jawa tengah
3.394 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Bekel
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Tengah

Bekel adalah permainan yang berasal dari Jawa Tengah, kalau di Yogyakarta dikenal sebagai Gatheng.  Bekel  merupakan permainan melontarkan bola ke atas dan menangkapnya kembali. Tetapi pada saat bersamaan harus mengambil atau mengubah posisi biji-biji yang ada sesuai peraturan tingkat kesulitan yang dijalankan. Bekel dimulai dengan melemparkan bola keatas lalu menebar biji-biji ke lantai. Pertama, mereka harus membalikan biji kearah yang sama terlebih dahulu. Kedua, mereka harus mengambil satu per satu biji sampai terkumpul semua. Jika sudah, maka mereka akan mengulang dari langkah pertama lalu mengambil dua biji sekaligus. Seterusnya bertambah setiap putannya. Jika ada yang berhasil menyelesaikan sampai jumlah terbanyak maka dia lah pemenangnya. Urutan posisinya adalah pit (bentuk seperti kursi), ro (kebalikan posisi pit), cin (singkatan licin yaitu posisi miring tanpa ada bintik di permukaan biji) dan peng (singkatan bopeng yaitu posisi miring dengan ada bintik...

avatar
OSKM18_16518093_Melia Fatimah
Gambar Entri
Jamu Gendong
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Jamu gendong merupakan sebuah bagian dari ragam kuliner nusantara yang melimpah. Disebut jamu gendong karena disitulah letak keunikannya, yaitu jamu dalam botol-botol kaca atau plastik berwarna putih disusun dengan rapi pada sebuah bakul nasi lalu sang penjual akan melilitkan kain jarik dan menggendongnya sebagai cara untuk berjualan. Bahkan baru-baru ini banyak penjual jamu gendong beralih menjadi penjual jamu bermotor/bersepeda. Jamu gendong sendiri biasanya banyak ditemukan saat pagi hari selepas waktu subuh. Biasanya ibu-ibu yang menjual jamu gendong ini. Asal-usul jamu sebenarnya tidak diketahui. Namun, banyak peracik dan penjual jamu tradisional yang berasal dari desa Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Bahkan di desa Bulakrejo, Kabupaten Sukoharjo, berdiri "Patung Jamu dan Petani" sebagai ikon Kabupaten Sukoharjo. Untuk jenis jamu yang dijual sebenarnya bervariasi dari tiap-tiap penjual. Jenis-jenis jamu tersebut bergantung kepada pengalaman dan kebiasaan yang...

avatar
OSKM18_16718109_Fitri Az Zahra
Gambar Entri
Sedekah Warga Desa untuk Sang Bumi
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Sedekah Bumi adalah suatu bentuk acara syukuran yang dilakukan oleh warga desa saat musim panen padi tiba. Sedekah Bumi merupakan salah satu tradisi yang masih cukup sering dilakukan di beberapa daerah di Indonesia. Salah satu daerah yang masih rutin melaksanakan tradisi Sedekah Bumi adalah Kabupaten Lamongan. Di Kabupaten Lamongan, Sedekah Bumi dilaksanakan pada Bulan Besar dalam Kalender Jawa. Sedekah Bumi dilaksanakan selama dua (2) hari, yaitu pada saat Kamis siang hingga Jum'at pagi. Biasanya, warga desa akan berkumpul di balai desa dengan membawa berbagai macam makanan yang akan dimakan bersama. Makanan yang dibawa oleh warga desa dapat berupa olahan dari hasil panen mereka, seperti nasi yang telah dibentuk menjadi tumpeng. Selain membawa berbagai macam makanan, tradisi Sedekah Bumi ini juga dilengkapi dengan pembacaan doa demi keselamatan desa mereka. Tidak hanya itu, pembacaan doa pada tradisi ini juga diwujudkan sebagai bentuk rasa syukur warga desa kepada Tuhan YME ata...

avatar
OSKM18_16918261_TIARA Tiara Putri Mustikawati
Gambar Entri
Putri Ayu/Putu Ayu
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Kue Putri Ayu/Putu Ayu adalah makanan tradisional ringan berbentuk kue basah yang rasanya ini manis, berasal dari Brebes, Jawa Tengah.   Alat dan Bahan 2500 gram tepung terigu 4 butir telur 2 bungkus santan instan 200 gram gula 70 ml air matang 1/4 sdm garam 1/2 butir kelapa parut 1 sdt baking powder vanilie tbm minyak/margarin pewarna makanan (kondisional) cetakan kue mangkuk ukuran sedang dan besar panci kukus pengaduk/mixer   langkah pembuatan kue : 1. siapkan alat dan bahan, seperti menaruh panci kukus berisi air di kompor yang menyala. 2. aduk gula, telur, garam dan soda pengembang didalam mangkuk ukuran besar, masukan terigu sedikit demi sedikit hingga merata, 3. tambahkan santan hingga adonan sedikit lebih cair, jika dirasa masih terlalu kental bisa menambahkan sedikit air. aduk kembali. 4. adonan sudah tercampur rata, pisahkan menjadi beberapa bagian untuk proses pewarna...

avatar
OSKM18_16618408_Alya Milenia Rahma
Gambar Entri
Tari Selendang Pemalang #OSKMITB2018
Tarian Tarian
Jawa Tengah

     Tarian Selendang Pemalang merupakan tarian yang berasal dari daerah Pemalang, Jawa Tengah. Tari Selendang Pemalang berasal dari kata selendang yang dalam bahasa pemalang yaitu lendang  yaitu kain yang digunakan untuk menari, sedangkan Pemalang adalah kabupaten.      Tarian Selendang di ciptakan oleh seniman Kabupaten Pemalang Drs. Koestoro pada tahun 1985, mengingat Kabupaten Pemalang tidak memiliki tarian khas sendiri. Hingga akhirnya, pada 17 September 2012 Tari Selendang Pemalang diresmikan oleh Bupati Pemalang yaitu Bapak Junaedi sebagai tarian khas Kabupaten Pemalang. Ide terbentuknya tarian ini diambil dari sejarah terbentuknya Kabupaten Pemalang yaitu pada saat jaman Kerajaan Majapahit.      Sejarah terbentuknya Kabupaten Pemalang menjelaskan bahwa ada beberapa daerah yang datang dan hidup di Kabupaten Pemalang. Tidak hanya menetap di Kabupaten Pemalang, para pendatang juga membawa kesenian-kesenian dari daerahny...

avatar
OSKM18_16718047_SATRIA
Gambar Entri
Sego Pencok, Sego nan gurih a'la Desa Kuwu
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Anda ingin memanjakan lidah dengan suwiran ayam yang dipadukan gurihnya parutan kelapa, dibumbui bawang dan dimakan bersama lalapan timun dan terong? anda pasti tidak akan kecewa dalam mencoba kuliner khas Kuwu, Grobogan, Jawa Tengah yang legendaris ini.  Ya, Sego Pencok namanya, atau dalam bahasa Indonesia Nasi Pencok. memang daerah Kuwu dikenal karena adanya Bledug Kuwu sebagai salah satu ikon wisata Kecamatan Kuwu yang terkenal. namun, jika anda menemukan kuliner yang satu ini saat sedang berkunjung ke Kuwu, kurang puas rasanya untuk mencoba satu pincuk (bungkusan daun pisang) Sego Pencok.  Sego Pencok merupakan bagian dari kultur upacara adat yang dilakukan masyarakat Kuwu dalam acara slametan yang diadakan oleh masyarakat desa Kuwu. seringkali, Sego pencok dijadikan sebagai sesajen kepada Mbah Bledug yang diletakkan di dalam rumah-rumahan kecil yang terletak pada makam Mbah Bledug. hanya saja, sekarang ini sudah jarang Sego Pencok digunakan untuk sesajen. Seka...

avatar
OSKM18_19718165_Grace
Gambar Entri
Calung Banyumasan
Alat Musik Alat Musik
Jawa Tengah

Seperti semua daerah di Indonesia, Kabupaten Banyumas juga memiliki aset budaya yang menjadi identitas masyarakatnya. Hingga sekarang, kesenian yang akan dibahas pada artikel ini, masih diupayakan untuk tetap lestari sehingga dapat lolos seleksi alam pada generasi milenial dan generasi di bawahnya. Calung Banyumasan adalah seni pertunjukan musik tradisional berupa calung, yaitu sejenis perkusi mirip gamelan yang terbuat dari bambu yang, tentu saja, lahir dan berkembang di tengah-tengah masyarakat Banyumas. Rene T.A. Lysloff dalam sebuah makalahnya berjudul  Calung Music in Banyumas menjelaskan bahwa penggunaan akhiran -an  di belakang nama tempat dimaksudkan untuk lebih mengkhususkan ruang tradisi-tradisi lokal dan berhubungan dengan persoalan  gaya  atau  gagrag . Calung Banyumas, pertama kali muncul dalam bentuk musik bambu disebut bongkel. Berdasarkan analisis fisik, musikalitas, dan fungsi dapat diketahui bahwa bongkel termasuk musik bambu tertua d...

avatar
OSKM_16118051_AMALIA ALITA
Gambar Entri
Mitos seputar Candi Borobudur
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Candi Borobudur merupakan peninggalan penganut kepercayaan buddha pada masa dinasti Syailendra (760-830 M). Candi yang terletak di Magelang, Jawa Tengah ini telah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu keajaiban dunia. Banyak wisatawan lokal dan asing yang mengunjungi Candi Borobudur untuk mengagumi kemegahan bangunan kuno tersebut. Dibalik kemegahan arsitekturnya yang dikagumi di mata dunia, tak sedit pula mitos seputar Candi Borobudur yang beredar di masyarakat bahkan sampai kepada wisatawan mancanegara. Berikut ini adalah beberapa mitos tentang Candi Borobudur. 1. Kunto Bimo      Kunto Bimo adalah patung buddha dalam posisi dharmachakra yang berada di dalam stupa dengan penutup yang berbentuk belah ketupat. Patung ini terletak pada tingkat dasar dari 3 undak-undak stupa. Menurut cerita masyarakat setempat, jika kita berhasil menyentuh arca dalam stupa tersebut, maka keinginan kita akan terkabul. Tak heran jika kita melihat wisatawan yang sedang mema...

avatar
Oskm18_16818064_bunga Firdaus
Gambar Entri
Ornamen Rumah Adat Jawa Tengah
Ornamen Ornamen
Jawa Tengah

Ornamen Rumah Adat Jawa Tengah   Sering kali kita menjumpai banyak ukiran-ukiran atau ornamen yang terdapat pada rumah-rumah adat saat mengunjungi Jawa Tengah yang terlihat sangat unik dan indah. Ternyata ornamen-ornamen tersebut tidak dibuat sembarangan, ada makna tertentu dibaliknya. Seperti; gunungan, tlacapan, banyu-tetes, ularnaga, banaspati dan masih banyak lainnya.     Gunungan   Simbol yang biasa disebut Kayon atau Kekayon ini mejadi simbol dari jagad raya. Sementara puncak dari simbol tersebut melambangkan keagungan dan keesaan. Secara keseluruhan, orang jawa biasanya mengukir motif ini pada rumahnya sebagai pengharapan akan adanya kententraman dan lindungan Tuhan didalam rumah.   Lung-Lungan Secara harafiah kata ‘Lung’ adalah batang tumbuhan yang masih muda. Simbol yang biasanya di ukir adalah berupa tangkai, buah, bunga dan daun yang distilir yang berwarna emas. Tumbu...

avatar
OSKM18_19718334_Deanne Lintang Kinari