Wayang ini terbuat dari kayu (entah itu kayu mentaos, pinus atau waru) layaknya Wayang Golek dari Tanah Sunda, namun Wayang Timplong cuman dibuat nampak samping seperti Wayang Kulit, berbeda dengan Wayang Golek yang dibuat secara menyeluruh. Kesenian tradisional Wayang Timplong, menurut historinya dimulai dari Dusun Kedung Bajul, Desa Jetis, Sub-Distrik Pace, Nganjuk sejak tahun 1910. Instrumen gamelannya yang digunakan untuk musik pengiring juga begitu sederhana, cuman terdiri dari Gambang yang terbuat dari bambu atau kayu, kempul, kendang dan ketuk kenong. Seni dan budaya kita memang sangat banyak, ya. Yuk, kita jaga dan lestarikan terus kesenian-kesenian tersebut. Karena bagaimana pun kesenian tersebut juga bagian dari karakter bangsa kita. Sumber : https://www.idntimes.com/hype/fun-fact/riyan-sumarno/6-kesenian-jawa-timur-c1c2/full
Upacara bersih desa merupakan salah satu warisan budaya lokal yang perlu dilestarikan, dan masyarakat desa di lereng Gunung Bromo ini telah membuktikannya. Hal tersebut memang perlu, sehingga masyarakat tetap dapat menangkap semangat kebersamaan dan gotong-royong, serta rasa peduli dengan budaya sendiri tanpa harus mengorbankan keyakinan yang mereka anut. Lokasi Tradisi Bersih Desa Desa Pusungmalang termasuk wilayah Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, terletak di lereng Gunung Penanjakan salah satu anak Gunung Bromo. Dari kota Pasuruan menuju ke desa tersebut akan melewati beberapa desa antara lain, desa Gondangwetan, desa Pasrepan, desa Puspo dan kemudian naik menelusuri bukit-bukit yang ber kelok-kelok dan terjal kurang lebih selama dua jam perjalanan, barulah sampai ke Desa Pusungmalang ini. Desa Pusungmalang terdiri atas lima Dusun yaitu: Dusun Mangu, Wonogriyo, Kenongo, Jagungsromo, dan Dusun Pusungmalang. Tim Balai Arkeologi Yogyakarta sudah empat tahap (sa...
Kota Surabaya adalah ibu kota Provinsi Jawa Timur, Indonesia, sekaligus kota metropolitan terbesar di provinsi tersebut. Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Daerah metropolitan Surabaya yaitu Gerbang Kertosusila yang berpenduduk sekitar 10 juta jiwa, Surabaya terkenal dengan sebutan Kota Pahlawan karena sejarahnya yang sangat diperhitungkan dalam perjuangan Arek-Arek Suroboyo (Pemuda-pemuda Surabaya) dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dari serangan penjajah. Kata Surabaya sering diartikan secara filosofis sebagai lambang perjuangan antara darat dan air. Menurut sejarah, nama kota ini sudah muncul sejak awal Kerajaan Majapahit, yakni dikenal dengan nama Ujung Galuh. Namun karena sebuah peristiwa, maka daerah itu dinamakan “SURABAYA” yang berarti “SELAMAT DARI BAHAYA”. “Surabaya” sendiri diambil dari simbol ikan sura atau hiu (selamat) dan buaya (bahaya) untuk menggambarkan kepahlawanan tentara Maj...
Di kalangan masyarakat Jawa Timur, Indonesia ada satu legenda cerita rakyat yang beredar dan dituturkan turun temurun tentang kisah JAKA SEGER dan RARA ANTENG. Legenda yang mengisahkan tentang percintaan antara Jaka Seger dan Rara Anteng ini menerangkan tentang asal-usul GUNUNG BRAHMA (BROMO) dan GUNUNG BATOK, serta asal-usul nama SUKU TENGGER, yaitu sebuah suku yang tinggal di sekitar Gunung Bromo. Bagi suku Tengger, Gunung Bromo merupakan gunung yang suci. Itulah sebabnya, setiap setahun sekali, yaitu setiap bulan Purnama pada bulan ke-10 tahun Saka, mereka melaksanakan upacara yang dikenal dengan YADNYA KASADA terutama bagi saudara-saudari penganut agama Hindu. Konon, keberadaan upacara tersebut juga diyakini berasal dari legenda cerita rakyat Jaka Seger dan Rara Anteng ini. Di sebuah rumah sederhana di lereng Gunung Bromo, seorang laki-laki setengah baya sedang duduk menunggu istrinya yang akan melahirkan anak kedua mereka. L...
Prol Tape dikenal sebagai makanan dengan rasa nano-nano, di dalamnya bisa mengandung rasa manis, kecut dan gurih. Makanan berbahan dasar tape singkong ini menawarkan berbagai macam rasa mulai coklat, keju, kismis dan orisinal. Jenis makanan yang terbuat dari tepung terigu, tape singkong, susu, mentega dan telur ini rasanya hampir seperti cake tetapi aroma rasa tapenya sangat terasa yaitu manis, kecut dan gurih. Nah, harga prol tape berkisar Rp 19.000 untuk ukuran kecil dan Rp 23.000 untuk ukuran besar. Nah, kamu bisa menemukan prol tape di toko oleh-oleh Jember, di sekitar Jalan Gajah Mada. Sumber : https://www.idntimes.com/food/dining-guide/fransisca-stefanie-chandra/makanan-khas-jember-untuk-oleh-oleh-c1c2/full
Sekilas dari namanya sudah aneh dan tidak mudah ditebak. Suwar-suwir adalah makanan yang legit, manis, dan bercampur kecut. Bentuknya kotak-kotak kecil memanjang menyerupai kotak balok mini. Biasanya, suwar-suwir dibuat dengan banyak jenis warna. Mulai dari hijau, coklat, putih hingga merah. Suwar-suwir termasuk dalam makanan ringan yang terbuat dari tape dan diolah menjadi dodol. Cocok untuk dibawa kemana-mana karena bentuknya yang mini. Sumber : https://www.idntimes.com/food/dining-guide/fransisca-stefanie-chandra/makanan-khas-jember-untuk-oleh-oleh-c1c2/full
Jika biasanya brownies dibuat dari campuran adonan tepun terigu, telur, gula dan coklat. Kali ini, brownies khas Kota Jember dibuat dengan campuran tape singgkong sehingga menjadikan brownies ini memiliki tekstur yang legit dan lembut. Nah, beberapa toko oleh-oleh di Jember menjual berbagai rasa brownies tape, antara lain brownies tape keju, brownies tape coklat kacang dan brownies tape asli. Yummy! Sumber : https://www.idntimes.com/food/dining-guide/fransisca-stefanie-chandra/makanan-khas-jember-untuk-oleh-oleh-c1c2/full
Bagi kamu pecinta kopi, pasti tidak ketinggalan informasi bahwa Jember salah satu kota dengan penghasil kopi terbaik. Kamu wajib mampir ke Puslit Kopi dan Kakao Jember, yang terletak di Desa Nogosari Kecamatan Rambipuji, atau sekitar 12km kearah selatan kota Jember. Tempat ini adalah salah satu lembaga yang meneliti kopi dan kakao di Indonesia. Nah, kamu bisa menikmati beberapa hasil produksi ini untuk oleh-oleh, seperti produk kopi hingga berbagai jenis juga permen, blok, dan es krim. Sumber : https://www.idntimes.com/food/dining-guide/fransisca-stefanie-chandra/makanan-khas-jember-untuk-oleh-oleh-c1c2/full
Olahan tape memang menjadi andalan kota Jember. Tak ketinggalan, kota Jember juga menawarkan makanan Pia Tape sebagai salah satu jenis makanan untuk oleh-oleh. Pia tape khas Jember ini menawarkan aneka rasa mulai dari keju dan coklat. Uniknya, pia khas Jember ini memiliki tekstur kulit pia yang sangat lembut. Pia tape di toko oleh-oleh Jember ini dibanderol dengan harga Rp 20.000 per kotak dengan isi 10 potong pia yang berbentuk kotak. Sumber : https://www.idntimes.com/food/dining-guide/fransisca-stefanie-chandra/makanan-khas-jember-untuk-oleh-oleh-c1c2/full