wayang
666 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Wayang Gung
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Kalimantan Selatan

Wayang Gung adalah jenis pertunjukan yang mungkin cocok untuk hiburan acara akbar anda, untuk itu kami suguhkan Wayang Gung yang memasukan unsur tari kedalam cerita, sehingga dengan masuknya unsur tari tersebut maka dalam tari wayang gung terdapat ide ide kebudayaan Banjar. Gerak tari Wayang Gung yang selaras dengan irama tetabuhan, dengan gerakan yang pas yang terpadu dengan nada tetabuhan yang harmonis akan mampu memberikan stimulus imaginasi yang tinggi pada penonton, sebab penampilannya menjadi harmonis dan hidup. Kelompok pemain yang disebut p awayanggongan . Jumlah pemain wayang gong sekitar 10 sampai 12 orang. Penabuh gamelan yang disebut  panggamelan , jumlahnya berkisar 10 sampai 11 orang. Para pelakon dalam wayang gung ini merupakan pelakon khusus, artinya setiap tokoh hanya dilakonkan oleh orang-orang tertentu. Misalnya, tokoh Hanoman dilakonkan oleh seseorang yan...

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Wayang Topeng
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Wayang Topeng  adalah  wayang  yang dimainkan oleh orang dengan menggunakan topeng yang menutupi  wajah .Wayang Topeng ini dimainkan dengan iringan  gamelan  dan  tari -tarian.Wayang Topeng ini selain ditampilkan dalam pagelaran  budaya , biasanya juga digunakan dalam  pesta pernikahan  untuk menghibur para tamu undangan sekitar 20 sampai 30 menit dalam pementasannya. Wayang Topeng dalam  budaya   Jawa  mempunyai perkembangan yang beragam, baik sebagai pertunjukan  ritual  ataupun sebagai  seni  pertunjukan.Semula topeng adalah benda yang wujudnya sebagai peniruan wajah  leluhur , yaitu  orang  yang telah meninggal dunia, seperti kepala  keluarga ,  marga , kepala  suku , atau pangeran-pangeran dari kerajaan masa lalu.Keterkaitan topeng dengan roh leluhur.Pada dahulu kala ada tradisi yang membawa topeng-topeng milik penari tertentu ke makam khusus (Pundhen) untuk...

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Wayang Suket
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Wayang suket merupakan bentuk tiruan dari berbagai figur wayang kulit yang terbuat dari rumput (bahasa Jawa: suket). Wayang suket biasanya dibuat sebagai alat permainan atau penyampaian cerita perwayangan pada anak-anak di desa-desa Jawa. Untuk membuatnya, beberapa helai daun rerumputan dijalin lalu dirangkai (dengan melipat) membentuk figur serupa wayang kulit. Karena bahannya, wayang suket biasanya tidak bertahan lama. Seniman asal Tegal, Slamet Gundono, dikenal sebagai tokoh yang berusaha mengangkat wayang suket pada tingkat pertunjukan panggung. Bahkan jika menyebut wayang suket, sekarang sudah lekat dengan pertunjukan wayangnya Slamet Gundono lulusan STSI Pedalangan yang kini menetap di Solo. Wayang Suket slamet Gundono, awalnya bermediakan wayang yang terbuat dari suket, namun Slamet Gundono lebih mengandalkan unsur teatrikal dan kekuatan berceritera. Dalam pementasan wayang suketnya, Slamet Gundono menggunakan beberapa alat musik yang teridiri dari gamelan, alat p...

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Wayang kulit Banjar
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Kalimantan Selatan

Wayang Kulit Banjar  adalah  wayang kulit  yang berkembang dalam budaya  suku Banjar  di Kalimantan Selatan maupun di daerah perantauan suku seperti di  Indragiri Hilir . Wayang Kulit Banjar , telah menjadi seni pertunjukan yang berdiri sendiri dan memiliki ciri-ciri spesifik yang membedakannya dengan jenis wayang kulit lainnya, baik dari segi bentuk, musik/gamelan pengiring, warna , ataupun tata-cara memainkannya, walaupun tokoh-tokoh wayang cenderung mengikuti pakem pewayangan dan juga dikembangkan dari tokoh dan perlambang masyarakat Banjar , seperti terdapatnya  gunungan/kayon ,  Batara Narada ,  Arjunawijaya ,  jambu Leta Petruk ,  Sarawita/Bilung ,  Subali ,  R.Hanoman , Prabu Rama ,  Kedakit Klawu  atau  Raksasa  dan lainnya. Bahan untuk membuat wayang kulit di Jawa biasanya adalah kulit/tulang kerbau, mengingat pada saat itu kerbau kurang dibudidayakan, maka bahan untuk membuat waya...

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Jinong
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Biasanya siang hari, menjelang malam pertunjukan jinong, sejak jam 9 pagi sampai waktu menjelang Maghrib, ditempat orang hajatan yang bersangkutan diperdengarkan lagu-Iagu tanjidor, baik instrumentalia maupun disertai vokal. Upacara ritual, seperti pembakaran dupa, penyediaan sesajen serba tujuh rupa, berlaku seperti pada penyelenggaraan lenong. Tahap-tahap pertunjukan jinong adalah sebagai berikut : Pertama, penyajian musik instrumentalia dengan lagu-Iagu "Mares" dan lagu-Iagu "Was", lagu-Iagu Sunda gunung seperti "Bangket", "Kang Aji", "Oncom Lele" dan sebagainya, diteruskan dengan lagu-Iagu gaya gambang kromong atau dewasa ini sering pula dibawakan lagulagu dangdut. Ini merupakan pertanda pertunjukan akan dimulai, seolaholah mempersilahkan penonton untuk mendekati tempat pertunjukan. Kemudian dipertunjukan tarian, yang menurut istilah setempat disebut "Tari Jinong", diiringi lagu-Iagu seperti yang sesuai dibawakan orkes gambang kromong, antara lain lagu-Iagu "Persi", "Jali-jali",...

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Jinong
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Biasanya siang hari, menjelang malam pertunjukan jinong, sejak jam 9 pagi sampai waktu menjelang Maghrib, ditempat orang hajatan yang bersangkutan diperdengarkan lagu-Iagu tanjidor, baik instrumentalia maupun disertai vokal. Upacara ritual, seperti pembakaran dupa, penyediaan sesajen serba tujuh rupa, berlaku seperti pada penyelenggaraan lenong. Tahap-tahap pertunjukan jinong adalah sebagai berikut : Pertama, penyajian musik instrumentalia dengan lagu-Iagu "Mares" dan lagu-Iagu "Was", lagu-Iagu Sunda gunung seperti "Bangket", "Kang Aji", "Oncom Lele" dan sebagainya, diteruskan dengan lagu-Iagu gaya gambang kromong atau dewasa ini sering pula dibawakan lagulagu dangdut. Ini merupakan pertanda pertunjukan akan dimulai, seolaholah mempersilahkan penonton untuk mendekati tempat pertunjukan. Kemudian dipertunjukan tarian, yang menurut istilah setempat disebut "Tari Jinong", diiringi lagu-Iagu seperti yang sesuai dibawakan orkes gambang kromong, antara lain lagu-Iagu "Persi", "Jali-jali",...

avatar
Desi Natalika
Gambar Entri
Tari Pepeka Ri Makka
Tarian Tarian
Sulawesi Selatan

Tarian Pepeka Ri Makka Tarian Pepeka Ri Makka berasal dari dua kata yang itu Pepe’ dan Rimakka dimana Pepe’ berarti api, Rimakka adalah tanah suci Mekkah, tarian ini mengingatkan kita pada Nabi Ibrahim yang dibakar oleh kaum Quraiz. Karena iman dan keyakinannya kepada sang khaliq turunlah Do’a Qulna yaa naaru kuunii bardan wasalaaman alaa ibraahiim laa haula walaa kuwwataa illaa billaah…..kumfayakum. Para penari terinspirasi dan menuang dalam sebuah bentuk tari yakni tari pepe’-pepeka rimakka. Dengan penuh keyakinan dan Do’a para penari membakar sarung, tangan mereka tanpa merasa kepanasan, tarian ini adanya dikampung Paropo kecamatan panakkukang kota Makassar, sudah ada sejak zaman penjajahan Jepang tahun 1942.  Sekarang ini tari pepeka ri makka sering di bawakan oleh sanggar remaja kampung paropo, appe-pepe ia, yaitu menyalakan api, sifatnya menyalakan api (seperti lempion) pada serambi depan rumah atau di perkarangan. Dari acara tradi...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Wayang Sasak
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Nusa Tenggara Barat

Raja Nursiwan (Kiri) Wayang ini terbuat dari kulit sapi dan tangkainya dari bambu. Raja Nursiwan merupakan salah satu tokoh kiri dalam pergelaran Wayang Sasak.     Gunungan (Tengah) Gunungan terbuat dari kulit sapi dan tangkainya dari bambu. Gunungan merupakan simbol kebesaran Tuhan yang menggambarkan dunia beserta isinya.   Jayengrana (Kanan) Wayang ini terbuat dari kulit sapi dan tangkainya dari bambu. Jayengrana merupakan salah satu tokoh kiri dalam pergelaran Wayang Sasak.   Sumber informasi dan foto: Museum Negeri Nusa Tenggara Barat.

avatar
Gandung Aryopratomo
Gambar Entri
Kerajinan Lukisan Kaca Cirebon
Ornamen Ornamen
Jawa Barat

Konon sejak abad ke 17 Masehi, Lukisan Kaca telah dikenal di Cirebon, bersamaan dengan berkembanganya Agama Islam di Pula  Jawa.Pada  jamannya pemerintahan Panembahan Ratu di Cirebon, Lukisan Kaca sangat terkenal sebagai media dakwah Islam yang berupa Lukisan Kaca Kaligrafi dan berupa Lukisan Kaca Wayang. Pengaruh Islam yang disebarkan oleh para wali juga menjadi ciri khas dari lukisan kaca Cirebon. “Bahkan setelah pengaruh China, gambar-gambar yang dihasilkan seniman tradisional selalu berhubungan dengan Islam seperti gambar kabah, masjid dan kaligrafi berisi ayat-ayat Alquran atau Hadis,”   Adapun pengaruh cerita wayang berasal dari pertunjukan wayang yang diperagakan para wali untuk menyebarkan agama Islam. Kuatnya kepercayaan tokoh wayang yang baik, membuat para pengrajin lukisan kaca selalu menampilkan tokoh seperti Kresna, Arjuna, Rama, Lesmana, dan lain-lain.   Sejalan dengan perkembangan waktu, maka perkembangan Lukis...

avatar
S Rofiah