TARI TOPENG BETAWI Tarian Topeng sebenarnya merupakan salah satu ciri khas budaya tari di Indonesia. Pada awalnya, seni tari di Jakarta memiliki pengaruh Sunda dan China seperti Jaipong dan Tari Topeng yang para pemainnya menggunakan kostum penari khas pemain Opera khas negeri Tirai Bambu tersebut. Tari Topeng adalah visualisasi gerak, yang dibuat tanpa melalui konsep yang khusus. Di dalamnya ada pengaruh budaya Sunda, namun memiliki ciri khasnya berupa selancar. Para penarinya menggunakan topeng yang mirip dengan Topeng Banjet Karawang Jawa Barat, namun dalam topeng Betawi memakai Bahasa Betawi. Tari Topeng Betawi adalah salah satu tarian tradisional masyarakat betawi di Jakarta yang memakai topeng sebagai ciri khasnya. Tari Topeng Betawi ini merupakan perpaduan antara musik, seni tari, dan nyanyian. Seperti pertunjukan teater atau opera, para penari menari dengan diiringi suara musik dan nyanyian. Tari Topeng Betawi ini lebih bersifat teatrikal dan juga komunika...
Ritual Jelangkung adalh ritual yang dilakukan untuk berkomunikasi dengan si Jelangkung, yakni sosok yang ghaib. Tentunya remaja-remaja di Jakarta tau adanya Jelangkung. Seringkali remaja SMA yang masih naif memanggilnya. Tentu memang berbahaya, tetapi mereka menemukan keseruan dalam melakukan hal-hal yang ghaib seperti ini. Untuk melaksanakan ritual ini cukup mudah, hanya memerlukan: kertas, pena dan koin. Persiapkanlah kertas seperti gambar di atas. Pastikan tulisan huruf dan angka sebesar koin yang digunakan agar dapat mengetahui apa yang ditunjuk dengan lebih mudah. Minimal 2 orang diperlukan untuk memegang koin yang ditaruh di atas gambar rumah di kertas seperti tertera di atas menggunakan jari telunjuk lalu mengucapkan mantra tersebut. Mantra untuk memanggilnya cukup sederhana: Jelangkung Jelangkung Di sini ada pesta kecil Datanglah datanglah Datang tidak diundang Pulang tidak diantar Kalo sudah datang bergeraklah ke "Ya" Lalu si Jelangkung seharusnya otomatis menu...
Jakarta adalah ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh sebab itu, di Jakarta lah banyak berkumpul manusia dari berbagai daerah di Indonesia. Hal itu tentunya sangat memengaruhi kultur sosial dan budaya di daerah Jakarta. Itu sebabnya kebudayaan Betawi banyak terpengaruh oleh berbagai kebudayaan lain, salah satunya adalah motif tumpal pada kain songketnya. Meskipun begitu, tentu saja kebudayaan Betawi tetap memiliki jati dirinya. Motif tumpal pada kain songket Betawi adalah salah satu yang khas dari kostum adat Betawi. Songket dan baju encim dahulu hanya dipakai oleh kalangan bangsawan Betawi karna harganya yang mahal. Bahan kain yang dipakai pun bermacam-macam, ada bahan licin untuk para bangsawan dan bahan yang lebih kasar untuk rakyat biasa. Motif tumpal pada kain songket ini sendiri dianggak sebagai simbol kebesaran dan kesuburan. #OSKMITB2018
Soto tangkar merupakan makanan yang berasal dari daerah betawi (Jakarta) dan terlahir pada masa penjajah belanda. Mengapa bernama soto tangkar? sebab kata 'tangkar' itu sendiri memiliki arti yaitu iga sapi, dimana iga sapi merupakan salah satu bahan utama pada soto tangkar. Bahan-bahan yang berada di dalam soto tangkar antara lain adalah daging dan jeroan (babat, paru, usus). Untuk mengolahnya memerlukan bahan-bahan seperti santan, ketumbar,kemiri, merica, garam, lengkuas, kunyit, bawang merah, bawang putih, daun salam, daun jeruk, serai, kecap, daun bawang, jeruk limau, dan tomat. Soto tangkar juga memiliki sebuah cerita dibalik keberadaannya saat ini. Pada masa penjajahan belanda, saat para tentara mengadakan suatu pesta, mereka sering sekali memakan sapi, sisa makanan (daging sapi) yang tidak terpakai dari pesta tersebut diberikan kepada pekerja seperti babat, paru, usus, dan iga. akhirnya para pekerja mengolah bahan-bahan sisa tersebut menggunakan bumbu rempah yang m...
Kata “Petojo” mungkin terdengar asing di telinga masyarakat luar Jakarta. Jangankan luar Jakarta, tidak sedikit masyarakat Jakarta Pusat yang saya temui tidak tahu apa atau dimana Petojo itu. Namun, pada masa penjajahan Belanda, kawasan Petojo merupakan kawasan prominen. Mengapa begitu? Hotel des Indes dulunya terletak di kawasan Petojo, begitu juga Gedung Harmonie yang merupakan gedung tempat pesta dan hiburan Belanda. Kawasan Petojo terletak di Jakarta Pusat dan sekarang terbagi menjadi dua kelurahan, yaitu Petojo Utara dan Petojo Selatan. Lalu, darimana kata “Petojo” itu berasal? Konon, di abad ke-17, wilayah ini dimiliki seorang komandan bernama Petuju Jongker. Maka dari situ lah nama Petojo berasal. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa nama Petojo berasal dari nama Datuk Petuju, anak buah Raja Bone yang datang ke Batavia untuk meminta bantuan Belanda dalam perang menghadapi Sultan Hasanuddin dari Makassar. Sumber: Wawancara Orang Tua,&...
Pitung adalah nama seorang pemuda betawi yang hidup pada jaman penjajahan Belanda. Ia berasal dari Rawa Belong, kecamatan Kebayoran Lama, bapaknya bernama Piun sedangkan ibunya bernama pinah. Ibu si Pitung mempunyai adik bernama Jiih. Si Pitung dari kecil senang belajar mengaji, menolong yang lemah dan sangat senang belajar bela diri silat. Ibadah tidak pernah dilupakan dan bersifat dermawan. Untuk itulah dia disenangi teman-temannya dan orang lain. Si Pitung menjadi murid Hj Napin dari Rawa Belong. Ia termasuk murid Hj Napin yang paling pandai baik ilmu agama maupun bela diri. Ilmu si Pitung boleh d...
Kulit wajah yang lembab sangatlah penting untuk menghindari kulit kering yang dapat menimbulkan masalah kulit lainnya. Namun banyak sekali faktor yang dapat membuat kulit wajahmu kering seperti berada di ruangan ber-AC terlalu lama, mandi terlalu lama, kurang minum air putih, dan masih banyak lagi. Untuk itu kamu harus selalu berusaha untuk menghindari kulitmu dari kekeringan. Cari tahu cara melembabkan kulit wajah yang tepat untuk selalu menjaga kelembaban kulit wajahmu. Terutama untuk kamu yang bekerja di dalam ruangan ber-AC, pastikan kamu lakukan beberapa cara melembabkan kulit wajah berikut ini untuk membantu menjaga kelembaban kulit wajahmu. 1. Banyak Minum Air Putih Bantuan untuk melembabkan kulit dari dalam sangatlah penting. Dan untuk melembabkan, banyaklah minum air putih dalam sehari terutama ketika kamu berada di ruangan ber-AC. Air putih sangat baik untuk mencegah dehidrasi baik pada tubuh mau...
Permainan rakyat Betawi yang dulu banyak dilakukan oleh anak-anak sambil menggembala (angon) ternak-ternaknya. Disebut gebok, ada hubungannya dengan kata tabok (pukul) sebab pemain yang berhasil ditangkap akan dipukul (ditabok). Banyak dikenal di daerah Gandaria, biasanya dimainkan oleh 8-10 anak berumur 9-12 tahun. Perlengkapan yang dibutuhkan mencakup arena permainan (lapangan), pancak, tambang (tali), baju/ kemeja pemain, dan daun pisang kering/kembang rumput. Pancak berupa sebatang kayu dengan panjang sekitar 50 cm yang ditancapkan ke dalam tanah sampai cukup kuat untuk tempat mengikatkan tali/tambang sebagai gantungan baju dari para pemain. Baju-baju ini nantinya akan diperebutkan. Tali biasanya mempunyai panjang antara 1/2 m dan diambil dari ikat ternak yang sedang dilepas di tanah lapang. Sedang daun pisang kering/kembang rumput berfungsi sebagai pengundi. Daun pisang kering dirobek sebanyak jumlah pemain. Salah satu alat pengundi dibundel ujungnya kemudian digenggam salah se...
Keragaman etnis dan budaya menjadi ciri khas dan kekayaan tersendiri bangsa Indonesia, dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain. Uniknya, setiap etnis di Indonesia memiliki senjata khas yang menjadi simbol kebesaran dari sejumlah etnis tersebut. Etnis Jawa misalnya, memiliki keris sebagai senjata kebesaran mereka, etnis Sunda terkenal dengan kujangnya, etnis Madura terkenal dengan celuritnya, dan etnis Betawi yang masyhur dengan Golok Betoknya yang berumur 800 tahun. Sebagai sebuah senjata pusaka, keberadaan Golok Betok merupakan fase awal asal muasal senjata dalam sejarah nusantara. Bahkan, sebelum senjata khas Jawa Barat kujang ada, Golok Betok sudah ada konsepnya terlebih dahulu. Namun, karena Kerajaan Padjajaran memohon kepada Sang Empu agar dibuatkan secepatnya sebuah senjata bernama kujang, pembuatan Golok Betok menjadi tertunda. “Saat ini keberadaan Golok Betok yang dulunya biasa digunakan para jagoan dari Betawi sudah hampir punah,” cerita Aziz Munandar, ahli peng...