Pandan; daun berwarna hijau dan beraroma wangi sering digunakan di aneka jenis makanan salah satunya ialah Kue Ape. Ya, kue ape (Asli Pandan) ialah kue yang berbentuk bulat, tipis, tebal dibagian tengah, dan berwarna hijau. Kue ini sering dijumpai disebagian kota bagian barat jawa. Kue ini sering dijajakan oleh abang kue gerobak. Dengan bahan yang mudah, cocok untuk cemilan anak dirumah. Yuk kita buat dirumah! Bahan 1/2 kg Tepung berprotein rendah 300 gr Gula pasir 4 buah Kelapa( diperas diambil santannya) 5 ml Vanilli 10 helai Daun pandan 100 ml Air Margarin Cara membuat Haluskan daun pandan dan ambil air pandannya. Masukan semua bahan(kecuali margarin dan air pandan). Adonan cair. Masukan air pandan ke adonan cair. Oleskan margarin secukupnya ke wajan kecil. Tuangkan adonan, tutup. Api sedang. Angkat kue setelah 1 menit. Ulangi sampai adonan habis. &nbs...
SANGGAR JAKA BARU GADINGAN INDRAMAYU PROMOSI BUDAYA TRADISI INDONESIA Profil Nama komunitas budaya: SANGGAR SENI JAKA BARU Alamat: JLN RAYA DESA GADINGAN GANG SDN 1 RT / RW 07/02 Kecamatan: SLIYEG Kabupaten: INDRAMAYU 45281 Provinsi jawa barat INDONESIA Contak person/Wa: +6287727990604 www.sanggarjakabaru@gmail.com Pendiri Sanggar Jaka Baru: KI DALANG WARSAD Ketua: ONIE Sekretaris: RASKIM ZOHANS Bendahara: SUCIPTO Sejarah Sanggar Jaka Baru Sanggar Jaka baru telah berdiri sejak tahun 1967 di bawah naungan Dalang Warsad Darya. Dalang Warsad adalah satu satunya dalang senior di Kabupaten Indramayu (Jawa Barat) yang memiliki lebih dari 50 tahun bermain seni wayang cepak. Wayang cepak atau biasa disebut wayang papak sudah sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia khususnya warga Jawa Barat. Popularitas ini tak lepas dari sejarah wayang cepak yang digunakan oleh Wali Songo untuk menyebarkan ajaran Islam di tanah jawa. Saat ini, pertunjukan wayang cepak ini dipenta...
Alkisah pada zaman dahulu, di sebuah daerah di Jawa barat berdiri sebuah Kerajaan bernama Kerajaan Galuh. Kerajaan Galuh di pimpin oleh seorang Raja bijaksana bernama Raja Prabu Permana Di Kusumah. Raja memiliki dua orang Permaisuri, yang pertama bernama Nyimas Dewi Naganingrum dan yang kedua bernama Nyimas Dewi Pangrenyep. Telah lama sang Raja mengurus kerajaan, akhirnya sang Raja memutuskan untuk menjadi seorang pertapa. Untuk mengurus kerajaan Galuh, Raja Prabu memilih untuk menunjuk menterinya yang bernama Aria Kebonan. Kisah ini memiliki kemiripan dengan Cerita Cindelaras Jawa Timur. Dengan kemampuan supranatural yang dimilikinya, Raja Prabu mengetahui bahwa menterinya yang bernama Aria Kebonan ingin menjadi seorang raja. Oleh karena itu ia pun memanggil menteri Aria Kebonan menghadap. "Aria Kebonan kemarilah, Aku ingin berbicara kepadamu.” kata raja. "Baik, Yang Mulia." kata Aria Kebonan. "Dengar Aria Kebonan, Aku akan mengangkatmu menjadi raja Galuh s...
Aki Ambu dan Nini Arga Piara adalah sepasang suami istri yang sudah tua renta. Mereka tidak dikarunia anak, tetapi hidup saling menyayangi dan setia satu sama lain. Setiap hari menjelang malam, Aki Ambu pergi ke laut untuk memancing ikan dan baru pulang pada pagi harinya. Suatu ketika, Aki Ambu terlihat kurang sehat, sehingga Nini Arga Piara melarang Aki Ambu untuk melaut. "Aki tidak apa-apa, Nini. Biarkan Aki pergi mencari ikan. Persediaan makan kita sudah mau habis. Kalau Aki tidak melaut, kita tidak punya makanan besok " ujar Aki Ambu. Meskipun telah dilarang oleh istrinya, Aki Ambu tetap ingin pergi. Akhirnya, Nini Arga Piara melepaskan Aki pergi. "Hati-hati ya Ki, kalau rasanya tidak kuat lebih baik pulang saja." pesannya kepada Aki Ambu. Aki Ambu pun berangkat ke laut dan mulai memancing ikan. Namun, sampai tengah malam tak satu pun ikan ia dapat. Sementara itu, Nini Arga gelisah menunggu suaminya di rumah. Sampai pagi ketika ayam berkokok, Aki Ambu belum juga...
ENDOG - ENDOGAN Engog-endogan merupakan permainan tradisional yang terkenal di jawa barat. Permainan sunda ini dimainkan dengan lagu dan tangan sebagai media bermainnya ini. cara memainkannya yaitu tangan ditumpuk mengepal menyerupai telur, kemudian pemain yang minimal terdiri 2 orang bernyanyi bersama dengan syair : Endog – endogan peupeus hiji pre. Endog – endogan peupeus hiji pre. Endog – endogan peupeus hiji pre. Endog – endogan peupeus hiji pre. Ketika sampai di syair “pree” tangan yang tadinya dikepal di tembrakan dari yang paling bawah, setelah semua tangan tidak ada yang mengepal, kemudian anak-anak melanjutkan nyanyian lagi dengan syair : “Goleang-goleang mata sapi Bolotot. “ Biasanya anak-anak menanyikan lirik terakhir sambil memegang dan membelalakan matanya.
Nyai Bungsu Rarang hidup sebatang kara. Kedua orangtuanya sudah tiada. Dia tinggal di rumah warisan yang kecil dan sudah rusak. Atapnya banyak yang bocor. Dindingnya yang terbuat dari anyaman bambu sudah bolong-bolong. Nyai Bungsu Rarang mempunyai dua orang kakak. Kedua kakaknya hidup berkecukupan. Rumah mereka besar. Mereka mempunyai sawah, kebun, dan kolam. Tapi mereka tidak pernah merasa kasihan kepada adik mereka. Kalaupun mereka memanggil Nyai Bungsu Rarang, bukan untuk memberi makanan atau pakaian, melainkan meminta untuk melakukan pekerjaan rumah. Upahnya pun seringkali tidak pantas. Suatu hari Nyai Bungsu Rarang mencari ikan di sawah. Dia mendapat seekor anak ikan mas. Anak ikan mas itu berwarna kuning keemasan. Entah mengapa, Nyai Bungsu Rarang tidak berani memasak anak ikan itu. Dia merasa kasihan. Akhirnya, anak ikan itu dimasukan ke kolam. Anak ikan mas itu sangat gembira. Dia berenang ke sana kemari. Sejak mempunyai anak ikan mas itu, Nyai Bungsu Rarang semakin giat bek...
Ada yang begitu berbeda saat menyaksikan tari yang satu ini. Pemandangan bakul besar atau dalam bahasa Sunda disebut boboko, terlihat dalam posisi terbalik berada di atas panggung dan tiba-tiba satu penari pria keluar dari balik bakul. Dengan gaya seolah menjadi pemimpin, penari pria ini berputar-putar di sekitar boboko. Tiba-tiba, enam orang anak kecil keluar dari dalam boboko dan ikut menari bersama si penari pria. Itulah gambaran permulaan tari boboko mangkup yang melibatkan satu penari laki-laki, lima penari perempuan dan enam penari anak-anak. Dalam tarian ini, penonton seperti dihibur dengan kejutan-kejutan yang dihadirkan tarian ini. Seperti ketika tiba-tiba keluar penari yang membawa ular dari balik panggung dan membuat gaduh suasana. Serentak kemunculan sang ular membuat anak-anak kecil berhamburan dan perlahan-lahan dari balik boboko muncul penari perempuan dengan hiasan kepala seperti mahkota yang menjulang tinggi. Di panggung, kelima penari wanita ini berputar-pu...
Diskripsi Permainan : Permainan Cublak-cublak Suweng ini merupakan salah satu permainan tradisional anak di Jawa yang biasanya dimainkan oleh beberapa anak secara berkelompok. Minimal tiga anak, akan tetapi lebih baik antara enam sampai delapan anak. Permainan ini dapat dimainkan dimana saja dan kapan saja. Tujuan dari permainan ini adalah anak yang kalah dan jadi "dadi" (Pak Empo) menemukan anting (suweng) yang disembunyikan oleh seseorang. Cara Bermain : Pertama-tama, beberapa anak berkumpul bersama kemudian menentukan salah satu dari mereka untuk menjadi Pak Empo dengan cara gambreng atau hompimpah dan yang kalah menjadi Pak Empo. Anak yang kalah dan jadi "dadi" (Pak Empo) dia berbaring telungkup di tengah, anak-anak lain duduk melingkar dan mengelilinginya. Masing-masing anak menaruh telapak tangannya mengahadap keatas dan diletakkan di punggung Pak Empo. Salah satu anak yang menjadi pemimpin dalam permainan, memegang biji atau kerikil atau benda lain (benda tersebut dianggap...
Permainan Oray-orayan (ular-ularan) adalah permainan yang riang dan memadukan unsur gerakan dan suara, permainan tradisional sunda ini biasa dimainkan oleh banyak anak. Cara Memainkan Permainan Oray-orayan; Dua orang anak saling berpegangan tangan membentuk seperti gerbang, dua orang tersebut memilih akan menjadi “bulan” atau “bintang” . (dirahasiakan dari pemain lain.) Kemudian pemain lain berbaris beruntun sambil memegang pundak orang di depannya dan maju melewati gerbang tadi. Orang paling depan disebut hulu (kepala) dan yang paling belakang disebut buntut (ekor). setiap pemain mengikuti langkah dari si hulu ular sambil bernyayi bersama dengan syair. Lirik Lagu Oray-Orayan: Oray orayan, luar léor mapay sawah, Entong ka sawah, Paréna keur sedeng beukah. Orang-orayan Luar-léor mapay kebon Entong ka kebon,...