Suku betawi memiliki beragam adat budaya seperti makanan khas, tarian, sampai alat musik. Namun yang tidak kalah menarik salah satunya adalah pakaian adat betawi. Pakaian adat betawi ada 3 macam, yaitu pakaian sehari-hari, pakaian resmi, serta pakaian pengantin. Untuk pakaian keseharian wanita betawi terdiri dari atasan, bawahan, dan penutup kepala. Atasannya berupa baju kurung berwarna terang mencolok. Sedangkan bawahannya berupa kain batik dengan motif geometris. Dan penutup kepalanya berupa kerudung dan selendang yang memiliki warna senada dengan baju kurung yang digunakan. sumber : http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/08/pakaian-adat-betawi-dki-jakarta.html
Suku betawi memiliki beragam adat budaya seperti makanan khas, tarian, sampai alat musik. Namun yang tidak kalah menarik salah satunya adalah pakaian adat betawi. Pakaian adat betawi ada 3 macam, yaitu pakaian sehari-hari, pakaian resmi, serta pakaian pengantin. Pakaian adat betawi baju resmi diperuntukan untuk bangsawan yang dulunya hanya digunakan oleh para damang. Saat ini pakaian yang bernama baju ujung serong resmi digunakan sebagai pakaian PNS pemda DKI Jakarta untuk hari-hari tertentu. Baju ujung serong terdiri dari dalaman kemeja putih, jas tutup berwarna gelap, batik geometris yang dipakai di pinggang sebagai lutut, dan celana pantolan yang memiliki warna sesuai dengan jas. Pakaian ini menuntut untuk dilengkapi dengan aksesoris berpa penutup kepala berupa kopiah, lalu ada kuku macan, pisau raut atau senjata badik yang diselipkan di pinggang, jam rantai untuk hiasan saku. Sedangkan untuk alas kaki berupa sepatu pantopel. Untuk pakaian resmi perempuan betawi yaitu baj...
Suku betawi memiliki beragam adat budaya seperti makanan khas, tarian, sampai alat musik. Namun yang tidak kalah menarik salah satunya adalah pakaian adat betawi. Pakaian adat betawi ada 3 macam, yaitu pakaian sehari-hari, pakaian resmi, serta pakaian pengantin. Pakaian pengantin pria betawi dalam acara pernikahan dibuat khusus. Pakaian ini hasil akulturasi budaya Arab, Tionghoa, dan Melayu. untuk pria pakaiannya disebut dandanan care haji. Pakaian ini berupa jubah besar berwarna cerah, dengan Pernik benang keemasan. Sedangkan bawahannya berupa celana panjang berwarna putih. Pengantin pria memakai selendang yang dikenakan dalam jas (bagian dada), dan memakai topi khusus yang terbuat dari sorban sebagai penutup kepala. sumber : http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/08/pakaian-adat-betawi-dki-jakarta.html
Suku betawi memiliki beragam adat budaya seperti makanan khas, tarian, sampai alat musik. Namun yang tidak kalah menarik salah satunya adalah pakaian adat betawi. Pakaian adat betawi ada 3 macam, yaitu pakaian sehari-hari, pakaian resmi, serta pakaian pengantin. Pakaian pengantin wanita betawi bernama dandanan care none. Baju pengantin ini sarat dengan nilai budaya Tionghoa. Baju adat ini terdiri atas blus warna cerah terbuat dari bahan kain satin. Bawahannya berupa rok gelap atau rok kun. Memakai hiasan kepala berupa kembang goyang dengan motif burung hong. Untuk rambut memakai hiasan sanggul palsu dengan cadar dibagian wajah. Hiasan bunga melati diikat pada sisir dan ronje dikenakan bersama Pernik hiasan lain yang berupa kalung lebar, maik-manik penghias, dan gelang listring. Untuk alas kaki menggunakan selop model perahu sebagai alas kaki. sumber : http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/08/pakaian-adat-betawi-dki-jakarta.html
Seruling peninggalan Abah Ridwan, Ridwan (2018) Seruling peninggalan Abah. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Jakarta. ISBN 9786024375218 Text Seruling Peninggalan Abah-Ridwan-Final.pdf Download (4MB) Abstract Seruling peninggalan Abah bercerita tentang seorang anak bernama Dio. ia mempunyai seruling bambu yang merupakan peninggalan Abah yang paling berharga. Kemana pun ia pergi, seruling itu akan selalu menemaninya meskipun tak pernah lagi dimainkannya. Dio tidak memainkannya karena khawatir bayangan Abah muncul dan membuatnya bersedih kembali. Item Type: Book Subjects: Pendidikan > Siswa Pendidikan > Bahasa dan Kesusatraan > Bacaan siswa SMP Pendidikan > Bahasa...
Bagi warga Jakarta, ondel-ondel bukanlah hal yang asing lagi. Kebudayaan khas Betawi ini memang saat ini tak hanya ada pada saat acar pernikahan atau acara tertentu, tetapi juga sering dimainkan oleh anak-anak atau pemuda keliling jalan atau istilah kerennya Ondel-Ondel jalanan. Nah, tapi tidak semua warga Jakarta tahu apa saja sih alat pengiring Ondel-Ondel tersebut? Mengingatnya banyaknya penghuni Jakarta bukanlah orang Betawi saja, apalagi Ondel-Ondel jalanan kadang hanya memutar rekaman musik pengiringnya, tidak memainkan alat musiknya secara langsung. Berikut ini salah beberapa alat musik yang digunakan dalam pertunjukan Ondel-Ondel dari hasil observasi kami pada saat Festival Budaya di Setu Bababkan, Jakarta Selatan. Tehyang Gambang Kromong Gendang Kempul Gong Namun, alat musik diatas belumlah lengkap. Semoga ke depannya dapat melengkapi.
SILAT BEKSI PETUKANGAN Silat Beksi di Petukangan berasal dari Dadap, Tangerang. Silat Beksi dibawa oleh H. Godjali ke Petukangan, sekitar tahun 1913-an. Silat Beksi secara silsilah dari H. Godjali, berasal dari Lee Tjeng Hok dan Ki Marhalli. Petukangan sendiri adalah sebuah daerah di barat daya kota Batavia atau Jakarta sekarang. Daerah Petukangan pada masa sebelum kemerdekaan, adalah lahan perkebunan dan pusat tenaga kerja pembatik, yang bekerja di pusat distrik Kebayoran Lama. Penyebaran silat Beksi di Petukangan dilakukan oleh H. Godjali melalui murid-murid terkemukanya yang bernama ; H. Hasbullah, Simin, M. Nur dan Mandor Minggu. H. Godjali sebenarnya memiliki banyak murid di Petukangan, tetapi yang membuka perguruan dan secara aktif menyebarkannya, adalah keempat murid utamanya tersebut. Mereka juga ikut mengembangkan silat Beksi itu sendiri, dalam ekspresi jurus-jurus dasar yang ada. Untuk mempelajari silat Beksi, terutama pasca H. Godjali, para murid harus melalui p...
TRANSFORMASI SILAT BEKSI Dari Beladiri Menjadi Seni Semenjak awal dibentuk atau diciptakan, gerakan silat adalah gerakan tarian yang mengekspresikan sesuatu. Gerakan-gerakan silat yang ada, dapat merupakan adopsi dari gerakan hewan atau aktifitas alam tertentu. Sehingga kemudian gerakan silat akan memunculkan gerakan sealur dalam seni tari dan diiringi oleh musik. Peran Pemerintah Terhadap Keberlangsungan Silat Beksi Orang-orang Betawi yang sekarang dapat dikategorikan sebagai Betawi Pinggir, adalah pendukung dan pemelihara seni budaya asli Betawi. Mereka yang disebut Betawi Pinggir memang secara faktual berada di pinggiran Jakarta, namun secara kebudayaan, orang-orang yang sudah tidak lagi berada di tengah kota karena terdesak oleh perkembangan pembangunan, termasuk juga dalam lingkungan besar budaya Betawi. Kampung besar kebudayaan Betawi tidak bisa lagi dibatasi oleh batas administratif DKI Jakarta, tetapi meluas hingga ke penjur...
MANAQIB H. GODJALIH Karya "masterpiece" Jamiellulaillora Godjalih itulah namanya Petukangan kampung kelahirannya H. Gatong nama Ayahnya Nyi Anyong nama Ibunya Musik rebana kesukaannya Ahli silat itulah julukannya (Langgam Melayu Betawi)