Rumah suku Baduy Proses pembuatan rumah/membangun rumah selalu dikerjakan secara gotong royong, yang menunjukkan bahwa masyarakat Baduy sangat tinggi rasa kebersamaannya. Adapun bentuk rumah tidak semewah rumah di kota-kota yang dindingnya menggunakan pasir, semen, ditata dengan indah, diberikan berbagai aksesoris dan hiasan dinding sesuai dengan keinginan pemilik rumah, namun pada masyarakat Baduy rumah mereka cukup sederhana, terbuat dari bahan-bahan seperti kayu yang berasal dari alamnya, bilik bambu, atap rumbia, genting ijuk dan lain-lain yang jelas sangat sederhana, dengan posisi semua rumah di Baduy selalu menghadap utara selatan, yang secara logika rumah menghadap utara selatan maka proses pergantian dan penyinaran sinar matahari sangat baik, apabila pagi sinar matahari masuk dari arah timur dan sore hari sinar matahari masuk dari arah barat, sehingga masyarakat baduy memiliki tingkat kesehatan yang sangat tinggi apalagi dengan aktifitas mereka ya...
Urut janur merupakan cara mengurut dengan menggunakan janur sebagai alat penyembuhannya. Tempat urut ini berlokasi di pekarungan. Biasanya anak kecil yang sakit sering datang ke tempat ini, janur yg digunakan langsung berubah Warna menjadi merah apabila ada penyakit di dalamnya.
Ada sebuah cerita yang mengisahkan tentang saudagar kaya, yang mempunyai sifat kikir dan sombong. Sifatnya itu membuatnya dia dijauhi oleh penduduk setempat. Pun begitu, saudagar itu cuek saja. Dikisahkan dalam cerita rakyat Indonesia, suatu hari saudagar itu didatangi seorang pengemis. Pengemis itu minta makan barang sepiring. Sebab, dia belum makan apa-apa. Selain, makanan sisa yang diambilnya dari tempat sampah. "Tuan," pengemis itu bersuara pelan, "Boleh saya minta makan, Tuan. Saya lapar. Saya belum makan, Tuan." Melihat pengemis itu si saudagar langsung mengusirnya. "Hei, pengemis! Seenaknya saja kau minta makan padaku. Pergi sana! Kau pikir aku mencari duit untukmu?!" Kata-kata yang dilontarkan si saudagar membuat si pengemis sakit hati. Dia pun pergi. Tapi, sebelum pergi dia sempat berujar, "Dasar orang sombong! Tunggu saja balasan yang akan kau terima!" Si saudagar tidak bergeming dengan kata-kata si pengemis. Dia malah berkacak pinggang. Beberapa hari s...
Merupakan salah satu kesenian tradisional yang sudah langka, namun masyarakat Desa Kemuning, Kecamatan Kresek – Kabupaten Tangerang masih melestarikan kesenian Angklung Gubrag pada acara khitanan, perkawinan dan selamatan kehamilan. Pada masa lalu kesenian Angklung Gubrag dilaksanakan pada saat ritual penanaman padi dengan maksud agar hasil panen berlimpah. Instrumen yang digunakan 6 buah angklung menggunakan bambu hitam, masing-masing memiliki nama: bibit, anak bibit, engklok 1, engklok 2, gonjing dan panembal, dilengkapi dengan terompet kendang pencak dan seruling. Di atas angklung dikaitkan pita yang berasal dari kembang wiru, menurut kepercayaan kembang wiru dan air yang berasal dari angklung dipercaya dapat menjadi obat dan penyubur tanaman. Semua pemain berdiri tidak menari kecuali penabuh dogdog lojor menabuh sambil ngibing diiringi beberapa penari perempuan dengan kostum kebaya dan kain.
Merupakan salah satu kesenian tradisional yang sudah langka, namun masyarakat Desa Kemuning, Kecamatan Kresek – Kabupaten Tangerang masih melestarikan kesenian Angklung Gubrag pada acara khitanan, perkawinan dan selamatan kehamilan. Pada masa lalu kesenian Angklung Gubrag dilaksanakan pada saat ritual penanaman padi dengan maksud agar hasil panen berlimpah. Instrumen yang digunakan 6 buah angklung menggunakan bambu hitam, masing-masing memiliki nama: bibit, anak bibit, engklok 1, engklok 2, gonjing dan panembal, dilengkapi dengan terompet kendang pencak dan seruling. Di atas angklung dikaitkan pita yang berasal dari kembang wiru, menurut kepercayaan kembang wiru dan air yang berasal dari angklung dipercaya dapat menjadi obat dan penyubur tanaman. Semua pemain berdiri tidak menari kecuali penabuh dogdog lojor menabuh sambil ngibing  diiringi beberapa penari perempuan dengan kostum kebaya dan kain.
Waduk Krenceng adalah sebuah situ buatan untuk memenuhi sarana air bersih warga Cilegon dan sekitarnya yang dikelola oleh anak perusahaan Krakatau Steel Group yaitu PT. Krakatau Tirta Industri (KTI) yang beralamat di Jl. Ir. Sutami Krenceng Cilegon, selain itu Waduk Krenceng juga memiliki panorama uang indah dikala sore hari sehingga sering dikunjungi oleh masyarakat setempat maupun dari luar daerah untuk menikmati keindahannya.
Lagu Tangsel Cemore Cermin Karakter Tangerang Selatan Deng en dengan sirih sampan berduri duri, Mandi kembang kembang melati, Di Tangerang Tangerang Selatan. Kampung dewek yang paling nyaman, Desa rapi alamnya asri, Kota dagang, Dari Ciputat BSD Alam Sutera sampe Pamulang. Deng en dengan sirih sampan berduri duri, Mandi kembang kembang melati, Di Tangerang Tangerang Selatan. Kaya budaya ayo dipiara, Tionghoa campur Sunda Betawi Ora, Bagen bae nama lo Ahong Mamat Adang ato Cecep, Budaya dewek Cokek Lenong sampe Topeng Blantek. Deng en dengan sirih sampan berduri duri, Mandi kembang kembang melati, Di Tangerang Tangerang Selatan. Nong Rogayah Teh Neneng ama Mey Hwa, Saya resep ama semua orang Indonesia, Kaya Budaya, Bhineka Tunggal Ika. Demikianlah cuplikan syair lagu berjudul “Tangsel CEMORE” karya Dhian Widyawati (Mpok Yupi). Lagu ini didendangkan melalui tari, musik, dan lagu oleh Sanggar Dhian Riang Utama perwakilan Kantor Di...
Dengan mengenakan pakaian seperti seorang petani, sekelompok penari pria dan wanita dengan riang menghantam alu (pemukul) ke dalam Lesung ( tempat menumbuk padi ) . Mereka begitu menghayati dan menikmati setiap gerakan yang tidak hanya unik tetapi juga memiliki arti kuat ketika memainkan tarian bendrong lesung yang menjadi salah satu seni tari tradisional masyarakat Cilegon, Banten. Tarian bendrong lesung tumbuh bekembang dari satu generai ke generasi berikutnya secara estafet. Pelestarian tradisi seni tari ini dilakukan karena bukan saja sebuah kesenian yang patut untuk diselamatkan namun karena perannya yang penting dalam kehidupan masyarakat Banten. Tarian ini merupakan tradisi yang dipertunjukkan saat menyambut panen dan merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas berkah panen yang berlimpah. Lesung dan alu merupakan alat tradisional yang digunakan untuk menumbuk padi menjadi beras. Alat ini tidak hanya ada di Banten saja namun di berbaga...
JEREH BU GURU ( A.Syahri Aliman) Jereh bu guru, Dadi bocah kudu nurut ning wong tue, Jereh bu guru, Dadi bocah kudu gelem akeh belajar, Supaye engko dadi wong soleh, Sing akeh ilmune, Supaye engko dadi menuse, Sing akeh gunane. Jereh bu guru, Dadi bocah kudu ngebantu wong tue, Jereh bu guru, Dadi bocah kudu belajar agame, Terjemah Kata bu Guru Jadi anak harus taat kepada orang tua Kata bu Guru Jadi anak harus mau banyak belajar Supaya nanti jadi orang sholeh Yang banyak ilmunya Supaya nanti jadi manusia Yang banyak gunanya. Kata bu Guru Jadi anak harus membantu orang tua Kata bu Guru Jadi anak harus belajar ilmu agama