Nama lain dari alat musik tradisional Jawa Tengah ini yaitu ricik. Saron adalah instrumen gamelan yang masuk dalam keluarga balungan. Alat musik ini dimainkan lewat cara dipukul dengan pemukul yang terbuat dari kayu dan biasanya dilapis karet, dan Saron sendiri berbahan logam. Untuk memainkan alat tradisional ini harus sesuai dengan irama dan nada yang pas, lewat cara menabuh bertukaran pada saron 1 serta saron 2. Tempo atau cepat lambatnya penabuhan bergantung dari komando kendang dan tipe gendhingnya. Dalam memainkan alat musik ini, tangan kanan memukul logam atau wilahan serta tangan kiri menyentuh wilahan perlahan untuk menyingkirkan dengungan (resonansi berlebihan) yang dikenal dengan teknik memathet. #OSKMITB2018
Kesenian Genye Kesenian Genye merupakan seni pertunjukan khas dari Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Genye sendiri merupakan singkatan dari ‘gerakan nyere ’ sehingga pertunjukan ini memiliki ciri khas yaitu tarian dengan menggunakan nyere (bahasa Sunda) yang berarti sapu lidi. Selain tarian, dalam pertunjukan ini juga mempunyai unsur lain, yaitu seni musik dan seni rupa. Jenis alat musik yang biasa digunakan untuk mengiringi kesenian ini yaitu perkusi. Contohnya seperti bedug, dog dog dan goong. Namun penggunaan alat musik tersebut tidak menjadi hal yang wajib karena dapat disesuaikan dengan kebutuhan pertunjukan. Untuk tariannya, kesenian ini menggunakan tarian kontemporer sehingga gerakan dan pola yang dibuat dapat disesuaikan dengan kebutuhan pertunjukan. Jumlah penari genye sen...
Kata Belenggo memiliki pengertian sama dengan tari. Ungkapan "diblenggoin" berarti diiringi dengan tarian. Terlepas dari segi etimologis itu, Tari Belenggo tidak memiliki pola yang tepat. Umumnya gerak tari diadaptasi dari gerak-gerak pencak silat. Jadi sangat tergantung pada perbendaharaan gerakan pencak silat penari yang bersangkutan. Sehingga seorang penari blenggo yang menguasai silat Cimande dengan geraka-gerakan pendek akan berbeda dengan yang menguasai silat Cikalong yang gerakannya panjang. Tetapi ada juga keyakinan bahwa gerak-gerak pencak atau gerak lincah tidak selalu berasal dari gerak pencak silat, sehingga seorang penari belenggo tidak harus bisa pencak silat. Berdasarkan musik pengiringnya, Tari Blenggo dibagi menjadi dua: Belenggo Rebana dan Belenggo Ajeng. Blenggo Rebana diiringi oleh rebana biang dan Belenggo Ajeng diiringi oleh gamelan ajeng. Belenggo Rebana, biasanya belenggo rebana dilakukan oleh anggota kelompok rebana biang, sehingga Belenggo dan o...
Bundengan pada awalnya digunakan sebagai alat untuk meneduh atau sejenis kanopi tradisional (kowangan) bagi para petani dan peternak/penggembala itik (angon bebek) alias payung pada tempo dulu. Supaya mereka tidak jenuh saat menunggu itik – itiknya memakan sisa hasil panen padi, mereka merekayasa bundengan dengan cara mengambil beberapa helai ijuk yang sudah menempel terikat pada bundengan lalu dibentangkan dari kanan ke kiri sehingga ijuk ini berperan seperti senar yang dipetik memunculkan nada yang berdengung nyaring. Salah satu warga Wonosobo yang dulunya aktif berkonsentrasi memainkan bundengan, Bapak Barnawi (Alm.) yang berasal dari Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar, mengganti ijuk tadi dengan senar raket untuk dimainkan tangan kiri, yang menimbulkan bunyi mirip perpaduan kenong, kempul, dan gong. Beliau juga berperan sebagai pemusik kendang tari lengger, beliau mencoba berimprovisasi, sehingga yang dimainkan pada bagian tangan kanan adalah bilah bambu deng...
Tunggul Kawung merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari Kota Bogor. Dahulu kala, Kota Bogor disebut dengan Tunggul Kawung. Kata Tunggul Kawung berasal dari dua kata yaitu Tunggul = Akar/Cikal bakal dan Kawung = Tanaman. Tarian ini menggambarkan jiwa semangat Kota Bogor, hal tersebut dapat dilihat dari gerakan penari yang cenderung aktif dan penuh semangat. Walaupun demikian, tarian ini dilakukan oleh dua orang wanita (atau boleh berkolompok dengan jumlah anggota lebih dari dua orang). Salah satu penari membawa bedug (alat musik yang dipukul atau biasa dipakai sebagai penanda waktu shalat) dan penari kedua membawa ceng-ceng (alat musik yang dipukul antara satu sama lainnya). Dengan tambahan instrumen bedug dan ceng-ceng ini, tarian Tunggul Kawung akan semakin meriah. #OSKMITB2018
Suku batak merupakan salah satu suku terbesar di Indonesia. Sama halnya dengan suku suku yang lain, suku batak juga mempunyai banyak jenis budaya mulai dari tarian, alat musik, rumah, makanan, pakaian, maupun ritual. Salah satu ritual adat dari suku batak adalah upah upah tondi. Upah upah merupakan tradisi dari suku batak (mandailing) untuk mendoakan yang baik baik. Upah upah biasanya diisi oleh beberapa orang untuk mendoakan satu orang ataupun lebih. Upah upah biasanya dimulai dari doa orang yang paling tua di keluarga atau dituahkan dalam sebuah kelompok berlanjut ke orang yang lebih muda. Dalam adat mandailing upah upah yang dilakukan adalah upah upah tondi. Sesuai dengan namanya upah upah (Usaha Pangidoan Asa Horas) yang artinya upaya untuk menjadi lebih baik lagi, upah upah tondi bertujuan untuk mengembalikan tondi (spirit/semangat) ke badan seseorang yang sedang sakit dan berisi nasihat dan motivasi. Upah upah tondi dilakukan dengan cara seseorang mendoakan...
Indonesia penuh dengan kebudayaan. Masing-masing daerah punya kebudayaan tersendiri, kebudayaan yang unik yang membedakannya dengan daerah lain. Terdapat banyak jenis kebudayaan. Sebut saja musik, tarian, pakaian, ritual adat, senjata, dll. Di artikel ini saya akan mengulas kebudayaan unik di daerah Jawa, yaitu pamali di masyarakat Jawa. Terdapat banyak pamali-pamali yang dipercayai oleh masyarakat Jawa. Contohnya, kita tidak boleh menyapu di malam hari, karena dipercaya helai dari sapu yang copot nantinya berubah menjadi genderuwo. Contoh yang lain, tidak diperkenankan untuk memakai baju hijau ke Pantai Parangtritis, karena akan diculik oleh sang Nyi Roro Kidul. Masih banyak lagi pamali-pamali yang dipercayai oleh masyarakat Jawa pada umumnya. Cerita diatas hanyalah segelintir dari banyaknya kebudayaan yang ada di Indonesia. Tentunya kita sebagai warga negara Indonesia harus aktif berpatisipasi dalam melestarikan semua budaya tersebut. #OSKMITB2018
Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan budaya dan keseniannya. Salah satunya yaitu Tari Hopong, tarian ini merupakan suatu bentuk ritual. Tarian ini biasa dilakukan dalam upacara adat di bidang pertanian. Tarian tersebut mempunyai suatu hal dan juga makna yang berbeda antara satu gerakan dengan gerakan yang lainnya, sehingga pada jenis-jenis tarian tertentu ada yang sangat terkenal pada kalangannya sendiri, ada juga yang kurang terkenal kerena beberapa gerakan yang belum pernah terlihat atau terkesan kaku sama sekali. Dalam hal ini sendiri tarian merupakan sesuatu yang bisa disebut dengan seni, karena seperti yang kita tahu bahwa tarian ini memperlihatkan beberapa hal yang sangat identik dengan keindahan dari beberapa gerakan yang dibuatnya beserta dengan hal yang lain juga. Upacara Hopong adalah merupakan ritual yang dimaksudkan sebagai ungkapan rasa syukur dan terimakasih kepada Tuhan dan Nenek Moyang. upacara dan tarian Hopong ini dilakuka...
Seni pertunjukkan rajawali sebenarnya hampir sama dengan kuda renggong. Jika kuda renggong terdapat seekor kuda yang telah dilatih untuk berjalan dan menari sesuai dengan irama yang ada, pada rajawali kuda tersebut digantikan oleh sebuah tunggangan yang dibuat dengan bentuk seperti rajawali. Seni pertunjukan rajawali biasanya digunakan pada acara khitanan atau penyambutan. Pada acara khitanan, anak yang dikhitan bersama teman/sepupunya yang akan menaiki rajawali dirias seperti seorang raja, ratu, bahkan menjadi gatotkaca. Kemudian mereka menaiki rajawali tersebut. Setelah itu, rajawali tersebut akan diangkut oleh sekitar empat orang lalu diarak keliling kampung sambil diiringi musik. Setelah diarak, rombongan akan kembali ke rumah anak yang dikhitan untuk melakukan saweran. Pada acara penyambutan pun tidak jauh berbeda, tamu yang akan disambut akan menaiki rajawali dan diarak ke tempat penyambutan sambil diiringi oleh musik. Orang yang mengangkut rajawali itupun tidak hanya...