Suling Melintang/Malintang atau Floit adalah alat musik tradisional yang ditiup masyarakat Maluku yang digunakan untuk mengiringi tarian tradisional. Floit dikenal biasanya dimainkan lebih dari 5 orang dan dikelompokkan dalam susunan akord 1 ~ 4. Floit terbuat dari Bambu yang diberikan penyekat pada salah satu ujungnya, kemudian bagian atasnya dilubangi. Alat musik tradisional Maluku ini sering digunakan saat penyambutan tamu, acara adat dan juga sebagai pengiring tarian tradisional. Dalam pertunjukannya, Floit juga bisa dipadukan dengan alat musik lainnya, baik itu alat musik tradisional maupun modern. sumber : https://alatmusikindonesia.com/alat-musik-tradisional-maluku/#top
Alat musik tradisional yang dipetik ini dikenal berasal dari Maluku Utara. Bentuknya menyerupai Gitar dan cara memainkannya juga sama, yaitu dipetik. Bijol memiliki bagian wadah resonansi yang terbuat dari labu hutan dan kayu sebagai wadah dawainya, jumlah dawainya umumnya 4 buah. Leko Boko biasanya digunakan untuk acara adat, namun tak menutup kemungkinan untuk hiburan pribadi. Di beberapa daerah tertentu seperti NTT, Leko Boko juga dimainkan dan berpasangan dengan Heo (salah satu alat musik tradisional NTT). Di Maluku Utara, Leko Boko biasanya dimainkan pada pertunjukkan Bambu Hitada juga. sumber :https://alatmusikindonesia.com/alat-musik-tradisional-maluku/#top
Tarian Saureka-Reka Berikut ini adalah tarian Maluku yang bernama Tarian Saureka-reka. Nama lain dari tarian ini adalah tari gaba-gaba (pelepah pohon sagu). Sebenarnya, Tarian tradisional Maluku ini lebih mirip seperti permainan Engklek. Yang membedakannya, dalam permainan engklek sang pemain harus melompat dan tidak boleh menginjak garis gambar, sedangkan pada tarian Saureka-reka pemain harus melompat menari mengikuti sekaligus menghindari hentakan gaba-gaba. Kelincahan kaki dan fokus dari pemainnya sangat dituntut pada tarian Saureka-reka. Tidak banyak, jumlah penarinya biasa terdiri dari 8 orang penari, 4 laki-laki yang bertugas menghentakkan gaba-gaba dan 4 perempuan yang menari di antara gaba-gaba mengikuti irama Tifa dan Ukulele. https://www.silontong.com/2018/09/06/tarian-adat-tradisional-daerah-maluku/
Museum Negeri Provinsi Maluku " Siwa Lima ", Ambon Website: https://www.ambon.go.id/ museum -siwalima/ Plaats: Ambon Provincie: Maluku Land: IND Type organisatie: Museum Postadres:...
Museum Rumah Pengasingan Bung Hatta , Pulai Banda Neira Website: https://bandaneiraisland.wordpress.com/ Plaats: Pulai Banda Neira Provincie: Maluku Land: IND Type organisatie: Museum Postadres:...
Sejatinya anak-anak memang lebih suka menghabiskan waktu mereka untuk bermain dan bersenang-senang bersama teman-temannya, tak pernah terlintas dalam pikiran mereka untuk susah dan memikirkan masalah sosial, yang mereka tahu adalah bermain dan bersenang-senang karna semuanya sudah disediakan. Permainan adalah yang dijadikan media bersenang-senang. Setiap daerah pastinya memiliki permainannya sendiri dengan ciri khas masing-masing, contohnya adalah Maluku. Daerah kepulauan ini memiliki permainan daerah yang khas dengan budaya masyarakatnya, apakah itu? Mari kita simak bersama. 1. ENGGO LARI / ENGGO RAJA / ENGGO BASAMBUNYI Enggo lari atau disebut juga Enggo raja atau Enggo sambunyi adalah nama Maluku untuk permainan Petak Umpet. Sejatinya, petak umpet memang ada di semua daerah di Indonesia dan hanya penyebutannya saja yang berbeda-beda di tiap daerah. Enggo lari/ enggo raja / enggo sambunyi dimainkan sama seperti yang diketahui pada umumnya. Permainan ini dimainkan o...
Lagu Rasa Sayange atau Rasa Sayang-Sayange merupakan lagu anak anak yang selalu dinyanyikan secara turun-temurun sejak dahulu kala oleh masyarakat Maluku sebagai ungkapan rasa sayang mereka terhadap lingkungan dan juga sosialisasi antar masyarakat. Meski lagu Rasa Sayange populer di Indonesia, namun sekitar bulan Oktober 2007 lagu Rasa Sayange sempat diklam milik Malaysia. Lagu ini pada waktu itu digunakan oleh departemen Pariwisata Malaysia untuk mempromosikan pariwisataan Malaysia. Hingga Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu bersikeras bahwa “Lagu Rasa Sayange” adalah milik Indonesia. Gubernur melihat bukti otentik bahwa lagu Rasa Sayange adalah merupakan lagu rakyat Indonesia berbahasa Maluku, yang di buktikan dengan rekaman lagu Rasa Sayange yang direkam oleh perusahaan rekaman Lokananta Solo 1962 pada tanggal 11 November 2007. Lagu Rasa Sayange direkam Lokananta, Solo Indonesia pada tahun 1962 dalam pi...
Ayo Mama Ayo mama, jangan mama marah beta Dia cuma, dia cuma pegang beta Ayo mama, jangan mama marah beta Lah orang muda punya biasa Ayam hitam telurnya putih Mencari makan di pinggir kali Sinyo hitam giginya putih Kalau ketawa manis sekali Ayo mama, jangan mama marah beta Dia cuma, dia cuma pegang beta Ayo mama, jangan mama marah beta Lah orang muda punya biasa Lembe-lembe makan ketupat Kondo bujang di air mangir Mambu reweh mau bersumpah Lah ingat bujang terlalu manis Ayo mama, jangan mama marah beta Dia cuma, dia cuma pegang beta Ayo mama, jangan mama marah beta Lah orang muda punya biasa http://liriknusantara.blogspot.com/2012/07/ayo-mama.html
Burung Kakatua / Burung Kakaktua Burung kakatua Hinggap di jendela Nenek sudah tua Giginya tinggal dua Trek dung Trek dung Trek dung la la la Trek dung Trek dung Trek dung la la la Trek dung Trek dung Trek dung la la la Burung kakatua http://liriknusantara.blogspot.com/2012/08/burung-kakatua-burung-kakaktua.html