun biasanya di kenai biaya masuk. Masyarakat Jawa Tengah sangat menikmati pertujukan ini, apalagi jika cerita yang ditampilkan disuguhi dengan lelucon atau humor.

avatar
OSKM18_16518291_anggiethasantoso
Gambar Entri
Asal Usul Nama Pantai Bandengan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Pantai Bandengan atau yang sering disebut juga Pantai Tirta Samudra ini memiliki asal usul cerita dibalik namanya tersebut. Menurut cerita masyarakat, konon ketika seorang pemuda yang masih memiliki kekerabatan dengan Sunan Muria yang bernama Amir Hasan sedang mengembara untuk mengembangkan ilmu agama islamnya. Beliau pada saat itu sedang dalam perjalanannya menuju Kepulauan Karimunjawa yang terkenal dengan keindahannya. Ditengah perjalanannya itu, ia memutuskan untuk singgah di sebuah desa yang sekarang dikenal dengan nama Desa "nyamplungan". Nama Nyamplungan sendiri didapat dari panggilan lain Amir Hasan, yaitu Sunan Nyamplungan. Konon katanya disebut "nyamplungan" karena pada saat itu ia membawa biji nyamplungan yang hendak ia tanam di Kepulauan Karimunjawa nantinya. Sunan Nyamplungan, yang pada saat itu ditenami dua pengawalnya, mengamati hamparan pantai luas dengan pasir putih dan airnya yang jernih yang ada di desa tersebut. Ketika sedang menikmati pemandangan pantai...

avatar
OSKM_16318112_Farrel Reyhan
Gambar Entri
Pamali di Masyarakat Jawa
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Indonesia penuh dengan kebudayaan. Masing-masing daerah punya kebudayaan tersendiri, kebudayaan yang unik yang membedakannya dengan daerah lain. Terdapat banyak jenis kebudayaan. Sebut saja musik, tarian, pakaian, ritual adat, senjata, dll. Di artikel ini saya akan mengulas kebudayaan unik di daerah Jawa, yaitu pamali di masyarakat Jawa. Terdapat banyak pamali-pamali yang dipercayai oleh masyarakat Jawa. Contohnya, kita tidak boleh menyapu di malam hari, karena dipercaya helai dari sapu yang copot nantinya berubah menjadi genderuwo. Contoh yang lain, tidak diperkenankan untuk memakai baju hijau ke Pantai Parangtritis, karena akan diculik oleh sang Nyi Roro Kidul. Masih banyak lagi pamali-pamali yang dipercayai oleh masyarakat Jawa pada umumnya. Cerita diatas hanyalah segelintir dari banyaknya kebudayaan yang ada di Indonesia. Tentunya kita sebagai warga negara Indonesia harus aktif berpatisipasi dalam melestarikan semua budaya tersebut. #OSKMITB2018

avatar
OSKM_16918367_Muhammad Ihsan
Gambar Entri
Watu Prahu Gununggajah
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Asal-Usul  Watu Prahu Gununggajah   Jika main ke daerah Gununggajah, ada tempat istimewa yang biasanya di kunjungi kalo kita berwisata ke daerah ini. Bayat memiliki Bukit Cinta yang sedang ramai dikunjungi oleh masyarakat sekitar maupun masyarakat dari luar klaten. Kali ini kita akan membahas legenda terjadinya Watu Prahu. Jika di lihat dengan teliti, batu besar yang jadi obyek wisata di Gununggajah ini bukanlah sembarang batu, karena batu itu mirip seperti kapal terbalik. Oleh sebab itu, kita akan coba membahas asal usul batu tersebut.   Pada zaman dahulu terdapat beberapa perkampungan di daerah yang saat ini bernama gununggajah. Di antara banyak perkampungan, ada perkampungan bernama Kampung Jetis & Kampung Wonorejo. Di Kampung Jetis itu hiduplah seorang gadis yang sangat cantik dengan tubuh semampai bernama Roro Denok. Dan di kampung Wonorejo ada seorang laki-laki yang sangat sakti mandraguna bernama Joko Tuo. Karena kesaktian dan ketenaran Jo...

avatar
OSKM18_16518347_Danu
Gambar Entri
Angguk: wayang orang Kebumen
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

Angguk adalah seni pertunjukan yang berasal dari Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Angguk mempunyai bentuk seperti pertunjukan wayang orang, yang diberi keunikan dari gerakan mengangguk yang dilakukan oleh lakonnya. Biasanya Angguk mengangkat cerita-cerita yang mengandung moral budi.   Angguk dilakukan oleh lakon manusia yang diberi hiasan dan kostum, layaknya wayang orang. Cakupan dari kostum sangatlah luas, mulai dari petani, tentara, hingga garuda dan makhluk lain. Tentunya kostum tergantung dari cerita yang akan dipentaskan.   Salah satu cerita adalah "Pedhut Ing Parang Akik" yang dipentaskan di TMII. Salah satu tokohnya adalah Sang Prabu Klono Kanjur dan Jayengrana. Latar dari cerita ini adalah menggambarkan tentang perjuangan Islam masuk ke Tanah Jawa. Moral dari cerita ini adalah semua yang terjadi di muka bumi ini merupakan kehendak Allah semata dan harus diterima secara ikhlas tanpa rasa kebencian.   Budaya Angguk ini hampir sering dilup...

avatar
OSKM18_16518400_FauzanRafiSidiq