wayang
666 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Karinding - Alat Musik Sunda yang Masih Eksis
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Karinding merupakan salah satu alat musik lain yang terbuat dari bambu. Karinding banyak dikenal di berbagai daerah di Jawa Barat Seperti Malangbong (Garut), Tasikmalaya, Cikalong Kulon (Cianjur), dan Citamiang. Di beberapa daerah, karinding terbuat dari pelepah pohon aren. Alat musik  tradisional Sunda ini dibunyikan dengan cara ditempatkan di mulut kemudian digetarkan dengan jari. Karinding biasa dimainkan bersama-sama. Itulah lima alat musik tradisional khas Sunda yang masih dimainkan oleh komunitas warga di Bandung. Masih banyak warga yang masih peduli dengan  alat musik tradisional Sunda  ini. Walau sudah banyak alat musik modern, namun nyatanya tidak ada yang bisa menyamai nada dan aura yang dihasilkan oleh alat musik tradisional ini. Selama masih ada yang peduli dan memainkannya, maka alat musik tradisiolan Sunda ini tidak akan punah ditelan zaman.

avatar
Hanifah P. Darmawanti
Gambar Entri
Kakawihan Cing ciripit
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Cing ciripit Cing ciripit tulang bajing kacapit kacapit ku bulu paré bulu paré seuseukeutna jol pa dalang mawa wayang jrék-jrék nong jrék-jrék nong   Sumber : Rosidi, Ajip.2013.Tembang jeung Kawih.Bandung: Kiblat Buku Utama.

avatar
Duriah Solihah
Gambar Entri
Perang Obor
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Negara Indonesia tercinta ini memang kaya akan budaya. Termasuk salah satunya budaya  Perang Obor Tegalsambi  yang merupakan tradisi dari daerah Jepara. Tradisi ini digelar setiap tahun yang dihelat pada hari senin pahing malam selasa pon penanggalan Jawa. Untuk masalah bulan mengadakannya tidak ditentukan secara pasti, tetapi masyarakat disana sering mengadakan pasca panen. Perang Obor Tegalsambi merupakan ritual di kegelapan malam ibarat perang api.  Tradisi ini merupakan ciri khas dari desa Tegalsambi kecamatan Tahunan kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Ritual ini merupakan ritual kuno sejak awal abad ke-16 yang bertahan sampai sekarang. Dalam perang obor ini peserta berjumlah empat puluh orang dibagi menjadi empat bagian dan empat wilayah di perempatan yang berjarak 100 meter ke utara, 100 meter ke timur, 100 meter ke selatan, dan 50 meter ke barat. Sedangkan obor yang digunakan  dalam perang ini terbuat dari bendelan dua atau tiga pelapah...

avatar
Sriutanti
Gambar Entri
Pagelaran Wayang Babad
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Pagelaran Wayang Babad merupakan terobosan unik seorang dalang wayang kulit ternama asal Desa Cangkring, Kabupaten Cirebon, Askadi Sastrasuganda yang dijuluki Mamae Titin. Wayang Babad akana menuturkan pada Anda kisah pemisahan Kerajaan Cirebon dari Kerajaan Pajajaran yang ditandai dengan penancapan payung agung di Pakungwati (Kasepuhan), dengan kata lain merupakan kisah penegasan berdirinya Kerajaan Islam Cirebon. Wayang Babad ini dimaksud Askadi sebagai seni adiluhung untuk mengembalikan wayang sebagai media dakwah seperti dilakukan para wali pada masanya. Untuk mengembalikan posisi wayang sebagai sarana dakwah kepada masyarakat, nayaga mengenakan kostum ala santri, dan sinden mengenakan jilbab. Pertunjukkannya pun disisipi syair-syair islami seperti salawat dan do'a. Waditra yang digunakan adalah gamelan salendro dan pelog, genjring santri/rebanan, solawatan, serta lagu-lagu kemandu lakon. - See more at: http://disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=305&lang=id#...

avatar
S Rofiah
Gambar Entri
Pertunjukan Wayang Ajen
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Ajen berasal dari kata ngajenan yang dalam bahasa Sunda berarti menghargai atau memberi penghormatan. Pertunjukan seni Wayang ajen dibuat Wawan S. Gunawan dan Arthur S Nalan, mereke adalah mantan Ketua Sekolah Tinggi Seni Indonesia di Bandung, tahun 1998. Wayang ajen merupakan bentuk pengembangan wayang golek sebagai tradisi Sunda yang digabungkan dengan ide kreatif kaum muda. Dalam wayang ajen, tradisi golek Sunda tetap menjadi peran utama. Bentuk dan bahan pembuatannya sama dengan wayang golek kayu. Naskah yang diambil pun berpatokan dari Wiracarita Ramayana dan Mahabarata, namun mengikuti mengikuti perkembangan zaman. Sekarang ini, penyampaiannya sering kali dimeriahkan dengan format teater. Lokasi:  Kota Bekasi - See more at: http://disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=355&lang=id#sthash.B6wOBkNv.dpuf

avatar
S Rofiah
Gambar Entri
Pertunjukan Wayang Ajen
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Ajen berasal dari kata ngajenan yang dalam bahasa Sunda berarti menghargai atau memberi penghormatan. Pertunjukan seni Wayang ajen dibuat Wawan S. Gunawan dan Arthur S Nalan, mereke adalah mantan Ketua Sekolah Tinggi Seni Indonesia di Bandung, tahun 1998. Wayang ajen merupakan bentuk pengembangan wayang golek sebagai tradisi Sunda yang digabungkan dengan ide kreatif kaum muda. Dalam wayang ajen, tradisi golek Sunda tetap menjadi peran utama. Bentuk dan bahan pembuatannya sama dengan wayang golek kayu. Naskah yang diambil pun berpatokan dari Wiracarita Ramayana dan Mahabarata, namun mengikuti mengikuti perkembangan zaman. Sekarang ini, penyampaiannya sering kali dimeriahkan dengan format teater. Lokasi:  Kota Bekasi - See more at: http://disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=355&lang=id#sthash.B6wOBkNv.dpuf

avatar
S Rofiah
Gambar Entri
MaestroSeniTradisi - Ny. Maria Magdalena Rubinem
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Daerah Istimewa Yogyakarta

Ny. Maria Magdalena Rubinem Yogyakarta, 11 Maret 1925 Ny. Maria Magdalena Rubinem adalah seorang pesinden yang sudah cukup senior. Beliau mempelajari sinden dari kecil di rumah Pangeran, antara lain Pangeran Suryaputra dan Pangerah Hadinegara selama tiga bulan. Sejak saat itu, beliau langsung terjun sebagai pesinden sejak tahun 1942. Sebagai pesinden, beliau sudah mengabdi selama lebih dari 70 tahun dan sejak tahun 1951 pernah berkali-kali tampil di hadapan Presiden Soekarno di Istana Negara. Di samping sebagai swarawati (seniman karawitan), beliau juga bisa menari. Semenjak zaman Jepang, tepatnya sekitar tahun 1943, beliau sudah mengabdi sebagai Pegawai Tidak Tetap di RRI (Radio Republik Indonesia) Stasiun Yogyakarta semasa Bapak Ali Murtopo menjabat sebagai menteri Penerangan, namun karena tidak segera diangkat dan kesibukan pentas di luar semakin padat akhirnya Ny. Rubinem mengundurkan diri sebelum diangkat sebagai PNS. Baginya, tahun 1960-an adalah masa keemasa...

avatar
Minor Caknole
Gambar Entri
Legenda Gatot Kaca
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Alkisah dalam pengasingannya selama dua belas tahun Pandawa sempat mengembara sampai di sekitar Pegunungan Dieng. Dua belas tahun bukan waktu yang singkat untuk berputar-putar hanya di sekeliling India. Bhima dapat menaklukkan Raja Raksasa Harimba, penguasa hutan di pusat pulau Jawa. Adik sang raja, Harimbi jatuh cinta kepada Bhima, ksatria tinggi besar kuat berotot layaknya raksasa tetapi gagah penampilannya, tidak seperti raksasa yang rewo-rewo. Harimbi adalah raksasa wanita, akan tetapi hatinya sudah lembut, evolusi jiwanya mendahului penampilannya. Dewi Kunti, ibu Bhima yang waskita memahami wanita yang cocok sebagai pendampingi sang putra, maka dia 'memoles' Harimbi dengan 'operasi plastik zaman kuna' menjadi wanita yang cantik, sehingga Bhima jatuh cinta. Dewi Kunti mendapatkan banyak ilmu dari Resi Durwasa, termasuk ilmu mendatangkan Dewa dan mempercantik wanita. Dewi Kunti juga ingat nasehat dari keponakannya, Prabu Kresna untuk menggunakan perkawinan sebagai pe...

avatar
Oase
Gambar Entri
Wayang Golek Cepak Tegalan
Ornamen Ornamen
Jawa Tengah

Kota Tegal yang berada di Provinsi Jawa Tengah pun, memiliki kebudayaan wayang golek, yakni wayang golek cepak tegalan. Wayang golek cepak tegalan terbuat dari kayu kedondong jaran. Jenis kayu ini dipilih karena kualitasnya yang bagus dan memiliki ketahanan prima. Untuk mewarnai wayang ini, pengrajin menggunakan cat semprot kendaraan roda empat. Sumber: http://infotegal.com/2015/04/wahyo-salah-seorangperajin-wayang-golek-cepak-tegalan/?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter

avatar
hallowulandari