Salah satu kuliner khas kabupaten Gunung Kidul adalah walang goreng yang kelezatannya tidak dapat dibantah lagi. Rasanya yang unik, gurih, dan renyah membuat para wisatawan selalu ingin mencicipi makanan yan satu ini. Selain itu, walang goreng ternyata kaya akan protein, lho! Jadi, bukan hanya rasanya yang menggugah selera namun juga dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Jika kamu ingin mencicipi walang goreng, kamu bisa membelinya di pinggir Jalan Wonosari dengan harga sekitar Rp. 20.000 per toples. Sumber : http://cintaihidup.com/listicle/40875
Sego Abang atau Nasi merah adalah makanan jenis nasi berwarna merah yang diproduksi dari hasil pertaninan ladang tadah hujan. Nasi merah ini memiliki ciri khas warna merahnya yang alami dan memiliki rasa yang sangat khas bila sudah dimasak. Sego Abang ini banyak kita temukan didaerah Gunung Kidul, Yogyakarta . Karena rasanya yang unik, Sego Abang ini sangat diminati oleh masyarakat atau para wisatawan yang datang kesana, sehingga dijadikan salah satu makanan khas di sana. Jenis padi merah ini bisa tumbuh subur di daerah pertanian ladang tadah hujan, salah satunya di daerah Gunung Kidul. Daerah Gunung Kidul yang memiliki curah hujan yang rendah dan memiliki jenis tanah berbatu, menyebabkan hanya padi tadah hujan lah yang dapat tumbuh subur di daerah ini. Jenis padi tadah hujan yang dapat menghasilkan padi berwarna merah ini diantaranya jenis padi Gogo, Segren, atau Mendel . Untuk penanaman dan umur tanamnya ha...
Cabu merupakan makanan yang perlu dan wajib coba ketika berkunjung ke Wonogiri. Karena makanan khas Wonogiri yang satu ini memiliki rasa yang berbeda dan belum banyak yang menjajakan apalagi di luar Wonogiri. Cabuk sendiri adalah makanan yang dibuat dengan biji wijen yang dikolaborasikan dengan merang padi yang dibakar, warna hitam yang ada pada cabu berasal dari merang padi yang dibakar. Cabu harus dibakar terlebih dahulu sebelum disantap, lapisan yang menggunakan daun pisang, menambah rasa bakar di cabu. Sumber : https://azzamaviero.com/makanan-khas-wonogiri/
“Jangan” pada bahasa Jawa yang memiliki arti sayur, lombok ijo adalah cabai keriting yang berwarna hijau. Jadi kalau di artikan ke bahasa Indonesia jangan lombok ijo adalah sayur cabai keriting, yahh kurang lebih seperti itu. Jangan Lombok Ijo sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakat Wonogiri sejak zaman dulu. Sayur Lombok Hijau ini biasanya disajikan pada saat waktu makan siang maupun makan malam. Tidak sedikit juga yang menjadikan sayur ini sebagai salah satu menu favorit dalam berbagai acara. Misalnya acara pernikahan, khitan, Aqiah, dan lain sebagainya. Sumber : https://azzamaviero.com/makanan-khas-wonogiri/
Sate Ambal berasal dari daerah Ambalresmi, kecamatan Ambal yang berada di pesisir selatan Kebumen. Sepintas memang mirip dengan sate Madura, namun bumbu yang digunakan jauh berbeda dari sate Madura. Kalau sate Madura menggunakan kacang tanah sebagai bahan dasar bumbunya, lain halnya dengan sate Ambal yang memanfaatkan sambal tempe untuk memanfaatkan sambal tempe untuk menciptakan citarasa yang unik dengan rasa pedas yang bercampur dengan jahe dan rempah lainnya. Sebelum dibakar, daging satenya telah dimasak terlebih dahulu sehingga rasanya lembut dan gurih. Sate ambal biasanya disajikan terpisah dari bumbunya lengkap dengan potongan lontong dan ketupat. Sumber: http://tempatplesir.blogspot.co.id/2016/08/kuliner-enak-khas-kebumen-yang-terkenal-dan-wajib-dicoba.html
Bahan-bahan 1/2 kg singkong 3 sdm gula pasir gula jawa (ga pakai takaran sesuaikan warna dan manisnya ajaðŸ˜Â) 1/2 sdt garam 2 lembar daun pandan secukupnya Air Langkah Rebus singkong dengan daun pandan, gula pasir dan garam, rebus hingga sedikit mereka setelah itu masukan gula jawa rebus hingga air agak mengering Sajikan Sumber: https://cookpad.com/id/resep/3672425-singkong-rebus-gula-jawa
Bahan-bahan 2 kg singkong, cuci bersih dan kupas 350 gram gula Jawa, sisir dan cacah halus 3 sdm gula pasir 1 1/2 sdt garam 1/2 butir kelapa, parut (yang muda biasa untuk sayur urap) Daun pisang Langkah Parut singkong dengan parutan kelapa. Peras airnya. Sisihkan airnya biarkan mengendap. Campur singkong dengan semua bahan lainnya. Aduk rata. Terakhir tambahkan endapan dari air perasan singkong. Aduk rata. Saya suka rasakan sedikit adonan untuk pastikan manisnya sudah pas Bungkus 2 sdm adonan dengan daun pisang. Lakukan hingga habis. Kukus selama 45 menit. Dinginkan sebentar pada suhu ruangan lebih enak dan kenyal. Sumber: https://cookpad.com/id/resep/3788072-lemet-singkong
Bahan-bahan 500 gr singkong, parut 100 gr kelapa parut 150 gr gula merah, sisir halus 1/2 sdt garam 35 gr tepung tapioka Secukupnya daun pisang Langkah Campur semua bahan menjadi satu, aduk rata Bersihkan dan kukus daun pisang sebentar agar tdk mudah robek Siapkan daun pisang beri isian 1,5-2 sdm, ini aku isi 2 sdm adonan, gulung dan lipat atau sematkan lidi pada kedua sisinya Panaskan kukusan, kukus timus kira" 20 menitan, angkat sajikan RM/Toko yang Menyediakan : Orange Resto Restaurant Address: Jalan Veteran No 22, Mintaragen, Tegal Timur, Mintaragen, Tegal Tim., Kota Tegal, Jawa Tengah 52111 Phone: (0283) 351333
Momoh Daging Kendal adalah makanan berbahan dasar jeroan sapi atau kepala dan kaki kambing yang dibumbui dengan berbagai macam rempah-rempah yang dipercaya dapat meningkatkan stamina. Proses memasak dengam bumbu rempah-rempah ini menjadikan jeroan lebih nikmat dan mengurangi kadar kolesterol dalam jeroan tersebut. Inilah resep dan cara membuatnya Bahan-bahan Bawang putih 15 siung Kemiri 3 sdm Jeruk Masak 1/2 buah Cabai merah besar 1/4 kg Kayu manis 2 cm Daun cengkeh 2 lembar Kunyit 2 buah sedang Jahe 1 buah besar Laos 1 buah besar Ketumbar 1/2 sdm disangrai Medica 1 sdt disangrai Kapulaga 1 sdt disangrai Serai 2 helai dimemarkan Garam secukupnya Minyak goreng secukupnya Bawang merah 1/4 kg digoreng Daun salam 4 lbr Gula merah jawa secukupnya Kepala kambing Cara pembuatan Haluskan semua bahan Kepala dan kaki kambing di bakar di tungku t...