1
369 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Salem Santan Cabe Hijau
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Bahan-bahan   3 ekor  ikan pindang salem/cue 3 buah  tomat hijau 5 buah  cabe hijau 2 buah  cabe rawit merah 5 siung  bawang merah 2 siung  bawang putih 1 sachet  santan kara kecil Secukupnya  air Secukupnya  gula, garam Langkah   Cuci bersih ikan dan siapkan bumbu-bumbu. Goreng ikan sebentar jangan terlalu kering. Selama menggoreng tutup waja...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Santan Selada Air
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Bahan-bahan   1 ikat  selada air/daun singkong/kangkung 1 buah  santan kara Bumbu Halus : 1 sdt  merica bubuk 1 sdt  ketumbar bubuk 5 buah  bawang merah 3 buah  bawang putih 1 buah  kemiri 1/2 jari  laos 2 buah  daun salam 1 L  air 2 sendok  minyak makan Garam Gula Penyedap rasa Langkah  ...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Sambal Santan Ikan Kering Bada
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Bahan-bahan   secukupnya  Cabe merah secukupnya  Ikan kering bada 10 bh  Kentang secukupnya  Bawang merah diiris secukupnya  Daun jahe 1 potong  serei Secuil  asam kandis 1 bh  santan kelapa Langkah   Masak santan terlebih dahulu, jika sudah berminyak masukkan kentangnya. tunggu beberapa saat lalu masukkan ikan kering badanya. Blender cabenya dengan garam. lalu masukkan dalam masakan...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Gulai Pedas Tongkol Kacang Panjang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Bahan-bahan   1 ekor  tongkol ukuran sedang 1 ikat  kacang panjang potong-potong Bumbu haluskan 5 buah  bawang merah 4 buah  bawang putih 2 biji  kemiri 1 ruas  jahe 1 ruas  kunyit Serai Cabe rawit setan 10 biji (sesuai selera) Santan kara Penyedap masakan (masako) Langkah   Haluskan semua bumbu lalu sisihkan...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Magi
Ritual Ritual
Banten

Kata magi memiliki sejarah yang sangat panjang, seperti berikut (Ibid, 40-43). "Persia Kuna sekitar 3000 tahun yang lalu melalui kuneiform Mesopotamia Kuna peradabannya secara histories dapat diungkap, di antaranya tentang kepercayaan Zoroastrianisme. Zarathrustra mengajarkan bahwa alam semesta dibagi antara gelap dan terang, antara kebaikan dan kejahatan, antara kebenaran dan kepalsuan, hidup dan mati. Alam semesta terbagi dalam kubu pertentangan sejak saat penciptaan, dunia terkunci dalam pertarungan dua kubu sampai akhir zaman. Manusia bebas memilih, berbuat pilihan moral luhur atau sebaliknya. Dewa yang mewujudkan prinsip kebaikan ada dua yakni Ahura dan Mazda "Tuhan Maha Bijaksana", dan Dewa yang berprinsip jahat yaitu Ahriman. Reprensentasi Ikon Ahura dan Mazda adalah api, mereka seolah-olah memuja api, namun sebenarnya mereka memuja Ahura dan Mazda untuk memperoleh surga. Seorang Rahib Zoroastrian disebut magus , bentuk jamak dari magi (orang majus). Menurut cerita Kristen tiga...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Site Kepurbakalaan
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama Serang berada di wilayah Banten Lama, Serang, berjarak hanya beberapa puluh meter dari Masjid Agung Banten , berseberangan dengan reruntuhan Istana Surosowan yang saya kunjungi belakangan. Itu karena kunci gembok pagar masuk ke reruntuhan istana Banten itu disimpan oleh petugas museum ini.     Tempat yang digunakan oleh Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama berupa bangunan segi empat satu lantai dengan halaman sangat luas. Di halaman depan museum, agak ke sebelah kanan, terdapat cungkup kecil yang di dalamnya dipajang koleksi meriam kuno peninggalan dari jaman kolonial yang dikenal dengan nama Meriam Ki Amuk. Museum Kepurbakalaan Banten Lama berdiri di atas tanah seluas 10.000 m2, sedangkan luas bangunannya hanya 778 m2. Museum didirikan pada 1984, dan peresmiannya dilakukan pada 15 Juli 1985 oleh Prof. Dr. Haryati Soebadjio, Dirjen Kebudayaan waktu itu. Selain benda arkeologis, museum ini juga menyimpan mata...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Sepeda
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

Namanya unik, Museum Sepeda Pramuka Keliling Dunia. Dalam bayangan kita, museum tersebut menyimpan berbagai jenis sepeda. Nyatanya tidak loh . Hanya ada satu sepeda di bagian dalam sebuah rumah yang kemudian dijadikan museum. Sepeda itu digunakan oleh Pak Fauna Sukma Prayoga untuk berkeliling dunia. Saat itu dan sampai kini Pak Fauna aktif di kepramukaan. Nama Museum Sepeda Pramuka Keliling Dunia ada pada bagian depan. Juga pada mulut jalan kecil. Untuk menuju museum ini memang kita harus melalui jalan kecil yang hanya memuat satu mobil. Dari mulut jalan, jarak ke museum sekitar 100 meter. Pak Fauna mengelilingi dunia dengan sepeda mulai 1985 hingga 1990. Negara pertama yang dikunjungi adalah Singapura. Selama lima tahun itu, Pak Fauna sudah berkunjung ke lima benua dan 87 negara.   Ibadah haji Pak Fauna sangat beruntung ketika tiba di Arab Saudi bisa melaksanakan ibadah haji pada 1 Syawal. Ketika itu sedang ada pencucian kabah. Rupanya pemerintah setempa...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Tari Puspo Budoyo
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

TANGERANG — Tangerang Selatan memiliki sanggar kebudayaan yang patut dibanggakan keberadaannya. Rumah Budaya Puspo Budoyo berlokasi di Jalan Elang Raya No 1, Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten ini didirikan sebagai wujud rasa cinta H. Luluk Sumiarso terhadap budaya lokal. Sekaligus sebagai keprihatinan terhadap pupusnya kecintaan masyarakat terhadap kebudayaan tradisional di tengah derasnya pengaruh modernisasi. Bayu, pelatih alat musik tradisional. Rumah Puspo Budoyo ini didirikan pada 6 Agustus 2003.  H. Luluk Sumiarso adalah pria kelahiran Ponorogo 1951, lulusan ITB Teknik Elektro, 1975. Mantan Dirjen ESDM ini membeli tanah di Kampung Sawah, Ciputat, Banten, kemudian dijadikan tempat untuk melestarikan budaya warisan bangsa. Usahanya dalam melestarikan warisan budaya bangsa memang tidak sembarang orang bisa meniru. Kegiatan yang dilaksanakan seperti seminar kebudayaan, pelestarian seni drama pangg...

avatar
Roro
Gambar Entri
Prasasti Kabantenan
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Banten

Prasasti Kabantenan di Bekasi : Pendidikan, Kenegarawanan dan Leadership Janganlah kita lupakan demi tujuan kita, bahwa para pemimpin berasal dari rakyat dan bukan berada di atas rakyat. [Bung Karno dalam Penyambung Lidah Rakyat, hlm. 69] Melanjutkan tulisan ‘Gemah Ripah loh Jinawi’ : Kemakmuran Negara diukur dari jumlah penduduknya yang banyak. Merupakan tantangan berat Tata Kelola perkotaan yang harus sudah sangat mumpuni, agar kota tersebut tidak berujung menjadi Kota ‘Tryanopolis’, yaitu kota yang banyak gejolak dan serba kekurangan sandang dan pangan. Atau bahkan ‘Nekropolis’, kota yang menuju kehancuran karena terjadi peperangan. Ternyata orang-orang tua Sunda seribuan tahun silam telah mengantisipasi itu dengan mengeluarkan perundang-undangan dan hukum ketat yang mengatur manusia dengan lingkungannya. Diantaranya saja begitu ketatnya aturan RTRW (Rencana Tata Ruang dan Wilayah), dengan tujuan melestarikan su...

avatar
Roro