Aksara Murda , dikenal sebagai Aksara Jawa Murda (ꦲê¦ê§ê¦±ê¦«âê¦--ꦮâꦩꦸê¦ê¦¢) adalah huruf khusus yang ada dalam huruf jawa, untuk aksara murda hanya ada 7 buah yaitu Na, Ka, Ta, Sa, Pa, Ga dan Ba. Fungsi aksara murda layaknya huruf kapital, hanya digunakan untuk menulis nama orang penting/terkenal dan tempat/daerah yang terkenal/besar. penulisan aksara murda bisa hanya di depan saja, atau bisa di keseluruhan kata yang digunakan untuk menulis bahasa Jawa dan sejumlah bahasa daerah Indonesia lainnya (Huruf Kapital). Aksara ini hanya mempunyai 8 huruf saja, yaitu á¹a Kha Tha Sha Pha Nya Gha Bha (ê¦âê¦'âꦡ&aci...
Kendhal kaline wungu, ajar kenal karo aku Lelene mati digepuk, gepuk nganggo walesane Suwe ora kepethuk, ati sida remuk, kepethuk mung suwarane e ya e ya e..e yae yae yae yae Jangkrik genggong, jangkrik genggong, luwih becik omong kosong Semarang kaline banjir, ja sumelang ra dipikir Jangkrik upa saba ning tonggok, malumpat ning tengah jogan Wis watake priya, jare ngaku setya, tekan dalan selewengan e ya e ya e..e yae yae yae yae Jangkrik genggong, jangkrik genggong, wani nglirik sepi nguwong Yen ngetan bali ngulon, tiwas edan ora kelakon Yen ngrujak ngrujaka nanas, aja ditambahi kweni Kene tiwas nggagas, awak adhem panas, jebul ana sing nduweni e ya e ya e..e yae yae yae yae Jangkrik genggong, jangkrik genggong, sampun cekap mangsa borong Makna: Menceritakan tentang dua orang yang belajar untuk saling mengenal, kerinduan seseorang ketika jauh dari orang yang disayangnya, kangen ketika b...
Kunyit asam adalah larutan penyegar yang populer di Jawa dan Bali. Minuman yang dapat disajikan dingin maupun hangat ini dibuat dari parutan kunyit yang diperas dan larutan asam jawa. Terkadang ditambah dengan jeruk nipis atau sinom (daun asam muda) untuk melengkapi spektrum rasa asamnya. Ada pula yang menambahkan daun sirih agar ada unsur kepahitan dalam rasanya. Karena kunyit merupakan anti-oksidan yang baik, minuman segar ini juga menyehatkan. Resep: Bahan (8-10 gelas) - 1500 cc air - 250 g gula merah - 4-5 sdm gula pasir - 75 g asam jawa tanpa biji - 40 g (5 cm) kunyit yang diiris / 5 g bubuk kunyit - 10 g (4 lembar) daun pandan segar yang disimpulkan - 4 g (8 lembar) daun jeruk Cara Membuat 1. Masak air sampai mendidih, masukkan semua bahan. Didihkan kembali sampai semua bahan larut/hancur lalu angkat. 2. Saring dengan penyaring sambil ditekan sampai tinggal ampasnya. Biarkan air asam hingga tidak panas...
Pernah makan jeruk? Atau meminum sarinya? Pastinya pernah dong. Nah, salah satu pemilik jeruk terbesar di dunia adalah Indonesia. Jeruk dengan diameter mencapai duapuluhan sentimeter umumnya dikenal dengan Jeruk Bali. Akan tetapi bukan hanya Jeruk Bali yang memiliki ukuran bongsor itu. Iya. Jeruk Pamelo meiliki rupa yang mirip dengan Jeruk Bali. Bedanya, isi buah Jeruk Pamelo berwarna merah. Cita rasa lebih manis dari jeruk seukurannya. Bahkan rasa kecut yang sering ada pada jeruk, tidak ditemui pada Jeruk Pamelo. Jeruk Pamelo tumbuh subur di kaki Gunung Muria. Di kaki muria tersebut, Jeruk Pamelo dapat ditemui di desa Jollong, Telogowungu, Gembong dan sekitarnya. Tempat yang menyediakan: Jeruk Pamelo Madu Bageng Food Store Address: Bageng, RT.02 RW.03, Gembong, Bageng, Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah 59162 Phone: 0812-1598-7054
Cerita Rakyat Jawa Tengah Alkisah, di Dusun Medang Kawit, Desa Majethi, Jawa Tengah, hiduplah seorang pendekar tampan yang sakti mandraguna bernama Aji Saka. Ia mempunyai sebuah keris pusaka dan serban sakti. Selain sakti, ia juga rajin dan baik hati. Ia senantiasa membantu ayahnya bekerja di ladang, dan menolong orang-orang yang membutuhkan pertolongannya. Ke mana pun pergi, ia selalu ditemani oleh dua orang abdinya yang bernama Dora dan Sembada. Pada suatu hari, Aji Saka meminta izin kepada ayahnya untuk pergi mengembara bersama Dora. Sementara, Sembada ditugaskan untuk membawa dan menjaga keris pusaka miliknya ke Pegunungan Kendeng. “Sembada! Bawa keris pusaka ini ke Pegunungan Kendeng. Kamu harus menjaganya dengan baik dan jangan berikan kepada siapa pun sampai aku sendiri yang mengambilnya!” pesan Aji Saka kepada Sembada. “Baik, Tuan! Saya berjanji akan menjaga dan merawat keris pusaka Tuan!” jawab Sembada. Setelah itu, berangkatlah...
Kendal kaline wungu ajar kenal karo aku Lelene mati digepuk Gepuk nganggo walesane Suwe ora pethuk Ati sida remuk Kepethuk mung suwarane E... ya... e... ya... e... E... ya... e... ya... e... ya... e... ya... e... Jangkrik genggong, jangkrik genggong Luwih becik omong kosong Semarang kaline banjir Ja sumelang ra dipikir Jangkrik upa saba ning tangga Malumpat ning tengah jogan Wis watake priya, jare ngaku setya Tekan ndalan selewengan E... ya... e... ya... e... E... ya... e... ya... e... ya... e... ya... e... Jangkrik genggong, jangkrik genggong Wani nglirik sepi uwong Yen ngetan bali ngulon Tiwas edan rak kelakon Yen ngrujak, ngrujaka nanas, aja ditambahi kuweni Kene tiwas nggagas, awak adhem panas, jebul ana sing nduweni E... ya... e... ya... e... E... ya... e... ya... e... ya... e... ya... e... Jangkrik gengg...
Lirik Lagu Perahu Layar Yo kanca ning gisik gumbira, alerap-lerap banyune segara Angliyak numpak prau layar ing dina minggu dek pariwisata Alon praune wis nengah pyak pyuk pyak banyu binelah Ora jemu-jemu karo mesem ngguyu ngilangake rasa lungkrah lesu Adhik njawil Mas....jebul wis sore Witing kelapa katon awe-awe Prayogane becik bali wae, dene sesuk esuk tumandang nyambut gawe Terjemahan Perahu Layar Marilah teman ke pantai wisata, berkilauan air laut Mengayuh naik perahu layur di hari Minggu di tempat wisata Pelan saja, perahunya sudah di tengah, pyak pyuk pyak air terbelah Tak bosan-bosan sambil tertawa menghilang rasa letih lesu Adik menjawil Mas..... ternyata sudah sore Pohon kelapa tampak melambai-lambai Sebaiknya segera kembali ( pulang ), karena besok harus bekerja https://www.kompasiana.com/aryapenangsang/ki-nartosabdo-seniman-yang-mencintai-alam-dan-budaya-nusantara_55...
Kopi tubruk adalah tradisi kopi yang paling sering dan umum di temui di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di Jawa dan Bali. Cara membuatnya mudah, cukup memasukan kopi dan tuangkan air panas, tambahkan gula bila ingin berasa manis, aduk dan hidangkan. Kopi tubruk (tanpa gula) ini juga erat dan selalu menjadi salah satu minuman yang disajikan dan disiapkan untuk tradisi sesaji. CARA-CARA MENYEDUH KOPI YANG PERLU DIPERHATIKAN: Walau terkesan gampang, perhatikan hal-hal berikut jika kita ingin kopi tubruk terbaik: Air Dalam sajian kopi tubruk, 90 persen lebih isi cangkir kita adalah air. Maka peranan air sangat penting! Pastikan air yang kita gunakan bersih dan pada temperatur yang tepat. Saya biasanya menggunakan air mineral merk Amidis untuk menyeduh kopi. Ini anjuran teman-teman saya yang lebih jago bikin kopi, hehehe. Kata mereka, air mineral bisa lebih mengeluarkan karakter kopi. Jika tak ada, pakai air kita...
Tebus Weteng atau Mitoni merupakan salah satu tradisi syukuran ibu hamil ketika memasuki usia kandungan 7 (tujuh) bulan. Di Tegal pun mengenal tradisi ini. Namun tentu saja, setiap desa yang ada di Tegal, baik itu Kabupaten maupun Kota Tegal pasti memiliki tradisi yang berbeda juga sesuai dengan kepercayaan dan yang pasti sesuai dengan perkembangan jaman. Namun di daerah pedalaman (jauh dari jalan utama), tradisi ini masih ditemukan, terutama di wilayah Adiwerna, Kabupaten Tegal. Untuk pakem dari Tebus Weteng sebenarnya sama, yaitu adanya rujak. Namun yang membuat berbeda adalah tradisi yang mengikutinya. Biasanya tradisi itu turun temurun dari nenek moyang. Tata Cara Pertama – tama rujak dibuat dengan bahan seperti delima, jeruk bali yang dijemur kering, nanas, gula merah, cabai rawit, dan bumbu lainnya. Sebelum rujak dibagikan kepada tetangga, pasangan yang berbahagia tersebut diminta untuk pura – pura membeli rujak tersebut 1...