1 miljoen fc coins kopen Besuche die Website Buyfc26coins.com. Einfach fantastisch..iBra
2.556 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Gembu Gambu pada Wuku Galungan
Tarian Tarian
Jawa Timur

Tari Gembu/Gambu Tarian tradisional Gembu (Gambu) juga merupakan kesenian dari Jawa Timur. Tarian ini juga menggambarkan prajurit yang berlatih perang dengan berbekal  senjata tradisional keris  dan perisai kecil. Tarian ini digunakan untuk menyambut tamu agung dan para raja di daerah Sumenep, Madura. Ada yang menyatakan bahwa tarian ini hampir sama dengan tari Glipang. Pada zaman dahulu tarian Gembu/Gambu lebih dikenal dengan Tari keris. Didalam catatan Serat Pararaton tari Gambu disebut dengan Tari Silat Sudukan Dhuwung, yang diciptakan oleh Arya Wiraraja dan diajarkan pada para pengikut Raden Wijaya kala mengungsi di keraton Sumenep. Tarian tersebut pernah ditampilkan di keraton Daha oleh para pengikut Raden Wijaya pada perayaan Wuku Galungan yang dilaksanakan oleh Raja Jayakatong dalam suatu acara Pasasraman di Manguntur Keraton Daha yang selalu dilaksanakan setiap akhir tahun pada Wuku Galungan. https://www.silontong.com/2018/09/13/tarian-adat-tradisional-...

avatar
Roro
Gambar Entri
Adat Tari Beskalan Malang
Tarian Tarian
Jawa Timur

Tari Beskalan Tari Beskalan merupakan tarian yang berasal dari daerah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tari ini dibawakan untuk menyambut kedatangan tamu kehormatan yang datang kesana. Selain untuk menyambut tamu, tari Beskalan juga sering diadakan pada pembukaan kesenian ludruk, tepatnya sebagai tari pembuka kedua setelah tari remo. Tari Beskalan juga disebut dengan tari topeng malangan. Ada kesamaan dengan Tari Remo dalam hal gerakannya. Hanya saja gerakan dalam tarian ini lebih anggun, lincah dan dinamis. Sehingga menggambarkan sisi kecantikan dan kelincahan seorang wanita. https://www.silontong.com/2018/09/13/tarian-adat-tradisional-daerah-jawa-timur/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Sri Panganti
Tarian Tarian
Jawa Timur

Tari Sri Panganti Tari Sri Panganti merupakan seni tari yang berasal dari daerah Lamongan, Jawa Timur. Makna dari tari yaitu, “Sri” memiliki arti perempuan dan kata “Panganti” memiliki arti menanti atau menunggu, yang berarti seorang perempuan yang sedang menanti pemuda idaman. Tari Sri Panganti ini menceritakan tentang kegembiraan anak-anak yang menginjak usia remaja yang jatuh cinta dan menanti seorang pemuda. Gerakan tarian yang lemah gemulai menggambarkan para remaja yang berusaha memikat sang pemuda idaman. https://www.silontong.com/2018/09/13/tarian-adat-tradisional-daerah-jawa-timur/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Tanduk Majeng
Tarian Tarian
Jawa Timur

Tari Tanduk Majeng Tari Tanduk Majeng berasal dari daerah Madura, Jawa Timur. Sesuai dengan namanya, tarian ini juga diiringi lagu daerah Jawa Timur yaitu Tanduk Majeng. Pesan yang disampaikan oleh tarian ini yaitu menggambarkan tentang para wanita Madura yang semangat untuk menghibur suaminya. Tari Tanduk Majeng dapat ditarikan secara individu atau kelompok. Alat musik tradisional pengiring tari Lenggang Surabaya adalah Sinden, Gamelan, dan lain – lain. Biasanya pertunjukkan tari ini hadir diajang perlombaan kesenian Jawa Timur. Bisa dibilang, Tari Tanduk Majeng merupakan kesenian dari Madura yang cukup terkenal. https://www.silontong.com/2018/09/13/tarian-adat-tradisional-daerah-jawa-timur/

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Airlangga
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Museum Airlangga Kediri Museum Airlangga terletak satu komplek dengan Kawasan Wisata Gua Selomangleng Kediri . Secara administratif museum ini masuk dalam wilayah Desa Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Rute untuk menuju museum ini kurang lebih sama dengan rute menuju Selomangleng. Museum Airlangga diresmikan pada Januari 1992. Koleksi museum ini berasal dari penampungan benda cagar budaya di Alun-alun Kediri. Pada tahun 1951 paseban alun-alun dibongkar sehingga koleksi cagar budayanya dipindahkan ke Pemandian Kuak atau Pemandian Tirtoyoso. Pada tahun 1982 penampungan cagar budaya di Pemandian Tirtoyoso dikukuhkan sebagai Musem Daerah dengan nama Museum Tirtoyoso. Dalam perkembangannya didirikan musium baru yang kini kita kenal sebagai Museum Airlangga. Pemindahan koleksi benda cagar budaya dari Museum Tiroyoso ke Museum Airlangga berlangsung antara bulan November hingga Desember tahun 1991. Koleksi Museum Airlangga cukup beragam, mulai dari koleksi arca, kol...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Pusat Informasi Majapahit Trowulan
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

PUSAT INFORMASI MAJAPAHIT, TROWULAN Pada tanggal 24 April 1924, R.A.A. Kromodjojo Adinegoro, salah seorang Bupati Mojokerto bekerja sama dengan Ir. Henri Maclaine Pont, seorang arsitek Belanda mendirikan Oudheidkundige Vereeniging Majapahit (OVM) yaitu suatu perkumpulan yang bertujuan untuk meneliti peninggalan-peninggalan Majapahit. OVM menempati sebuah rumah di Situs Trowulan yang terletak di jalan raya jurusan Mojokerto-Jombang Km 13 untuk menyimpan artefak-artefak yang diperoleh baik melalui penggalian arkeologis, survei maupun penemuan secara tak sengaja. Mengingat banyaknya artefak yang layak untuk dipamerkan maka direncanakan untuk membangun sebuah museum yang terealisasi pada tahun 1926 dan dikenal dengan nama Museum Trowulan. Pada tahun 1942, museum ditutup untuk umum karena Henri Maclaine Pont ditawan oleh Jepang. Sejak itu museum berpindah-pindah tangan dan yang terakhir dikelola oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Timur. Tugas kantor tersebut tida...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Sepuluh Nopember
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Berwisata Sejarah ke Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember Kota Surabaya gomuslim.co.id - Selain wisata alam dan wisata religi, Kota Surabaya yang berjuluk Kota Pahlawan ini juga memiliki destinasi wisata sejarah. Tempat ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengajak anak-anak dan keluarga berwisata sambil belajar sejarah tentang perjuangan pahlawan Indonesia. Tugu Pahlawan adalah sebuah monumen yang menjadi markah tanah Kota Surabaya. Tinggi monumen ini adalah 41,15 meter dan berbentuk lingga atau paku terbalik. Tubuh monumen berbentuk lengkungan-lengkungan (Canalures) sebanyak 10 lengkungan, dan terbagi atas 11 ruas. Tinggi, ruas, dan canalures mengandung makna tanggal 10, bulan 11, tahun 1945. Suatu tanggal bersejarah, bukan hanya bagi penduduk Kota Surabaya, tetapi juga bagi seluruh Rakyat Indonesia. Tugu Pahlawan dibangun untuk memperingati peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, di mana arek-arek Suroboyo berjuang melawan pasukan Sekutu bersama...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Rajek Wesi (Pagor)
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Diawali dengan mengumpulkan benda-benda bersejarah temuan dan hibah dari warga masyarakat dan ditempatkan di halaman gedung lingkungan kantor kabupaten sehingga keberadaan benda-benda tersebut amat rawan hilang dan rusak. Maka atas usul kerjasama antara Kantor Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro dan Kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bojonegoro, dikumpulkan dan ditata benda-benda tersebut di suatu gedung lingkungan Kantor Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Bojonegoro yang difungsikan sebagai museum dan diberi nama museum “Rajekwesi” sampai sekarang ini.   Museum sederhana yang di dalamnya menyimpan prasasti cikal bakal Kabupaten Bojonegoro,  didirikan pada tahun 1992. Museum dengan luas bangunan sekitar 8 meter x 26 meter itu terletak di samping Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, tepatnya di Jalan Patimura No. 9 Bojonegoro. Di...

avatar
Roro
Gambar Entri
Balai Penyelamat Benda Purbakala "Mpu Purwa"
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

SEKILAS SEJARAH BERDIRINYA BALAI MPU PURWA A. Riwayat Pendirian Balai Penyelamatan adalah suatu tempat untuk menyimpan dan merawat benda-benda koleksi yang mengandung nilai sejarah dan budaya, terutama yang berhubungan dengan pertumbuhan kota Malang sejak abad VIII M sampai tahun 1950-an. Rencana untuk membuat balai penyelamatan benda-benda sejarah dan budaya tersebut sebenarnya sudah lama. Sejak tahun 1980-an, Seksi Kebudayaan Depdikbud Kota Malang mengupayakan tempat penampungan benda-benda yang terdiri dari arca-arca batu, karena beberapa hal, usulan untuk membuat tempat tersebut tidak terpenuhi. Untuk penyelamatan dan keamannya, akhirnya benda-benda tersebut dititipkan di DPU Jalan Halmahera, selanjutnya dititipkan lagi di Taman Rekreasi Senaputera. Tahun 1997 dititipkan di Rumah Makan Cahyaningrat; pada tahun itu juga Seksi Kebudayaan Depdikbud Kota Malang dan Seksi Kebudayaan Dinas P dan K Kota Malang, dengan mengacu kepada Undang-Undang No. 5 Tahun 1992 ten...

avatar
Roro