Bahan: 350 g tepung ketan 350 ml air daun suji pandan 1,5 sdm air kapur sirih Taburan: 250 g gula merah; 100 g gula pasir; 50 ml air; 0,5 butir kelapa parut; 2 lembar daun pandan; garam secukupnya Cara membuat: 1. Campuri tepung ketan, air perasan daun suji dan air kapur sirih hingga menjadi adonan yang dapat dibentuk. 2. Ambil 0,5 sdm adonan, bentuk sebesar kelereng, tekan sedikit tengahnya dengan ibu jari hingga agak melekung. 3. Rebus adonan kelereng keta ke dalam air mendidih, bila telah mengapung berarti sudah masak, angkat 4. Taberan: Masak gula merah, gula pasir, dan air hingga gula cair, angkat, saring 5. Masak kembali, tambahkan kelapa parut, daun pndan dan garam, aduk diatas api kecil hingga mengering, angkat 6. Sajikan gegicak dengan taburan kelapa muda
Bahan: Kulit: 250 g tepung ketan; 1,5 sdm air kapur sirih; garam secukupnya; Campur 200 ml santan kental dari 0,5 butir kelapa dengan 3 sdt air daun pandan/suji Isi: 125 g gula merah; 50 g gula pasir; 50 ml air; garam secukupnya; 0,5 butir kelapa, parut kasar; 1 lembar daun pandan, robek-robek, simpulkan Hiasan: 250 ml santan kental dari 0,5 butir kelapa dan garam secukupnya, masak hingga mengental menjadi areh. Cara membuat: 1. Kulit: Campur tepung ketan, air kapur sirih,dan garam. Tuangi santan dan ir daun pandan, aduk hingga tidak lengket ditangan. 2. Isi: Masak gula merah, gula pasir, garam, dan iar hingga gula mencair, saring. Masak kembali, masukkan kelapa parut dan daun pandan, biarkan hingga cairan gula mengering. Angkat dinginkan 3. Ambil 50 g adonan, isi 1 sdm isian kelapa, bentuk bulat lonjong, gurat-gurat memanjang diatasnya, hingga menbentuk guratan buah paria 4. Letakkan di atas sehelai daun pisang beroles minyak. Kukus selama lebih kur...
Pundut Nasi adalah kudapan khas Kalimantan Timur. Pundut Nasi ini dibungkus dengan daun pisang yang menghasilkan aroma yang khas. Bahan: 300 g beras, rendam 1 jam, tiriskan raram secukupnya 600 ml santan kental dan 600 ml santan encer dari 2 butir kelapa daun pisang, untuk pembungkus, lyukan Sambal: 2 sdm minyak untuk menumis; 5 buah cabe rawit + 5 buah cabe merah 50 g kacang tanah, goreng dan haluskan garam secukupnya Cara membuat: 1. Campur beras dan garam, aduk rata 2. Siapkan dua lembar daun pisang, bagian bawah lebih besar dari bagian atas 3. Masukkan 2 sdm beras, 3 sdm santan kental, dan 2 sdm santan cair, lipat kedua sisi tengahnya, semat dengan lidi 4. Kukus selama 2 jam hingga matang. Angkat dan dinginkan 5. Sajikan dengan sambal 6. Sambal: Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, aduk hingga rata. Tuangi air dan tambahkan garam, biarkan beberapa saat, angkat dan sajikan Lokasi penjua: Nasi Itik Tenda Biru...
Bahan: 200 g tepung terigu 50 gula pasir 200 ml air 1 sdm air kapur sirih 6 buah pisang raja belah 4, potong-potong 2 cm minyak untuk menggoreng Cara membuat: 1. Campur tepung terigu, gula pasir, air, dan air kapur sirih, aduk hingga rata 2. Masukkan pisang aduk hingga rata 3. Panaskan minyak, goreng 2 sdm adonan pisang hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan. 4. Sajikan hangat
Laksa adalah makanan berjenis mi yang ditaruh bumbu dengan kebudayaan Peranakan, yang digabung dengan elemen Tionghoa dan Melayu. Bahan: 250 g tepung terigu 350 ml air panas daun pisang untuk alas Kuah: 3 sdm minyak untuk menumis 150 g daging ikan gabus, haluskan 150 g labu siam, potong 1 x 1 cm 750 ml santan dari 1 butir kelapa Bumbu yang dihaluskan: 5 buah bawang merah; 3 siung bawang putih; 7 buah bawang merah; 1 sdm bumbu kari; garam secukupnya Cara membuat: 1. Kukus tepung beras selama 30 menit. Angkat, masukkan dalam mangkok. 2. Tuangi air panas secara bertahap, sambil terus diaduk hingga rata dan adonan matang 3. Cetakan adonan menggunakan cetakan putu mayang membentuk mi @ seberat 50 g 4. Alasi pengukus dengan daun pisang, letakkan adonan yang telah dipotong, kukus adonan selama 15 menit dengan air sedang, hingga matang. Angkat sajikan dengan kuah 5. Kuah: Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daging ikan gabu...
Bahan: 250 g tepung beras baru 350 ml air panas daun pisang untuk alas Saus: 250 g gula merah, sisir 100 g gula pasir 700 ml santan kental dari 1 butir kelapa 1/2 sdt vanili garam secukupnya 1 sdm tepung maizena, cairkan dengan 2 sdm air Cara membuat: 1. Kukus tepung beras selama 30 menit hingga matang, angkat masukkan dalam mangkok 2. Tuangi air panas secara bertahap, sambil terus diaduk hingga air habis dan adonan matang 3. Cetak dengan cetakan putu mayang, kukus selama 30 menit hingga matang. Angkat dan dinginkan. Sajikan dengan sausnya 4. Campur gula merah, gula pasir, santan, vanili dan garam. Rebus hingga gula mencair, saring. Masak kembali, tuangi dengan cairan tepung maizena. angkat. Lokasi penjual: Warung Makan Nasi Urap "Sari" Alamat: Jl. Taqwa, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan 70812
Bahan: 250 g kacang hijau, rendam semalaman, tiriskan 125 g gula merah 125 g gula pasir 1/2 sdt vanili minyak untuk menggoreng Pencelup: 75 g tepung beras; 200 ml air; garam secukupnya Cara membuat: 1. Rebus kacang hijau hingga lunak, masukkan gula merah, gula pasir dan vanili, masak hingga air perebus kering. Angkat dan dinginkan. 2. Haluskan kacang hingga lembut dan dapat dibentuk. 3. Ambil 2 sdm (+/- 50 g) adonan, bentuk bulat pipih setebal 1 cm. Lakukan hal serupa hingga adonan habis. 4. Pencelup: Campur tepung beras, air dan garam, aduk hingga rata. Celupkan bulatan kacang hijau ke dalam cairan pencelup. 5. Panaskan minyak goreng, goreng bulatan kacang hijau hingga matang dan berwarna kekuningan. Angkat dan tiriskan. 6. Sajikan
Bahan ½ ekor ayam 3 sm minyak untuk menumis Haluskan 6 butir bawang merah 4 siung bawang putih 2 buah cabai merah keriting 3 buah cabai rawit merah 1 sdt ketumbar 1 sdt garam ½ biji pala 5 butir cengkih 400 ml air 4sdm kecap manis 4 buah belimbing wuluh, potong 2 memanjang 2 buah cabai merah besar, buang bijinya, iris serong tipis Cara membuat potong ayam menjadi 6 bagian. Sisihkan. Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum dan matang. Masukkan ayam, aduk-aduk sampai ayam berubah warna. beri air, kecap manis, dan belimbing wuluh. Aduk dan masak sampai ayam empuk. Masukkan irisan cabai merah, aduk sampai cabai layu dan kuah semur mengering.
pesial Lezat Khas Samarinda. Soto mahakam merupakan salah satu kuliner Khas samarinda. Nama soto mahakam ini diambil dari nama sungai yang membelah kota samarinda, kalimanta timur yaitu sungai mahakam. Jika Anda berkunjung ke kota samarinda, tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi masakan tradisional yang satu ini. Soto Mahakam lazim di temukan saat acara pernikahan. BAHAN: ½ ekor ayam kampung 2 liter air,untuk merebus ayam 6 butir bawang,iris tipis 1 sdm garam 4 batang seledri, simpul 3 cm kayu manis 5 butir cengkeh ½ biji pala 4 cm jahe, memarkan 3 cm lengkuas, memarkan 5 sdm kecap manis Haluskan 8 butir bawang merah 5 siung bawang putih 1 sdt merica butiran 100 gram kacang tanah sangrai Pelengkap 100 gram soun kering,seduh air panas,tiriskan 6 buah perkedel kentang 3 butir telur rebus,belah empat...