Pesta Bakar Batu Pesta Bakar Batu mempunyai makna tradisi bersyukur yang unik dan khas. dan merupakan sebuah ritual tradisional Papua yang dilakukan sebagai bentuk ucapan syukur atas berkat yang melimpah, pernikahan, penyambutan tamu agung, dan juga sebagai upacara kematian. Selain itu, upacara ini juga dilakukan sebagai bukti perdamaian setelah terjadi perang antar-suku. Sesuai dengan namanya, dalam memasak dan mengolah makanan untuk pesta tersebut, suku-suku di Papua menggunakan metode bakar batu. Tiap daerah dan suku di kawasan Lembah Baliem memiliki istilah sendiri untuk merujuk kata bakar batu. Masyarakat Paniai menyebutnya dengan gapii atau 'mogo gapii', masyarakat Wamena menyebutnya kit oba isago, sedangkan masyarakat Biak menyebutnya dengan barapen. Namun tampaknya barapen menjadi istilah yang paling umum digunakan. Pesta Bakar Batu juga merupakan ajang untuk berkumpul bagi warga. Dalam pesta ini akan terlihat betapa tingginya solidaritas dan kebersamaan masyarakat Papua. M...
Mod Aki Aksa m erupakan rumah adat suku Arfak, mendiami pegunungan Arfak, kabupaten Manokwari hingga teluk Bintuni yang dikenal dengan rumah adat kaki seribu, berbentuk rumah panggung empat persegi panjang, memiliki keunikan tersendiri dengan jumlah tiang-tiang penyokong sangat banyak. Tiang penyokong ini berada di seluruh ruang di bawah rumah. Tiang-tiang ini terbuat dari kayu yang kokoh dengan tinggi yang beranekaragam, baik tinggi maupun pendek. Rumah yang mendekati ke bagian dalam, tiang-tiangnya semakin tinggi hingga kadang setinggi empat meter. Rumah adat Mod Aki Aksa ini terdiri dari satu lantai yang terbuat dari kayu dan atapnya dibuat dari dedaunan sagu atau jerami. Dengan dinding-dinding yang terbuat dari kulit pohon butska. Sementara atapnya terbuat dari daun pandan, sedangkan lantainya dari belahan nibung atau bambu dibawahnya disokong tiang-tiang. Biasanya rumah ini tertutup tanpa ada jendela dan hanya memiliki pintu depan dan pintu belakang....
Afaitaneng mempunyai makna panah milik kami. Kata afaitaneng berasal dari kata afai (panah) dan taneng (milik). Tari Afaitaneng dipertunjukkan selama semalam suntuk dimulai sore atau malam hari sesudah berperang. Tari ini menggambarkan kehebatan, kekuatan, dan kemenangan rombongan perang melawan musuh dengan bersenjatakan panah.Tari Afaitaneng berasal dari daerah Ambai, di Pulau Yapen, Serui Bagian Selatan, Kabupaten Yapen Waropen. Tari Afaitaneng termasuk jenis tradisional yang berhubungan dengan kepahlawanan. Tari Afaitaneng mempunyai tiga urutan tari, yaitu: Bagian 1: Sekelompok wanita menatapi mayat budak Bagian 2: Sebagian pria mendemontrasikan dalam memanah Bagian 3: Kegembiraan karena kemenangan dalam perang Tarian ini dipertunjukan oleh penari wanita dan pria dengan membentuk lingkaran atau barisan. Penari biasa menggunakan kuwai atau cawat, manik-manik, dan perhiasan gelang tangan. Dalam menari para penari membawa perlengkapan berupa afai (...
Tari Aluyen adalah tari tradisional yang digunakan sebagai upacara adat yang berhubungan dengan membangun rumah baru, membuat kebun baru, dan lain sebagainya. Tarian ini berasal dari daerah Kalasaman, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat. Aluyen mempunyai arti lagu yang dinyanyikan, Tari Aluyen dipimpin oleh seorang penari dan diikuti penari-penari pria dan wanita. Penari wanita berada di belakang pemimpin dengan dua barisan memanjang, kemudian penari prianya berada dua baris dibelakang penari wanita. Penari melakukan gerak kaki mengikuti irama sambil bergoyang pinggul. Para penari mengenakan pakaian yang dinamakan kamlanan, dengan perhiasan yang dipakai di tangan atau gelang yang terbuat dari li (manik-manik), medik (gelang dari sejenis tali tertentu), dan eme (perhiasan dari daun pandan). Sumber: https://ilmuseni.com/seni-pertunjukan/seni-tari/tarian-tradisional-papua
Suku Dunia ~ Orang Marind Anim mendiami dataran luas di Papua Barat bagian selatan, mulai dari Selat Muli (Selat Marianne) sampai ke daerah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini. Sebagian dari mereka tersebar pula di sekitar daerah aliran sungai Buraka, Bian, Eli, Kumbe dan Maro. Daerah tersebut berada dalam wilayah Kecamatan Okaba, Merauke, sebagian Kecamatan Kimam dan Muting di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Barat. Daerah ini merupakan dataran rendah bersavana dengan floranya yang mirip flora benua Australia dan dataran berawa-rawa yang ditumbuhi pohon sagu di sungai-sungai. Jumlah populasinya sekitar 5.000-7.000 jiwa. Kata Anim berarti laki-laki (anem untuk laki-laki, anum untuk perempuan). Suku bangsa ini memiliki sejumlah sub-suku bangsa, seperti orang Kanum-Anim, Yei-Anim atau Yei-Nan, Yab-Anim, Maklew-Anim dan Kurkari-Anim (Di Papua Nugini). Sedangkan suku bangsa tetangganya antara lain ada...
Ewer merupakan pakaian adat yang berasal dari Papua Barat. Pakaian ini terbuat dari jerami yang telah dikeringkan. Saat ini, Ewer dilengkapi dengan baju kain untuk atasannya seiring dengan adanya perkembangan zaman. Jerami kering biasanya hanya digunakan untuk rok wanita. Bagi wanita, atasan yang digunakan adalah baju kurung yang terbuat dari bahan kain beludru, kemudian dilengkapi dengan aksesoris-aksesoris seperti gelang, kalung, dan penutup kepala. Pakaian adat ewer digunakan pria zaman dahulu hanya rok rumbai dari jerami yang dikeringkan. Akan tetapi, saat ini ewer untuk pria biasa dibuat dari kain beludru untuk celana pendek dan baju rompi. Aksesoris yang digunakan pria biasanya adalah penutup kepala dan kalung, perisai, tombak, dan panah. Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/08/pakaian-adat-papua-barat.html #OSKMITB2018
Cerita Rakyat, PUPA dan NARINARE adalah dua sahabat yang tinggal di hutan belantara. Mereka adalah dua sosok pemuda yang suka mengembara dan tinggalnya di hutan-hutan belantara. Di tempat itu, mereka membuka lahan kebun dan menanam berbagai tumbuh-tumbuhan. Jadi mata pencaharian mereka sehari-hari adalah berkebun dan berburu. Pada suatu siang, ketika mereka pulang dari bekerja di kebun, mereka sepakat untuk pergi kehutan berburu babi hutan (wam helo). Tapi, pada waktu berangkat Narinare memutuskan untuk menjaga rumah. Maka hanya Pupa seorang diri, dengan membawa parang dan tombak sebagai senjata pergi berburu. Lembah dan bukit pun dia lalui sambil waspada terhadap binatang-binantang buruan. Akar-akar kayu tak menjadi halangan untuknya. Menjelang sore, di tepi kali kecil berlumpur, dia melihat seekor babi hutan sedang berkubang. Pupa mengendap-endap dan mengatur langkah pelan-pelan memdekati babi yang asyik menikmati lumpur hitam itu. Satu, dua, tiga, jub…tombak bermat...
Tari Aluyen Aluyen mempunyai arti lagu yang dinyanyikan, tari Aluyen merupakan tari tradisional yang digunakan sebagai upacara adat yang berhubungan dengan membangun rumah baru, membuat kebun baru, dan lain sebagainya. Tari Aluyen dipimpin oleh seorang penari dan diikuti penari-penari pria dan wanita. Penari wanita berada di belakang pemimpin dengan dua barisan memanjang, kemudian penari prianya berada dua baris dibelakang penari wanita. Penari melakukan gerak kaki mengikuti irama sambil bergoyang pinggul. Para penari mengenakan pakaian yang dinamakan kamlanan, dengan perhiasan yang dipakai di tangan atau gelang yang terbuat dari li (manik-manik), medik (gelang dari sejenis tali tertentu), dan eme (perhiasan dari daun pandan). https://www.silontong.com/2018/08/03/tarian-adat-papua/
Alkisah, ada seorang wanita tua yang hidup bersama anjingnya di Pegunungan Bumberi. Suatu hari, ia dan anjingnya menemukan pohon buah merah. Ia mengambil buah tersebut dan memakannya. Tak berapa lama, ia melahirkan anak laki-laki. Ia memberi nama anak itu Kweiya. Sepuluh tahun berlalu, Kweiya tumbuh menjadi anak yang rajin. Suatu hari, Kweiya bertemu laki-laki tua yang sedang mengail di sungai. Ia mengajak laki-laki itu pulang dan mengenalkannya kepada ibunya. Ia juga meminta ibunya menikah dengan laki-laki itu. Tidak lama kemudian, sang Ibu menikah dengan laki-laki tersebut. Selang beberapa tahun, sang Ibu melahirkan dua anak laki-laki dan satu anak perempuan. Suatu hari, terjadi perselisihan antara Kweiya dengan kedua adik laki-lakinya. Kweiya memilih bersembunyi di gudang sambil memintal tali dari kulit binatang. Pintalan itu akan dibuat sayap. Saat kedua orang tuanya pulang dari kebun, anak perempuannya menceritakan kejadian yang terjadi kepada ibunya. B...