Bangunan berbentuk limas ini berdiri megah di Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah. Di kelilingi bukit kapur pegunungan sewu, sekilas bangunan seperti gunung. Bagian bawah besar dan kokoh, ke atas makin mengecil. Inilah Museum Kars Indonesia (MKI), yang disebut-sebut museum karst terbesar di Asia Tenggara. Keseluruhan kompleks museum hampir 25 hektar, dengan luas bangunan 300 meter persegi, terdiri dari tiga lantai. Kala memasuki museum, pengunjung akan “disapa” miniatur stalagtit dan stalagmit di lobi. Setelah mengisi buku tamu, bisa memasuki lantai satu berisi peraga dan berbagai gambar tentang peta karst dunia, pembentukan karst, fenomena karst Indonesia, hingga replika manusia kerdil di Flores. Lantai satu bertema Karst untuk Ilmu Pengetahuan. Selanjutnya, pengunjung bisa ke lantai dasar berisi beraneka alat budaya, diorama, hingga kerangka manusia prasejarah. Lantai dasar ini bertema karst untuk kehidupan. Lantai dua atau terat...
sumber : Asip Monumen Kalimantan Utara ( https://1.bp.blogspot.com) Provinsi Kalimantan Utara adalah Provinsi termuda yang ada di Indonesia, Provinsi ini dari Provinsi Kalimantan Timur. Meski tergolong baru, namun provinsi ini mempunyai Landmark yang menjadi kebanggan bagi rakyatnya, landmark tersebut adalah Tugu Perdamaian. Tugu yang berada di pusat kota Tanjung Selor ini memiliki ketinggian kurang lebih 20 meter dan lebar 5 meter. Pada bagian badan tugu terdapat ukiran-ukiran indah khas Kalimantan yang melambangkan keragaman suku yang ada di Kalimantan Utara. Serta bagian atas terdapat Burung Enggang yang merupakan burung kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan, khususnya Kalimantan Utara. Selain Tugu perdamaian, Taman Lansia, juga berada di Provinsi Kalimantan Utara menjadikan landmarknya. Sumber : http://albantanipro.blogspot.com/2016/03/landmark-atau-ikon-setiap-provinsi-di.html
Arwansisir (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Belut Bumbu Kuning (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Betik pada suku Dayak Kenyah Uma’ Lung merupakan warisan nenek moyang yang telah ada sejak dahulu kala, dan secara turun-temurun diwarisankan kepada generasi berikutnya. Namun sejak tahun 1948 mengalami perubahan karena adanya pengaruh masuknya agama dan pengaruh kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga generasi berikutnya mulai kurang tersentuh dengan karya budaya betik. Dalam suku Dayak Kenya Uma’ Lung, betik (tato) direpresentasikan sebagai lambang keagungan dan positioning pada strata sosial di masyarakat setempat. Secara khusus, pada wanita Dayak Kenya Uma’ Lung, betik (tato) adalah lambang kecantikan yang berisikan makna-makna filosofis kehidupan alam fana dan alam baka. Penggunaan tato pada wanita Suku Uma’ Lung adalah intepretasi terhadap pengakuan atas posisi wanita yang patut untuk dihormati dan diagungkan. Bagi wanita pengguna tato pada suku Dayak Kenya Uma’ Lung adalah adanya hasil ukiran menggunakan jarum dan tinta khas yang digambar pa...