1
5.005 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Candi Gatotkaca
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Candi Gatotkaca  adalah salah satu candi Hindu yang berada di Dataran Tinggi Dieng, di wilayah Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Candi ini terletak di sebelah barat Kompleks Percandian Arjuna, di tepi jalan ke arah Candi Bima, di seberang Museum Dieng Kaliasa. Nama Gatotkaca sendiri diberikan oleh penduduk dengan mengambil nama tokoh wayang dari cerita Mahabarata. Batur candi setinggi sekitar 1 m dibuat bersusun dua dengan denah dasar berbentuk bujur sangkar. Di pertengahan sisi selatan, timur dan utara terdapat bagian yang menjorok keluar, membentuk relung seperti bilik penampil. Pintu masuk terletak di sisi barat dan, dilengkapi dengan bilik penampil. Anak tangga di batur terlindung dalam dalam bilik penampil. Candi Gatotkaca juga terlihat seperti bangunan bertingkat, karena bentuk atapnya dibuat sama dengan bentuk tubuh candi. Puncak atap sudah hancur, sehingga tidak terlihat lagi bentuk aslinya. Di keempat sisi atap juga terdapat relung kecil...

avatar
Rantika_adhiningtyas
Gambar Entri
Candi Bima
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Candi Bima berada di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.  Candi Bima terletak menyendiri di atas bukit, terletak paling selatan di Komplek Percandian Dieng. Candi ini merupakan bangunan terbesar di antara kumpulan Candi Dieng. Bentuknya berbeda dari candi-candi di Jawa tengah pada umumnya. Kaki candi mempunyai denah dasar bujur sangkar, namun karena di setiap sisi terdapat penampil yang agak menonjol keluar, maka seolah-olah denah dasar Candi Bima berbentuk segi delapan. Penampil di bagian depan menjorok sekitar 1,5 m, berfungsi sebagai bilik penampil menuju ruang utama dalam tubuh candi. Penampil di ketiga sisi lainnya membentuk relung tempat meletakkan arca. Saat ini semuanya dalam keadaan kosong. Tak satupun arca yang masih tersisa. Bentuk atap candi terdiri atas 5 tingkat, masing-masing tingkat mengikuti lekuk bentuk tubuhnya, makin ke atas makin mengecil. Setiap tingkat dihiasi dengan pelipit padma ganda dan relung kudu. Kudu...

avatar
Rantika_adhiningtyas
Gambar Entri
Candi Dwarawati
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Candi Dwarawati terletak di Kompleks Percandian Dieng, desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Bentuk Candi Dwarawati berdenah dasar segi empat dengan penampil di keempat sisinya. Tubuh candi berdiri di atas batur setinggi sekitar 50 cm. Tangga dan pintu masuk, yang terletak di sisi barat, saat ini dalam keadaan polos tanpa pahatan. Pada pertengahan dinding tubuh candi di sisi utara, timur dan selatan terdapat semacam bilik penampil yang menjorok keluar membentuk relung tempat meletakkan arca. Bagian atas relung melengkung dan meruncing pada puncaknya. Ambang relung dihiasi pahatan bermotif bunga yang sederhana. Demikian juga sisi atas dinding bilik penampil. Ketiga relung pada dinding tubuh candi tersebut saat ini dalam keadaan kosong tanpa arca. Sepintas candi ini juga terlihat seperti bangunan bertingkat, karena bentuk atapnya dibuat sama dengan bentuk tubuh candi. Di keempat sisi atap terdapat relung tempat meletakkan arca. Saat ini, r...

avatar
Rantika_adhiningtyas
Gambar Entri
Tauto Pekalongan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Tauto pekalongan adalah soto dengan bumbu tauco. Soto asal Pekalongan ini memang menggunakan taoco manis sebagai bumbunya. Untuk isinya tauto menggunakan daging sandung lamur, telur rebus dan emping. Sajikan dengan taburan bawang goreng, daun seledri dan perasan air jeruk nipis. Berikut resep soto tauto Pekalongan   Bahan-bahan/bumbu-bumbu : 750 gram daging sandung lamur  3.000 ml air  3 cm jahe, dimemarkan 3 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan 4 sendok makan taoco manis  5 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya 1 sendok makan kecap manis  2 blok kaldu sapi  4 sendok teh garam  1/2 sendok teh merica bubuk  1 sendok teh gula pasir  2 sendok makan minyak untuk menumis  Bumbu Halus: 10 butir bawang merah  6 siung bawang putih  2 cm kunyit, dibakar 3 buah cabai merah  Bahan Pelengkap: 7 sendok teh bawang goreng untuk...

avatar
Oase
Gambar Entri
Kebo Bule
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Satu suro adalah awal Tahun kalender jawa ditetapkan oleh Kerajaan Mataram Islam  yang bergelar Sultan Agung Adi Prabu Hanyokrokusumo. Raja Mataram yang ke-3, pada masa itu Mataram mencapai puncak kejayaannya. Daerah kekuasaannya waktu itu mencapai hampir seluruh pulau jawa dan Madura. Sultan Agung banyak meninggalkan warisan budaya, salah satunya ialah sistem penanggalan Jawa Islam. Penanggalan ini merupakan percampuran dari penanggalan saka yang berasal dari Hindu-Buddha India, lalu digunakan oleh masyarakat jawa.   Sultan Agung menginginkan persatuan rakyatnya untuk menggempur Belanda di Batavia, termasuk ingin “menyatukan Pulau Jawa”. Oleh karena itu, Beliau ingin rakyatnya tidak terbelah, apalagi disebabkan oleh keyakinan agama. Sultan Agung Hanyokrokusumo ingin menyatukan kelompok santri dan abangan. Pada setiap hari jumat legi, dilakukan laporan pemerintahan setempat sambil dilakukan pengajian oleh para penghulu kabupaten, sekaligus dilak...

avatar
Andri Lestari
Gambar Entri
Getuk Goreng
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Getuk Goreng merupakan makanan yang berasal dari singkong yang mana kini menjadi makanan khas Banyumas yang sering diserbu oleh para wisatawan.   Tempat yang menyediakan:   Original Fried Getuk H. Tohirin 1 Deli Address: JL. Jendral Sudirman, No. 41-141, Sokaraja, Sokaraja Tengah, Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53181 Phone: (0281) 6441244

avatar
Wiradhini
Gambar Entri
legenda candi borobudur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

|| Asal-Usul Candi Borobudur Beserta Misterinya || Di Indonesia ada bangunan raksasa yang masih banyak misteri tak terpecahkan. Yaitu Candi Borobudur. Menurut sejarah Candi Borobudur dibangun oleh Raja Smaratungga salah satu raja kerajaan Mataram kuno dari dinasti Syailendra pada abad ke-8. Menurut legenda Candi Borobudur dibangun oleh seo...rang arsitek bernama Gunadharma, namun kebenaran berita tersebut secara hirtoris belum diketahui secara pasti. Kalau kita lihat dari kejauhan, Borobudur akan tampak seperti susunan bangunan berundak atau semacam piramida dan sebuah stupa. Berbeda dengan piramida raksasa di Mesir dan Piramida Teotihuacan di Meksiko Candi Borobudur merupakan versi lain bangunan piramida. Piramida Borobudur berupa kepunden berundak yang tidak akan ditemukan di daerah dan negara manapun. Sedangkan ketika dilihat dari udara, bentuk Candi Borobudur mirip dengan teratai. Teratai memang salah satu dari simbol-simbol yang dipakai dalam penghormatan (puja)...

avatar
Rangga Sinatra
Gambar Entri
Kue Gemblong Tegal
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

  Bahan-bahan : 350 gram tepung ketan 100 gram tepung beras 1/2 butir kelapa yang masih agak muda, diparut memanjang lalu dikukus 1/2 sendok teh garam 350 ml santan kental minyak goreng secukupnya   Bahan-bahan Besta (Lapisan Gula) : 100 ml air 100 gram gula pasir 150 gram gula merah, diiris halus   Cara Membuat Kue Gemblong Istimewa Gurih dan Nikmat : Campurkan tepung ketan dengan tepung beras, garam serta kelapa parut. tumbuk hingga kelapa parut agak hancur. Tambahkan santan sedikit demi sedikit sambil di aduk hingga merata. Buatlah bentuk bulat-bulat agak pipih oval dan padat dari adonan. Selanjutnya gorenglah adonan ke dalam minyak panas yang banyak dan gunakan api sedang hingga adonan matang, lalu angkatlah adonan. Membuat besta : didihkanlah air, lalu masukkan gula pasir serta gula merah hingga berserabut. Masukkan adonan ketan yang sudah dibentuk bulat oval aduk-aduk dengan cepat hingga bes...

avatar
Roby Darisandi
Gambar Entri
candi sukuh
Ornamen Ornamen
Jawa Tengah

CANDI SUKUH   Sebuah candi yang dibangun pada sekitar abad XV terletak di lereng gunung Lawu di Wilayah Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah . Dari permukaan air laut, ketinggiannya sekitar 910 M. Berhawa sejuk dengan panorama yang indah. Kompleks Situs purbakala Candi Sukuh mudah dicapai dengan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat, dengan jarak 27 Km dari kota Karanganyar. Situs purbakala Candhi Sukuh ini ditemukan oleh Residen Surakarta “Yohson” ketika masa penjajahan Inggris.   Mulai saat itu banyak kalangan sarjana mengadakan penelitian Candhi Sukuh antara lain Dr. Van der Vlis tahun 1842, Hoepermen diteruskan Verbeek tahun 1889, Knebel tahun 1910, dan sarjana Belanda Dr. WF. Stutterheim. Untuk mencegah kerusakan yang semakin memprihatinkan, Dinas Purbakala setempat pernah merehabilitasi Candi Sukuh pada tahun 1917, sehingga keberadaan Candi Sukuh seperti kondisi yang kita lihat sekarang. Candi Sukuh terdiri tiga tiga trap. Setiap...

avatar
Rangga Sinatra