monedas para FC 26 Visité Buyfc26coins.com. La mejor experiencia de compra de monedas ever..m71u
351 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sabai Nan Aluih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Di hilir sungai Batang Agam di daerah Padang Tarok yang airnya jernih, berdiri sebuah rumah bergojong (berujung) empat. Rumah tersebut dihuni oleh sepasang suami istri bernama Rajo Babanding dan Sadun Saribai. Mereka mempunyai dua orang anak, laki-laki dan perempuan, Mangkutak Alam dan Sabai nan Aluih. Mangkutak Alam berwajah tampan, selalu dimanjakan oleh ayahnya ke mana pun pergi ia selalu diajaknya dan merupakan anak kebanggaan. Wataknya sedikit penakut. Sedangkan kakaknya Sabai nan Aluih berwajah cantik, lembut, rajin dan sering membantu ibunya. Waktu luang dimanfaatkan untuk membuat renda dan menenun. Kecantikan Sabai nan Aluih ini bahkan didengar sampai ke kampung-kampung lain di daerah Padang Tarok. Suatu ketika Rajo nan Panjang seorang saudagar kaya yang baru kembali dari rantau, orang yang disegani di kampong Situjuh berkeinginan untuk menyunting Sabai nan Aluih. Maka dikirimlah anak buahnya sebagai utusan untuk melamar Sabai. Rajo Babanding orang tua Sabai menolak lama...

avatar
tresna purnama dewi
Gambar Entri
Mak Isun Kayo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Di negeri batang tabik, yang sekarang sudah termasuk dalam kota Payakumbuh, hiduplah seorang kaya. Mak Isun orang menyebutnya. Waktu mudanya menjadi kusir bendi. Bendi yang dipakainya milik orang lain yang disewa. Dia seorang yang rajin dan hemat. Bendinya selalu bersih dan kudanya terpelihara dengan baik sehingga orang pun lebih suka menumpang pada bendi Mak Isun. Ketika pemiliknya meninggal, bendi dan kuda itu dibeli Mak Isun dengan cicilan. Setelah menjadi pemilik, Mak Isun tidak lagi membayar sewa. Namun uang sewanya tetap dikeluarkan dan dimasukkan kedalam tabungan. Lama-lama uang sewa yang ditabung itu dapat pula membeli bendi berikut kudanya dan bendi itu disewakannya pada orang lain. Sampai pada suatu masa, Mak Isun telah memiliki delapan bendi berikut kudanya. Memiliki bendi sebanyak itu terbilang luar biasa. Sejak itu namanya menjadi Mak Isun Kayo, Mak Isun yang kaya. Meski menjadi orang kaya, gaya hidup Mak Isun tidak berubah. Ia tetap menjadi orang yang hemat. Malah...

avatar
tresna purnama dewi
Gambar Entri
Asal Mula Nagari Koto Nan Ampek dan Koto Nan Gadang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Negeri Koto Nan Ampek adalah sebuah daerah yang terletak di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Konon, daerah yang subur ini dulunya merupakan kawasan hutan lebat. Oleh masyarakat sekitar, kawasan ini dijadikan permukiman dan diberi nama Nagari Koto Nan Ampek dan Koto nan Gadang. Mengapa daerah tersebut diberi nama Nagari Koto Nan Ampek dan Koto nan Gadang? Temukan jawabannya dalam cerita Asal Mula Negeri Koto Nan Ampek berikut ini! Alkisah, di sebuah nagari di daerah Minangkabau, Sumatra Barat, ada sebuah kerajaan dipimpin oleh seorang raja yang bergelar Baginda Mulia Nan Arif Bijaksana. Diberi gelar demikian karena ia seorang raja yang sungguh arif dan bijaksana. Ia senantiasa menjalankan segala kewajibannya sebagai seorang raja dan memberikan segala sesuatu yang menjadi hak rakyatnya. Rakyat negeri ini senantiasa hidup aman, tentram dan makmur. Betapa tidak, selain memiliki raja yang arif dan bijaksana, mereka juga memiliki tanah yang luas dan berbagai...

avatar
tresna purnama dewi
Gambar Entri
Rambun Pamenan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Rambun Pamenan adalah anak seorang janda dari sebuah dusun di daerah Sumatra Barat, Indonesia. Ibu Rambun yang bernama Lindung Bulan sangat terkenal kecantikannya hingga ke berbagai negeri. Suatu ketika, Lindung Bulan diculik dan dipenjara karena menolak lamaran Raja Angek Garang dari Negeri Terusan Cermin. Rambu Pamenan pun berniat untuk membebaskan ibunya. Bagaimana usaha Rambun membebaskan ibunya? Ikuti kisahnya dalam cerita Rambun Pamenan berikut ini! * * * Alkisah , di daerah Sumatra Barat, hiduplah seorang janda bernama Lindung Bulan bersama dua orang anak laki-lakinya. Anaknya yang sulung bernama Rendo Pinang, sedangkan yang bungsu bernama Rambun Pamenan. Lindung Bulan adalah seorang janda yang cantik nan rupawan. Kecantikannya terkenal hingga ke berbagai negeri. Sejak kematian suaminya, banyak pemuda maupun duda yang datang meminangnya, namun tak satu pun pinangan yang diterimanya. Ia lebih senang menjanda daripada kedua anaknya berayah tiri. Suatu ketika, b...

avatar
tresna purnama dewi
Gambar Entri
Siamang Putih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Siamang Putih adalah sebuah legenda yang sangat terkenal di kalangan masyarakat Sumatra Barat, khususnya yang tinggal di pesisir utara Pantai Tiku. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, siamang putih merupakan penjelmaan seorang gadis cantik yang bernama Puti Juilan. Ia adalah cucu dari Tuanku Raja Kecik yang memerintah di Kerajaan Pagaruyung saat itu. Mengapa Puti Juilan berubah menjadi siamang putih? Kisah menarik ini dapat Anda ikuti dalam cerita Siamang Putih berikut ini. ** * Alkisah, di Kampung Alai di pesisir utara Pantai Tiku Sumatra Barat, tersebutlah seorang juragan kapal yang bernama Nahkoda Baginda. Ia adalah putra Tuanku Raja Kecik yang memerintah di Kerajaan Pagaruyung. Nahkoda Baginda mempunyai seorang putri yang cantik jelita bernama Puti Juilan. Kecantikan parasnya terkenal hingga ke berbagai negeri. Belum seorang pun pemuda yang berani meminangnya, karena selain cantik bagaikan bidadari, ia juga keturunan bangsawan. Sementara, para pemuda atau...

avatar
tresna purnama dewi
Gambar Entri
Selendang Terbang Putri Bidadari
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Dahulu kala, ada seorang pemuda tampan dan tampan gagah bernama "Datu Awang Sukama". Suatu hari, Datu Awang Sukama melihat ada 7 (tujuh) bidadari cantik sedang mandi di telaga. Para bidadari itu tidak tahu bahwa Awang Sukama sedang mengintip mereka dan membiarkan selendang mereka yang digunakan untuk terbang, bertebaran disekitar telaga. Awang Sukama lalu mencuri salah satu selendang terbang milik bidadari itu. selesai mandi para bidadari itu kemudian mengenakan selendangnya masing-masing dan bersiap-siap terbang pulang ke kayangan. Namun, sayang selendang milik Putri Bungsu sudah dicuri oleh Awang Sukama, sehingga ia tidak bisa terbang kembali ke kayangan. Dengan sedih keenam kakanya pergi meninggalkannya sendirian di bumi. Datu Awang Sukama pun segera keluar menemui Putri Bungsu dan mengajaknya tinggal bersamanya. Karena tidak ada pilihan lain, maka Putri Bungsu dinikahi Awang Sukama dan melahirkan seorang bayi perempuan. Namun, suatu hari Putri Bungsu dikejutkan oleh seekor ayam...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Tari Panduppai
Tarian Tarian
Sumatera Barat

Tarian Panduppai merupakan sebuah kesenian tradisional kebanggan Masyarakat Kabupaten Polman,Provinsi Sulawesi Barat. Pada masa kerajaan tari ini kerap ditampilkan dalam penyambutan tamu-tamu kerajaan atau tamu daerah. Selain juga sering ditampilkan dalam pelaksanaan pesta perkawinan. Dalam Pesta perkawinan, tarian ini ditampilkan dalam rangka menyambut hadirnya pengantin mempelai pria sesaat sebelum pelaksanaan ijab kabul pernikahan di rumah mempelai wanita. Selain menampilkan para penari pada prosesi ini, juga hadir sepasang remaja putra dan putri lengkap dengan pakaian pengantin Ala Polman yang dipersiapkan untuk menggantikan kedudukan pengantin di pelaminan tatkala salah satu dari sang mempelai tiba-tiba jatuh sakit pada saat menyambut tamu-tamu undangan. Biasanya, tari Panduppai ditampilkan sebanyak dua kali. Yaitu, pada prosesi penyambutan rombongan keluarga mempelai pria dan pada saat kedua mempelai berada di atas pelaminan untuk menyambut hadirnya tamu undangan.

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Rumah Uma Adat Mentawai
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Barat

Rumah tradisional / adat suku Mentawai masih banyak kita di jumpai di kabupaten Kepulauan Mentawai, provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Uma biasanya dihuni oleh 5 hingga 7 kepala keluarga dari keturunan yang sama. Satu diantaranya anggota yang tinggal dalam sebuah rumah disebut Sikerei. Sikerei itulah yang oleh suku Mentawai dianggap sebagai tetua. Uma menjadi pusat kehidupan bagi suku Mentawai. Di dalam Uma itulah, suku Mentawai tinggal, menyelenggarakan pertemuan dan melaksanakan berbagai macam acara adat, seperti penikahan. Uma juga menjadi tempat untuk menyembuhkan anggota keluarga jika ada yang sakit. Uma adalah rumah besar yang berfungsi sebagai balai pertemuan semua kerabat dan upacara-upacara bersama bagi semua anggotanya. Uma terbuat dari kayu kokoh dan berbentuk rumah panggung yang dibawahnya digunakan sebagai tempat pemeliharaan ternak seperti babi. Selain bangunan rumah utama atau uma ada macam bangunan lain yang di sebut: Lalep  tempat...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
Ruduih
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Sumatera Barat

Ruduih adalah senjata tradisional sejenis golok yang berasal dari budaya masyarakat Minang , Sumatra Barat . Senjata ini dapat dikatakan sebagai senjata perang. Sedangkan untuk berburu biasanya menggunakan sumpitan. Dan sejenis senjata tradisional yang paling terkenal di Minang adalah Karih yang merupakan senjata tikam selain belati. Keberadaan ruduih tercatat di dalam Museum Perjuangan Tridaya Eka Dharma, sebagai senjata yang digunakan dalam perang Manggopoh (1908). Perang Manggopoh (1980 ) lebih tepatnya pada tanggal 15-16 Juni 1908, bermula dari kejengkelan, kaum ninik mamak, alim ulama, para cendikia dan rakyat Kanagarian Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Tindakan-tindakan serdadu Belanda dinilai telah melanggar adat sopan santun masyarakat Manggopoh yang menjunjung tinggi nilai adat dan budaya luhur Minangkabau dan keluar dari batas kewajaran sebagai manusia. Ketidakmanusiawian yang dimaksud adalah penetapan hoofd be...

avatar
M Luthfi Fathurrahman