Wanita
226 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Arak arakan & Mamanukan
Ritual Ritual
Jawa Barat

Arak-arakan , adalah kesenian khas masyarakat Subang tak terkecuali juga dengan warga Desa Muara Kecamatan Blanakan. Saat menyambut prosesi sunatan atau khitanan, masyarakat biasa menggelar kesenian tradisional arak-arakan atau Mamanukan. Mamanukan adalah kesenian yang berkembang pesat di pesisir utara Jawa Barat dari Cirebon hingga Karawang. Seni arak-arakan atau Mamanukan ini mengadopsi kesenian Sisingaan yang merupakan seni tradisi khas Subang. Budaya. Desa Muara , adalah sebuah desa di daerah pesisir utara Subang yang masuk dalam wilayah Kecamatan Blanakan. Sebagai sebuah desa yang mayoritas masyarakatnya berbahasa Jawa, desa ini juga memiliki banyak persamaan budaya dengan daerah lain di pesisir utara Jawa Barat seperti Cirebon dan Indramayu. Kesamaan tersebut terlihat saat warga menyambut prosesi sunatan dengan menggelar arak-arakan atau Mamanukan.   Arak-arakan Mamanukan adalah sebuah kesenian yang dikembangkan dari seni tradisi Sisingaan khas Subang. Jik...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Batik Gasik Khas Garut
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

Setiap daerah pasti memiliki motif batik khas tersendiri. Lain daerah pasti lain lagi mode batik yang ditawarkan. Sejak dikukuhkanya batik menjadi harta kekayaan dunia dari UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009, sebagai warisan asli Indonesia, banyak orang memburu batik untuk keperluan pribadinya. Hal ini merupakan sebuah peluang usaha yang sangat baik, mengingat batik tidak hanya disukai oleh masyarakat dalam negeri saja. Kini masyarakat luar negeripun menyukai batik untuk dikenakan, tentu hal ini membuat bangaa sebagai warga Indonesia pemilik hak paten dari batik. Salah satu batik yang seringkali dicari orang adalah batik khas dari Garut. Ai Hendrayani wanita asgar (asli Garut) ini merupakan pengusaha baju batik khas Garut. Ia menjajakan aneka baju dengan motif batik khas Garut. "Saya memilih batik khas Garut karena memang motifnya unik dan layak dibanggakan oleh masyarakat Sunda," katanya. Bagi Ai, menggunakan batik sebagai motif utama produknya merupakan kebanggan tersendiri. Hal itu...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tipologi Bilah Kujang
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Barat

Kujang adalah senjata tradisional dari Jawa Barat yang merupakan oleh masyarakat Sunda disakralkan dan dianggap magis. Kujang berdasarkan masyarakat Jawa Barat berasal dari bahasa sunda kuno yaitu kata Kudi dan Hyang. Kudi yang bermakna Senjata dengan kekuatan gaib sedangkan Hyang berarti dewa atau masyarakat sunda mengartikannya berposisi yang di atas Dewa. Berarti Kujang adalah pusaka yang mememiliki kekuatan magis yang kekuatannya berasal dari para dewa. Bentuknya senjata kujang biasanya berkisar antara 20 sampai 25 cm dan digunakan sebagai perlengkapan peralatan pakaian laki-laki. Disimpulkan bahwasanya dari bentuk dan ukuran kujang, kira-kira senjata ini diperkenalkan oleh nenek moyang Sunda yaitu sebelum abad 8 dan 9, namun ada juga pendapat bahwasanya kujang dibuat pada abad 8 dan 9. Tipologi bilah kujang. Berbentuk seperti wayang kulit dengan tokoh wanita sebagai simbol kesuburan.

avatar
Roro
Gambar Entri
Asal-usul Nama Giri lawungan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Alkisah, Raja Giri Layang dibantu oleh adiknya Putri Giri Larang, memimpin sebuah kerajaan bernama Kerajaan Giri di Majalengka, Jawa Barat dengan adil bijaksana. Mereka berdua masih keturunan kerajaan Pajajaran. Baginda Raja sangat mengutamakan kepentingan kerajaan dan rakyatnya. Perhatian utama Raja dalam mensejahterakan rakyatnya adalah dengan mengembangkan pertanian. Untuk hal itu Raja menunjuk seorang patih sebagai tangan kanan beliau yaitu Patih Endang Capang.    Patih Endang Capang memiliki jadwal rutin berkeliling ke penjuru negeri untuk memberikan penerangan mengenai bagaimana cara bertani yang baik, memeriksa pengolahan pertanian rakyat, mulai dari pemupukan, pengairan maupun membuka hutan untuk ditanami palawija. Jadi tidak heran jika hasil pangan sangat berlimpah.    Dalam bertransaksi perdagangan, masyarakat biasanya menggunakan sistem barter atau saling menukar barang. Takaran yang digunakan untuk mengukur barang yang dipertukarkan ad...

avatar
Roro
Gambar Entri
Pakaian Bangsawan Wanita Gadis Jawa Barat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

 Pakaian Bangsawan Wanita Sementara pakaian adat yang dikenakan kaum bangsawan wanita yaitu berupa kebaya Bludru yang dihiasi dengan selaman benang emas, kain kebat motif rereng, serta alas kaki berupa sepatu selop beludru yang dihiasi manik – manik atau sulaman emas. Sebagai aksesoris atau pelengkap biasanya menggunakan perhiasan dari emas yang bertahtakan berlian berupa giwang, gelang, cincin, kalung, tusuk konde, dan sebagainya.   https://www.silontong.com/2018/08/02/pakaian-adat-sunda/

avatar
Roro
Gambar Entri
Pakaian Kaum Menengah Wanita Kain Kebat Batik Jawa Barat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Pakaian Kaum Menengah Wanita Untuk pakaian kaum menengah wanita biasanya menggunakan kain kebat batik sebatas mata kaki, beubeur atau ikat pinggang, kebaya berwarna, selendang berwarna, dan alas kaki berupa selop atau kelom geulis. Dan sebagai wanita biasanya menggunakan perhiasan sebagai pelengkap berupa kalung, giwang, gelang, dan cincin yang terbuat dari emas.   https://www.silontong.com/2018/08/02/pakaian-adat-sunda/

avatar
Roro
Gambar Entri
Pakaian Pengantin Sunda Siger Jawa Barat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Pakaian Pengantin Sunda Siger Busana pengantin Sunda yang dikenal dengan Sunda Siger ini terinspirasi dari busana para putri-putri di Kerajaan Sunda di masa lampau. Tata rias pengantin sunda siger Dalam Kamus Basa Sunda RA Danadibrata, siger diartikan sebagai sejenis mahkota untuk perhiasan kepala pengantin atau wayang wong, yang berarti meletakkan kearifan, kehormatan, dan sikap bijak sebagai hal pokok yang harus dijunjung tinggi. Tak lupa daun sirih berbentuk wajik yang dikenakan di kening pengantin wanita sebagai simbol penolak bala. Busana pengantin pria mengenakan Jas buka Prangwedana berwarna senada dengan pengantin wanita beserta bendohiasan permata, Boro Sarangka dan Kewer. Demikian pula dengan kain batik yang dikenakan pengantin pria, harus sama dengan pengantin wanita, yaitu kain batik corak Lereng-eneng atau Sido Mukti. Pengantin pria juga memakai Bendo hiasan permata, Boro Sarangka (tempat menyimpan keris), dan keris sebagai pelengkap.   https://www....

avatar
Roro
Gambar Entri
Bangreng
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Kata bangreng berasal dari dua suku kata “bang“ dan “reng“ yang masing-masing merupakan akronim dari kata terbang dan ronggeng (Ensiklopedi Musik, jilid I , 1992 : 23). Terbang adalah alat bunyi-bunyian yang terbuat dari kayu dengan muka bulat yang berkulit, seperti rebna. Ronggeng adalah juru kawih merangkap penari wanita dalamm ketuk tilu dengan tarian dan nyanyiannya melayani tarian pria yang menghadapinya ( Ensiklopedi Umum, 1977 : 88). Batasan di atas baru mengungkapkan dua sisi dari seni bangreng dan belum menyatakan kesenian bangreng secara utuh. Lebih lengkapnya diungkapakan dalam Ensiklopedi Musik , Jilid I (1992 : 31) yaitu :   Bangreng kependekan dari kata ter-Bang dan rong-Eng, yakni bentuk kesenian rakyat di Jawa Barat yang dimainkan dengan seorang interpreter gerak keindahan. Instrument yang di-gunakan adalah rebab, terbang, saron, kendang, kulanter, kempul , dan goong.  ...

avatar
Aze
Gambar Entri
Kerajaan Galuh Ciamis
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

  Kerajaan Galuh Kerajaan Galuh ←   669–1482   →           Wilayah Kerajaan Bersatu Sunda dan Galuh Ibu kota Saunggalah (669-1311) Kawali  (1311-1482) Bahasa Bahasa Sunda , Bahasa Banyumasan Agama Hindu ,  Buddha , Sunda Wiwitan Pemerintahan Monarki Seja...

avatar
Dadan Rizwan