Bahan-bahan Tempe selonjor Tahu putih 4 biji belah jadi 2 5 biji bawang merah 5 biji bawang putih 5 biji kemiri 10/15 biji cabe rawit setan Seruas jahe, kunyit, lengkos/laos 2 biji sereh, 5 lembar daon jeruk Sedikit minyak buat menumis Gula, garam, boleh pake penyedap Langkah Potong tahu belah jadi 2, tempe dipotong kaya kita mau goreng tempe ...
Bahan-bahan 1 Dada ayam Dari 1 ekor Serai (Kalo beli di warung sayur Rp. 3.000) 150 gr Bawang merah 150 gr Cabe rawit merah secukupnya Terasi Garam sekucupnya Perasan air jeruk lemon / nipis Langkah kurleb 45 menit Rebus Dada ayam dengan sedikit garam sampai empuk, angkat Dan suwir ...
Sumber: Ensiklopedi Musik dan Tari Daerah Sumatera Barat Dikia adalah suatu nyanyi rakyat di Sumatera Barat. Penyanyinya terdiri dari beberapa orang yang menyanyi secara berganti-ganti. Alat musik pengiring dikia adalah rabano (rebana) yang dipukul dengan ujung tangan. Nada suara rabano itu tergantung dari bahagian mana yang dipukul dari rabano itu. Kalau pinggirnya yang .dipukul nadanya agak rendah. Tekanan nada rabano ini tergantung pada irama nyanyi dikianya sendiri, karena fungsi rabano adalah hanya sebagai alat pengiring semata, kadang-kadang malah rabano tidak dipergunakan sama sekali, jadi dikia termasuk jenis seni vokal. Dikia berasal dari kata Arab "zikir", yang artinya mengingat, yaitu selalu mengingat Tuhan dan Rasulpya serta ajaran yang diberikannya dengan mengucapkan kata-kata yang berasal dari Qur'an dan Hadis sambil memegang tasbih yang selalu dihitung setiap mengucapkan suatu kata. Demikian dekatnya mereka dengan Tuhan sehin...
Dalam kebudayaan sunda ada yang disebut dengan pupuh yang berbentuk nyanyian, Pupuh adalah bentuk sastra sunda yang berbentuk puisi, yang memiliki jumlah suku kata dan rima tertentu di setiap barisnya. ( guru wilangan, guru lagu, dan watek). Guru wilangan adalah jumlah engang (suku kata) tiap padalisan (larik/baris). Guru lagu adalah sora panungtung (bunyi vokal akhir) tiap padalisan. Sedangkan watek adalah karakteristik isi pupuh. Terdapat 17 jenis pupuh , masing-masing memiliki sifat tersendiri dan digunakan untuk tema cerita yang berbeda. Berikut ini adalah sifat-sifat pupuh, silahkan di simak · Asmarandana, bertemakan birahi, cinta kasih seseorang kepada kekasih, sahabat, maupun keluarga. · Balakbak, bertemakan lawak, banyolan tentang kehidupan sehari-hari. · Dandanggula, bertemakan ketenteraman, keagungan, ke...
Bahan-bahan 8 potong ikan asin (gabus, tongkol dll) 2 ikat lengkio potong akarnya cuci bersih 5 cabe keriting Gula secukupnya Air Bumbu halus 5 cabe merah 8 siung bawang merah 5 siung bawang putih 3 bh kemiri 1 ruas jahe 1 ruas kunyit Langkah Rendam ikan asin dlm air panas, cuci bersih, tiriskan, goreng dlm minyak panas hingga setengah matang ...
awang Jembak ( bahasa Bengkulu selatan) / Lokio atau yang disebut chives dalam bahasa Inggris juga termasuk salah satu jenis bawang. Sekilas sangat mirip dengan daun kucai, tapi keduanya jenis tumbuhan berbeda, lho. Lokio memiliki bonggol mungil berwarna putih yang menyerupai bawang merah dengan daun hijau kecil memanjang. Ada yang menyebutnya bawang daun, tapi lokio juga sering dijuluki bawang Batak. Dari segi rasa, bawang Jembak /lokio mirip perpaduan bawang putih dan bawang bombay, meski rasanya tipis. Daripada diolah menjadi bumbu halus, lokio biasanya hanya menjadi pelengkap. Bisa jadi bumbu masak gulai santan, sambal, dll Ini nama nama ikan sungai di daerah Bengkulu selatan yg sangat saya sukai antara lain. Plus, Palau, garing atau cengkak, Semah, Mungkus, Segheni, kepiat, Sepipiah dan lain-lain). Nah resep saya kali ini sambal ikan segheni , udang sungai, dan daun bawang Jembak. Bahan-bahan...
Tempoyak merupakan makanan yang menggunakan bahan dasar durian yang pada umumnya disajikan dengan cara di goreng. Makanan ini dikatakan sebagai makanan khas suku dayak yang ada di Pulau Kalimantan. Terkait sangat sedikitnya sumber tentang tempuyak buah rasa durian ini, saya harap pembaca dapat membantu untuk melengkapi informasi terkait tempoyak buah rasa durian. Terima kasih. sumber : https://www.gotravelly.com/blog/makanan-khas-dayak/ SBITB-K11-Hikmal Maulana Ahsan
REBANA GEDIGDUG (REBANA BERANTEM) WARISAN BUDAYA ORANG BETAWI CATATAN ORANG KAMPUNG PETUKANGAN "konon" menurut pengkhabaran orang tua dulu bahwa rebana gedigdug enih adalah "bapak moyangnya" rebana yang berkembang sekarang enih di Betawi. Salah satu tokohnya adalah alm Hadji Godjali Petukangan. Perlu juga kita ketahui bersama bahwa alm Hadji Godjali juga "tokoh sentral" silat beksi yang wafat tahun 1963 dan sayang sungguh disayang terus dilupakan. Beliau "guru besar" silat beksi yang punya murid para pesilat tangguh dan kesohor seperti H. Hasbullah, Kong Noer, Kong Simin, Mandor Minggu, dan lainnya. Maaf beribu maaf entuh khazanah seni budaya orang pesanggrahan yang kesohor pada jamannya. Namun hingga kini terus saja "tergerus jaman" dan pada akhirnya tenggelam. Putra alm Hadji Godjali adalah Mat Roobin pemaen suling "lihai" dalam Grup Gambus Al Wathon pimpinan Hasan Alaydrus Tj Priok yang terkenal pada jaman sebe...
Sampe merupakan alat musik tradisional khas Indonesia yang masih terjaga kelestariannya sampai saat ini. Penemu sekaligus pemain berasal dari suku Dayak Melayu Tuan. Kegunaan sampe pada zaman dulu adalah mengiringi upacara adat Kalimantan Timur. Setelah berganti zaman, kegunaan makin bertambah yaitu sebagai penghibur bagi warga setempat. Sampe juga difungsikan sebagai alat penyampaian perasaan baik rasa rindu, gembira, sayang bahkan duka. Sejarah Sampe Sampe merupakan salah satu dari aneka macam alat musik tradisional kalimantan timur paling populer saat ini. Alat musik Kaltim ini sekarang sudah dimainkan oleh siapa saja tanpa ada pengecualian baik dewasa atau orang tua. Konon pada zaman dulu ada perbedaan ketika memainkan sampe di waktu siang atau malam hari. Saat siang hari, suara nada yang dihasilkan menggambarkan perasaan bahagia. Sebaliknya jika malam, nadanya menggambarkan perasaan sedih dan syahdu. Kepercayaan akan kesakralan alat musik sampe terhadap situasi ters...