Mengunjungi Kota Jambi rasanya perlu mencoba minuman khasnya yakni Jus Pinang . Minuman ini bisa dikategorikan minuman penambah tenaga dengan cara pembuatan nya masih tradisional , bahkan masyarakat sekitar mempercayai mampu membuat pria perkasa setelah meminumnya . Meski berbahan dasar pinang yang terkenal dengan rasanya yang getir namun minuman ini seperti tidak terasa getirnya karena adanya campuran madu dan kuning telur. Bagi yang ingin mencoba sendiri berikut ini resep membuat jus pinang : Bahan : - 2 buah pinang muda - 2 butir telor, ambil kuningnya - Madu 1 sendok makan - susu 1/4 gelas kecil - buah melon atau sirup - Air secukupnya Cara membuat : 1. Siapkan buah pinang muda, belah jadi 2 bagian lalu ambil isinya 2. Masukkan buah pinang tadi kedalam blender bersama kuning telor,madu, dan buah 3. Blender sampai halus 4. Tuangkan kedalam gelas 5. Campurkan susu dan air panas secukupnya 6. Aduk-aduk . 7...
Tradisi Nganta Kincouw merupakan tradisi menghantarkan bahan-bahan keperluan memasak untuk kebutuhan konsumsi dalam perkawinan. Bahan-bahan masakan inilah yang dikenal dengan sebutan kincouw. Kincouw ini seperti nangka, kelapa, bawang, dan bahan-bahan masakan lainnya. Nganta Kincouw dilakukan pada satu malam sebelum pesta perkawinan digelar oleh pihak laki-laki yang akan melaksanakan perkawinan dan kincouw tersebut diantarkan kepada pihak perempuan yang akan melaksanakan perkawinan. Nganta Kincouw ini dilakukan dengan berjalan kaki dan berarak-arakan dari rumah mempelai laki-laki menuju ke rumah kediaman mempelai perempuan. Tradisi Nganta Kincouw di Desa Tanjung Pauh Mudik dilaksanakan lewat serangkaian proses. Dimuai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan tahap akhir Nganta Kincouw. Tradisi Nganta Kincouw masih dilaksanakan dan eksis hingga sekarang di Desa Tanjung Pauh Mu...
Kompleks Masjid Keramat Koto Tuo terletak di Dusun Koto Tuo, Pulau Tengah, Percam Keliling Danau, Kabupaten Kerinci, Jambi. Masjid dibangun sekitar abad kedelapan belas dan merupakan masjid tertua di Kabupaten Kerinci. Berdasarkan Tim Peneliti Rumah Ibadah Bersejarah Puslitbang Lektur dan Khazanah Kegamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama yang didampingi Tim dari Kemenag Kab. Kerinici, masjid dinamai ‘Keramat’ karena sejarahnya yang selalu terhindar dari bencana. Pada tahun 1903 dan 1939 masjid selamat dari kebakaran hebat yang menghanguskan rumah-rumah di sekitarnya. Kemudian pada tahun 1942, masjid kembali selamat ketika bangunan-bangunan di sekitarnya hancur menjadi puing-puing yang diakibatkan oleh gempa bumi dahsyat. Pemerintah Kolonial Belanda juga mengeluarkan undang-undang Ordonantie stbl 238/1931 untuk melindungi keberadaan masjid. Kompleks masjid dikelilingi dua buah pagar dari semen,...
Candi yang terletak di Kecamatan Muaro Sebo, Muaro Jambi, Jambi ini merupakan salah satu bangunan peninggalan sejarah yang patut dilestarikan. Komplek Candi Muaro Jambi ini merupakan warisan budaya Budha yang pernah menjadi salah satu pusat pengajaran agama Budha di tanah air. Beberapa reruntuhan seperti Stupa, Arca Gajah Singh, dan Arca Prajinaparamitha menjadi bukti nayata akan hal itu. Sejak tahun 2012, situs bersejarah ini resmi dibuka untuk umum dan menjadi objek wisata Indonesia. (Sumber : http://indonesiaexplorer.net/menguak-candi-muaro-jambi-peninggalan-sejarah-kerajaan-sriwijaya.html)
Serangko merupakan salah satu alat musik khas daerah Jambi. Alat musik tiup ini dulu digunakan di daerah Kerinci untuk terompet perang atau peringatan tertentu, seperti musibah kematian. Terbuat dari tanduk kerbau yang panjangnya mencapai 1,5 meter. (Sumber : http://alatmusiktradisional.com/alat-musik-tradisional-sumatera-jambi.html).
Prasasti Karang Berahi terletak di Dusun Batu Bersurat, Desa Karang Berahi, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Propinsi Jambi. Secara astronomis berada pada koordinat 02º03’16.22” LS dan 102º28’09.73” BT. Di situs ini ditemukan sebuah prasasti batu kemudian dikenal dengan nama Prasasti Karang Berahi. Prasasti ini bertuliskan aksara Pallawa dan berbahasa Melayu Kuno, pertama kali ditemukan pada tahun 1904 oleh L. Berkhout , seorang kontrolir Belanda untuk daerah Bangko. Penemuan prasasti ini kemudian diteliti N.J. Krom, yang menyatakan Prasasti Karang Berahi merupakan salah satu prasasti yang dikeluarkan Kedatuan Sriwijaya. Krom juga membandingkan baik isi dan karakter huruf Prasasti Karang Berahi mirip dengan Prasasti Kotakapur (686 M) yang ditemukan di Pulau Bangka. Masih terkait dengan Situs Karang Berahi, yaitu adanya temuan struktur bata di lahan bekas persawahan penduduk di barat desa sekitar 200 m...
Tari Selampit Delapan dapat diartikan sebagai tari dengan delapan kain/selampit. Tari ini menggambarkan pergaulan muda-mudi di daerah Jambi. Tari ini biasa ditarikan oleh delapan orang penari, bisa berpasangan atau tidak. Masing-masing penari memegang kain selampit berbagai warna. Hal tersebut menggambarkan beragamnya pergaulan muda-mudi di Jambi. Tarian ini khas dengan para penari yang bergerak saling menyilangkan kain-kain selampit yang mereka pegang menjadi bertautan satu sama lainnya. Koreografi tersebut bertujuan untuk menggambarkan persatuan pemuda dan pemudi wilayah setempat. Sebenarnya pada awal kemunculan tarian ini, penari membawa sumbu kompor bukan kain selampit. Tujuan awal mengapa tarian ini diciptakan sebenarnya untuk merekatkan hubungan persaudaraan antara pemuda maupun pemudi. (Sumber : http://kebudayaanindonesia.net/kebudayaan/904/tari-selampit-delapan).
Setiap daerah di Indonesia tentu memiliki ciri khasnya masing-masing, termasuk dalam hal pakaian adat. Pakaian adat biasa digunakan jika dalam upacara adat/besar, termasuk salah satunya upacara pernikahan. Begitu pula propinsi Jambi. Dalam hal pakaian adat, Jambi tidak jauh berbeda dengan pakaian khas pulau Sumatera yaitu baju kurung dan berwarna mencolok (merah/orange). Tidak lupa pula dilengkapi dengan aksesoris/perhiasan yang memunculkan kesan mewah. Berikut beberapa perlengkapan dari pakaian adat Jambi : 1. Pesangkon : merupakan penutup kepala yang terbuat dari kain beludru, yang pada bagian luarnya diberi hiasan menyerupai duri pandan. 2. Cincin pacat kenyang/cincin kijang/cincin capung 3. Anting berbentuk kupu-kupu 4. Gelang kilat bahu (dipasang pada masing-masing lengan), gelang kano, ceper, dan buku beban. Khusus untuk gelang buku beban terbuat dari permata berwarna putih. 5. Gelang nago betapo dan ular meli...