monedas para el FC mobile Visité Buyfc26coins.com. ¡Excelente! Recomendado al 100%..NHkd
374 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Makam Raja-raja Tallo Makassar
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Selatan

Kompleks Makam Raja-Raja Tallo Makassar dibangun abad ke-17, dan dipergunakan sebagai makam penguasa Tallo sampai abad ke-19. Adalah Tunatengkalopi, Raja Gowa VI (1445-1460), yang membagi Gowa menjadi dua kerajaan, Tallo dan Gowa. Ia membentuk persekutuan dan menjadi kekuatan dominan di kawasan ini, sampai pasukan Belanda dibawah Speelman mengakhiri dominasi Gowa, dengan dibantu  La Tenri Tatta Arung Palakka  dari Bone. Pemandangan di dalam kompleks Makam Raja-Raja Tallo Makassar yang hijau asri, di bawah naungan pohon-pohon tua berukuran besar yang rindang daunnya mampu meneduhkan pengunjung dari ganasnya matahari. Sebuah dangau kecil di bawah pohon merupakan tempat nyaman untuk perhentian barang sejenak. Di bagian kanan terdapat beberapa makam yang bentuknya belum terlalu istimewa berjejer di samping jalanan kompleks yang disemen dengan rapi.  Sementara jauh di kanan belakang terdapat rumah panggung yang tampaknya juga bisa digunakan sebagai tempat be...

avatar
Rizki Azizah
Gambar Entri
Tari Kipas
Tarian Tarian
Sulawesi Selatan

Tari Kipas, yang mempertunjukkan kemahiran para gadis dalam memainkan kipas dalam suasana gemuaku sambil mengikuti alunan lagu.   Sumber: http://www.kebudayaanindonesia.com/2014/04/kebudayaan-sulawesi-selatan.html

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Tari Basaro
Tarian Tarian
Sulawesi Selatan

Tari Basaro,merupakan tarian untuk menyambut para tamu terhormat. Gerak gerakkan badannya sangat luwes.   Sumber: http://www.kebudayaanindonesia.com/2014/04/kebudayaan-sulawesi-selatan.html

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Eran diLangi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

KONON, kata sebuah legenda, ketika kehidupan di "Bumi" masih diatur langsung dari "Langit" oleh PUANG MATUA (Tuhan, Sang Pencipta), semua aktivitas keseharian di bumi berlangsung aman, tenteram, dan damai. Bila ada masalah yang muncul dalam perikehidupan sehari-hari diutusla wakil penduduk Bumi ke langit menemui Puang Matua untuk meminta nasihat. Jalur transportasi-komunikasi yang digunakan adalah "Eran diLangi'" sebuah tangga menjulang tinggi menuju langit yang sengaja diciptakan Puang Matua. Lalu, setelah Puang Matua bersabda atas persoalan yang dibentangkan ke hadapan-Nya, wakil penduduk Bumi itu pun turun lewat tanggga yang sama dan menyampaikan segala isi pembicaraanNya dengan Puang Matua kepada sekalian penduduk Bumi untuk kemudian dijadikan pegangan hidup. Selama beberapa generasi ruitinititas ini berjalan lancar. Sampai pada suatu ketika malapetaka itu muncul, berawal dari keinginan keluarga yang berniat mengawinkan anak mereka sesaudara kandung. Konon, keinginana itu dipicu ol...

avatar
Vande Leonardo
Gambar Entri
Dende
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sulawesi Selatan

Dende' adalah salah satu permainan tradisional yang populer pada masanya dan paling banyak dimainkan oleh anak perempuan. Di daerah lain, permainan ini disebut 'Engklekan'. Biasanya 'Dende' dimainkan hingga empat atau lima anak. Untuk memainkan permainan ini, terlebih dahulu digambarkan petak-petak pada tanah atau lantai sesuai dengan dende seperti apa yang hendak dimainkan. Kemudian petak-petak inilah yang nantinya para pemain harus lompati, entah itu dengan satu kaki atau dua kaki. Aturan permainan menyesuaikan bentuk petak atau dende seperti apa yang dimainkan. Yang paling banyak memiliki petak adalah pemenang dari permainan ini.

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Lompat Karet Makassar
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sulawesi Selatan

Permainan tradisional yang satu ini banyak dimainkan oleh anak perempuan. Di luar Makassar, permainan ini dinamakan lompat tali. Namun di Makassar, lebih dikenal dengan sebutan lompat karet. Sesuai dengan namanya, permainan ini membutuhkan banyak karet gelang yang dirangkai atau digabungkan hingga mencapai panjang yang diinginkan. Lompat karet ini biasa dimainkan oleh tiga orang atau lebih. Siapa yang melompat pertama ditentukan sesuai kesepakatan bersama. Jadi, dua orang di antaranya harus memegang ujung-ujung karet yang telah dirangkai tersebut untuk dilompati oleh pemain yang memiliki giliran pertama. Ketinggian karet yang harus dilompati memiki tahapan-tahapan, mulai dari mata kaki hingga mencapai kepala pemegang karet. Pemain yang melompat tidak boleh menyentuh karet. Bila itu terjadi, gilirannya untuk melompat harus terhenti dan kemudian digantikan oleh pemain yang memiliki giliran melompat berikutnya. Jika semua pemain telah melewati semua tantangan melompat dengan ketinggian p...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Enggo-Enggo
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sulawesi Selatan

Salah satu permainan seru yang populer pada masanya adalah Enggo'-Enggo'. Di luar Makassar, permainan ini dikenal dengan nama 'petak umpet'. Bisa dibilang inilah salah satu permainan tradisional yang legendaris. Permainan ini makin seru bila dimainkan oleh banyak orang. Pada permainan Enggo'-Enggo' ini ada seseorang yang bertugas untuk menjaga, kemudian mencari pemain lain yang bersembunyi. Sebelum pemain-pemain lain bersembunyi, yang bertugas harus menutup mata dan menghitung hingga 10. Setelah hitungan kesepuluh, mulailah dia mencari mereka yang bersembunyi. Yang tertebak pertama kali adalah yang akan bertugas menjaga dan mencari para pemain di ronde selanjutnya.

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Makkatte'
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

Bagi masyarakat Bugis tradisi khitan bagi anak perempuan disebut Makkatte’ sementara untuk anak laki-laki disebut Massunna’. Tradisi Makkatte’ erat kaitannya dengan ritual keagaamaan karena  bagi masyarakat Bugis, Makkatte’ juga dikenal sebagi ritual pengislaman bagi anak perempuan. Anak yang dikatte’ biasanya berumur 4 – 7 tahun.  Proses pelaksanaan tradisi ini dilakukan oleh seorang  perempuan yang ahli dan dipercayai oleh keluarga, disebut Sanro. Sebelum tradisi dimulai disediakan beras yang diletakkan dalam sebuah nampan lebar dengan kelapa yang telah dibuka sabuknya serta gula merah yang telah dipotong-potong  dan diletakkan di atas piring kecil serta ayam kampung hidup. Setelah itu anak perempuan dituntun untuk berwudhu dan “dipabbajui” atau dipakaikan baju bodo dengan “ lipa sabbe’” (sarung sutra khas Bugis).  Selanjutnya si anak duduk di atas bantal yang telah dilapisi dengan sarun...

avatar
Rizki Azizah
Gambar Entri
Accera Kalompong
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

Accera Kalompoang merupakan upacara adat untuk membersihkan benda-benda pusaka peninggalan Kerajaan Gowa yang tersimpan di Museum Balla Lompoa. Inti dari upacara ini adalah allangiri kalompoang, yaitu pembersihan dan  penimbangan salokoa (mahkota) yang dibuat pada abad ke-14. Mahkota ini  pertama kali dipakai oleh Raja Gowa, I Tumanurunga, yang kemudian disimbolkan  dalam pelantikan Raja- Raja Gowa berikutnya. Adapun benda-benda kerajaan yang dibersihkan di  antaranya: tombak rotan berambut ekor kuda (panyanggaya barangan), parang  besi tua (lasippo), keris emas yang memakai permata (tatarapang), senjata  sakti sebagai atribut raja yang berkuasa (sudanga), gelang emas berkepala naga (ponto janga-jangaya), kalung kebesaran (kolara), anting-anting emas murni (bangkarak ta‘roe), dan kancing emas (kancing gaukang).  Selain benda-benda pusaka tersebut, juga ada beberapa benda impor yang tersimpan  di Museum Balla Lompoa turut dibersihkan, sep...

avatar
Rizki Azizah