1
5.005 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Mai Song
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Masyarakat Tionghoa pertama masuk ke Indonesia disebabkan oleh faktor-faktor antara lain faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal tersebut seperti keadaan di Tionghoa pada saat itu sangat tidak baik. Tionghoa merupakan daerah yang miskin sehingga banyak terjadi tindak kriminal, selain itu sering terjadi bencana kelaparan dan bencana alam. Hal ini didukung oleh pemerintah Tionghoa yang mengizinkan rakyatnya untuk bermigrasi. Keinginan mereka untuk bermigrasi juga didorong oleh transportasi di Tionghoa yang semakin lancar, contoh: kapal uap. Sedangkan faktor eksternalnya seperti ketertarikan masyarakat Tionghoa akan Indonesia karena kekayaan alamnya dan letak strategisnya sehingga memberi peluang cerah sehingga menarik orang-orang Tionghoa untuk datang dan membuka usaha di Nusantara. Saat masyarakat Tionghoa masuk ke Indonesia, secara tidak langsung membawa tradisi-tradisi yang sering mereka lakukan. Antara lain tradisi kelahiran, hari-hari besar, perkawinan serta kem...

avatar
Oskm18_16418191_gianvere
Gambar Entri
Budaya Tahlilan Jawa
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Agama Islam merupakan agama yang paling banyak dianut oleh masyarakat Indonesia. Hal tersebut yang membuat banyak juga aliran-aliran yang ada di Indonesia ini, mengingat jumlah populasi Indonesia yang sangat banyak. Namun, pada tulisan ini, penulis ingin membahas lebih terperinci mengenai salah satu budaya Islam yang ada di Pulau Jawa, yaitu budaya Tahlilan. Tahlilan merupakan sebuah ritual untuk mendoakan orang yang sudah meninggal dengan cara membaca Al-Quran bersama-sama dan dengan doa-doa tertentu. Ritual ini biasa dilaksanakan oleh masyarakat Jawa Tengah pada hari ke-1, ke-3, ke-7, ke-40, ke-100, ke-1000 dst. yang diselenggarakan oleh pihak keluarga yang ditinggalkan oleh orang yang telah meninggal tersebut. Pada ritual ini yang biasa menghadiri adalah tetangga-tetangga, orang orang yang diberi budi baik oleh orang meninggal tersebut, dan sanak keluarga besar. Budaya ini pertama kali diperkenalkan oleh Walisongo dalam penyebaran Agama Islam pada zamannya. Sebelum Waliso...

avatar
OSKM18_16518030_Bagas Setyo Wicaksono
Gambar Entri
Sekaten Solo
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Sekaten Solo Sekaten merupakan salah satu tradisi yang dilakukan untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad saw pada tanggal 12 rabiul awal tahun hijriah. Tradisi ini diadakan di 2 tempat di Indonesia ini, yakni di Solo dan Yogyakarta. Prosesi tradisinya pun juga hampir sama, hanya terdapat sedikit properti dan urutan prosesi yang berbeda. Namun, pada dasarnya tujuannya sama, yaitu menyambut Maulid Nabi Muhammad saw. Untuk sekaten di Solo biasanya acara tersebut diselenggarakan di alun-alun Solo. Bagi orang awam, khususnya warga Solo, ketika mendengar kata "sekaten" maka pasti terbesit di pikiran mereka dibukanya pasar malam selama kurang lebih 1 bulan. Tidak hanya banyak pedagang-pedagang makanan di sana, melainkan juga terdapat wahana-wahana bermain seperti layaknya pasar malam pada umumnya. Beberapa wahana pun tetap berfungsi walaupun saat siang hari, walaupun tidak semuanya. Menjelang hari-H Maulid Nabi Muhammad saw, mulai dibunyikannya gamelan yang sebelumnya telah dipindahk...

avatar
Nursekti
Gambar Entri
Opak Singkong
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Opak Singkong adalah makanan jenis keripik khas Jawa Tengah yang berasal dari Wonosobo. Opak Singkong rasanya gurih, asin dan beberapa ada yang pedas. Makanan ini dibuat dari bahan dasar singkong ditambah sedikit daun kucai (bisa diganti daun bawang) lalu garam, dan bisa juga ditambah dengan cabe rawit. sumber foto : http://www.ikiwonosobomas.com/2014/08/siapa-mau-beli-opak-singkong-khas.html   Bahan-Bahan yang diperlukan untuk membuat Opak Singkong : 1 buah singkong yang telah diparut daun bawang 2 buah cabe rawit garam 3 siung bawang putih Langkah-Langkah  untuk membuat Opak Singkong : Kupas kulit singkong kemudian cuci singkong hingga benar-benar bersih. Kupas singkong yang sudah bersih tersebut sampai matang, jika sudah matang kemudian angkat. Haluskan singkong yang tekah dikukus dan campur dengan garam, irisan bawah putih, dan irisan cabe rawit. Campur semuanya menjadi satu adonan...

avatar
OSKM_19818192_SERVINA Nabila
Gambar Entri
Kirab Gunungan Sekaten Solo
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Kirab Gunungan Sekaten Solo Sekaten merupakan salah satu tradisi yang dilakukan untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad saw pada tanggal 12 rabiul awal tahun hijriah. Tradisi ini diadakan di 2 tempat di Indonesia ini, yakni di Solo dan Yogyakarta. Prosesi tradisinya pun juga hampir sama, hanya terdapat sedikit properti dan urutan prosesi yang berbeda. Namun, pada dasarnya tujuannya sama, yaitu menyambut Maulid Nabi Muhammad saw. Untuk sekaten di Solo biasanya acara tersebut diselenggarakan di alun-alun Solo. Uniknya acara tersebut diakhiri dengan suatu prosesi kirab yang dinamakan kirab gunungan. Bagi orang awam, khususnya warga Solo, ketika mendengar kata "sekaten" maka pasti terbesit di pikiran mereka dibukanya pasar malam selama kurang lebih 1 bulan. Tidak hanya banyak pedagang-pedagang makanan di sana, melainkan juga terdapat wahana-wahana bermain seperti layaknya pasar malam pada umumnya. Beberapa wahana pun tetap berfungsi walaupun saat siang hari, walaupun tidak semuanya....

avatar
Oskm18_16518078_nursektiwaskithajati
Gambar Entri
Ebeg Janturan Purwokerto
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

Ebeg merupakan kesenian khas Banyumasan berupa tarian yang dilakukan beberapa orang dengan menggunakan kuda-kudaan yang terbuat dari anyaman bambu, dengan bagian kepala dan ekor diberi rambut dari ijuk atau tali rafia. Nama ebeg berasal dari bahasa Jawa, ebleg yang berarti lumping atau anyam-anyaman yang terbuat dari bambu. Tarian ebeg menggambarkan prajurit yang mau berperang dengan menunggang kuda. Kesenian ini mirip dengan kuda lumping, jathilan dan kuda kepang dari daerah lain. Kesenian ebeg ini biasanya diadakan pada perayaan-perayaan seperti 17an dan acara pernikahan. Selain kelompok penunggang kuda lumping, ada karakter Cepet dan Barongan. Karakter ini dimainkan dengan menggunakan topeng yang terbuat dari kayu. Cepet ada 2 macam yaitu Penthul & Tembem. Penthul adalah topeng yang memiliki hidung panjang dan bergigi dua, biasanya berwarna putih. Sedangkan Tembem adalah topeng dengan wujud yang lebih menyeramkan dan berwarna hitam. Barongan adalah topeng yang menyerupai...

avatar
OSKM18_16718490_Kristian
Gambar Entri
Adat Suronan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

            Indonesia adalah negara yang memiliki beraneka macam budaya pada daerah daerahnya. Di Jawa khususnya Jawa Tengah ada suatu adat yang disebut suronan. Suronan adalah acara yang dilakukan masyarakat untuk memperingati bulan Sura dalam kalender Jawa. Masyarakat sekitar biasanya memperingatinya pada tanggal 2 Sura menurut kalender Jawa Modern (saat ini). Jika menurut kalender Jawa Lama, seharusnya diperingati setiap tanggal 1 Sura, namun karena tanggalan sudah berganti ke Jawa Modern maka diperingati setiap tanggal 2 Suro ( Kalender Jawa Modern dan Jawa Kuno selisih satu hari)                     Adat Suronan ini dilakukan dengan memakai pakaian adat jawa yaitu beskap, blangkon, jarik, selop, stagen, sabuk, dan keris. Dalam peringatan ini, masyarakat biasanya melakukan acara nyekar (ziarah) ke makam leluhur dan mendoakan para leluhur leluhurnya agar diterima di sisi-Nya. Setelah melakukan...

avatar
Ak8dwndru
Gambar Entri
Sawut khas kebumen
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Sawut adalah makanan khas kebumen, makanan ini ada sejak zaman dahulu, akan tetapi sekarang sudah langka, orang sekarang lebih memilih makan makanan yang modern dari pada makan makanan tradisional. Sawut terbuat dari singkong yang diparut dan dikukus, dan biasanya di atasnya ada parutan kelapa, ada juga yang ditambah gula jawa yang menambah cita rasanya. Berikut cara membuat sawut gula jawa Bahan-bahan: 1 buah singkong 1/2 bulatan gula merah 1 sdm gula pasir 2 lembar daun pandan 1/4 kelapa (parut) Cara memasak: 1. Pilih singkong yang bagus(pulen) yang matang di rebus dan dikukus. Kupas,cuci bersih, parut dengan parutan sawut. 2. Siapkan kukusan, didihkan. 3. Campur kelapa parut dengan sejumput garam sisihkan. 4. Cincang kasar gula merah, potong-potong pandan.campur kesingkong sawut tambahkan sejumput garam dan gula pasir. 5. Kukus si singkong dan kelapa bersebelahan selama 15 menit hingga matang. 6. Sajikan sawut denga taburan kelapa kukus.

avatar
Oskm18_16618029_bahrul
Gambar Entri
Gejos-Banyumasan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Gejos banyumas adalah makanan yang mirip dengan klanting namun teksturnya lembek dan ukurannya sedikit lebih besar. Mungkin makanan ini masih asing terdengar di telinga kita, padahal rasanya tidak kalah dengan makanan lainnya.  Gejos merupakan makanan tradisional yang terbuat dari singkong. Cara membuat gejos yaitu pertama-tama haluskan singkong, lalu tumbuk  bumbu-bumbu seperti bawang, ketumbar, dan garam sampai halus lalu campurkan dengan singkong yang telah dihaluskan. Setelah itu aduk sampai tercampur rata dan kukus kurang lebih 1 jam. Setelah matang adonan ditumbuk hingga dingin lalu ditaburi tepung agar tidak lengket dan setelah itu dibentuk memanjang lalu dipotong dan dibentuk menyerupai klanting . Setelah semua selesai adonan gejos siap digoreng dan dihidangkan. Gejos dapat dimakan sebagai camilan yang lezat serta  kaya karbohidrat sehingga lebih mengenyangkan. Ayo lestarikan budaya-budaya Indonesia! #OSKMITB2018

avatar
Oskm18_16318006_sanggita