Hey sobat budaya , buat sobat budaya lagi pengen jalan-jalan ke daerah Malang?. Pengen tau tempat makan yang enak di kota Malang?. Tidak perlu khawatir, kita pengen ngasih tau nih, buat sobat budaya yang pengen makanan enak tapi murah, dan memiliki khas, Rumah Makan Cairo yang terletak dikota Malang ini, boleh jadi salah satu list Sobat budaya untuk tujuan kuliner. Rumah Makan Cairo ini juga bergerak dibidang aqiqah lho. Maka dari itu, menu yang lebih banyak disediakan adalah dari kambing. Bukan sekedar menu kambing biasa, dengan mencampurkan rasa Indonesia dengan arab bisa dibilang rasa itu berkombinasi dengan sangat sangat baik. Rumah Makan Cairo menyajikan berbagai olahan daging kambing, mulai dari sate , gule, nasi kebuli sampai krengsengan. Selain itu, terdapat juga menu tambahan lain seperti roti maryam dan martabak. Rumah makan ini telah dikenal sejak tahun 1953. Berlokasi di Jl. Kapten Piere Tendean No.1, Kasin, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65117, Indonesi...
Tari Jaran Goyang merupakan salah satu tarian tradisional Banyuwangi ciptaan baru yang lahir dari sumber ilham tari seblang dan gandrung. Tarian yang mengandung unsur "kekuatan gaib" ini banyak dikenal dan digemari masyarakat setempat, terutama oleh para remaja, karena membawakan motif kehidupan asmara masa remaja. Jaran Goyang terdiri dari kata jaran 'kuda' dan goyang 'goyang, bergerak'. Dalam hubungan ini, apabila tiba-tiba terjadi seorang gadis menjadi tidak sadar karena "guna-guna" seorang jejaka dari jarak jauh, dikatakan bahwa gadis itu terkena jaran goyang. Pada saat demikian, biasanya si gadis itu meronta-ronta dan bergerak-gerak di atas tempat tidur, seakan-akan seekor kuda yang sedang bergerak-gerak, dan terdengar suara meratap dan berlagu dari mulutnya, memilukan hati. Ratapan itu biasanya ditujukan kepada si jejaka yang sengaja "mengerjakannya" dari jarak jauh itu. Peristiwa itu biasanya terjadi apabila pernyataan cinta seorang jejaka...
Risalah Keris Pusaka dilihat dari Segi Kesehatan ditulis oleh Haryadi Suparto, disampaikan pada seminar keris di Museum Empu Tantular, Surabaya tahun 2002. Risalah ini bisa dilihat dan dibaca di Museum Kesehatan Dr. Adhyatma, MPH, Jl. Indrapura No.17, Kemayoran, Krembangan, Kota SBY, Jawa Timur 60176.
kurungan bambu ini berasal dari Surabaya, diperoleh pada tahun 1994. Kurungan bambu yang dilengkapi dengan lampu minyak tanah, lidi-lidi dan bumbu dapur. Diletakan di atas tanah tempat ari-ari dipendam. Kurungan ini bisa dilihat di Museum Kesehatan Dr. Adhyatma, MPH, Jl. Indrapura No.17, Kemayoran, Krembangan, Kota SBY, Jawa Timur 60176
kurungan bayi ini berasal dari Surabaya diperoleh pada tahun 2001. Penyembuhan anak sakit yang dimasukan ke dalam kurungan. kurungn bayi ini bisa dilihat di Museum Kesehatan Dr. Adhyatma, MPH, Jl. Indrapura No.17, Kemayoran, Krembangan, Kota SBY, Jawa Timur 60176.
Begung ini merupakan tiruan dari Begung yang ada di museum sumenep. Diperoleh pada tahun 1996. Manfaatnya digunakan untuk mengeluarkan asi secara tradisional terbuat dari tempurung kelapa. Dahulu dipakai pada jaman kerajaan majapahit. begung ini bisa dilihat di Museum Kesehatan Dr. Adhyatma, MPH, Jl. Indrapura No.17, Kemayoran, Krembangan, Kota SBY, Jawa Timur 60176.
Boneka jailangkung ini diperoleh dari Surabaya pada tahun 1999. Permainan untuk mendatangkan roh yang dapat dipakai untuk mencari informasi tentang diagnosa penyakit dan jenis pengobatannya. Boneka ini dipegang oleh 2 anak yang masih suci dan dipandu oleh seorang pawang. Jawaban dari semua pertanyaan dituliskan pada sehelai kertas dengan batu tulis. boneka jailangkung ini bisa dilihat di Museum Kesehatan Dr. Adhyatma, MPH, Jl. Indrapura No.17, Kemayoran, Krembangan, Kota SBY, Jawa Timur 60176.
Boneka ninik towok ini diperoleh dari Surabaya pada tahun 1999. Permainan ini bersifat magis. Dilakukan dengan maksud sebagai usaha menjaga keselamatan desa, menolak balak dan hal-hal lain semacam itu melalui jalan spiritual. Oleh karena itu pelakunya bukan anak muda melainkan orang yang sudah tua. Tapi bisa juga dipakai sebagai mainan tradisional anak-anak. boneka ninik towok ini bisa dilihat di Museum Kesehatan Dr. Adhyatma, MPH, Jl. Indrapura No.17, Kemayoran, Krembangan, Kota SBY, Jawa Timur 60176.
Singgah di kota Madiun, selayaknya anda tidak melewatkan untuk mencicipi kuliner khas bernama soto babat yang telah cukup dikenal oleh masyarakat dan menjadi salah satu menu dengan citarasa yang berbeda dengan soto yang pernah ada di kota lainnya. Makanan berbahan dasar jeroan sapi ini tidak hanya terkenal di kota Semarang. Di Madiun salah satu kota di propinsi Jawa Timur, ada soto dengan bahan dasar babat atau disebut Jao to. Asal mulanya soto adalah makanan yang berasal dari Cina yang dalam dialek Hokkian disebut Cau do atau Jao to. Karena pada jamannya dulu soto menggunakan jeroan sapi sebagai isinya. Jadi itulah alasannya mengapa soto babat Madiun sering disebut Jao to. Karena soto babat khas kota Madiun ini mewarisi asal usul soto yang sesungguhnya. Di kota Madiun ada depot nasi soto babat yang sudah ada sejak tahun 1960. Tan Han Thiem memulai usaha ini pada usia 33 tahun dibantu oleh istrinya Djie Kwie Nio. Depot nasi soto babat ini menjual nasi soto babat, nasi go...