masyarakat adat
379 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tuan Guru
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Pada suatu hari, ada seseorang yang amat sakti bernama Tuan Guru. Ia adalah seorang pengembara dan sekaligus sebagai penyebar agama. Dalam pengembaraannya itu, suatu saat ia tiba di sebuah Gili* yang bernama Gili Terawangan. Di Gili Terawangan itu ia berjumpa dengan seorang manusia. Tuan Guru pun kemudian bertanya. “Apakah saudara pernah mempelajari agama?” “Belum,” demikianlah jawab orang yang ditanya. “Kalau demikian, maukah saudara mempelajarinya? Saya sanggup menjadi guru saudara.” “Ya, saya mau. Memang sejak lama saya berniat mempelajari agama, tetapi saya belum menemukan seorang guru. Bila tuan berkenan mengajar saya, saya pun sangat mengharapkannya.” “Baiklah saudara akan saya berikan pelajaran tentang agama.” Mulai saat itu Tuan Guru memberikan pelajaran agama. Ia memberikan berbagai macam ilmu. Di antara ilmu-ilmu yang diajarkan, ada yang bernama Ilmu Bunga Laut. Sedang ilmu yang lain melipu...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Uma Leme
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Nusa Tenggara Barat

Suku Donggo memiliki rumah adat tradisional disebut Uma Leme yang bentuknya berbeda dengan masyarakat lain di Bima. Tinggi rumah ini mencapai 7 meter dengan ukuran sekitar 3×4 meter. Atap yang digunakan adalah alang-alang dan menggunakan dinding kayu sangga (kayu yang diyakini bisa menolak bala dan bencana). Rumah ini disebut juga rumah Ncuhi atau Uma Ncuhi. Di rumah ini disimpan barang-barang sesembakan dan alat-alat kesenian. Sumber: http://dunia-kesenian.blogspot.com/2015/10/sejarah-dan-kebudayaan-suku-donggo-ntb.html

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Lekong
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Nusa Tenggara Barat

Lekong dalam Bahasa Indonesia berarti Kemiri,  salah satu bumbu dapur. Di Pemenang, Lombok Utara dan sekitarnya kemiri  bukan hanya dijadikan sebagai penyedap masakan. Namun, Kemiri itu juga bisa dijadikan sebagai permainan tradisional yang sangat unik. Permainan ini bukan hanya dimainkan oleh anak-anak, remaja dan ibu-ibu pun sering ikut bermain lekong Buah Lekong (Kemiri) yang di jadikan salah satu permainan tradisional di pamenang Lombok utara. Cara bermain lekong  sangat sederhana sekali caranya seperti berikut : 1.      Awalnya, pilih satu diantara sekian lekong  yang kita miliki untuk kita jadikan sebagai gutit (lekong yang kita gunakan untuk melempar lekong - lekong yang lain). 2.      Kemudian, tinggal membuat satu garis lurus dan meletakkan lekong-lekong tersebut sejajar dengan garis yang sudah kita buat. 3.      Selanjutnya kita buat seperti garis start, yang nantinya...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Main Selodor
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Nusa Tenggara Barat

Main Selodor ialah sebutan permainan ini di desa semparu Lombok Tengah, Permainan ini di lakukan oleh 4 orang atau lebih  pada setip timnya. Tim yang satu menjaga kamar- kamar yang telah di buat dengan kayu dia atas tanah agar tidak di masuki oleh tim lawan. Salah satu di katakan menang jika bisa memasuki kamar yang paling ujung dari kamar yang pertama. Permainan ini juga populer di kalangan masyarakat Lombok  dan menjadi salah satu permainan favorit . Cara bermain main selodor adalah pemain yang berjaga akan mengisi baris – baris melintang di lapangan seperti berlapis lapis . Satu orang yang spesial dari tim yang berjaga disebut selodor dia membelah lapangan permainan jadi dua bisa bergerak dari ujung ke ujung. Mengunci lawan dalam satu  kotak adalah salah satu kegunaan utamanya. Dia juga bisa secara tiba - tiba menyerang pemain yang sedang bengong atau tidak fokus . Posisi selodor ini adalah posisi terpenting ketiga setelah penjaga depan dan belakang. Pe...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Belangar
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Umumnya, warga Sasak menganut agama Islam. Sehingga, ada tradisi agama Islam yang juga dilakukan oleh warga Sasak. Pertama kali yang dilakukan jika ada anggota keluarga yang meninggal dunia adalah memukul beduk dengan irama pukulan panjang agar masyarakat sekitar tahu ada yang meninggal. Tradisi ini disebut juga nepong tanaq atau nuyusur tanaq. Kemudian, masyarakat pun berdatangan baik dari desa tersebut maupun dari desa lainnya jika masih punya hubungan saudara atau pertemanan dengan almarhum. Kedatangan masyarakat tersebut disebut langgar (melayat). Dengan tujuan untuk menghibur mereka yang berduka cita. Biasanya, mereka juga membawa beras seadanya untuk memantu meringankan beban keluarga yang terkena musibah. Sumber: https://www.pegipegi.com/jelajahi-indonesiamu/nusa-tenggara/3-tradisi-suku-sasak-di-lombok-saat-kerabat-meninggal

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Mbolo Weki
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Mbolo Weki merupakan ritual atau acara adat yang menjadi ciri khas dari suku Bima. Sebelum mengenal lebih jauh apa itu Mbolo Weki. Mari kita sedikit mengenal "Bima" sebagai suku, dimana Mbolo Weki itu berasal. Bima (dalam konteks ini) dapat merujuk pada dua hal. Yaitu; nama suku, dan nama kabupaten yang berada di Provinsi NTB (Nusa Tenggara Barat). Suku Bima secara dominan, utamanya menempati dua kabupaten di NTB, yaitu Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu. Sebagai contoh, dimisalkan dalam sebuah dialog berikut, yang diawali dengan pertanyaan; "aslinya mana?". Lalu dijawab; "aslinya Bima". Maka dapat diartikan bahwa orang tersebut berasal dari Suku Bima. Namun, tidak serta-merta mengartikan orang tersebut berasal dari Kabupaten Bima. Maka, tanyalah lagi; "Bima-nya mana?". Jawabannya bisa saja seperti ini; "Bima-nya Kota Bima" atau "Bima-nya Kota Dompu". Contoh lain yang serupa adalah; A: "Aslinya mana?" B: "Aslinya Jawa" A: "oawalaaahhh, Jawa-nya mana...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Khatam Karo'a
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Tradisi Khatam Al-qur an atau dalam bahasa Bima "Khata Karo a" sudah menjadi tradisi masyarakat Bima. Biasanya tradisi ini dilakukan bersamaan dengan acara Khitanan atau dalam bahasa Bima di sebut "Suna Ra Ndoso" dan sangat berbangga orang tua saat acara untuk memberitahukan kepada khalayak ramai, bahwa anak-anak ini akan menjaga kelakukan mereka, karena sudah dikenal sebagai anak-anak yang telah tamat membaca Alquran. Saat acara Suna Ra Ndoso di mulai awal acara dibuka dengan pembacaan Al-qur an oleh yang khatam, biasa yang khatam Al-Qur an berumur 9 hingga 10 tahun dimana mereka sudah mengaji dari umur 7 tahun. Khatam Karo a dilakukan secara meriah dan banyak hadiah yang di dapat oleh anak tersebut supaya memotivasi anak-anak yang lain untuk mau belajar mengaji Al-Qur an. Acara tradisi khatam Al-qur`an ini biasanya dilakukan sejak siang hari sekitar pukul satu, dan ada juga yang dengan arak-arakan atau pawai dengan di selingi oleh pukulan rebana dan hadrah. Menggunakan pakaian...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Upacara Nggana Ro Nggoa
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Yang dimaksud dengan upacara nggana ro nggoa ialah rangkaian upacara adat yang dimulai dan upacara "Salama Loko" sampai dengan upacara "dore ro boru". Upacara salama loko. Upacara Salama Loko disebut juga dengan Kiri Loko dilakukan ketika kandungan seorang ibu berumur tujuh bulan. Upacara ini hanya dilakukan bagi seorang ibu yang pertama kali mengandung. Jalannya upacara dihadiri oleh kaum ibu dan dipimpin oleh sando nggana (dukun beranak) yang dibantu oleh enam orang tua adat wanita. Upacara akan dimulai pada saat maci oi ndeu (waktu yang tepat untuk mandi) di sekitar jam 07.00. Sando nggana menggelar tujuh lapis sarung. Setiap lapis ditaburi beras dan kuning uang perak sa ece (satu ketip = 10 sen). Selain itu disimpan pula dua liku atau dua leo mama (dua bungkus bahan untuk menyirih). Maksud dan taburan beras kuning, ialah agar ibu beserta calon bayinya akan hidup bahagia dan jaya. Uang sa ece, sebagai peringatan kepada ibu bersama calon bayi, bahwa uang merupakan salah sa...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Mpaa Ntumbu
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Dalam pagelaran adu domba di Garut, Lo mungkin masih bisa tahan dengan bunyi mengerikan hasil benturan dua kepala binatang tangguh tersebut. Tapi bagaimana kalau yang diadu di sini merupakan dua kepala manusia dewasa? Yup, pemandangan mengerikan inilah yang akan Lo hadapi saat menyaksikan ajang adu kepala manusia di Bima, Nusa Tenggara Barat, yang disebut juga dengan mpaa ntumbu atau bisa disebut ntumbu. Dalam ajang ini, dua kepala laki-laki dewasa akan diadu seperti layaknya adu domba. Tak pelak, pemandangan ini akan menghasilkan bunyi-bunyian yang sangat mengerikan. Jangan khawatir, para pelaku mpaa ntumbu biasanya merupakan dua orang profesional yang sudah biasa melakukan ritual ini. Mpaa ntumbu merupakan ritual asli masyarakat Bima di Desa Maria, Kecamatan Wawo, dimana ritual ini biasanya dilaksanakan di halaman mumbung khas masyarakat Bima. Untuk mencapai wilayah ini, Lo wajib melakukan perjalanan selama 1 jam dari pusat Kota Bima menuju ke arah timur. Pengaruh mantra...

avatar
Hamzahmutaqinf