JAIPONG tari jaipong adalah seni tari yang lahir dari kreativitas seorang seniman asal Bandung, Gugum Gumbira. Ia terinspirasi pada kesenian rakyat yang salah satunya adalah Ketuk Tilu menjadikannya mengetahui dan mengenal betul perbendaharan pola-pola gerak tari tradisi yang ada pada Kliningan atau Bajidoran atau Ketuk Tilu. Sehingga ia dapat mengembangkan tarian atau kesenian yang kini di kenal dengan nama Jaipongan. SEJARAH TARI JAIPONG Karya Jaipongan pertama yang mulai dikenal oleh masyarakat adalah tari “Daun Pulus Keser Bojong” dan “Rendeng Bojong” yang keduanya merupakan jenis tari putri dan tari berpasangan (putra dan putri). Awal kemunculan tarian tersebut semula dianggap sebagai gerakan yang erotis dan vulgar, namun semakin lama tari ini semakin popular dan mulai meningkat frekuensi pertunjukkannya baik di media televisi, hajatan, maupun perayaan-perayaan yang disenggelarakan oleh pemerintah atau oleh piha...
Tarawangsa merupakan salah satu jenis kesenian rakyat yang ada di Jawa Barat. Istilah "Tarawangsa" sendiri memiliki dua pengertian: (1) alat musik gesek yang memiliki dua dawai yang terbuat dari kawat baja atau besi dan (2) nama dari salah satu jenis musik tradisional Sunda.
Es campur ini rasanya seunik namanya, punya ciri khas adonan hunkue atau kanji yang dipotong-potong. Rasanya yang kenyal gurih saat berpadu dengan alpukat dan kelapa muda jadi semakin enak lho. Es Goyobod merupakan minuman tradisional khas yang berasal dari Garut, Jawa Barat. Meskipun es ini berasal dari Jawa Barat, es goyobod juga sudah banyak didagangkan di daerah kota Bandung dengan menggunakan gorabak dorong dan berkeliling kampung. Resep Es goyobod ini memiliki racikan berupa bahan dasar dari tepung hunkue, sehingga memiliki rasa yang gurih dan lembut di lidah ketika kita mencicipinya. Minuman ini juga mempunyai cita rasa yang khas dan unik dan sangat pas jika dimaksudkan untuk mengembangkan bisnis dengan menjual es goyobod. Karena pada saat bulan Ramadhan, minuman dingin dan segar ini sangat laris diserbu pembeli. Jika anda tertarik membuat minuman es goyobod ini anda bisa mengunjungi sebuah blog masakan yang bernama kokimganteng , disana anda bisa memilah berbagai resep y...
Peuyeum mangrupa kadaharan tradisional Indonesia, rasana amis lantaran mangrupa hasil fermentasi.[1] Peuyeum dijieun tina bahan baku nu tangtu anu di fermentasi alatan bantuan mikroorganisme Saccharomyces cerivisiae anu ngarobah karbohidrat (fruktosa sarta glukosa) jadi alkohol sarta karbondioksida.[1] Iwal ti Saccharomyces cerivisiae aya mikroorganisme séjén saperti Mucorchlamidosporus sarta Endomycopsisfibuligeraanu mantuan ngarobah pati jadi gula (glukosa).[1] Bahan peuyeum rupa-rupa gumantung kana kabutuhan, bisa maké béas ketan atawa sampeu.[1] Peuyeum nu jieun tina béas ketan disebutna peuyeum ketan sedengkeun anu dijieun tina sampeu disebutna peuyeum sampeu.[1]
surabi atawa serabi nyaéta olahan tina tipung béas nu sanggeus diuyahan jeung parudan kalapa diasupkeun kana citakan tina taneuh nu dipanaskeun ngagunakeun maké suluh.[1] Sakapeung di luhurna dipurulukkan oncom. Biasana dijual di sisi jalan isuk-isuk keur opieun.[1] Aya ogé anu dicampur jeung gula beureum maké santen. Samalah kiwari mah surabi téh geus rupa-rupa rasana, saperti kéju, strobéri, coklat, jeung sajabana ti éta, sok sanajan, cara nyieunna mah sarua baé.[2]
Awug nya éta kadaharan khas urang sunda anu dijieunna tina tipung béas, tipung kétan, gula beureum, kalapa parud jeung bentukna krucut. Bahan-bahan Tepung beras ¼ kg, kualitas bagus Tepung beras ketan ¼ kg, kualitas bagus Air bersih ½ liter Garam dapur 2 sdt Kelapa 1 btr, parut Gula merah ¼ kg, sisir halus Daun pisang untuk alas secukupnya Cara Membuat Makanan Tradisional Awug Bandung Enak Kumpulkan bahan-bahan berupa garam, air, tepung ketan dan tepung beras lalu tuangkan dalam satu wadah adonan. Aduk merata lalu tambahkan dengan bahan berupa parutan kelapa. Berikutnya, bagi adonan hingga menjadi beberapa bagian dan masing-masingnya diberi tambahan gula merah pada bagian tengah adonan sebagai bahan isi, kemudian selimuti dengan daun pisang yang sudah disiapkan dan masukkan ke dalam pe...
Senin, 14 Februari 2011 KEPERCAYAAN KUNO DAN PRAKTIK PENGOBATAN KEPERCAYAAN KUNO DAN PRAKTIK PENGOBATAN Sistem pengobatan tradisional merupakan sub unsur kebudayaan masyarakat sederhana , pengetahuan tradisional . Dalam masyarakat tradisional , sistem pengobatan tradisional ini adalah pranata sosial yang harus dipelajari dengan cara yang sama seperti mempelajari pranata social umumnya dan bahwa praktek pengobatan asli ( tradisional ) adalah rasional dilihat dari sudut kepercayaan yang berlaku mengenai sebab akibat. Beberapa hal yang berhubungan dengan kesehatan (sehat - sakit) menurut budaya - budaya yang ada di Indonesia diantaranya adalah : BUDAYA JAWA Menurut orang Jawa , "sehat " adalah keadaan yang seimbang dunia fisik dan batin . Bahkan , semua itu berakar pada batin . Jika " batin karep ragu nututi " , artinya batin berkehendak , raga / badan akan mengikuti . Sehat dalam konteks raga berarti " waras " . Apabila seseorang tetap mampu menjalankan peranan sosialnya sehar...
Cireng (akronim dari aci goreng , bahasa Sunda untuk 'tepung kanji goreng') adalah makanan ringan yang berasal dari daerah Sunda yang dibuat dengan cara menggoreng campuran adonan yang berbahan utama tepung kanji atau tapioka . Makanan ringan ini sangat populer di daerah Priangan , dan dijual dalam berbagai bentuk dan variasi rasa. Makanan ini cukup terkenal pada era 80-an. Bahan makanan ini antara lain terdiri dari tepung kanji, tepung terigu, air, merica bubuk, garam , bawang putih, kedelai, daun bawang dan minyak goreng. Bahan: 100 g tepung kanji 1 sdm tepung terigu 75 ml air ½ sdt merica bubuk 1 sdt garam 1 siung bawang putih, parut 30 g kedelai putih, rendam hingga lunak, tiriskan 1 batang daun bawang, iris halus minyak goreng Cara Membuat: Aduk tepung dengan air, merica, dan garam hingga rata. Tambahkan...
Sawo ( Acrhras zapota. L ) yang disebut neesbery atau sapodilas adalah tanaman buah yang berasal dari Guatemala (Amerika Tengah), Mexico dan Hindia Barat. Manfaat tanaman sawo selain sebagai makanan buah segar atau bahan makan olahan, sawo juga penghasil getah untuk bahan baku industri permen karet, dan penghasil kayu yang sangat bagus untuk pembuatan perabotan rumah tangga. Peluang bisnis buah sawo sangat besar, karena produksi sawo di Indonesia sampai saat ini belum banyak diekspor ke luar negeri dan hasil panennya hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Produksi sawo Kabupaten Sumedang tahun 2006 mencapai 14.070 kuintal yang merupakan produksi ke 3 terbesar di Jawa Barat setelah Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Garut. Tahun 2007 produksi sawo Kabupaten Sumedang meningkat dari tahun 2006 dengan total produksi 18.631 kuintal. Varietas sawo yang dikembangkan di Kabupaten Sumedang adalah varietas Sukatali ST-1 yang telah dirilis...