Pa’piong adalah masakan khas dari Tana Toraja. Makanan ini sebenarnya adalah lauk pauk yang dijadikan pelengkap untuk memakan dengan nasi. Berbahan dasar daging babi yang dicampur dengan balinangko (mayan) dan aneka bumbu dari rempah-rempah. Tapi, daging yang digunakan bisa diganti dengan daging ayam. Cara memasaknya cukup unik yaitu dibakar dengan bambu. Memasak makanan inipun memerlukan keahlian khusus agar Pa’piong dapat matang merata. Bahan: Dada ayam, potong dadu (atau daging babi) Nangka muda, potong dadu (atau Daun Mayan, ambil daunnya) Daun kemangi Cabai rawit, iris tipis Bawang merah, iris tipis Bawang putih, cincang halus Daun jeruk Jeruk nipis Garam Gula Jahe, iris tipis Batang pisang paling muda Pembungkus: 1 lembar daun pisang 1 batang bambu ukuran sedang, bersihkan Cara membuat : 1.Lumuri potongan daging ayam dengan air jer...
Dalam bahasa Bugis, namanya Becce Laung. Warga Makassar lebih mengenalnya dengan nama Sakko-Sakko yang artinya tersedak. Untuk menikmati kudapan unik khas Bugis ini harus didampingi teh, kopi, atau paling tidak air putih. Sebab camilan dalam segala suasana ini rawan membuat orang tersedak. Becce Laung berbahan beras 200 gram, 1/4 kelapa muda yang dihilangkan kulit arinya lalu diparut memanjang, dan satu sendok teh garam. Cara membuatnya, beras direndam semalaman, tiriskan, lalu giling hingga halus. Masukkan parutan kelapa dan garam untuk menambah rasa lalu campur hingga merata. Adonan itu disangrai hingga warnanya kecokelatan dan wujudnya sudah seperti butiran-butiran. Sajikan bersama gula pasir. Beras giling atau tepung itu membungkus parutan-parutan kelapa. Jangan lupa padukan dengan teh, kopi, atau air putih untuk berjaga-jaga sebelum tersedak. Becce Laung ini tahan lama, bahkan anak-anak kuliah era 1990-an menjadikannya bekal kembali ke kota setelah pulang ka...
Makanan yang terbuat dari daging ayam ini adalah salah satu kuliner khas Toraja. Pa’piong Burak Manuk dimasak dengan campuran bumbu khas dan batang pisang yang masih muda. Tampilannya memiliki sedikit kemiripan dengan pepes yang berasal dari Sunda, begitu juga dengan rasanya. Namun bedanya adalah Pa’piong ditambah dengan kelapa parut dan dimasak didalam bambu. Bagi kalian yang ingin mencobanya berikut ini resep dan cara membuatnya. Selamat mencoba! Bahan : 500 g dada ayam, rebus, suwir 100 g kelapa tua, parut 100 g batang pisang muda, potong dadu 6 buah cabai rawit, iris tipis 2 butir bawang merah, iris tipis 1 siung bawang putih, cincang halus 1 sdm garam ½ sdm gula 2 cm jahe, iris tipis Daun kemangi secukupnya Pembungkus : 1 lembar daun pisang 1 batang bambu ukuran sedang, bersihkan  ...
Kue Deppa Te’tekang khas Enrekang paling asyik dinikmati bersama segelas teh atau kopi hitam dalam keadaan masih hangat. Deppa te'tekang banyak ditemui di warung-warung pinggir jalan di Kecamatan Maiwa sebelum masuk Ibu Kota Enrekang. Kue ini berbahan dasar tepung beras yang masih baru ditumbuk, gula merah ditambah wijen sebagai pemanis. Cara membuatnya sangat sederhana, gula merah halus dicampur air dalam kuali, tepung beras dimasukkan sedikit demi sedikit hingga semua merata lalu dimasak hingga mengental dan sudah tidak lengket di tangan. Adonan ini kemudian diratakan di atas permukaan loyang. Setelah itu digulung dengan menggunakan plastik yang sebelumnya sudah dilumuri minyak goreng agar tidak lengket, dilumuri wijen lalu dipotong-potong miring, selanjutnya digoreng hingga mengembang. Bisa dibeli di: Rumah Makan & Art Shop Di kawasan gunung Nona atau disebut juga sebagai gunung Kabongbong, Enrekang, Sulawesi Selatan Rumah Makan Bun...
Saat membayangkan kuliner khas Sulawesi Selatan, mungkin Coto Makassar adalah makanan pertama yang akan terbayang. Tapi sebenarnya ada satu makanan khas Sulawesi Selatan yang tak kalah sedapnya. Namanya Kapurung, sebuah makanan berkuah dengan rasa sedikit asam namun sangat menyegarkan. Kuliner ini merupakan makanan khas tradisional dari Palopo, khususnya masyarakat Desa Luwu. Cara membuatnya cukup mudah, yang perlu disiapkan adalah sagu asli atau tepung sagu yang nantinya akan dilarutkan menggunakan air panas. Setelah sagu tersebut mengental, adonan tersebut dibentuk bulat-bulat kecil seukuran bakso. Makanan berbahan dasar sagu ini disajikan dengan kuah berbumbu kacang yang dicampur berbagai macam sayur mayur serta daging ikan yang penuh gizi. Sayuran yang biasa digunakan untuk menjadi bahan pendamping Kapurung ini adalah kacang panjang, jagung manis, terong, bayam, dan jantung pisang. Sementara itu bumbunya adalah cabai, kemiri, lada, dan bawang putih. Sensasi asam dari kuah Ka...
Ayam Parade merupakan makanan khas sulawesi selatan tepatnya di kota Palopo. Makanan ini memiliki kuah bening seperti sup, makanan ini cocok disantap saat cuaca dingin karn akan menghagatkan tubuh. jika anda penasaran ingin membuatnya anda dapat memlihat resepnya disini. Bahan-Bahan : 1 ekor Ayam 3-4 buah sereh 1-2 cabe rawit 1 cabe merah besar secukupnya Garam secukupnya Air Cara Membuat : Ungkep ayam sebelumnya Masak air kurang lebih 3-4 cangkir,ketika air sudah mendidih masukkan ayam yang telah di ungkep. Geprek sereh,kemudian masukkan ke dalam panci dan aduk,diamkan beberapa saat hingga tercium wanginya. Tambahkan cabe rawit dan cabe merah besar yang telah di potong serong,beri garam. Ayam parade Siap di sajikan. Sumber : https://cookpad.com/id/resep/3491803-ayam-parede-palopo-super-simpel
Pa’ Piong Manuk merupakan makanan khas toraja sulawesi selatan, makanan ini di buat dengan daging babi bisa juga di ganti dengan daging ayam atau daging sapi. Pa’ Piong dibuat dengan bumbu rempah dan dimasak dengan menggunakan bambu, yang prosesnya pemasakannya dibakar . Berikut proses pembuatan Pa’ Piong. Bahan-Bahan : Dada ayam, potong dadu (atau daging babi) Nangka muda, potong dadu (atau Daun Mayan, ambil daunnya) Daun kemangi Cabai rawit, iris tipis Bawang merah, iris tipis Bawang putih, cincang halus Daun jeruk Jeruk nipis Garam Gula Jahe, iris tipis Batang pisang paling muda Pembungkus : 1 lembar daun pisang 1 batang bambu ukuran sedang, bersihkan Cara Membuat : 1. Lumuri potongan daging ayam dengan air jeruk nipis, diamkan 15 menit, bilas, sisihkan 2. Iris-iris batang pisang kira-kira setebal 1/2 cm, remas-remas atau ulek kasar 3. Ca...
Nasu Likku adalah sajian kuliner yang wajib ada ketika saat Hari Raya Lebaran di Makassar. Likku merupakan bahasa Bugis yang berari lengkuas. Makanan ini menggunakan bahan dasar lengkuas muda dan daging ayam. Dan yang paling khas yaitu ditambah dengan kelapa parut agar memberikan wangi yang harum. Sekilas nasu likku memang memiliki kemiripan dengan nasu palekko hanya saja perbedaannya terletak pada potongannya yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu pedas. Berikut ini bahan dan cara membuatnya. Bahan : • ½ ekor ayam (500 gram), dipotong 8 bagian • 100 gram kelapa parut, disangrai, dihaluskan • 1 sdt asam jawa -+ 1 sdt air panas • 400 ml santan dari ½ butir kelapa • 1 ¼ sdt garam • ½ sdt gula pasir • 2 sdm minyak untuk menumis • ¾ sdt merica bubuk • ½ sdt kunyit bubuk • 2 cm lengkuas • 1 batang serai, diambil putihnya &nb...
Kota Makassar sendiri sebenarnya tidak cuma kaya akan tempat ruangan wisatanya akan tetapi juga Makassar pun populer bersama hidangan kulinernya, makassar sendiri juga menawari bermacam type masakan seperti halnya misalkan coto makassar, kemudian pallubasa, ada juga sop konro, es pisang ijo dan kue Barongko khas bugis, Nah pada peluang yang kali ini kami akan membahas mengenai rincian berkenaan kue Barongko ini, mulai sejak sejarah peristiwa kue barongko sendiri hingga sampai cara untuk membuat kue barongko silakan disamak ulasan berikut di bawah ini Barongko ialah suatu dari makanan khas daerah suku Bugis-Makassar Sulawesi Selatan, kue barongko yang satu ini berbahan basic dari pisang kepok dan juga pisang raja yang sudah dihaluskan, kemudian menggunakan telur ayam kampung, lalu juga santan kepala, kemudian gula pasir, dan garam. Untuk cara pembuatannya sendiri terlebih dahulu dibungkus bersama memakai dari daun pisang yang masih muda dan setelah itu maka di kukus atau dimasak...