Singgah di kota Madiun, selayaknya anda tidak melewatkan untuk mencicipi kuliner khas bernama soto babat yang telah cukup dikenal oleh masyarakat dan menjadi salah satu menu dengan citarasa yang berbeda dengan soto yang pernah ada di kota lainnya.
Makanan berbahan dasar jeroan sapi ini tidak hanya terkenal di kota Semarang. Di Madiun salah satu kota di propinsi Jawa Timur, ada soto dengan bahan dasar babat atau disebut Jao to.
Asal mulanya soto adalah makanan yang berasal dari Cina yang dalam dialek Hokkian disebut Cau do atau Jao to. Karena pada jamannya dulu soto menggunakan jeroan sapi sebagai isinya. Jadi itulah alasannya mengapa soto babat Madiun sering disebut Jao to. Karena soto babat khas kota Madiun ini mewarisi asal usul soto yang sesungguhnya.
Di kota Madiun ada depot nasi soto babat yang sudah ada sejak tahun 1960. Tan Han Thiem memulai usaha ini pada usia 33 tahun dibantu oleh istrinya Djie Kwie Nio. Depot nasi soto babat ini menjual nasi soto babat, nasi goreng babat dan sambel goreng babat dengan resep pribadi mereka.
Depot ini sempat ditutup sementara beberapa bulan pada tahun 2000 setelah berjualan selama 40 tahun lamanya.
Tan Han Thiem dan Djie Kwie Nio kemudian memutuskan pindah ke Jogja pada tahun 2007 setelah sebelumnya mewariskan resep soto babat mereka pada istri keponakan Tan Han Thiem, Shih Ching Ing.
Pada tahun 2000 ini juga depot nasi soto babat ini dibuka kembali, hanya berbeda dua rumah dari depot lama di jalan Cokroaminoto 73 Madiun, kidul klenteng.
Sekarang depot ini sudah berada di tangan generasi ketiga, Yunita Candra Dewi, anak ke empat Shih Ching Ing, generasi muda yang berusaha meneruskan bakat dan resep warisan keluarga.
Masih dengan resep yang sama sehingga tidak merubah cita rasa masakan soto babat ini. Babat yang sebelumnya telah di presto membuat babat di Depot Babat Cokro ini dijamin sangat empuk dan nikmat disantap.
Soto babat atau jaoto yang ada di Madiun ini berisi babat sapi yang diiris kecil dan memiliki kuah bening kaldu dari ayam kampung. Jika anda tidak menginginkan babat sebagai isinya, anda bisa memilih daging ayam sebagai penggantinya. Dijamin enak dan berbeda dengan soto babat yang pernah ada.
Jika anda penggemar rasa pedas dapat ditambah sambal yang pedas atau anda ingin sambel goreng ini sedikit berkuah atau lebih banyak kuah, semua bisa anda request saat memesan makanan jadi makanan bisa dimasak sesuai dengan selera anda. Satu porsi sambel goreng babat sangat cocok untuk dijadikan lauk dengan sepiring nasi hangat.
Bahan:
Cara membuat:
Catatan:
Tempat membeli:
Soto Babat Mojorayung
Wungu, Madiun 63181, Mojorayung, Wungu, Madiun, Jawa Timur 63181
Sumber:
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...