Musik
3.317 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Bedaya Ketawang
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Bedhaya Ketawang terdiri dari kata Bedhaya dan Ketawang. Bedhaya artinya penari wanita di Istana. Ketawang berasal dari kata ‘tawang’ yang berarti bintang di langit. Tarian ini sangat kental dengan budaya Jawa dan dianggap sakral. Tari yang digelar satu tahun sekali ini diperagakan oleh sembilan perempuan dengan tata rias seperti pengantin Jawa. Sembilan pernari tersebut memiliki sebutan masing-masing, yaitu: Batak, Endhel Ajeg, Endhel Weton, Apit Ngarep, Apit Mburi, Apit Meneg, Gulu, Dhada, Dan Boncit. Nomor sembilan juga dapat direpresentasikan sebagai konstelasi bintang-bintang dari arti Ketawang. Bedhaya Ketawang adalah tarian yang dicipta oleh Raja Mataram ketiga, Sultan Agung (1613-1646) dengan berlatar belakang mitos percintaan antara raja Mataram pertama, Panembahan Senopati, dengan Dewi Laut Selatan, bernama Ratu Kencanasari atau biasa disebut Kanjeng Ratu Kidul – sebutan di kalangan masyarakat Jawa. Fokus dari tarian ini adalah pada adegan cinta a...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Tari Beksan Gambyong
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Beksan Gambyong di Keraton Pura Mangkunegaran berasal dari tari Glondrong yang ditarikan oleh Nyi Mas Ajeng Gambyong. Menarinya sangat indah ditambah kecantikan dan modal suaranya yang baik, akhirnya Nyi Mas itu dipanggil oleh Bangsawan Kasunanan Surakarta untuk menari di Istana sambil memberi pelajaran kepada para putra/i Raja. Oleh Istana tari itu diubah menjadi tari Gambyong. Keunikan tarian ini terletak pada selarasnya gerakan para penari dengan irama gending dan kendang yang dimainkan. Gending yang selalu mengawali tarian ini adalah gending pangkur, sedangkan alat musik yang dimainkan selain kendang antara lain gender, kempul,kenong, dan gong. Selain sebagai hiburan, tari ini sering juga ditarikan untuk menyambut tamu dalam upacara peringatan hari besar dan perkawinan. Ciri-ciri Tari ini Jumlah penari seorang putri atau lebih Memakai jarit wiron Tanpa baju melainkan memakai kemben atau bangkin Tanpa jamang melainkan memakai sanggul atau...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Kesenian Panjidor
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Daerah Istimewa Yogyakarta

Salah satu kesenian khas dari daerah Jambon, Donomulyo, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, DIY ini, dikenal dengan nama Panjidor atau Panjidur. Kesenian komunal yang memadukan musik dan tari. Kesenian ini ditarikan oleh para penari laki-laki berkostum laiknya prajurit atau tentara militer sehingga terlihat unik dan khas. Dengan diiringi rampak tetabuhan musik hadrah yang bernuansa Islami. Alunannya terdengar lirih, namun terkadang juga bisa cepat dan keras beriringan mengikuti tabuhan rebana bersama jidor, dan stambul yang saling berganti. Diantara vokal, mirip paduan suara dari para pemusik yang bersarung dan berpeci yang juga terdiri para lelaki. Diantara belasan prajurit-penari yang berseragam militer ini. Ada dua tokoh utama dalam kesenian ini, mereka adalah Umarmaya dan Umarmadi. Kedua tokoh yang diambil dari Babad Menak itu menjadi lakon atau aktor utamanya. Yang membedakan, ujud sosok Umarmadi selalu ditampilkan sebagai tokoh lelaki berperut buncit yang sel...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Asal Usul Nama Air Terjun Citambur di Cianjur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Ada legenda yang melekat dalam ingatan warga Kampung Karawa Getok, Desa Karang Jaya, Kacamatan Pasir Kuda, Kabupaten Cianjur soal air terjun atau Curug Citambur Cianjur, Jawa Barat. Konon, Prabu Tanjung Sanghyang Anginan (raja) yang kini dijadikan nama Desa Pasir Angin yang bersebelahan dengan Curug Citambur sering membersihkan diri, mandi dan bertapa di curug tersebut setiap Hari Jumat. Dengan gagahnya, Sanghyang datang ke curug tersebut dengan menggunakan seekor kuda dengkap dengan pengikutnya yang menabuh alat musik tambur atau dalam Bahasa Sunda dinamai dog-dog.     "Begitulah kenapa kecamatan ini dinamai Kecamatan Cikuda karena Saghiyang dulu sering menaiki kuda sebagai alat transportasi pada masanya dan curug ini dinamai Curug Citambur karen dulu para pengikutnya menabuh alat musik tambur atau dog-dog," kata Pengelola Air Terjun Citambur Yuche (47), saat ditemui Detikcom di pintu masuk, Kamis (13/4/2017). Namun sebetulnya asal-usul nama Cirig...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Cilokaq
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Nusa Tenggara Barat

Musik ini terdiri atas bermacam-macam alat yakni : 1.      Alat petik, gambus ada dua buah masing-masing berfungsi sebagai melodi dan akor. 2.      Alat gesek, biola ada dua buah berfungsi sebagai pembawa melodi. Gambus terbuat dari kayu  gerupuk  dan kulit kambing sebagai resonatornya. Bentuknya  menyerupai gitar, hanya pada bagian perutnya tidak berpinggang. Senarnya terdiri atas empat nada, masing –masing satu senar. 3.      Alat tiup, suling dan pererat yang berfungsi sebagai pembawa melodi. 4.      Alat pukul, gendang ada tiga buah, masing –masing berfungsi sebagai pembawa irama, pembawa dinamika dan tempo, juga sebagai gong. Rerincik digunakan sebagai alat ritmis.   Fungsi orkestra ini adalah sebagai hiburan pada acara perkawinan, khitanan atau hari-hari besar nasional dan daerah. Orkestra ini datang pad...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Tari Musnok
Tarian Tarian
Papua

Tan Musnok adalah tarian suku bangsa Arfak. Tarian ini menceritakan tentang penyebaran agama nasrani di Kota Sorong. Tari Musnok menggunakan alat musik seperti tifa, okulele, triton, suling bambu, upsal dan tempurung kelapa. Penari Musnok biasanya berjumlah 20-50 orang, baik laki-laki maupun perempuan.

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Ris atau Siferis
Tarian Tarian
Papua

Ris atau Sifieris berarti dansa adat. Dansa adat ini digelar sebagai bagian dari upacara adat dan dilakukan dengan iringan nyanyian disertai alat musik tifa (pondatu) dan gong (mawon). Syair nyanyian disesuaikan dengan makna upacara yang dilakukan. 

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Balengan
Tarian Tarian
Papua

Balengan adalah tarian pergaulan yang biasanya dibawakan oleh pemuda-pemudi atau anak-anak remaja di kampung secara berpasangan. Balengan ditarikan mengikuti irama musik yang dimainkan dengan tempo sedang hingga cepat tergantung dari lagu yang dilantunkan. Alat musik yang biasanya digunakan terdiri atas gitar bolong, gitar kecil yang disebut juglele, gitar bass besar, dan alat musik tabuh (tifa).   

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Prosesi Pernikahan Adat Maluku
Ritual Ritual
Maluku

Berikut adalah proses pernikahan adat Maluku: Upacara Ijab Kabul Upacara ini dilangsungkan di kediaman mempelai pria, yang sudah mengenakan pakaian pengantin secara lengkap yaitu destar, jubah, dan gamis, dilengkapi dengan keris yang diselipkan di pinggang bagian depan. Disesuaikan dengan perubahan zaman, pengantin pria sekarang mengenakan selop sebagai alas kaki. Sedangkan pengantin wanita yang tinggal di rumahnya sendiri memakai koci-koci, terdiri dari pasangan sarung dan semacam baju kurung yang diberi ikat pinggang, berselendang dan di bagian lehernya dihiasi semacam penutup yang melingkar menutupi pundak hingga punggung. Ditinjau dari bentuk hiasan kepalanya, dapat dikatakan bahwa hal ini sudah dipengaruhi oleh kebudayaan cina. Jenis pakaian pengantin yang dikenakan pada asal mulanya ditentukan oleh tingkatan derajat dari pengantin. Namun tentu saja peraturan semacam ini sudah tidak berlaku lagi. Setiap pasangan yang akan menikah berhak untuk memilih je...

avatar
Arum Tunjung